Kebahagianku Ada Padamu

Kebahagianku Ada Padamu
Kembali Bertemu


__ADS_3

4 tahun berlalu dengan cepat, raina sudah lulus SMA, dan sekarang sudah kuliah di salah satu universitas ternama di kotanya. Masuk semester 3 jurusan Manajemen dan bisnis.


Sahabat yang paling dekat Raina yang tak lain Navia melanjutkan study di luar negeri. karena keinginan orang tuanya, mereka harus berpisah, tapi mereka sering melakukan vidio call jika mereka saling merindukan.


Desi mengikuti jejak Navia lanjut sekolah di luar negeri atas kemauannya. yang lainnya satu kampus dengan raina tapi beda Fakultas, cuma Anggun yang satu jurusan sama Raina, anggun dan raina satu kosan, dan satu tempat kerja.


Semenjak Raina kuliah, Raina memakai hijab, tapi dia tetap modis, seperti hijaber jaman NOW. Raina memang tidak satu Fakultas sama temannya yang lain kecuali anggun, mereka tetap suka kumpul bareng, tapi beda yang lain, kumpul bareng mereka dalam bentuk amal, suka menggalang dana untuk anak panti, suka menghibur anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakitnya. karena ada kata best di nama geng mereka BEST FRIENDS FOREVER jadi mereka jarus melakukan yang terbaik dalam hidup mereka, walaupun hal kecil.


karena dosen tidak masuk hari ini, Raina dan Anggun mau langsung ke tempat kerja mereka, di tengah jalan Anggun pamit ke toilet.


Anggun" na, aku ke toilet dulu ya, kamu tunggu di parkiran ya, tar aku nyusul kamu disana (pamit ke toilet)


Raina" iya, cepetan ya, awas lama, aku tinggalin kamu, (ancamnya sambil berjalan meninggalkan Anggun)


Raina berjalan sambil lari dan menabrak orang.


Bruuggg


Raina jonggok mengambil bukunya yang jatuh dan berniat minta maaf, dia mengangkat wajah kearah orang dia tabrak. seketika dia terpana melihat wajah tampan yang ada di depannya.


Raina" ya allah sungguh indah ciptaanmu, membuat jangtungku berdetak kencang, wajahnya seperi wajah yang aku kenal, jangan-jangan dia, eh tar dulu, kalau dia orangnya, kenapa dia gak kenal aku ya, berarti bukan dong, ah sudahlah bikin puyeng aja ni, lebik baik aku cepat-cepat pergi dari sini, gak baik buat aku" guman dalam hati.


Raina tersadar dari lamumannya, ternyata bukan dia saja yang melamun, pria di depannya juga melamun. Raina membuyarkan lamunan pria didepannya dan berpamit harus segera pergi dari sini.


Malvin" subhanallah, sungguh manis wanita di depan ku, andai dia wanita yang akan jadi istriku, aku sangat bahagia memjadi suaminya, tapi dia bukan adek penyelamtku, tapi hatiku berdetak kencang saat ini, apa aku jatuh cinta pandangan pertama, jangan ya allah kau hadirkan cinta untuk dia, karena aku sudah berjanji padamu dan diriku sendiri, akan menjadikan penolongku istriku jika dia wanita, ya allah maafkan hambamu ini. batinya


Raina" kak, kak (panggilnya sambil melambaikan tangan di depan pria itu), du gimana ni, cara bangunin dia, tar kalau aku megang dia kan bukan muhrim (kebingungan mencari cari membangunkan dari lamunan) ah aku tau caranya (muncul ide) pakai buka aja deh, maaf kak kalau sakit ya (katanya sebelum memukul pria itu pakai buku)


Bug


Seketika Pria itu merasa sakit, karena pululan Raina cukup keras.

__ADS_1


Pria itu" Awwww, sakit mbak, mau bunuh saya ya (katanya sambil menahan sakit)


Raina" Maaf kak, bukan gitu, aku gak da niat tuk bunuh kakak, karna kakak tadi melamun aku mau banginin kakak dari lamunan kakak tapi kitakan bukan muhrim jadi aku bingung mau bangunin kakak, dari tadi aku lambai-lambai tangan kakak gak ngerespon, maaf aku bangunin kakak makai ini (katanya takut sambil menunjukkan buku kepada pria di depannya) maaf ya kak (merasa bersalah).


