
Raina sangat bahagia sebentar lagi dia menjadi anak SMA dengan seragam putih abu-abu. Hari ini Raina beserta anak yang lain yang mendapatkan undangan tes masuk SMA favorit berkunjung kesana, bersama Bu Dania dan Kepala Sekolah.
Raina" (lancarkan ya allah segala usaha hamba, hamba ingin membahagiakan orang terdekat hamba ya allah, doanya dalam hari)
Navia" Na kok akhir2 ini kamu suka melalun si. semangat dong, sebentar lagi kita anak SMA loh, (katanya sedih dan memberi semangat kepada sahabatnya)
Raina " iya Via, aku harus semangat untuk semua orang yang aku kasihi. termasuk kamu sahabatku (katanya senyum kepada Navia sahabatnya)
Navia" Gitu dong, senyum, kan cantik. yuk kita kesana, kumpul sama yang lain. (katanya dengan senyum dan mengajak sahabatnya mendekat tempat semua orang berkumpul)
Raina dan calon murid mendengar dengan antusian yang disampaikan oleh guru SMA memperkenalkan sekolah mereka.
Navia" na, habis ini jalan yu. sekali-kali jalan gitu, ke mall, nonton, apa main ke taman kek. mau ya, (bujuknya sambil main mata)
Raina" kita ke taman aja gimana, lw ke taman aku mau. (tawar Raina pada Navia)
Navia" Ok, pulang dari sini kita main ke taman.
Satu jam kemudian selesai acara pengenalan sekolah kepada murid baru, Raina, Navia, dan Erza di perboleh pulang duluan, karena mereka lolos masuk tanpa tes. Sisanya mengikuti tes untuk masuk SMA Favorit.
Raina dan Navia sekarang sudah di depan pintu gerbang. Navia menganbil HP di tasnya dan menelpon supir untuk menjemput mereka. 15 menit kemudian supir sudah datang,
Di sepanjang perjalanan mereka berdiskusi untuk persiapan mengikuti MOS nantinya.
Navia" Na, di sekolah lamamu dulu ada kegiatan MOS gak Na, (tanya yang penasaran) soalnya aku belum pernah ngerasah MOS itu sepeti apa saja.
Raina" Ada si MOS di sekolah aku dulu, tapi akunya gak ikut, karna nenek aku lagi sakit, jadi aku minta ijin pas kegiatan MOS laksanakan. (katanya dengan nada menyesal)
Navia" Kiraiin kamu pernah ngerasain MOS di sekolah. sama aja dong sama aku (katanya sedikit kecewa)
Raina" tapi setau aku si ada serunya, ada kesalnya jika di kerjain sama kakak senior. di suruh ini itu lah. kalau gak salah si.
__ADS_1
Navia" gitu ya. apa aja ya yang jarus di persiapkan (katanya sambil berpikir)
Raina" nanti sebelum acara MOS di laksanakan asti ada info tentang persiapan tuk MOS, tenang aja ya.
Selesai pembincangan mereka, tidak terasa mereka sampai tempat tujuan mereka.
Supir" Non Via sudah sampai.
Navia" udah sampai ya pak, makasih ya pak, bapak boleh pulang dulu, tar kalau pulang aku telpon. (katanya pada pak supir)
Selama ini Raina jarang ke taman untuk jalan-jalan atau menenangkan diri ketaman, selama ini yang dia tau sekolah, kerja dan panti. Jadi dia tidak punya waktu untuk jalan-jalan ketama, mall, atau nonton.
*****
Ditempat lain. Malvin sedang menelpon orang suruhannya untuk memberikan informasi perkembangan tentang gadis kecil penolongnya.
Malvin" Halo gas, gimana perkembangannya, (tanya pada Gagas, orang kepercayaannya)
Malvin" alhamdulillah kalau kabarnya baik, aku bangga jadi calon suaminya, dia bisa berdiri di kakinya sendiri. jaga dia baik-baik, karena dia calon nyonya masa depan. (pintanya pada orang kepercayaannya)
Gagas" Baik tuan, akan ku jaga nona Raina dengan sebaik mungkin. Dengan kemampuan yang aku punya tuan.
