
Sesuai rencana Raina dan Anggun membeli makanan di luar, mereka berdua membeli nasi goreng yang tidak jauh dari taman.
Anggun" Mang, nasi gorengnya 2 dibungkus ya mang, dan jeruk angat dan lo mau apa Na,
Raina" (maksain dirinya untuk tersenyum, agar orang tidak menyadari bahwa dia sedang murung) samain aja dengan kamu gun. (lirinya)
Anggun" (melihat sahabat nya kurang semangat lalu berbisik) na, semangat dong, jangan murung gitu. (dijawab anggukan oleh Raina) mang tanbah satu lagi jeruk angetnya.
mang Totok" iya neng, tunggu sebentar ya neng.
Anggun" (tersenyum) iya mang,
Sekitar 20 menit pesanan mereka sudah selesai.
Mang Totok" ni neng pesananya, (katanya sambli memberikan pesanan mereka)
Raina" berapa semua mang, (bertanya kepada mamang penjual nasi goreng)
Mang totok" 30 ribu neng,
Raina" (tersenyum dan memberikan uang 50 ribu) ni mang uangnya, kembalinya untuk mamang aja, makasih mang.
Mang Totok" eh maksih neng, (tetsenyum) sering-sering mampir neng, semoga riskinya ditambah sama gusti Allah. (berterimakasih kasih)
Raina" aamiiin, iya mang tar kita mampir beli lagi nasi goreng mamang. (ucapnya sambil senyum)
mereka berjalan pulanh ke kosan, di perjalan Raina merasa seperti ada yang mengikuti mereka, saat Raina menoleh kebelangkang, tidak ada orang, Anggun melihat raina yang berhenti dan menoleh kebelangkang merasa curiga, dia bertanya-tanya.
Anggun" ada apa sama raina kenapa dia berhenti dan menoleh kebelakang, apa da yang jatuh, kata hatinya)
Raian" kenapa aku merasa ada yang ikutin aku ya, apa perasaan aku aja ni, sebaiknya aku dan anggun cepat-cepat sampai kosan, takut ada yang berbuat jahat sama kami, jangan-jangan.... gawat ni, harus cepat samai. batinya.
Raina yang sudah merasakan ketakutan, menarik tangan anggun dan berlari agar cepat sampai kosan, anggun yang kaget tangannya ditarik dan diajak berlari sama sahabatnya, penasaran ada apa dengan sahabatnya.
Anggun" (masih berlari bareng Raina) hah hah nak napa lo ajak gue lari, ada yang ngejar kita ya, (bertanya karena bingun juga penasaran)
Raina" (kehabisan tenaga) hah hah, tar aku cerita kalo kita udah nyampek ya, please jangan banyak tanya dulu ya, yang kita butuh sekarang cepat-cepat sampai. (berlari sekuat tenaga, agar cepat sampai dan aman)
Mereka berlari seperti lagi dikejar anjing, anggun tidak banyak tanya lagi, dia mengikuti saran Raina. Akhirnya mereka sampai di gerbang kos mereka, segera raina membuka pintu dan menutup kembali barulah mereka merasa lega.
__ADS_1
Tenaga mereka sudah habis, berlari walau tidak terlalu jauh, tapi tetap juga menghabiskan tenaga kalau berlari, Raina yang masih penasaran siapa yang mengikuti mereka, mengintip dari balik gerbang, tapi tidak menemukan siapa.
Raina" gak ada siapa-siapa, tapi napa aku merasa ada yang mengikuti kami dari belakan, siapa ya, apa mungkin udah pergi karena tau aku lah nyampai di kosan. batinnya.
Anggun penasaran dengan sahabtnya, dia bertanya untuk menghilangkan rasa penasaran nya.
