Kebahagianku Ada Padamu

Kebahagianku Ada Padamu
MOS Hari Ketiga Part 3


__ADS_3

Sekarang gilaran Agus yang maju dan membaca hasil karyanya. Dia maju dengan senyum manisnya.


Agus" jum'at pagi beli fasta gigi, siangnya beli kaca mata, hai kamu selamat pagi, iya kamu, yang aku cinta.


Aini" cie cie tuk capa pantunnya gus,


Agus" makan soto disurabaya, kalo jomblo boleh kenalan, (matanya terpokus pada Raina) beli buku isinya tebal, habis itu beli paku, ini serius bukan gombal, mau gak jadi pacar aku, mau ya, mau ya, please-plaese mau ya (rayuan gombalnya untuk Raina)


semua menyeroki Agus yang gombalain Raina, yang punya nama malu dan menunduk kepala.


Navia" cie cie, ada yang nembak loh pakai pantun lagi. gimana Na, (goda Navia yang membuat Raina tambah malu)


Raina" iiih Via, udah dong jangan buat aku tambah malu (katanya sambil nutupin mukanya pakai telapak tangannya)


Kak Hana" cie cie Raina, (tetsenyum) sekarang siapa lagi yang maju (mengocok aqua) nah nama siapa kali ini, (mengambil kertas yang jatuh dan membuka) Aini,


Aini" (maju dengan sedidik gugup) kak kalo aku gak baca apa hukumannya.


kaqk Arif" hukumannya kamu harus nyanyi di depan kami semua, sekarang kamu pilih mau baca atau nyanyi (memberi pilihan)


Aini" (berpikir apa aku harus baca atau nyanyi, baca aja deh, suara akukan cempreng, tar yang ada di ketawaiin semuanya, siap-siap aja deh ilang muka) baca aja kak,


Kak Hana" ya udah bacalah sekarang,


Aini" iya kak (balasnya) maaf sebelumnya kalo pantun yang aku buat kurang menarik.


Dimana ada semut pasti ada gula


senyummu manis membuat aku terpesona.


abang ganteng narik ojek


sini bang duduk dekat adik cantik


burung merak, burung cendrawasih


cukup sekian, terimakasih.


Kak Arif" bagus juga tu pantun kamu, cuman kependekan, lain kali buat panjang ya Aini, silakan duduk (mempersilaka Aini duduk) yang belum di panggil ada tiga orang lagi. Kita kocok lagi, siap-siap yang belum maju. (diam sejenak) selanjutnya Nina.


Nina" (berjalan kedepan) Siap kak,


Untuk yang Terkasih.


Setiap malam aku selalu memimpikan mu


Dimimpi ku kau lah pangeran ku


Tersenyum manis hanya untukku


Andai kau nyata di hidup


Kenyataan pahit yang aku terima


Kau bersanding dengan sahabatku


Hati siapa yang tak sakit


Melihat kau bahagia bersamanya


Apa dayaku ternyata kau bukan jodohku


Cinta tak pernah salah


Yang salah adalah dimana cinta berlabu,

__ADS_1


Cinta tak harus saling memiliki


dengan melihat orang yang dicintai bahagia


ikut merasakan kebahagiaan,


itu makna cinta yang tulus


udah kak,


Kak Arif" waw seperti nya kelompok ini punya banyak bakat ni, bisa bikin pantun, puisi, cerpen, kalau ada lomba antar sekolah bertemakan ini semua, ada yang bisa jadi perwakitan sekolah kita. semuanya harus mengasa lagi kemampuan kalian (bangga dengan kelompoknya)


Kak Hana" betul Rif, gue aja bangga jadi mentor mereka, banyak bakat mereka, navia bisa nyanyi dan buat cerpen, desi bisa nari, agus sama aini bisa bikin pantun, Nina puisi, nah Revin sama Raina bakat apa yang mereka punya. Sekarang Revin aja yang maju, dan tunjukkan kemampuan kami.


