
Vania keluar ruangan bos dengan hati kesal, rencana gagal total, dan marah besar kepada asistennya Malvin karena gara-gara dirinya Malvin kaget dan menjatuhkan gelas yang berisi kopi yang sudah dia bubui obat perangsang, Malvin menahan tawanya saat melihat Vania marah di depan ruangannya. dia berbidik ngeri melihat senyum Vania.
Vania" arrrggghh siaaaaaal, (histeris nya gara-gara rencana gagal) awas lo Ivan, gue akan baas lo tunggu saat gue udah jadi nyonya dari bos lo, lo gue usir dari sini. (senyum seringai) waktu gue masih ada, selagi bos belum gue takluki, gue belum akan nyerah untuk mendapatinya, siapa yang akan lepat berlian yang akan manjain gue nantinya, Malvin Malhendra lo hanya milik gue, hihihi.
Vania pergi ke pantry mencari OB yang di minta Malvin untuk membersikan ruangannya, sementara di ruangan malvin tertegun melihat senyum seringai yang di keluarkan oleh Vania. Dia tidak menyangka Vania akan bertindak senekat itu agar dia bisa mencapai tujuannya. tapi dia bisa bernapas lega karena hari ini dia selamat. Malvin tidak bisa tinggal diam, dia harus cepat-cepat menyelesaikan masalah dengan Vania.
Malvin" (tertegun) iiih serem banget tu cewek, dia bukan cinta sama gue tapi terobsesi dengan kekayaan gue, karena dia ingin hidup enak, gila aja cewek sint*ng tu, mau jadiin gur tambang berliannya, gak bisa gue biarin Vania bisa menaklukin gue dan ingin jadi bini gue, gue harus secepatnya bertindak agar dia gak gangguin gue sama Raina lagi. gue harus kasih tau mereka lewat chat.
Whassapp
Malvin
💬 Saatnya kita bertindak, tidak bisa nunggu lusa, besok malam gue akan ngajak Vania Makan malam dan kalian siap dengan posisi kalian masing-masing. 😠ðŸ˜
Gagas
💬 iya bos, siap laksanakan, jangan marah-marah dong bos, 😉😉😉 santai bos, kita selalu bantu bos ngadapin cewek gi*a tu.
Ivan
💬 iya bos, tenang aja kita akan bantu bos. kalau membunuh itu di bolekan, gue akan bunuh dia, gue aja gerem 😬 banget dia. pengen muntah liat dia.
Nino
💬 gue aja gak habis bikir 🤔🤔 sama dia, di kantor aja dia berani ngelakuin itu, gimana kalo ajak dia makan malam, ini bisa jadi kesempatan besar buat dia tuk bertindak,
Malvin
💬 sesuai dengan rencana awal kita, sebelum dia bertindak kita duluan bertindak, tapi kita bermain cantik, nanti siang gue mau ngajak makan siang bareng, dan disitulah gue ngomong sama dia kalo gue mau dinner sama dia.
Nino
💬 ok bos, lo gak boleh minum atau makan yang ada di sana gue takut makan bos di kasih sesuatu, pura-pura apa kek, agar bos gak makan makanan tu.
Ivan
💬 Iy bos, semoga dia gak macem-macen tar.
Malvin
💬 ok, gue akan waspada, kembali ke aktivitas kita lagi.
__ADS_1
Gagas
💬 ok bos.
Ivan
💬 ok bos
Nino
💬 ok bos
Mereka kembali ke aktivitas mereka masing-masing, ruangan malvin selesai di bersihin oleh OB, Vania kembali ke ruangannya.
Waktu makan siang sudah tiba, sesuai rencana Malvin keruangan Vania, mengajaknya. Makan siang di kantin, karena di kantin makan di ambil sendiri jadi Vania tidak bisa memberi sesuatu di makanan atau minumannya.
Malvin" Vania bisa temanin saya makan siang, saya lagi mau makan sama sahabat saya, tapi mereka sibuk dengan urusan merema sendiri,
(pura-pura sedih) bisa temani saya.
Vania" (kaget) bisa pak, dengan senang hati saya mau menemani bapak makan siang (senyun sumringah) ayo pak, nanti habis waktu makan siangnya. (gila-gila ini, sepertinya bos sudah tertarik sama gue, bukti nya dia ngajak gue makan siang bareng, semua karyawan wanita bisa iri sama gue, hahaha. guman dalam hati)
Vania" ja..jadi pak, ayo pak kita jalan. (kata Vania gugup bangun dari lamunnya)
Malvin" tapi kita makan di kantin kantor aja gak masalah kan Van (maksaiin untuk senyum)
Vania" gak apa-apa pak, dimana aja asal sama bapak, ups (menutup mulutnya)
Malvin" (pura-pura terkejut mendengar ucapan Vania) maksud kamu apa, coba jelaskan
Vania" (grogi dan gugup) Gak ada apa-apa pak. mungkin bapak salah denger aja. yok pak kita kekantinnya. takut ngantri lama (untung bisa ngeles, bisa gawat kalau pak malvin tau, gue dekatin dia mau nyincar jadi istri nya, dan Atm berjalan gue. gue gak bisa jalanin rencana gue tuk bisa jadi istrinya, gue harus buat dia takluk sama gue dulu baru gue lancarin rencana gue.. hehehe (senyum) tunggu tanggal mainnya. kata hatinya)
Sampai di kantin, banyak pasang mata melihat kedekatan mereka, ada yang senang, ada yang iri, dan ada juga yang merendah Vania.
