Kebahagianku Ada Padamu

Kebahagianku Ada Padamu
Melihat Kamu Bahagia, Kami Juga Bahagia


__ADS_3

Setelah selesai membahas pernikahan mendadak dan maju dari jadwal yang di tentukan, mereka pulang ke rumah masing. Di kosan Raina di jaga ketat oleh bawahan Malvin secara bergantian, agar hal serupa tidak terulang kembali.


Ke esokan harinya Raina sudah siap mau berangkat kuliah, karena memdapat penjagaan ketat di kosannya, Raina tidak mendapat Paket atau kiriman seperti sebelumnya.


Sambil menunggu Anggun bersiap, Raina menelpon Malvin untuk berterima kasih karena sudah mengirin penjaga di Kosannya, bukan dirinya saja yang merasa aman tapi anak kosan dan pemilik kosan merasakan juga.


📞Raina" assalamualaikum kak,


Malvin" waalaikumsalam wahai calon istriku


📞Raina" (tersipu malu) kak Malvin gombal ah, pagi-pagi udah gombal, belajar dari mana ni ?


Malvin" gak belajar dari siapa-siapa, emang salah ya kalo gombal calon istri sendiri ni, heeem.


📞Raina" gak ada yang salah, tapi aneh aja


Malvin" apa yang anehnya, oh aku tau ni, karena gak tau aja calon suami mu ini rajanya gombal tapi untuk yang orang yang aku sayangi.


📞Raina" iya pa, gak yakin ni


Malvin" oh remehin aku ni ceritanya. Tar aku buktiin kalo kalo kamu udah resmi jadi istri dari Malvin Malhendra


📞Raina" (menantang) kenapa nunggu aku udah resmi jadi istri kamu, kenapa gak sekarang aja ni, aku mau dengar Raja Gombal gombalin calon istrinya


Malvin" walau hari ini cerah,


📞Raina" iya hari ini cerah


Malvin" tetapi tanpah kamu disisiku sama saja berselimutkan awan gelap di hatiku


📞Raina" bisa aja kamu, kak (tersipu malu)


Malvin" cie cie yang lagi tersipu malu ni, mau denger lagi gombalan aku gak


📞Raina" iya ya aku percaya kamu rajanya gombal, pantas bersanding dengan ratunya gombal


Malvin" yakin ni kalo kamu ratunya gombal, kok aku gak yakin ya

__ADS_1


📞Raina" udah kalo gak yakin. Kak pinjem flasgdist dong kak,


Malvin" untuk apa ...?


📞Raina" aku ingin transfer data cinta aku buat kamu


Malvin" waw baru tau aku kalo calon istri aku ini punya banyak bakat ni,


📞Raina" apa aja, coba kakak sebutin satu-satu


Malvin" kalo marah nyamain singa lagi ngamuk, tapi kalo lagi gak marah aduuuh kalo dengar dia ngomong, lembut enak di dengar, hatinya baik banget, peduli sesama, mengajak orang lain berbuat kebaikan, gak tau mau ngomong apa lagi, kamu yang terbaik de


📞Raina" uda ah itu ma kata nya kakak aja, aku tu masih banyak kekurangan kak, gak ada yang sempurna kecuali Allah sang pencipta. Ingat itu kak


Malvin" iya kakak tau, kita gak aa yang sempurna, tapi bagi kakak kamu itu udah sempurna untuk kakak. Love you, dear My love.


📞Raina" Love too


Saking asiknya telponan Raina lupa waktu, membuat anggun kesal. Karena mereka hampir telat, di jalan anggun mengabaikan Raina, Raina merasa bersalah sudah membuat sahabatnya marah.


Raina" Gun, maafin aku, maaf tadi lupa waktu nelponnya, karena aku tadi tu di gombalin terus sama kak malvin, aku aja lupa niat aku nelpon dia untuk apa..?" Raina membujuk Anggun untuk maafinnya.


Raina" masa aku yang cantik baik hati ini di cuekin si, sedih akunya, (pura pura sedih)


Anggun" (menoleh ke arah Raian) udah gak mempan sama gue, kayak gue gak tau aja Lo, pura pura sedih, gue hapal sama cara Lo bujukin gue" jawab Anggun ketus.


Raina tidak putus akalnya untuk membujuk Anggun agar tidak marah lagi sama dirinya. Dia menggombal temannya dengan gombalannya.


Raina" kamu tu seperti garam dilaut, tak terlihat, namun akan selalu ada untuk selamanya. Sahabat terbaik aku.


Anggun" (lulu) iya gue maafin Lo, tapi jangan di ulangin lagi ya, ya gue tau Lo lagi bahagia, tapi ingat sama waktu dan apa tujuan hari ini, coba aja kalo gue tinggalin Lo, mungkin Lo bakalan di marah sama dosen, karena gue baik hati gak tega liat sahabat gue kena hukuman.


