Kebahagianku Ada Padamu

Kebahagianku Ada Padamu
Makan Siang Part 2


__ADS_3

Habis berurusan dengan kedua resepsionis itu, Raina bersama Nino menuju ruangan CEO yang juga ruangan suaminya, mereka mengobrol disepanjang jalan. Banyak yang ditanyakan oleh Raina kepada Nino.


Raina" No, apa benar aku gak pantas menjadi istri mas Malvin cuma karena penampilan muslimah aku .?" Tanya Raina mengeluarkan apa yang ada dipikirannya.


Nino" Bu Boss gak usah dipikirkan apa yang mereka omongkan tadi, yang harus bu Boss tu kenyataannya kalo sekarang Bu Boss sudah menjadi istrinya, Otomtis menjadi nyonya dari Malvin Malhendra. " jawab Nino berusaha menyakinkan Raina agar tidak memikirkan kata-kata yang tak ada gunanya untuk dipikirkan.


Raina" tapi aku gak bisa kalo gak mikirin itu, aku takut kalo aku beneran gak pantas untuk mas Malvin. Gimana dong No." Raina benar-benar terpengaruh dengan ucapan resepsionis tadi yang bernama Tita.


Nino" udah lah bu Boss, bentar lagi kita sampai ruangan suami mu, gue gak tau mau ngomong apa nanti kalo Boss Malvin nanya ini itu kalo bu bos murung gini" gerutunya melihat istri Bossnya murung kepikiran perkataan resepsionis tadi.


Raina" (menghelah nafas) bismillah harus tenang, agar mas Malvin tidak tau masalah tadi aku takut dia tambah banyak pikiran. Kalo dia tau bakalan mecat mereka, kasihan mereka harus di pecat, gimana sama masa depan dan keluarganya jika mereka di pecat cara tidak hormat" Raina masih berbaik hati memikirkan nasib orang yang sudah membuatnya kesal dan juga menghinanya.


Nino" hah, terbuat dari apa hati bu Boss, masih saja memikirkan nasib orang yang sudah membuatnya kesal, baik bener, kalo gue mungkin udah gue suruh suami gue pecat tu cewek kurang ajar, merasa dia lebih baik aja, " guman Nino dalam hati.


Mereka sampai juga di ruangan Malvin yang tidak lain suami Raina dan atasan Nino. Mereka mengetok pintu sebelum masuk agar tidak dibilang tidak tau aturan.


Tok


Tok


Malvin" siapa.? " tanya Malvin dari dalam ruangan.


Nino" Boss ini ada bu Boss bawain makan siang." Jawab Nino.


Malvin" buka aja No, ajak masuk istri gue, gue udah gak sabar mau makan siang bersama,"


Ceklek


Raina" Assalamualaikum mas." Salam Raina masuk ruangan suaminya.


Malvin" waalaikumsalam wahai istriku tercinta" datang menghampiri Raina dan meluk istrinya di depan Nino.


Nino" dasar bucin Lo Boss, ingat ada orang lain disini" celetuk Nino kesal karena bosnya tidak memikirkan perasaannya yang jomblo.


Malvin" dari itu cepat cari bini, gak usah lagi mainin hati anak orang, cari yang halali aja, biar lo tau apa yang gue rasakan sekarang, bahagianya sudah punya istri." Malvin menyombongkan dirinya yang sudah mempunyai istri.


Raina" mas, gak baik gitu, yang adanya kamu semagatin sahabat kamu agar mereka cepat mendapat istri yang baik juga saling mencintai." Ceramahsama suaminya tidak suka suaminya menyombongan diri seperti itu.

__ADS_1


Nino" denger tu Boss apa yang dibilang Bu Boss" sahut Nino.


Malvin" udah sana ganggu aja kemesraan kami." Malvin mengusir Nino yang menggangu saja.


Raina" maaass (tekannya pada suaminya) tunggu No (cegat Raina) panggil Ivan sama Gagas, ajak mereka kesini, kita makan bareng disini aku udah masak banyak untuk kita semua." Raina mintah Nino mengajak Gagas dan Ivan.


