Kebahagianku Ada Padamu

Kebahagianku Ada Padamu
Mendadak Di Sidang


__ADS_3

Raina mendapat kabar yang sangat membahagiakan untuk hubungannya dengan Malvin, sekarang mereka bebas untuk melanjutkan hubungannya lagi.


Kebahagiaan itu tidak luput dari sahabatnya, Anggun. Anggun ikut bahagia jika sahabatnya bahagia, tapi Anggun belum tau apa yang membuat sahabatnya sebahagia itu. Anggun dan yang lain akan mencari keberan dari orangnyavlangsung, mereka mengdakan sidang dadakan di Kf tempat biasa mereka nongkrong, Raina tidak bisa mengelak dari mereka lagi.


Raina hanya bisa pasrah apa yang akan temannya lakukan pada dirinya. Dia harus siap dengan semua pertanyaan yang akan ditanyakan padanya.


Sampai di tempat tujuan, mereka sudah menunggu kedatangan Raina dan Anggun. Raina melihat sahabat-sahabat yang menatapnya dengan beribu pertanyaan di wajah mereka, Raina senyum pada mereka.


Navia" Na, benar apa yang dikatakan oleh Anggun, kamu lagi kasmaran (tanyanya pada Raina, Raina masih diam tidak menjawab)


Agus" Kenapa Lo diam, jawab dong


Raina" Iy.....ya ( jawabnya gugup)


Revin" siapa cowok yang beruntung tu Na


Aini" kasih tau kita-kita dong


Raina" baiklah aku akan kasih tau kalian siapa dia, dan bagaimana kami bisa bersama lagi


Raina menceritakan bagaimana dia bertemu dengan Malvin, dan menyelesaikan semua kesalahpahaman mereka, dan merek sudah bisa tenang karena wanita yang menjadi penghalang hubungan mereka sudah menyerah dan dia juga minta maaf kepada nya lewat Malvin.


Desi" jadi cewe sundel tu ngaku-ngaku aja ceritanya ni, ada ya cewe kayak gitu, kemana urat malunya tu


Alvian" ada, karena dia merasa dia yang pantas bersanding sama cowo tu, itu bukan cinta tapi obsesi (jelasnya)


Anggun" syukurlah hubungan kaliang baik-baik aja, kami ikut senang jika lo bahagia, karena kita keluarga, iya kan

__ADS_1


"Iya" jawab mereka bersamaan


Navia" sekarang kita semua tau, kalo Malvin emang serius sama lo, kita sebagai sahabat lo sangat mendukung hubungan lo, semoga hubungan kalian sampai jenjang yang lebih serius ya Na. Gue sangat bahagia liat lo sekarang bahagia (memeluk raina dalam pelukannya)


Nina" ikutan dong pelukannya, masa Raina doang yang lo peluk Via (cemberut)


Agus" ya elah gambekan segala, lo udah besar Nin, gak cocok ma umur lo (tertawa)


Nina" biarin, suka-suka gue (jawabnya ketus) Raina pengen di peluk juga sama kalian, kita jadi teletabis yuuuuuk (merentangkan tangannya)


Aini" hahahaha Nina Nina, ada-ada aja ulah lo, (Aini geleng2 kepalanya melihat tingkah Nina yang menurutnya lucu) sini kalo mau peluk


Mereka akhirnya berpelukan, tapi sang laki-laki tidak ikut dalam pelukan mereka, karena iri melihat wanita pada pelukan, para laki-laki juga berpelukan. Mereka tertawa melihat diri mereka yang seperti anak kecil pakai pelukan segala.


Tidak terasa mereka sudah menghabiskan waktu mereka dengan canda tawa, cerita yang tidak penting di ceritakan membuat suasana tidak hening. Mereka pulang ke rumah masing-masing.


Di Tempat Malvin


Malvin masih berkutik dengan berkas yang menumpuk di meja kerjanya, ingin rasanya dia membakar berkas itu jika berkas itu semua tidak penting, tapi dia tidak melakukan itu semua.