Anggun" Na, napa lo tadi ajak gue lari, (tanya melihat sahabatnya yang masih asyik dengan pikirannya sendiri) lah diajak ngomong mala ngelamun ni anak, woi na (katanya sambil menepuk bahu Raina)
Raina" eeh, apa gun (katanya yang kaget)
Anggun" napa lo ajak gue lari tadi, janganbuat gue penasaran na. (tanya menatap raina mencari jawaban dari mara raina)
Raina" (mencoba menstabilkan dirinya) heem, tadi aku merasa ada yang ikutin kita dari tempat mang totok, gun. aku coba liat kebelakang gak ada siapa-siapa, karna aku takut, aku ngajak kamu lari, takut ada yang berbuat jahat sama kita, pas udah masuk, aku mau mastiin, apa pirasat aku benar, tu lah aku ngitip lewat pintu gerbang, tapi nihil, gak ada siapa-siapa. aku tapi sempat mikit apa itu suruan dari calon istri kak malvin, mungkin dia takut aku mengabaikan ancamannya. (ucap raina menjelaskan kenapa dia sampai mengajak sahabatnya lari seperti di kejar anjing aja)
Anggun" (diam untuk mencerna kata-kata raina, setelah dia paham baru dia merasakan ketakutan yang di rasakan sahabatnya dan bersyukur mereka sudah sampai kosan) untung kita lah nyampai kosan Na,
Raina" iya gun, yuk masuk, (mengajak anggun masuk ke kosan) jangan lupa di kunci pintunya, (masuk duluan, mengambil piring, gelas dan sendok)
Anggun" iya Na (katanya sambil menutup pintu dan mengunci pintu)
Setelah itu Raina dan Anggun makan malam, dan setelah itu mereka tidur.
Perjalan menuju panti hanya membutuhkan waktu 3 jam. Salama di perjalan Raina mengenang bagaimana pertama mereka bertemu, menjadi dekat, tutur katanya, tingkahnya yang menuturnya lucu, semua tentangnya.
*Raina" kak, napa sulit sekali untuk melupakan kakak, senyummu selalu terbayang di benak ku, gombalanmu, dan suaramu aku rindu kak. sangat merindukan mu kak, maaf kak aku menjauhimu, jika aku tidak menjauhimu aku dan sahabat-sahabat ku bisa dalam bahaya, bisa jadi kakak dan keluarga kakak juga dalam bahaya. (air matanya sudah tidak bisa dibendung lagi) mungkin dengan ini dia tidak menggangu dan membahayakan sahabatku, kak maafkan aku jika aku sedikit egois hanya memikirkan* mereka, tanpa mekirikan bagaimana perasaan kakak, saat aku hilang tanpa kabar, semoga kakak bisa bahagia bersamanya. doa ku bersamamu kak, katanya dalam hati.
Tidak terasa raina sudah sampai di desanya, dia tidak memberi kabar kepada orang panti. dia ingin memberi kejutan pada mereka di Panti.
Tok Tok Tok
Raina" assalamualaikum, (tidak ada jawaban dari dalam rumah) assalamualaikum. kemana mereka ya, apa mereka tidak ada dirumah, (melihat jam tangannya, dia baru ingat adik-adiknya jam segini belum pulang sekolah) oh iya, ini masih jam sekolah, pasti mereka disekolah sekarang, tapi ibu panti kemana ya (dia bingun karena tidak ada orang di rumah)
akhirnya raina duduk di teras sambil menunggu mereka pulang, memberi kabar pada sahabatnya lewat chat grup whassapp.
Raina" maaf jika aku baru kasih kabar ya, sekarang aku udah nyampai di kampung, dan gak cerita sama kalian, aku mau menenangkan pikiran sama hati aku.
Navia" lo di kampung Na, iya gak papa, yang penting lo sampai dengan selamat dan salam ya sama ibu panti juga adek-adek ya. 😘😘 miss u.
Raina" iya, nanti aku sampaikan 😊😊
__ADS_1
Anggun" maaf ya na, aku gak bisa ngantar lo ke terminal, lo jaga diri baik-baik disana. ☺☺
raina" iya gun, gak papa
Alvian" iya gak papa Na, baik-baik ya disana, sering-sering kasih kabar sama kita-kita. 🤓🤓
Nina" iya Na, gak masalah, emang lo butuh waktu untuk sendiri. jaga kesehatan lo disana. 😊😊
Aini" ok, jangan terlalu bersedih na, kita selalu ada buat lo, kita kan sahabat selamanya,
Agus" na itu benar kita adalah BEST FRIENDS FOREVER,
Desi" ingat moto kita apa
Agus" ingat
Revin" ingat lah
Navia" so pasti ingat lah gue
Anggun" 😁😁 ingat lah
Aini" pasti ingat lah
Nina" ingat dong,
Alvian" gak kan lupa
Dini" pasti ingat dong,
Raian" ingat, saling terbuka, jangan ada yang disembunyikan antara kita, saling mendukung, selalu ada di saat suka mau pun duka, 😊😊 Makasih ya kalian udah mau jadi sahabat aku, lovu you, miss u, sahabatku.
""""
Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.
Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,
like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...
__ADS_1
🤗🤗🤗