
semua belanjaan di tata di meja tamu, raina kaget dengan apa yang di bawa oleh mang Tanto, supir Malvin. dia tidak menyangka Malvin akan melakukan semua ini untuk dia dan penghuni panti.
Malvin hanya tersenyum melihat Raina yang masih bingun, dengan apa yang dia lakukan.
Raina" (menatap Malvin dengan tatapan bingun) kak, ini apa maksudnya, tadi kakak cuma bilang untuk beli nasi bungkus untuk makan malam, dan ini semua untuk apa kak.
Malvin" (senyum manis) ini semua makanan ringan dan perlengkapan sekolah untuk adek-adek kamu. agar mereka semangat sekolahnya. (jelasnya pada Raina) adek-adek apa kalian senang dengan kakak belikan perlengkapan sekolah kalian (tanya Malvin pada adik-adik Raina di panti)
Ibu panti" makasih nak Malvin, sudah repot-repor membeli semua ini, pasti mereka senang, anak-anak bilang apa sama kak Malvinnya. (ucap ibu Panti dan meyuruh anak-anak berterimakasih sama Mavin)
Semuanya" terimakasih kak malvin (katanya bersama-sama)
Malvin" iya, sama-sama, kakak mau nanya ni, apa kalian semua sudah mandi (bertanya pada adik-adiknya Raina)
Reiden" udak kak, kami mandi. ni lagi nunggu magrip kak, kak mau gak jadi iman solat magrib. (ucap Raiden bertanya sama Malvin)
Malvin" (senyum) baiklah kakak jadi imannya, Bu boleh Malvin pinjam kamar mandinya untuk ambil air wuduh, (tanya Malvin sama ibu)
Ibu Panti" boleh nak, Vin, antar kak Malvin dan teman kak Malvin untuk ambil air wuduh.
Kevin" iya bu (katanya sambil berdiri) yuk kak, pak, mari aku antar (ucpanya mengajak Malvin dan Tanto ke kamar mandi untuk mengambil air widuh)
Setelah selesai mengambil air wuduh, malvin dan tanto ke ruang yang digunakan untuk sholat berjemaah, dan imamnya Malvin.
Setelah selesai sholat magrib berjamaah, mereka bersama, Raina dan Ibu panti ke ruang makan duluan untuk menata nasi di meja makan, lalu memanggil yang lain untuk makan bersama di meja makan.
Raina" bu aku ke depan manggil yang lain untuk makan. (katanya sambil berjalan ke arah ruang tamu untuk memangil mereka) mang, kak, adek-adek yok kita makan, semuanya sudah siap. (berjalan duluan)
Mereka semua mengikuti raina menuju ruang makan, di meja makan mereka makan tanpa ada yang bicara. selesai makan mereka berkumpul di ruang tengah yang digunakan untuk nonton, ngerjain tugas sekolah dan becanda gurau.
__ADS_1
Ibu Panti" nak malvin makasih atas semuanya, sayur dan gulai nya sangat banyak, bisa untuk sarapan besok pagi. (katanya berterimakasih pada malvin, atas apa yang telah di beri sama Malvin) nak malam ini apa langsung pulang (tanyanya pada malvin)
Malvin" (senyum) pulang bu, masih banyak pekerjaan di kantor yang sedang menanti saya bu, hehehe (candanya) maksud saya sudah numpuk bu.
Ibu panti" apa gak bahaya pulang malam-malam nak, apa gak besok pagi aja, ibu cuma kwatir sama kalian, kalo maksa pulang sekarang, besok nak malvin bisa nelpon atasannya bilang minta cuti setengah hari, jelaskan sama dia. kalo kalian maksa ibu gak bisa bilang apa-apa.
Raina" iya kak, benar kata ibu, gak papa kan kakak minta cuti setengah hari demi keselamatan kakak, tapi kalo gak bisa kalian harus hati-hati di jalan, jika ada yang mencurigakan jangan turun bisa bahaya. (timbal raina membenarkan kata ibu agar mereka hati-hati di jalan pulang)
Malvin" mang gimana menurut mamang, (meminta saran dari supirnya)
Tanto" mamang nurut aden aja, kalo aden mau pulang sekarang, ayo, tapi jika mau nginap semalan di sini gak papa den. (jawabnya)
Malvin" baiklah kita nginap aja mang, takut ada begal nanti dijalan. bu kita nginap di sini malam ini bu, apa kami gak ngerepotin ibu sana yang lainnya.
