JOHN SI TENTARA BAYARAN

JOHN SI TENTARA BAYARAN
BAB 050 - MENGHILANGNYA ANNA.


__ADS_3

“Entahlah. Aku tak yakin, apa aku mencintainya, atau hanya rasa simpati belaka,” jawab John yang masih lesu.


John sangat lah mencintai mantan pacarnya itu. Tak mungkin John akan semarah dan sesakit itu, saat mantan pacarnya dibunuh oleh anak buah Tom.


“Baiklah, kalau begitu. Aku akan kembali sekarang.”


“Kau mau kemana?” tanya Agnes sebelum John pergi.


“Ke tempatku, dan menjaga putri tirimu yang kau sembunyikan,” jawab John.


“Tak perlu. Sekarang kau adalah anggota I-KEEP. Kau akan tinggal di apartemen yang akan aku berikan padamu, dan tinggal bersama para petinggi PASGA lainnya.”


“Tidak perlu, terimakasih. Aku lebih suka tinggal di tempat kerjaku yang sekarang.”


John masih kekeh dan ingin tinggal di rumah tempat Anna berada.


“Saat kau sudah menjadi petinggi I-KEEP di perusahaan PASGA, artinya aku akan bertanggung jawab melindungimu beserta seluruh keluargamu.”


Agnes terus memaksa agar John mau tinggal dan menetap di apartemen yang telah disediakan untuknya.


“Tidak. Bagiku, itu lebih terdengar seperti, ‘kau akan menjadi budakku mulai saat ini’,” jawab John.


“Astaga. Kenapa kau berpikir seperti itu, John? Aku tak pernah mengkhianati siapapun, bagi mereka yang tak pernah mengkhianatiku juga.”

__ADS_1


“Kau benar. Tidak ada majikan yang mengkhianati budaknya. Namun, ada teman yang suatu saat pasti mengkhianati temannya. Bukankah begitu, temanku?”


John tersenyum pada Agnes, lalu pergi dari ruangan kaca itu.


Agnes hanya tersenyum melihat John yang belum percaya penuh padanya.


Mereka berdua telah berbicara yang cukup lama, hingga fajar pun tiba, saat John akan kembali ke kediaman Anna.


***


Sesampainya John di kediaman Anna, ia melihat Jane yang sedang tertidur hanya menggunakan pakaian dalam.


“Hei, bangun!”


John menarik bantal Jane yang membuatnya terbangun karena terkejut melihat John yang datang pagi-pagi.


“Oh, Tuan John, ternyata kau. Jangan! Ini tidak benar! Jangan lakukan ini padaku.”


Jane menarik selimut dan menutupi tubuhnya dengan selimut itu. Dia berpikir John akan berbuat macam-macam padanya.


“Dasar bodoh! Celakalah kita.”


*BUUUK!!

__ADS_1


John melempar bantal kepada Jane, lalu pergi menuju kamar Anna untuk melihat kondisinya.


Sesampainya di kamar, betapa terkejutnya John melihat Anna sudah tak berada di kamar itu.


John segera menghubungi Sam untuk memberitahu bahwa Anna telah kabur dari rumah.


***


Beberapa saat kemudian, Sam dengan mobilnya telah sampai di rumah Anna menemui John.


Bibi rumah tangga hanya diam karena ia tak tahu apa pun dengan hilangnya Anna dari sana.


Jane yang sudah berganti pakaian pun hanya menunduk karena sangat merasa bersalah, ia telah lalai dengan pekerjaannya, sehingga Anna dapat melarikan diri dari rumah itu.


Sam sangat marah pada Jane yang telah gagal untuk menjaga Anna dan malah tertidur di saat ia sedang bekerja.


Sam menelpon Marco dan memintanya untuk tak melaporkan kabar ini pada Agnes, karena ia akan bertanggung jawab dan mencari keberadaan Anna terlebih dahulu.


John, Sam, dan Jane menaiki mobil bersama untuk mencari informasi dan keberadaan Anna.


Sepertinya, mereka akan memeriksa semua CCTV yang berada di sepanjang jalan yang berada di kota itu.


Di dalam perjalanan, Deny menelpon John dan memberi tahu, tempat favorit Anna yang selalu ia datangi saat masih kecil.

__ADS_1


Deny berkata, ia selalu datang di taman itu seminggu sekali bersama Anna, saat ibu kandungnya masih hidup.


__ADS_2