Malvin" Pantau dia, jangan ada yang kelewatan.
Gagas" Baik tuan.
setelah nelpon, Malvin menatap foto raina yang dikirin oleh Gagas selama pantauannya.
Malvin" apa kabarmu, gadis penyelamatku, tunggu aku berapa tahun lagi, disaat kamu sudah tumbuh dewasa aku datang melamarmu, apa kamu semanis, dan selucu saat kita bertemu pertama kali. hampir satu tahun kita tidak ketemu. aku janji akan melesaikan kuliahku secepat mungkin dan datang padamu. (katanya sambil menatap poto Raina)
Malvin membuka map yang dikirim bagas, apa masih ada isi di dalam map tersebut. Setelah di periksa ternyata ada plasdis di dalam map itu. Karena penasaran Malvin menyambungkan plasdis ke laptopnya.
__ADS_1
Malvin" mana ya map yang dikirim Gagas, mungkin masih ada isi di dalam map itu. (memcari map) ini dia, eh ada plasdis di dalamnya, untung gak aku buang ni map tadi. coba aku periksa isinya, (katanya penasaran).
Malvin menonton vidio yang berisi drama yang Raina tampilkan di acara perpisahan. Malvin tertawa melihat penanpilan Raina, menurutnya lucu dan kocak, dia tidak menyangka gadis penyelamatnya punya bakat melawak. Dia berpikir jika mereka menikah nanti pasti saja kekocakan yang Raina lakukan untuk mencair kan suasana nantinya.
Malvin sudah tidak sabar menanti saat mereka bertemu lagi disaat gadis kecilnya beruba gadis dewasa, dan menjadi istrinya nanti.
*****
Disisi lain raina sedang jalan-jalan sore, untuk menenangkan pikirannya. dia selalu bertanya-tanya siapa orang yang menjadi donatur misterius. Raina berpikiran positif, berkat nya, dia bisa meluangkan waktu bersama adik-adiknya dan ibu panti.
sampai tempat yang di tujuh nya, raina duduk memandangi indahnya pemandangan gunung yang masih sejuk menenangkan pikirannya.
Raina" (melihat pemandangan dengan membentang kedua tangannya dan berteriak) Aaaaaaaa, leganya sudah teriak, kata orang kalo udah teriak tu akan mendapatkan kelegaan dalam hari. benar juga kata orang-orang, Ya Allah terimakasih Kau telah menciptakan penandangan yang sangat indah ini, dan masih sangat asri. (ucapnya berterimakasih kepada ciptaan Tuhan)
Tidak terasa waktu sudah sore, Raina bergegas pulang, agar dirinya tidak di luar saat magrib, dan bisa sholat berjemaah bersama keluarganya, tidak lain adik-adiknya dan ibu panti, karena mereka adalah keluarga yang sangat dia sayangi.
Raina" (melihat jam tangannya) udah sore ni. sebaiknya aku cepat-cepat pulang, takut tar mangrib dijalan, dan buat mereka kwatir kalo aku belum pulang, (gumannya) tapi masih pengen di sini. gak mau pulang rasanya, disini tu sejuk banget dan buat nyaman lama-lama disini (cemberut) tapi ini udah sore, dah pulang aja, gak baik anak gadis masih diluar sebelum magrib (ucapnya melangkah meninggalkan tempat ternyamannya)
Dengan berat hati Raina pulang. sampat dirumah raina membersihkan diri, dan begegas ambil wuduh setelah memakai pakaian, kemudian menghampiri adik-adiknya dan ibu Panti untuk sholat berjemaah.
Raina dan yang lain makan malam habis solat magrib, selesai makan mereka berantai-santai di ruang keluarga melakukan aktivitas masing-masing. sebelum mereka tidur mereka sholat isa berjemaah, lalu tidur, agar besok tidak telat ke sekolah.
""""
Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.
Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,
like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...
🤗🤗🤗
__ADS_1