Kebahagianku Ada Padamu

Kebahagianku Ada Padamu
Jangan-Jangan ............


__ADS_3

"Aduuuh, saraf kali tu orang, cantik-cantik kelakuan mines. Kurang minum obat kali tu orang." Mengomel karena emosi ditabrak.


Raina hanya bisa geleng-geleng melihat wanita yang mendatanginya. "Kamu gak apa-apakan Via." Raina kawhatir melihat sahabatnya kesal sama wanita itu.


"Pundak gue sakit tapi dikit si 😄😄. Untung gak sampai jatuh. Kamu kenal sama dia, dari tadi aku perhatikan kalian sempat ngomong tadi." Tanya Navia penasarang sama orang yang menabrak dia.


"Gak kenal aku, Via." Jawabnya.


"Serius kamu gak kenal dia, tapi kalian kan sempat ngoblor tadi. Gak mungkin gak saling kenal deh Na." Ucap Navia.


"Beneran lah Via, aku gak kenal dia. Dia yang menghampirin aku (diam sejenak). Aku sebenarnya kesal banget sama dia tapi masih aku tahan, gak baik juga cari keributan di depan umum tambah kita lagi di Mall, akan merusak nama baik aku sama keluarga aku." Jelas Raina sama Navia.


Navia terkejut mendengan ucapan sahabatnya, menjadi penasaran apa yang sudah dilakukan wanita saraf tadi. "Emang kamu dia apain sama Dia? Sampai kamu harus nahan emosi menghadapi dia."


"Gimana aku gak emosi Via, dia liatain aku dari bawah sampai kepala aku, aku kan penasaran apa tujuan dia ngelihatin aku kayak gitu, aku tanya sama dia eh dia yang nyolot ngomongin aku "Ooh, seperti ini wanita yang loe pilih Vin. Jauh banget sama perkiraan gue, jauh di bawah gue, kampungan dan norak 😒😒. Loe gak pantas jadi istri Malvin. Apa loe gak ngaca atau gak punya kaca? Loe sama Dia bagai langit dan bumi."


Raina menceritakan semuanya pada Navia tampa terlewat satu pun. Navia yang mendengarnya menjadi emosi, ingin rasanya dia jambak-jambak dan pites tu mulut cewek sableng, memang dia pikir sahabatnya yang mengejar-ngejar Malvin. Sahabarnya wanita baik, berhati mulia dan sayang sama keluarganya, sahabatnya rela melepas cintanya demi orang yang dia sayang. Mata Navia berkaca-kaca mengingat semua penderitaan Raina, Raina berhak bahagia bersama orang dia cintai.


Raina melihat sahabahnya menangis, ikut sedih. Dia tahu hati sahabatnya pasti ikut merasakan apa yang aku rasakan saat ini.


Apa dia tidak berhak bahagia?


tidak pantaskah dia bersanding dengan suaminya berbeda status dengan dirinya?

__ADS_1


dia bukan wanita yang mengemis cinta dan juga buka wanita perebut suami orang?


Hatinya sebenernya sesak saat mendengar semua ucapan wanita itu, tapi dia harus bisa tenang agar dia tidak di tindas.


🍃🍃🍃🍃🍃🍃


Sedangkan di kejahuan ada yang mengperhatikan mereka, dia penasaran mengapa mereka begitu sedih setelah wanita itu pergi meninggalkan Raina. Seperti dia kenal wanita yang menghampiri Raina dan menabrak Navia.


Kapan dia pulang dari luar Negeri? Jangan sampai dia berbuat ulah lagi yang membuatnya di kirim ke luar negeri sama om Dewo, karena membuat malu Om Dewo dan Tante Vivi. Batin Levi.


Levi mengigat kejadian saat di sami duduk di bangku Kelas VI SD, Kakaknya masi kelas XII SMA. Kakaknya satu sekolah dengan sepupu jauhnya Citra, yang terobsesi dengan kakaknya. Selama ini mereka tidak tahu apapun yang dilakukan Citra dibelakang mereka karena dia memiliki sifat baik kalau di depan keluarga besarnya.


Flasback On


Sampai suatu hari Sahabat Nino tidak sengaja melihat Citra sedang membuli adik kelasnya yang sedang dekat dengan Malvin. Sungguh tragis gadis yang menjadi kobran, wajahnya sudah lebam habis di tambar, rambutnya acak-acakan habis di jambak.


"Astagfilullah, gak nyangka gue kalo gini sifat aslinya Citra, selama ini kita dibohonginga, pintar banget dia berpura-pura baik selama ini sampai kita semua tertipu. Gue harus cabut dari sini jangan sampai dia liat gue." Ucapnya dalam hati.


Nino bergegas meninggalkan Citra dan gadis korban bulian, dia berlari arah sahabatnya menceritakan apa yang baru saja dia lihat, mereka semua terkejut dengan apa yang mereka dengar, mereka tidak percaya dengan cerita Nino.


"Gak mungkin itu No, gue kenal baik sama sepupu geu" ucap Malvin yang masi belum percaya.


"Ngarang cerita loe bangus banget No, gue tau loe emang agak kurang suka sama Citra tapi gak gini juga kali No, ini termasuk Fintah" ucap Ivan yang merasa Nino cuma mengarang cerita dan menfitnah Citra.

__ADS_1


"Gue gak boong sama kalian, kalo kaliang gak percaya sama ucapan gue noh (menyerahkan hpnya) lihat vidio ini, setelah itu baru kalian komentar." Ucap Nino kesal sahabatnya tidak ada yang percaya sama ceritanya.


"Gila, anj*r. Sadis banget tu Citra. Gak nyangka gue gini sifat aslinya. Astagfirullah (mengelus dada) selama ini kita di bodohinya. Berpura-pura bersikap baik di depat kita semua ternyata hatinya iblis. Malvin loe harus cerita ini semua sama keluarga besar loe, walaupun ini pahit tapi kasihan setiap gadis yang sedang dekat loe jadi korbannya, mungkin sudah banyak yang jadi korban buliannya tapi kita tidak tau selama ini. Pantas setiap cewe yang dekat kita malah milih menghindar tiap kali kita sapa." Ucap Ivan.


"Asfagfirullah, gue gak nyangka kalo Citra terobsesi ma gue, kasian cewe yang jadi korbannya, gara-gara dekat gue mereka dapat kecaman gini dari Citra (merasa bersalah). Loe benar Van, gue harus ngomong sama bokap nyokap gue, urusan nyampaikan sama keluarga besar gue itu biar bokap gue aja."


Setelah kejadian itu Malvin dan sahabatnya berubah sifat dari yang ramah menjadi dingin sama para cewe di sekolah agar mereka tidak jadi korban selanjutnya dari bulian Citra.


Flasback On


"Jangan-jangan......... ah gak boleh berburuk sangkah, bisa jadi orang lain. Tapi kenapa hati gue ngarah sama Dia." Ucap Levi.


"Gue harus ngomong ini sama Kak Malvin, apa yang sedang gue pikirkan tentang Kak Citra? Gue takut tebakan gue benar, bisa celaka mbak Raina." Sambungnya lagi.


""""


Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.


Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,


like, vote, & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan... 🥰🥰


Buka juga Novel baru aku ya kakak, adik yang ganteng dan cantik,

__ADS_1


- Istri Tomboyku


- Cewe Bar-bar Jodoh ku


__ADS_2