Malvin" arrrggghhh kenapa berkasnya masih banyak si (teriaknya karena pekerjaannya masih menumpuk di meja kerjanya) kapan bisa selesai berkas ini semua, udah jam pulang ini, (keluhnya)


Di luar pintu Ivan yang ingin menyerahkan yang harus di tanda tangan oleh Malvin, dia mendengar sangat jelas teriakan prustasi atasannya karena berkas masih menumpuk di meja kerjanya, kalau Ivan bisa membantu ingin sekali dia membantu tapi tidak bisa, karena dia juga masih banyak yang harus di urus, semua itu adalah perintah dari atasannya.


Ivan masuk dengan hati-hati takut mendapat amukan dari bosnya karena memberi tambahan pekerjannya untuknya.


Ivan" bos, maaf ini ada berkas yang harus di tanda tangan bos, di butuhkan segera (katanya sambil menyerakan berkas sambil senyum kecut)

__ADS_1


Malvin" letak saja di sana, aku masih mau meneliti berkas ini (jawabnya tampa menoeh ke arah Ivan)


Ivan" tapi bos berkas ini sangat di butuhkan segera (lirihnya pada atasannya)


Malvin" (menghelah nafas) baik, siniin berkasnya, aku periksa dulu sebentar (jawabnya menutup berkas yang tadi dia teliti)


Malvin meriksa berkas agar tidak ada terjadi kesalahan yang bisa membuatnya mengalami kerugian, setelah selesai Malvin langsung menyerah berkas itu kepada Ivan dan menyuruhnya meninggalkan ruangan nya segera agar di bisa menyelesaikan berkas yang dia periksa tadi dan pulang untuk beristirahan sejenak sebelum dia menjemput Raina karena Malvin ingin menbawa Raina bertemu dengan keluarganya malam ini dan memberi kejutan pada Raina, begitu juga untuk keluarganya.


Akhirnya selesai juga berkas yang perlu di periksa dan di tanda tangan olehnya. Malvin segera memberes berkas dan meninggalkan rungannya menuju patkiran.


Tidak membutuhkan waktu lama, Malvin sampai di kediamannya, dia segera menuju kamar, sampai pintu Malvin membuka pintu kamarnya, tidak lupa untu menguncinya kembali, Malvin berjalan ke arah kasur King Size dan mengistirahatkan tubuh dan otaknya dari rutinitasny di kantor.


Merasa istirahatnya cukup Malvin segera bergegas ke kamar mandi untuk membersikan diri dan menjalani kewajibannya sholat magrib berjamah bersama keluarganya di ruang yang di sediakan untuk sholat, mereka semua sudah berkumpul untuk menjalankan sholat berjamah yang imamnya di pimpin oleh ayah Malvin.


Setelah sholat Malvin bergeras ke kamarnya untuk berganti pakaian, 10 menit kemudian Malvin sudah siap dengan pakaiannya, dia terlihat sangat tampan dengan pakaian casualnya kaos hitam dan celana panjang tak lupa jaket, memberi kesan yang sempurna penampilannya.


Malvin" sepertinya semua sudah beres, penampilan ku tidak kalah dengan anak mudah, hehehe untung aku sangat tampan dan keren, jadi gak akan terlihat usiaku udah tua, (menepuk kepalanya karena lupa bahwa usianya masih muda) ups lupa aku, usiaku kan masih terbilang muda 25 tahun 🤭🤭🤣🤣


Malvin keluar dari kamarnya menuruni anak tangga dan berpapasan dengan orang tua dan adiknya, dan berpesan jangan keluar rumah hari ini ada sesuatu yang akan di bawah ke rumah. Mereka semua penasaran dengan apa yang akan dibawah oleh Malvin ke rumahnya, karena penasaran mereka menuruti perintah Malvin.


""""


Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.


Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,


like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...

__ADS_1


🤗🤗🤗


__ADS_2