Nino" baik bu Boss" senyum kemenangan karena sedah menggagalkan rencana Bossnya berduan dengan istrinya.


Malvin" (mengendus kesal) cepat panggil mereka, gak pakak lama." Usirnya.


Malvin ngambek sama istrinya karena rencana dikacarkan sama istrinya sendiri.


Raina" udah dong mas ngambeknya, gak cocok sama usia mas. Kaan tadi aku udah kasih tau mas kita makan siangnya bukan berdua aja sama mereka juga, apa mas lupa ?" Tanya Raina pada suaminya.


Malvin" hehehe mas lupa sayang. Maaf ya." Jawabnya dan juga minta maaf lupa sama yang dibilang istrinya sebelum berangkat kantor tadi pagi.


Berapa menit kemudian tiga jones datang ke ruangan sahabat sekaligus Boss mereka untuk makan siang.


Gagas" hay bu Boss" sapa Gagas pada nyonya mudanya.


Raina" Gagas bukan hay tapi salam yang benar. Kalo kamu muslim" Tegur Raina pada Gagas agar mengucap salam yang benar.


"Assalamualaikum" salam ivan dan Nino.


Raina" waalaikumsalam, na itu baru enak di dengar, kalo lawan bicara kamu non muslim baru boleh ngomong gitu"


Siang ini mereka dapat ceramah dari istri Bossnya.


Raina" ya udah duduk sini kita makan siang bareng, aku bawaiin banyak makanan cukup untuk kita semua." Menyuruh mereka duduk disofa makan bersama.


Mereka mengangguk mengiyakan ajakan istri bosnya. Mereka senang dibawain makan oleh istri Boss.


Mereka mulai menyantap masakan yang di bawah Raina, ekspresi mereka berubah saat mengetahui rasanya sangat enak tidak kalah dari masakan restoran.


Gagas" enak banget, pintar juga Bu Boss masaknya, gak kalah sama restoran yang biasa kita datangin." Pujinya pada masakan Raina.


Ivan" bener tu enak banget pengen nambah makannya, bisa-bisa kalo makan masakan Bu Bos setiap hari bakalan gemuk gue, enak bener." Sahurnya dengan mulut penuh.

__ADS_1


Malvin" kunya sampai habis dulu Van baru ngomong, apa gak takut keselek .?" Ucap Malvin menegur Ivan.


Nino hanya menjadi pendengar, dia sangat menikmati masakan yang di bawah oleh bu Boss.


Mereka selesai makan dengan nikmat, perut kenyak dan mata ngantuk itu yang mereka rasakan sekarang.


Nino" kenyang (mengelus perut)


Malvin" kalo udah selesai makan buruan pergi dari sini." Usir Malvin sama ketiga sahabatnya.


Ivan" kenapa mata aku ngantuk gini ya, enaknya tidur siang bentar ni, kayaknya masih ada waktu." Celoteh Ivan.


Gagas" iya, yok keruangan kita masing-masing, istirahat sebentar." Ajak Gagas meninggalkan Ruangan Bossnya.


Mereka akhirnya pergi juga dari Ruangan Malvin, lega rasanya tidak ada pengganngu, kini saatnya berduaan sama istrinya.


Malvin bermanjaan dengan istrinya.


Malvin" sayang, sini mas pengen peluk kaamu, kangen kamu, " manjanya sama Istrinya.


Raina senyum melihat sikap manja suaminya yang baru menikahinya tadi malam.


Raina" ulu ulu manjanya suami aku, baru tau kamu manja banget si mas." Gemesnya melihat suaminya manja.


Malvin" salah ya kalo aku manja sama istri aku sendiri," jawabnya ngambek.


Raina" ya gak salah mas, ya lucu aja masa CEO manjanya gak ketolongan sama istrinya, ni apa lagi pakai ngambek segala hahaha" Raina cekikikan melihat tingkah suaminya.


Malvin bahagian melihat Raina bisa tersenyum lepas, hatinya berdebar-debar melihat indah senyum istrinya.


""""


Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.


Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,


like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...

__ADS_1


🤗🤗🤗


__ADS_2