
Aini ikut menangis terharu Raina sahabatnya sampai segitu khawatirnya kepada dirinya dan Alvian.
Aini" maaf Na, gue bener lupa ngasih kabar kalian, ban mobil Vian botor, karena bengkel gak terlalu jauh terpaksa kami dorong, itu untung ada warga yang bantu dorong, hiks hiks karena capek habis dorong Mobil kami bener-bener lupa ngabarin kalian hiks hiks. Maafin kami Na, gak ada maksud kami buat kalian cemas" jelasnya kepada Raina.
Mereka ikut terharu menyaksikan keduanya berpelukan dalam tangisan mereka. Mereka sangat bersukur memiliki sahabat seperti Raina, Raina menyayangi semua sahabat-sahabatnya.
Alvian" Na maafkan kami, tidak ada niat kami ingin membuat mu kawatir, maaf Na" minta maaf Alvian kepada Raina karena telah membuat nya kawatir.
Raina" iya aku maafin kalian, jangan ulangi lagi ya, aku sungguh sangat mencemaskan kalian. Ya udah kita ke dalam, mungkin mereka udah menunggu kita, karena kita molor dari jadwal kita" katanya senyum dan nengajak mereka ke panti tempat tujuan awal mereka.
Aini" Na, Lo sahabat yang peduli sama semuanya, saking cemasnya pada kami, Lo memarahi kami seperti kami ini anak nya saja, tapi gue senang saat Lo menghawatiri gue, berarti Lo sayang sama gue dan semuanya, Lo emang yang terbaik" guman Aini dalam hatinya.
Flashback Of
Tidak terasa mereka sudah di kota, sebelum pulang Malvin mengajak mereka semua makan malam bersama di restoran ternama. Tapi di tolak Raina, karena Raina memilih makan di rumah makan padang karena mereka suka makan di sana.
Malvin dan sahabatnya juga adinya mengikuri kemauan Raina. Dan benar semua sahabat Raina memilih makan di rumah makan padang dari pada di Restoran. Menurut mereka walau sederhana tapi sangat nikmat, karena memang lidah mereka cocok makan seperti itu.
Malvin heran melihat mereka, ditawari makan di Restoran enak dan mahal, tapi mereka mala memilih rumah makan padang. Dia tau emang masakan disana enak-enak karena dia pernah makan bersama teman SMA nya, itu pun sudah sangat lama sekali.
Mereka makan di lantai dua, karena di sana di sediakan lesehan. Mereka di bagi menjadi dua tempai, satu untuk para cewek, dan satunya untuk para cowok.
Para cewek memesan nasi rendang, nasi Soto, dan nasi ayam bakar. Dan minumnya jes jeruk dan es the.
Pelayan" mau pesan apa mbak" ucap pelanyannya senyum sopan.
Raina" kalian mau pesan nasi apa, kalo saya nasi ayam bakar sama es jeruk aja kak, eh iya adek mau pesan apa" tanya Raina pada sahabat dan adik iparnya.
Levi" nasinya samain samain dengan mbk, kalo minumnya tea sosro aja kak.
__ADS_1
Anggun" kalo gue nasi rendang sama es jeruk"
Aini" samain dengan pesanan Raina"
Dini" hue nasi soto sama es jeruk.
Nina" nasi rendang sama es tea.
Pelayan" jadi nasi rendangnya 2, nasi soronya 1, dan nasi ayam bakarnya 3. Untuk minumannya es jeruk 4, es teanya 1, dan tea sosronya 1, ok gak ada yang mau nambah mbak" pelayan menyebutkan pesan mereka kembali, untuk memastikan jika ada pesanan yang lupa dia catat.
Raina nenoleh ke sahabat dan adik iparnya, mereka menggelengkan kepala semua.
Raina" gak ada mbak. Makasih" jawabnya senyum pada pelayan itu.
Pelayan" baiklah, mohon sabar menunggu.