Pria itu" (masih kesal) ya deh kali ini saya maafin kamu, tapi gak tuk lain kali, (katanya mengancam) lain kali hati-hati jalannya, gak usah lari. (menberi nasehat)


Raina" iya kk, makasih udah mau maafin aku, kak aku pamit mau ke tempat kerja aku, (katany pamit) bukan gak mau tanggung jawab, tapi aku harus pergi sekarang, assalamualaikum.


Raina pergi dengan berlali karena Anggun suda sms bahwa dia sudah di parkiran.


Pria itu menatap punggung Raina yang sudah menjauh dari pandangannya, dia tersenyum mengingat Wajah Raina yang ketakutan saat dibilang mau membunuh, wajahnya terlihat pucat.


Di parkiran, Anggun kesal kepada dia yang menunggu Raina, hampir 15 dia menunggu raina. tambah kesal dia pada raina, ingin dia cincang-cincang sudah itu dijadikan makanan ikas paus, sakin kesalnya.


Raina akhirnya sampai juga, Raina melihat Anggun yang cemburut kesal nungguin dia.


Raina" maaf, maaf aku udah buat kamu yang nunggu kamu, (merasa bersalah), tadi tu aku nabrak orang, itulah sebabnya aku lama (jelasnya).


Di kantor Malvin


Setelah dari kampus Raina, Malvin langsung ke kanntor. Hari ini dia mengisih acara di kampus Raina. jadi juru bicara, pengusaha sukses di usia muda, dan memberikan motivasi untuk para mahasiswa.


Malvin tidak menyangka hari ini dia ditabrak seorang wanita, sepertinya dia jatuh cinta pada wanita itu, tapi dia tidak bisa bersama.


Sejenak Malvin melupakan sosok penolongnya, yang di otaknya adalah wanita yang baru dia temui hari ini, cantik, dan calon istri idaman.


Malvin" (melamum, mengingat kejadian tadi siang, dia tabrakan sama bidadari sambil tersenyum)


malvin yang melamun tidak mendengar ketokan dari pintu ruangannya. sahabat sekaligus orang kepercayaannya, masuk keruangan dan melihat sahabatnya yang sedari tadi senyum-senyum sendiri.


Nino" Hoi (mengejutkan Malvin) gila lo ya, dari tadi gue ketok pintu gak ada jawaban, pas masuk, liat lo senyum-senyum,

__ADS_1


Malvin" hah, serius lo, dari tadi gue senyum-senyum sendiri. (tanyanya gak yakin)


Nino" woi Vin, kapan gue pernah boong samo lo (kesel), emang apa yang loe lamunin si. penasaran gue, sosok malvin pengusaha muda, senyum-senyum kerjaannya.


Malvin" ah loe ma, mau tau aja urusan gue, kerja2, (jawabnya ketus), ngapain loe kesini, ada hal penting. (tanyanya)


Nino" ah gara-gara liat loe senyum-senyum tadi jagi lupa gue tujuan gue kesini (kesel), gue udah dapat info siapa yang jadi duri dalam selimut di perusahaan loe, semuanya dalam berkas ini (jelasnya sambil memberikan berkas pada Malvin) loe masih utang sama gue.


MalVin" maksud loe apa hah (ketus)


Nino" cerita napo lo sampai senyum-senyum tadi. dah aku mau cabut, biasa mau ketemu cecek cantik. (katanya senyum)


Malvin" oh itu, ya tar gue cerita ma loe, sekarang loe pergi dari kantor gue, tar gue ketularan kayak loe, playboy, gue cuma mau kenal sama satu cewek, dan jadi calon istri gie.


Nino" serah loe lah, kalah gue law ngomong masalah cewe sama lo. pantes lo kenal dingin dan kaku, untuk loe ganteng, ya udah gue cabut, bay.


malvin tidak habis pikir, kenapa sahabatnya suka sama wanita-wanita yang selalu pamer bodinya, pakai baju kurang bahan. untung dirinya tidak suka wanita seperti itu, yang dia cari sosok wanita yang bisa membuat dia lebih dekat pada sang pecipta.


Malvin" untung tipe cewek yang aku suka, cewek muslimah tapi modern.


malvin melanjutkan lagi pekerjaannya.


""""


Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.


Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,


like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...


🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2