Ibu Panti" gak ngerepotin sama sekali nak. kalian tidur di kamar dekat anak-anak, sebelum tidur kita solat isa jamaah dulu. (ucap ibu panti senang, karena sarannya di dengar, memang bahaya pulang malam bisa meningkat)
mereka bahagia kakak gateng bisa nginap, jadi mereka bisa bermain setelah solat, dan tidur habis main bersana Malvin.
Revan" kak kita main dulu ya atau apa kek, yang penting sebelum tidur kita ngumpul dulu disini.
Malvin" (senyum) iya dek, setelah solat isa kita main ya, atau cerita. (melihat jam tangan) sepertinya udah waktu sholat isa sekarang ayo kita sholat isa berjama, tapi sebelum itu kita ambil wuduh dulu.
Mereka setuju dengan apa yang di kata Malvin, setelah selesai ambil wuduh, mereka sholat berjama, mereka sholat dengan khusuk.
Selesai sholat malvin bermain sama adik-adik Raina sesuai dengan rencana awal sebelum sholat. mereka bermain, bercanda gurau. Raina yang memperhatikan juga ikut bahagia, melihat adik-adik nya bisa cepat berbaur sama Malvin.
Raina" bahagianya melihat mereka tertawa, dan ceria seperti saat ini. kak makasih ya kak, kehadiranmu memberi kebahagian untuk mereka, bukan juga mereka yang bahagia tapi aku juga ikut bahagia. kak, aku semakin mencintaimu, kalo kakak seyang dan bahagia bersama mereka, kakak pasti bahagia sekali bisa bermain dengan anak kakak sendiri. kok napa aku udah mikir jauh kesana ya, ya Allah lancarkan semua usaha hamba untuk membahagia orang yang hamba sayangi. batin Raina.
Raina melihat jam 10 malam, dan waktu adik-adiknya tidur, karena mereka besok pagi sekolah. takut bangun kesiangan.
__ADS_1
Raina" adek-adek udah dulu mainnya, udah waktu tidur, besok bisa telat ke sekolah nya. kak tunggu disini dulu ya ada yang ingin aku bahas, masalah omongan kakak tadi. (katanya meminta adik-adiknya tidur dan Malvin menunggunya di sana) raina antar mereka kekamar mereka.
Malvin" iya Na,
Raina meninggalkan malvin bersama mang Tanto di ruangan itu.
Malvin" mang, mang boleh tidur duluan, nanti malvin nyusul mamang. karena ada yang ingin malvin selesaikan dulu.
Tanto" iya den, mamang tidur duluan ya. mari den. (jawabnya dan meninggalkan Malvin sendirian di sana)
Tidak lama Raina datang bersama Ibu panti. duduk di sofa ruang tengah. ibu Panti membuka percakapan duluan.
Ibu Panti" nak, kata raina kalian ingin menjelaskan dari ucapan kamu tadi. sekarang coba kamu jelaskan. (pinta ibu panti kepada malvin untuk menjelaskan dari kata-katanya tadi)
Malvin menjelaskan maksudnya mengatakan dia calon kakak ipar dari adik-adiknya Raina. malvin bersungguh-sungguh ingin menjadi raina calon istrinya, dan melamarnya secara resmi mengajak keluarga nya kesini. Tapi bukan sekarang, karena masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan sebelu melamar Raina.
Ibu Panti mendengar penjelasan dari malvin sempat kaget, dia melihat kesungguhan dari Malvin, dan merestui mereka, mungkin ini jalan kebahagian Raina.
Ibu panti" (bahagia) nak mungkin ini jalan kamu menujuh kebahagia mu, yang belum pernah kamu rasain nak. ibu akan selalu memdoakan mu, agar nanti pernikahan kalian sakinah, mawadah, dan warohma. aamiiin. batinnya
""""
Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.
Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,
like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...
🤗🤗🤗
__ADS_1