KARMA

KARMA
TAMU TENGAH MALAM


__ADS_3

Jam dinding menunjukan pukul 10 malam ketika terdengar pintu rumah diketuk. Ada apa tamu malam malam. Batinku.


“Selamat malam bu, Bapak ada?”


“Belum pulang tuh mas”


“Biasanya pulang jam berapa bu.”


“Ga tentu sih mas, tapi seringnya lewat jam 12 baru ada dirumah. Ada apa ya?”


“Saya dari Leasing mobil bu, kemarin bapak janji mau bayar Cicilan hari ini, tapi sampai sekarang belum masuk juga.”


“Memangnya sudah berapa lama nunggaknya?”


“Baru bulan ini sih bu.”


“Bukannya udah biasa ya Bapak telat?” Balasku


“Masalahnya tadi siang Bapak udah janji Bu, kebetulan hari ini terakhir pas tutup buku. Saya telponin ga diangkat. Bapak gitu sih bu orangnya, ga kooperatif jadi kitanya yang susah.”


“Mungkin dia lagi meeting atau lagi di tol jadi ga bisa angkat telpon.” Belaku.


“Apa banyak ya bu orang yang datang kesini.. kok Bapak susah dicari”


“Maksudnya?” Tanyaku tak suka. Apa urusannya?


“Setiap bulan pembayaran dari Pak Bintang selalu macet.”


“Yang penting kan akhirnya dibayar mas.” Aku mencoba mencari pembenaran “Bapak kan bukan orang gajian. Uang buat bayar cicilan juga kudu dicari dulu. Kemarin sih katanya ada beberapa tagihan dari kantor lain yang harusnya sudah masuk. Kalau tagihan belum cair ya bisa apa. Masih diusahain kok mas, tenang aja.” Lanjutku mengarang bebas.

__ADS_1


“Masalahnya kalau pembayaran dari Bapak ga jadi masuk hari ini, kita semua ga terima insentive. Sia sia kerja kita sebulan bu.” Keluh orang dari Leasing itu.


“Ohh..”


“Di kantor cabang sini semuanya ada 15 orang yang sedang menunggu kepastian pembayaran dari Bapak.” Lanjutnya.


“Memangnya cuma Bapak aja yang telat mbayar?” Tanyaku lagi.


“Justru itu. Bapak harapan terakhir kita. Di tiap tiap kantor cabang hanya boleh maximal 5 orang yang telat pembayarannya, 4 lainnya sudah lewat jatuh tempo semua. Kalo pembayaran dari Bapak juga lewat tanggal jatuh tempo, kita semua kena sangsinya. Uang insentive ga keluar.”


“Kalo gitu bukan sepenuhnya salah suami saya dong.”


“Tolong lah bu. Atau kalau ibu ada talangin dulu.”


“Wah kalo ada mah ga usah panjang panjang ceritanya mas. Pasti langsung saya kasih sekarang juga gapake lama ”


“Gimana ya bu. Bantu sayalah bu.” Rajuk pria itu memelas.


Aku masuk dan mengambil HP. Lalu kutelpon Bintang sambil duduk dihadapan pria itu, bicara di sebentar lalu diserahkanlah HP ke mas Leasing tadi. Aku membiarkan mereka bernegosiasi.


Tak lama Kemudian mas Leasing mengembalikan HP nya ke Aku.


“Gimana mas, udah?”


“Katanya malam ini sebelum jam 12 akan dibayar pakai cek”.


“Masnya mau nunggu sampai jam 12?”


“Saya mau pulang dulu bu, nanti setengah 12 saya kesini lagi.”

__ADS_1


“Oh, gitu kirain mau nunggu disini, nanti saya buatkan kopi”


“Ngga bu Terimakasih.”


Aku serba salah. Aku tau pasti Bintang tidak akan datang membawa cek itu. Itu hanya siasatnya saja untuk menunda pembayaran. Aku hanya merasa kasihan pada petugas dari kantor Leasing di ping pong kesana kemari.


“Kalo boleh saya minta nomor ibu aja.”


Aku memberikan nomorku. Mas Leasing tadi miscall. “Saya Ferdi bu.”


Kusave nomor itu dan menambah kan nama dalam daftar contactnya.


Ferdi Leasing.


🌾🌾🌾


Besoknya Ferdi Leasing calling. “Bu kemarin malam akhirnya uang cicilan saya talangin dulu sesuai permintaan Bapak. Hari ini memang Bapak bayar, tapi kurang 500 rb bu. Tolong ingatin Bapak ya Bu”


Aku menghela nafas, “Baik mas.” Jawabku singkat.


Keesokan harinya muncul lagi nama Ferdi Leasing di kotak sms.


‘Bu, tolong sampaikan ke Bpk, saya butuh uangnya 500rb lg buat bayar kost saya, mungkin bagi bpk uang sgtu kecil, bagi saya besar bu, karna untuk bayar tmpt tinggal saya, saya tunggu pembayaranya hari ini paling lambat, saya gak bisa tunggu sampai besok lagi bu. Trima kasih.’


Aku mengcopy paste pesan tersebut dan memfoward ke nomor Bintang.


Sent.


Mataku menyapu kesekeliling ruangan. Berfikir untuk Ferdy. Lalu berhenti pada sebuah sepeda stationer. Kufoto sepeda itu. Lalu kupasang di situs jual beli barang bekas on line.

__ADS_1


Keesokannya sepeda pun melayang. Bulan ini cicilan mobil beres. Yang lain masih dipikirkan. Bulan depan belum tau.


🌾🌾🌾


__ADS_2