
Raina masih ketakutan dan gemetaran akibat paket teror yang dikirim oleh Orang tidak dikenal.
Anggun menghubungi sahabat-sahabat dan Malvin untuk datang ke kosannya sekarang karena sulut untuk menceritakan lewat telpon.
Tidak butuh waktu lama Malvin dan yang lain sudah sampai di kosan Raina. Karena melihat di depan kosan Raina dan Anggun ramai, ibu kosan menghampiri mereka dan menanyakan apa yang sedang terjadi saat ini.
Ibu Andin" maaf, kalian ini siapa kenapa berkumpul di depan Kosan Raina dan Anggun. ...? Anggun bisa kamu jelaskan semua ini. Dan kenapa mereka kemari...?" Kata Ibu Andin bertanya kepada Anggun untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi.
Anggun" (menghela nafas) maaf Bu jika udah ganggu kenyaman ibu dan yang lainnya, mereka datang karena gue mintah mereka kemari karena kami mendapat paket dan itu membuat Raina ketakutan dan gue juga bu, karena mereka sahabat dan calon suami Raina" jelasnya yang masih memeluk Raian.
Anggun masih merasakan ketakutan pada diri sahabatnya ikut merakannya, dia sedih melihat Raina baru saja mendapat kebahagiaan, sudah ada ancaman yang datang membuat hidupnya tidak tenang.
Mendengar penjelasan dari Anggun, Malvin marah dengan siapa yang berani mengusik ketenangan calon Istrinya, dan mengirin paket membuat Raina ketakutan.
Malvin" Gun. Bisa kamu jelaskan pada kami bagaimana kejadiannya"
Anggun" baiklah, pagi tadi kami mendapatkan paket itu udah ada ada di depan pintu kosan kami, saat kami periksa gak ada nama pengirim dan penerimanya, karena kami merasa tidak pesan barang lewat online, jadi kami mengabaikannya dan cuma memindahkannya saja dekat bangku samping pintu (menarik nafas) waktu pulang paket itu masih ada disana dan gak pindah dari tempat terakhirnya, karena penasaran gue buka paket itu, saat melihat isinya gue teriak karena kaget dan juga takut, Raina yang duluan masuk ke dalam kosan keluar saat dengat terikan gue, dia penasaran apa yang membuat gue takut dak teriak dia mau nyampirin paket itu, gue senpat cegat karena gue gak dia takut dan gak tenang tar, tapi Raina masi ngeyel juga mau lihat, saat dia lihat isinya dia sangat ketakutan dan gemetaran, karena gue panik jadinya gue hubungi kalian semua kemari" Anggun menjelaskan bagaimana dia dan Raian bisa ketakutan sampai saat ini.
Aini, Dini dan Nina yang baru sampai dan melihat Raina yang dipeluk Anggun, menghampiri mereka, mereka belum tau kejadiannya hanya bisa diam, mungkin saat keadaan tenang mereka menayakan kejadian yang sebenernya.
Anggun melihat tatapan menyelidik sahabatnya ingin mengetahui cerita yang sebenarnya dari dirinya, karena mereka telambat datang, dari itu Anggun mengajak Raina dan sahabat yang perempuan masuk ke dalam kosannya, dia juga pamit ke pada ibu kos.
Anggun" Ai, Din, Nin kita ajak Raina masuk yuk, mungkin dia bisa lebih tenang karena ada kalian disini, bu kami ajak Raina masuk dulu ya bu, kasihan lihatnya, mungkin dia buruh ketengan" kata Anggun mengajak sabahatnya masuk.
Ibu Andin" iya Gun, ajak lah Raina masuk, mungkin dia butuh ketenangan sekarang"
Tapi sebelum mereka masuk, Malvin bertanya kepada Anggun dimana Paket itu sekarang karena ia ingin melihat langsung isi paket itu, mengapa sampai membuat calon istrinya ketakutan separah ini.
__ADS_1
Malvin" tunggu sebentar Gun, dimana kalian letak paket itu, mungkin disana kita bisa mencari petunjuk" Malvin bertanya melhan secara langsung paket itu.
Anggun" gue letak di bawah banggku tempat duduk, karena gue takut jika melihat paket itu membuatnya tambah ketakutan. Tolong kalian buang setelah kalian melihatnya atau bakar saja, itu semua terserah kalian, yang penting jangan sampai barang itu terlihat ileh Raina lagi, mungkin bisa membuat dia ketakutan lagi saat di melihatnya, pahamkan" ucap Anggun kepada mereka.
Mereka mengangguk paham, setelah meberi tau keberadaan paket itu Anggun dan yang lainnya masuk kosannya.
Setelah Raina masuk bersama sahabatnya, Ibu kosan dan calon suami Raina juga sahabatnya membahas bagaimana ini semua terjadi dan sangat menggangu kenyamanan Kosan.