Sedangkan untuk para cowo mereka memesan nasi ayam bakar dan minunnya tea sosro. Itu sudah mereka bahas sebelum pelan datang menhampiri mereka, Karena mereka tidak banyak melih seperi parah cewek.
Malvin" kami pesan 7 nasi ayam bakar dan 7 tea sostro.
Pelayan" jadi nasi ayam bakar 7 dan tea sosro 7, mohan sabar menunggu" ucap pelayan.
Sambil menunggu mereka ngobrol untuk menghilangkan keheningan dan kebosan mereka. 20 menit mereka memunggu akhirnya satu persatu pesanan mereka datang.
Setelah pesanan mereka lengkap mereka manyantap makan mereka masing-masing.
Nino membuka suara karena dia rasa makan yang mereka pesan enak tidak seperti perkiraannya.
Nino" ternyata enak juga makan nasi ayam bakar ini, gimana menurul Lo Gas, Van. Kan ini pertama kalinya kita makan disini" katanya meminta pendapat dari Gagas dan Ivan.
__ADS_1
Ivan" benar No, nikmat juga makan disini, terlihat sedehana tapi mantap dan nikmat.
Gagas" iya"
Alvian" itu lah kami memilih makan disini, sedehana, nikmat dan tidak mahal, kami juga bisa menghemat uang kami untuk kebaiakan" Alvian memberi tau alasan mereka memilih makan disini.
Malvin dan sahabatnya mengerutkan kenin mereka, kenapa Alvian bicara seperti itu. Menghemat uang untuk kebaiakan. Karena penasaran Malvin bertanya pada Alvian.
Malvin" Vian, maksud dari menghemat untuk kebaikan tu apa, apa untuk tabungan kalian sendiri apa, dan kalian kalo gak salah orang tua kalian termasuk orang berada, tapi kok kalian milih makanan sederhana seperti ini" tanya Malvin pada Alvian untuk memuaskan rasa penasarannya.
Alvian" oh itu, semenjak kami kenal dan bersahabat dengan calon istri Lo, kami menjadi hemat dan melakukan hal-hal yang baik, dan kami tidak menyombongkan diri kami lagi atas apa yang orang tua kami miliki seperti dulu sebelum kenal Raina" jelasnya.
Agus" hal-hal baik yang kami lakukan adalah makan di sini dan uang sisa jatah makan kami bisa kami kumpulin untuk acara sosial kami yang sering kami lakukan sebulan sekali. Biasanya kalo makn di Restoran menghabiskan paling dikit ya 50 ribu, nak kalo disini 25 atau 30 ribu itu udah paket lengkap, dan uang sisanya bisa kami tabung"
Ivan" waw keren kalian, anak muda yang sangat peduli sesama yang membutukan" kagum ivan atas pemikiran mereka.
Revin" Lo salah untuk muji, yang patut dapat pujian itu Raina, karena ini semua ide cemerlang dari Raina, awalnya kami gak biasa makan di sini, tapi karena terbiasa dan kami juga bisa membantu walau gak seberapa tapi itu sangat bermamfaat untuk mereka yang membutuhkannya" jelas Revin.
Mereka tertegun mendengar penjelasan dari Revin, sunggu mulia hati Raina, dari hidupnya yang sederhana itu tidak mengurangi niatnya untuk menbatuh sesama, dan dia juga mengajak sahabatnya dalam berbuat amal.
Malvin" apa lagi sifat yang kamu sembunyikan dari aku sayang, tadi kami dikejutkan karena melihat mu marah, sekarang kami dikejutkan sifat dermawanmu, walau kamu kekurangan kamu tidak lupa membantu sesama dan juga mengajak sahabatmu melakukan hal yang sama. Kamu yang terbaik sayang, aku sungguh bersyukur bisa memilikimu dan menjadi suami nanti saat kita menikah" katanya dalam hati.
""""
Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.
Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,
like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...
__ADS_1
🤗🤗🤗