Kebahagianku Ada Padamu

Kebahagianku Ada Padamu
Persiapan Lamaran


__ADS_3

Keesokan hari mulai bangun dari tidur mereka mempersiapkan Lamaran yang di adakan malam nanti, persiapan acara berjalan dengan lancar tanpa hambatan karena dapat bantuan dari warga sekitar, mereka sangat antusias setelah mendengar jika Raina akan di lamar oleh pujuannya.


Raina adalah sosok yang baik kepada semua orang, dia tidak segan bantu orang yang sedang membutuhkan pertolongan. Dari itulah warga sangat senang membantu persiapan Lamaran Raina malam nanti.


Mereka ikut bahagia karena sebentar lagi Raina akan memdapatkan kebahagiannya, mereka sudah tau penderitaan yang Raina dan adiknya lalui dari cerita Ibu panti.


Ibu-ibu itu ikut geram kepada kedua orang tua Raina, tega banget mengusir mereka dari rumah, dan lagi tidak pernah peduli kepada mereka dari kecil sampai terakhir Raina tinggal di rumah itu.


Cuba aja Raina anak aku, sungguh bahagia aku memilikinya,


Kalo aku tetangga mereka, aku mau ngurus Raina dan Adiknya.


Itu lah yang ibu-ibu itu pikirkan.


Flashback On


Raina sedang berjalan menuju halte bis, saat mau menyeberang perhatian Raina teralihkan melihat ibu yang sedang terduduk kesakitan karena terjatuh, tanpa peduli dirinya akan telat ke sekolah Raina langsung membawa ibu itu ke Pukesmas untuk mendapat pertolongan pertama, ibu itu sangat berterima kasih atas bantuan Raina.


Ibu Nani" nak makasih ya nak, udah mau bantuin ibu, ibu gak bisa bayangin jika kamu gak nolongin ibu dengan cepat, bisa-bisa anak ibu yang sedang ibu harapkan tidak bisa terlahir karena terlambat di tolong" ujur ibu Nani berterima kasih atas kepedulian Raina.

__ADS_1


Raina" (tersenyum) syukurlah dedek bayinya selamat (sambil ngelis perut ibu yang masi datar), Alhamdulillah ibu dan adek baiknya selamat dan ibu harus jaga dia baik-baik, supaya dia bisa lahir dan menemani ibu di hari tua ibu nanti. Dan menjadi anak yang membanggakan.


Ibu Nani" (terharu) amin nak, jika anak ibu lahir nanti mau kah kamu memberikan namanya nak, dan kamu tinggal di mana" tanya ibu pada Raina.


Raina" aku tinggal di Panti Asuhan Kasih Ibu bu, gak jauh dari halte"


Ibu Nani" oh kamu nak Raina bukan, ibu sering dengar cerita dari tetangga, kalo di panti hasuhan ada anak perumpuan yang baik hati, cantik, dan sangat peduli terhadap sekitarnya, ternyata yang ibu dengar itu benar, kamu anak yang sangat peduli sesama dan sangat cantik" kata ibu memuji Raina.


Raina" ibu bisa aja, bukan nya kita harus peduli saat orang lagi kesusahan, kita tidak tau kedepannya bu. Ina selau ingat pesan nenekjika Ina melihat orang yang lagi membutuhkan pertolongan, tolonglah, kita tidak tau kedepannya, memeng bukan di yang kita tolong yang akan nolong kita nantinya, ingatlah Allah tidak tidur, dia akan mengirin orang yang akan menolong kita nanti. Itu lah bu Ina gak tahan hati ibu, jadi nolong ibu" kata raina mengingat pesan neneknya sebelum meninggal.


Raina" eh jam berapa ini bu" tanya Raina yang panik baru sadar jika hari ini ada uas.


Ibu Nani" jam 7 nak, maaf nak gara-gara bantu ibu nak Raian bisa terlambat masuk sekolah, bisa kena marah gurumu (merasa bersalah) gini nak, kamu ada Hp gak, kalo ada nanti kalo gurumu marah karena nganggap penjelasan mu telat karena nolong ibu cuma alasan aja, telpon ibu agar bisa ibu yang jelasin ke gurumu, na simpan nomor mu di HP ibu" kata ibu Nani menyodorkan HP untuk Raina menyimpan no HP Raina.


Flashback Off


Tidak terasa hari sudah memasuki waktu makan siang, warga dan penghuni panti makan siang bersama dengan hidangan se alah kadarnya. Kebersamaan yang membuat suasana menjadi hangat dan nikmat.


Setelah selesai makan mereka rehat sejenak, berkumpul bercanda ria.

__ADS_1


Ibu Nani" nak, akhirnya kamu juga akan menikah, pasti memiliki keluarga yang bahagia, ibu doain semoga keluarga kamu bahagia selalu, dan memiliki anak-anak yang lucu, cantik kayak kamu, dan ganteng kayak ayah nya nanti. Eh ibu lupa udah lamakan kamu gak main kerumah ibu, dedeknya yang kamu tolong dulu udah gede, sekarang masuk 3 tahun usianya, sayangnya gak ikut, kata ayahnya takut ngerepotin tar" ucap ibu Nani.


Raina" makasih ya bu udah bantu acara Lamaran tar malam, ya gak papa kok bu, nanti malam di ajak ya bu ke acara Raina. Pasti sekarang tambah lucu dan gemesin. Terakhir aku main kerumah ibu dia dia baru bisa merangkak, pasti sekarang udah lincah lari.


Ibu Nani" iya nak, suka banget lari sana kesini, gak mau diam orangnya. Capek ibu dibuatnya, tapi seneng saat dia hadir tengah keluarga ibu, rumah ibu bertambah rame, karena ibu dan suami ibu sudah lama menanti kehadiran anak ibu, 10 tahun kami sunyi tanpa kehadiran anak, dan akhirnya dia hadir tengah-tengah kami, ibu gak bisa banyangkan nak jika kamu gak bantu ibu waktu itu, mungkin dia gak bisa hadir ditengah-tengah kami" kata ibu Nani senduh membayangkan kecelakaan yang hampir kehilangan babynya waktu itu.


Raina" udah bu, jangan di ingat-ingat lagi, sekarang ibu rawat dengat baik, penuh kasih sayang, kehangat seorang ibu" jelas Raina kepada Ibu Nani.


Obrolan mereka berhenti, karena mereka melanjutkan untuk persiapan nanti malam.


Satu persatu teman Raina datang, mereka langsung membantu Raina dan Anggun, walau mereka di persilakan untuk istirahat.


Keluarga Malhendara sudah sampai kampung Raina, mereka menginap di penginapan terdekat desa Raina.


""""


Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.


Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,

__ADS_1


like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...


🤗🤗🤗


__ADS_2