Malvin" No lo ambil tu paket, bawah kesini agar yang lain nya bisa melihat apa isi paket itu, dan Van Lo hubungi orang tua gue. Minta mereka kesini, untuk lo Gas, hubungi ibu panti, minta dia datangi arapat desa di sana, setelah dia udah sampai di tempat kepala desa, minta di hubungi gue segera, pahamkan maksud gue" ucap Malvin dengan tegas.
" paham Boss" jawab mereka serentak.
Malvin" kalo udah paham, cepat lakukan, gue gak mau Calon istri gue dapat ancaman begini lagi kalo gue gak bertindak cepat"
"Ok Boss" ucap mereka langsung bangkit dari tempat mereka masing.
Mereka bertanya-tanya dengan semua ini dan mintah penjelasan dari Malvin.
Nino sudah membawah paket ke hadapan mereka semua, setelah itu Nino langsung bingkar isi dari paket itu. Saat isi paket sudah di bongkar, semua orang yang ada disana sangat terkejut.
Alvian" pantas Anggun melarang Raina melihat isinya, siapa yang melakukan ini semua, sudah kedua kalinya dia mendapat ancaman tapi ini yang paling parah, karena kita tidak mengetahui siapa orang mengirimnya"
Agus" benar Vian, ini lebih menakutkan dari ancaman cewek gila maren. Malvin apa kamu mengenal tulisan ini, mungkin ini kiriman dari cewek yang Lo kecewain, dan setelah mendapat kabar Lo mau menikah" ucap nya bertanya pada Malvin.
Malvin" gue seperti nya agak familiar dengan tulisan ini, tapi dimana gue pernah liat tulisan ini" batin Malvin
Agus" Vin, bagaimana apa Lo kenal sama tulisan ini, kalo lo tau ini bisa permudah kita mengetahui siapa dalang dari ancaman ini" ujur Agus.
__ADS_1
Malvin" gue gak bisa mastiin yang pasti, tapi gue familiar dengan tulisan ini, dimana pernah liat tulisan ini gue gak ingat" Malvin berusaha membuka memorinya untuk mengigat di mana dia pernah melihat tulisan ini,.
Nino" Mana bisa lo ingat satu-satu tulisan orang yang lo kenal, tak usah di paksaain Boss, sekarang yang penting cara kita mencegah dia neror Calon istri Boss kedepannya, dan juga tidak mengganggu kenyamanan disini Boss"
Revin" bener yang Lo katakan Nino, sekarang yang harus kita pikirin cara agar Raina tidak dapat teror ataupun ancaman dari orang yang ingin memisahkan kalian. kami sebagai sahabat Raina gak mau ini terjadi lagi, cukup deritanya karena ancaman Cewek sundel, demi keselamatan kami dia rela menjahui Lo, Vin. Kami tau begitu tersiksanya dia harus menjahui Lo, berusaha melupakan Lo, dia selalu menyalakan dirinya karena merasa merebut Lo dari calon istri Lo, dia pernah sampai berminpi buruk kami semua tewas karena dia masih menemui Lo. Lo liat Raina tadi begitu ketakutan" Revin mengingat betapa hancur dan tetsiksanya Raina harus berkorban perasaannya demi orang yang dia sayangi.
Hati Malvin sakit mendengar bagaimana menderitanya calon istrinya saat Vania mengancamnya dan mengatakannya dia yang sudah merebut calon suaminya. Ingin rasanya dia datang pada Raina memeluknya dan menenangkan Raina di dalam pelukannya, tapi apa dayanya karena mereka belum muhrim.
Malvin frustasi karena dia tidak bisa di sisi Raina saat ini. Nino melihat Bossnya karena melihat calon istrinya ketakutan tapi tidak bisa berada di dekatnya, andai Bossnya sudah menikahi Raina mungkin saat ini Raina bisa dia tenangi langsung.
Di dalam kosan Raina sudah lebih tenang, dan dia tidak ketakutan lagi karena orang yang menyayanginya ada di dekatnya.
Anggun" syukurlah Lo udah lebih tenang sekarang, gue gak tega liat Lo seperti tadi. Jangan takut ada kita semua di dekat Lo, dan calon Suami Lo sangat sedih melihat lo seperti tadi" Anggun bersyukur Raina bisa lebih tenang.
Aini" iya na, Lo gak usah takut lagi kita selalu ada buat Lo, dan sekarang Lo sudah memiliki dia, sebentar lagi Lo dan dia akan menikah, dia bisa menjaga Lo"
Raina" alhamdulillah kalian ada disini, dan Kamu, Gun. Aku gak tau bagaimana tadi jika kamu tidak ada, aku sangat takut, fo-to ku di lumuri darah, dan aku gak tau kenapa ini harus aku alami lagi, ancaman dan ancaman untuk menjahui dia, salah aku apa jika aku yang Kak malvin pilih jadi calon istrinya" air matanya jatuh tidak bisa dia tahan lagi.
Sabahatnya ikut menangis melihat Raina begitu tersiksa harus mengalami ancaman untuk kedua kalinya.
""""
Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.
Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,
like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...
__ADS_1
🤗🤗🤗