Raina" iya Gun, makasih ya udah ingetin aku, alhamdulillah udah gak ngambek lagi, yuk kita masuk kelas, tapi lari ya karna waktu kita gak banyak lagi.


Anggun" ini semua gara-gara Lo, kita harus lari ke kelas.


Mereka berlari menuju kelas, untung dosen belum ada dikelas mereka terselamatkan dari hukuman. Mereka masih bisa menstabilkan nafas mereka menjadi normal lagi.

__ADS_1


Mereka kuliah dengan lancar hari ini. Hari sudah siang, Raina mengajak anggun makan siang di kantin sebelum di berangkat ke rumah Malvin, karena hari ini Raina sudah janji sama Mama Sofia untuk menemaninya mencari kebaya untuk dia pakai malam nanti. Raina gugup tidak menyangkah malam nanti dia akan berubah status menjadi seorang istri. Anggun melihat sahabatnya sedang gugup karena dia tau karena sebentar lagi status sahabatnya akan berubah.


Anggun" Na, Lo gugup ya, untuk acara nanti malam,..?" Anggun bertanya karena melihat Raina gugup.


Raina" iya Gun, aku gugup banget ni, kalo aku udah jadi istrinya, pasti aku harus siap gak siap untuk ngasih haknya, kan kamu tau hukumnyaa seorang istri jika tidak memberi hak batinnya kepada suaminya, tapi aku belum siap dan sedikit takut" jawab Raina yang takut dosa jika dia tidak memberi hak suaminya nanti setelah merekah sudah menikah.


Anggun" iya gue tau, tapi gue gak tau Na, harus bagaimana..? Kan Lo tau gue belum nikah, jadi belum pengalaman soal yang begituan, tapi menurut gue, gak salahnya Lo ngasih gak suami lo, Lo dapat pahala dan nyenagin suami Lo juga, semangat ya jangan takut lagi, ini juga demi kebaikan Lo" Anggun memberi nasehat dan semangat untuk sahabatnya agar mau Raina memberi hak suami Raina, dan Raina terhindar dari dosa juga menyenangin suaminya jika mereka sudah sah menjadi suami istri nantinya.


Raina" makasih ya Gun, aku bersyukur telah mengenal kalian, kalian selalu ada di saat suka mau duka ku, makasih seribu kali makasih sudah mau menjadi sahabat terbaik dalam hidupku" ucap Raina memeluk Anggun karena terharu dengan nasehat sahabatnya, selalu ada di saat dia butuhkan.


Anggun" tidak ada kata terimakasih untuk persahabat, kita saling beruntung karena menjadi sahabat, Lo kami anggap panutan kami, kakak tertua kami yang selalu memberi kami arahan dan didikan yang baik untuk kami. Kami yang beruntung memiliki sahabat seperti lo, liat Lo bahagia, kami juga bahagia, tetap bahagia ya" jawab Anggun menangis dalam pelukan Raina.


Mereka larut dalam tangisan kebahagian mereka, mereka tersadar dari tangisan saat HP Raina berbunyi.


Anggun" Na, HP Lo bunyi tu, angkat lah mungkin penting." Anggun menyuruh Raina mengankat HPnya.


Raina" iya, bentar ya, aku angkat telpon dulu. (mengangkat Telpon) assalamualaikum Ma


📞Mama Sofia" waalaikumsalam, mbak udah selesai kulianya ..?


Raina" udah Ma, ini lagi makan siang bareng Anggun di kantin, rencananya udah makan ini Raina mau ke rumah Mama.


📞Mama Sofia" oh lagi makan, gak usah kerumah nanti Mama yang jemput kamu di sana, sekalian aja di ajak Anggun, biar dia juga bisa ikut milih kebaya untuk sahabatnya.


Raina" baik Ma, kami tunggu Mama di depan gerbang ya, Ma. Hati-hati di jalannya Ma,


📞Mama Sofia" iya Mbak, assalamualaikum.


Raina" waalaikumsalam.


Anggun" apa katanya Na..?" Tanya Anggun.


Raina" kata Mama dia jemput kita di kampus, dia mintah kamu juga ikut ke butik, agar kamu bisa ikut milih kebaya untuk aku pakai tar malam. Nanti kita nunggu Mama di depan gerbang, sekaligus minta izin sama kak Anton dan juga undang mereka untuk datang di carah nikah aku tar malam. Mau ikukt kan." Jelas Raina.


Anggun" (senyum bahagia) mau banget lah, tar kita VC sama yang lain, biat mereka bisa liat juga,


Anggun bahagia sekali saat Raina bilang dia ikut andil dalam mili kebaya untuk acara pentingnya nanyi malam.

__ADS_1


""""


Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.


__ADS_2