Revin" oke kak, aku mau nyanyi aja kak lagu Ungu judulnya Cinta Dalam Hati


Mungkin ini memang jalan takdirku


Mengagumi tanpa dicintai


Tak mengapa bagiku


Asal kau pun bahagia dalam higup mu


Dalam hidup mu


Telah lama ku pendam perasaan itu


Menunggu hatimu menyambut diriku


Tak mengapa bagi ku


Mencintaimu pun adalah bahagia untukku


Kuingin kau tahu diriku disini menanti dirimu


Meski ku tunggu hingga ujung waktuku


Dan berharap rasa ini


Kan abadi untuk selamanya


Dan izinkan aku memeluk dirimu


Kali ini saja, tuk ucapkan selamat tinggal


Untuk selamanya, dan biarkan rasa ini


Bahagia untuk sekejap saja


Kuingin kau tahu diriku disini menanti dirimu


Meski ku tunggu hingga ujung waktuku


Dan berhapa rasa ini


Kan abadi untuk selamanya


Dan izinkan aku memeluk dirimu


Kali ini saja, tuk ucapkan selamat tinggal


Untuk selamanya, dan biarkan rasa ini


Bahagia untuk sekejab saja.

__ADS_1


Semua orang terpukau dengan suara merdu Revin dan bukan Navia saja yang nyanyi merdu. sekarang giliran Raina yang maju. Dia bingun apa bakat yang dia miliki, raina maju kedepan dengan kebingungan nya.


Raina" (berpikir bakat apa yang aku miliki ya, apa aku bikin puisi dadakan aja ya. sesuai isi hati aja, mungkin bisa, batinyan) puisi tanpa catatan alias puisi dadakan,


Kerinduan sang Cucu


kesunyian malam menemaniku


Tanpa sosok dirimu didekatku


Kerinduan yang mendalam


Mengisi relung hatiku


Andai engkau masih didekatku


Tak kan sedalam ini rinduku padamu


Namun kau jauh dari pandanganku


Menggapai mu sunggu tak mungkin


Kini kau bahagia sisinya


Tak perlu merasakan pahitnya kehidupan


Dan tersiksa melihat nasib hidupku


Nenek, aku cucumu selalu merindumu.


kak Hana" waw Raina, kau sungguh menakjubkan, sangat mudah bagimu merangkai kata-kata menjadi puisi yang memiliki arti yang mendalam. aku mentormu sangat bangga. (takjub dan bangga)


Akhirnya sesi kedua seselasi juga, dan berselang berapa menit bel istirahat berbunyi. Semua pergi keluar kelas menuju kantin, seperti biasa Raina hanya di kelas, semua temen barunya mengurungkan niat mereka, dan bergabung dengan Raina dan Navia.


Raina merasa bersalah kepada temennya, karena dirinya mereka batal ke kantin. akhirnya raina membujuk mereka agar pergi kekantin.


Raina" kenapa kalian gak jadi pergi, pergi aja ke kantin, mungkin kalian juga lapar, gak papa aku makan di kelas aja. (katanya sambil membujuk temannya agar mau kekantin untuk mengisi perut meraka yang lapar)


Aini" gak na, kami disini aja, menemani kamu aja. (lirihnya)


Raina" (memberi solusi) kalo gitu, aku ikut kalian ke kantin, tapi aku gak beli, soatnya bawah bekal dari rumah.


Semua" ok,


Revin" les't go.


mereka makan bersama-sama di kantin, ada canda tawa di selah-selah mereka makan. 30 menit berlalu, acara selanjutnya dimulai.


Sesi ketiga adalah meminta tanda tangan semua anggota Osis, walaupun itu tidak muda, mereka tetap semangat.


Tantangan yang terbesarnya di sini, karena setiap anggota Osis yang akan tanda tangan tidak mau memberi secara cuma-cuma harus ada yang dilakukan oleh peserta MOS sesuai mau mereka, ada yang disuruh nyanyi lagu dandut, pop, berjoget, ekting, lompat-lompat, ada juga lari lapangan.


dengan susah payah mereka dapat kan tanda tangan itu, tidak membuat mereka patah semangat demi menyelesaikan MOS sebaikmungkin, dan ini kegiatan terakhir mereka.


karena hari terakhir MOS tidak ada kegiatan, yang ada penutupan dan penerimaan secara resmi mereka sebagai siswa/siswi di sekolah ini.


""""


Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.


Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,


like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...


🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2