Karyawan 1" Waw berita bagus ni, bos lagi dekat sama sekretaris nya, kalo di lihat-lihat mereka cocok. (ucap nya kagum)
Karyawan 2" bikin iri aja ni mbk Vania, bisa makan bareng sama pak CEO, abang neng mau dong makan bareng abang. (jiwa jomblo meronta)
Karyawan 3" mana mau Pak Malvin makan bareng dia, mungkin dia yang merayu pak Malvin. gue tau dia tu wanita jal*ng, liat aja pakaiannya dasar wanita murahan, gue nyadar diri kalo gue jadi dia. gak kan ngerar sesuatu yang gak bisa dicapai, walau cowo gue cuma karyawan biasa tapi dia bisa bimbing gue ke lebih baik. dan satu lagi gue ngak ngejar-ngejar cowok.
Karyawan 4" bener banget yang lo omongin. gue denger-denger tipe Pak Malvin tu cewe solehah, baik, bisa jaga kehormatan wanita. kok bisa pak malvin makan bareng dia. liat dia aja udah kaya jal*ng aja. jangan-jangan pak malvin di pelet sama dia.
__ADS_1
Karyawan 3" bisa jadi. (senyum sinis)
Vania yang duduk tidak jauh dari mereka menahan emosinya, ucapan mereka membuatnya panas dingin, ingin sekali dia hajar mulut mereka, tapi dia tahan, takut ketahuan sifat aslinya yang kejam dan sajis pasa siapa saja yang dia anggap musuh dan saingannya.
Vania" (senyum semanis mungkin agar malvin tidak melihat emosi yang sedang dia tahan) pak ayo makan makanannya.
Malvin" (pura-pura senyum) iya, (ini baru permulaannya Vania. gue sengaja ajak lo makan disini, gue mau liat, bagaimana reaksi karyawan jika kau dekat sama lo. fifty-fifyy suka dan benci sama lo, orang yang suka sama lo tu gak tau aja sifat asli lo yang sebernanya. besok malam waktunya lo gue eksekusi, batinya)
Selesai makan siang, Malvin menyampaikan niatnya untuk mengajak Vania dinner besok malam.
Malvin" Vania ada yang ingin saya sampaikan sama kamu.
Vania" apa pak, sampaikan lah, saya senang hati mendengarkannya. (senyum)
Malvin" du gimana ya ngomongnya, aaah (membuat kesan dirinya sulit ngungkapin kalau dia tertarik padanya dan mau ngajak kencan)
Vania" ngomong aja pak, ada masalah ya.
Malvin" gini Van, saya mau ngajak kamu makan malam, apa kamu bersedia, (menunggu jawaban Vania)
Vania" APAAAAA gak salah dengar saya kan pak. (Vania tidak menduga incarannya mengajak makan malam)
Malvin" sebenarnya saya su....ka kamu. (kata nya terbata-bata) bagaimana Vania apa kamu mau dinner sama saya. (tanya nya ulang pada Vania)
Vania" mau pak mau, saya juga suka sama bapak. (jawabnya malu, dan wajahnya merona mendengar kalau incarannya juga suka padanya) jemput saya di rumah saya ya pak jam 7 malam.
Malvin" baiklah, tunggu saya menjemput mu besok malam (lo udah masuk perangakap gue Vania, gue tau lo bakal buat gue jadi milik lo seutuhnya besok, sebelum itu lo duluan gue buat terjebak permainan lo sendiri. jangan lo kira gue gak tau niat busuk yang lo siapin buat gue, lo salah. (senyum seringai) katanya dalam hati)
Vania" pucuk dicinta ulam pun tiba, waktu yang ditunggu pun datang, jangan salahkan gue bos, gue hanya mau lo jadi milik gue seutuhnya, cara licik pun gue lakukan. lo sendiri memberikan jalan sama gue, kita nikmatin besok malam bos, gue rela ilang yang gue jaga-jaga selama ini sebelum nikah asal yang ngambilnya lo bos. gue cinta lo dan juga semua yang lo miliki hahahaha (tawanya) waktu yang sangat tepat untuk beraksi. guman dalam hati)
Waktu makan siang mereka selesai, mereka kembali ruangan masing-masing. Vania tidak sabar menunggu besok malam, karena dia ingin segera mungkin mendapatkan bos dan dinikahi bosnya.
""""
Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.
Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,
like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...
🤗🤗🤗
__ADS_1