
Akhir-akhir ini merasakan perubahan pada malvin, setiap bertemu yang tidak di sengaja, malvin seperti menghindari nya, dan membuat Raina berpikir dan hati sakit menyesak dadanya.
Raina" kak malvin, (panggilnya) kok kak malvin menjauhiku, apa hanya perasaanku aja ya, kenapa hatiku sakit melihat dia menghindariku, apa dia lagi ada masalah. mungkin.
Anggun" Na, itu bukannya kak malvin, kenapa dia tidak menghampiri loe, apa kalian lagi berantem, cerita ma gue na, gue kan sahabat loe (melihat sahabatnya sedih)
Raina" gak tau gun (sedih) kenapa kak malvin gak denger aku panggil dia, aku rasa kak malvin menghindari aku gun, sakit gun di abaikan kayak gini.
Anggun" udah Na gak usah sedih (menenangkan sahabat nya) mungkin dia gak dengar loe panggil. yuk kita ke KF, yang semangat dong, ingat kan loe selalu bilang ke kita-kita harus semangat, kenapa sekarang loe nya yang lesu ni, apa karna kak malvin ya na.
Raina" batinya kenapa sama aku ya, akhir-akhir ini kurang semangat, apa semua ada sangkutan dengan kehadiran kak Malvin dalam aku ya, apa aku mulai cinta sama dia, ya Allah jika emang dia jodohku, kau kan satukan kami kembali, aku percaya dengan takdir mu ya Allah.
Anggun" lah ni anak, mala bengong, dari tadi gue ngoce sampai mulut gue berbusa, Raina, gue tu ngomong di dengerin, ni di cuekin, (kesal Anggun di tinggal melamun) Rainaaaaa (tetiak kesal Anggun sama sahabat nya)
Raina" Anggun gendang telinga aku bisa pecah, kalo aku budeg gimana, (balas kesal raina karena ulah sahabatnya) masa cantik-cantik budeg, mau kamu punya sahabat budek,
Anggun" loe duluan yang buat gue kesel, mulut gue ngoce sampai berbusa, di tinggal loe ngelamun, stop ya na, cuekin aku, tar aku marah (pura-pura marah memalingkan muka)
Raina" gun, maafin aku ya, jangan marah lagi ya, i'm sorry, nanti aku belikan permen yang banyaaaaak (meminta maaf gaya anak kecil mengedip kan matanya)
Anggun" (tertawa) hahaha, raina loe kira gue anak kecil, dengan loe beliin permen, gak bakalan marah lagi. gue bisa maafin loe, kalo loe mau traktir gua makan.
Raina" ok tar gue traktir loe makan di kantin,
Anggun" janji ya, awas loe ingkar, gue tagi terus.
Raina" iya iya gun aku janji. gun yo kita ke kf,
Anggun" dari tadi gue ngakak loe ke sana. loe nya, ah malas ngomong ma loe (meninggalkan Raina berjalan duluan)
Raina" (mengejar Anggun) udah dong, marahnya, gak cantik lagi nanti, mana mau cowo ngelirik kamu yang udah kriput, cepat tua. (berlari meninggal anggun)
Anggun" raina kok ngomong gitu si, gue ni masih muda, usia gue aja masih 20 tahun. hah hah, gue capek lari (kehabisan tenaga)
Raina" hah hah, aku gak sanggup lari lagi gun, kita jalan aja, tar lagi nyampai.
beberapa menit kemudian mereka sampai di tempat mereka kerja. seperti biasa sebelum memulai kerja, mereka berganti pakaian.
__ADS_1
Di dalan toilet, Lidia sedang merencanakan untuk menjebak raina agar dia di pecat dari pekerjaannya.
Lidia" gue harus naro uang yang gue ambil dari kasir dalam loker raina, sesuia rencana gue pura-pura kaget uangnya ilang, lalu semua loker karyawan di periksa, dan raina di depak dari sini, jadi gua gak ada saingan lagi dapetin kak anton, kak anton milik gue sendiri, siapa yang berani dekatin kak anton bakalan gue singkirin. (tersenyum licik)
Sesuai rencana, Lidia meminta raina menjaga kasir karena dia mau ke toilet. Setelah situasi aman, Lidia meletakkan uang di dalam tas raina. Berjalan ke kasir melayani pengunjung melakukan pembayaran. saat pengunjung sepi lidia melaksanakannya rencananya.
Lidia" ya tuhan ( katanya dengan nada tinggi agas semua yang ada di sana mendengar suaranya) kenama uang nya, tinggal segini, bagaimana mana ini, uang nya ilang. (pura-pura takut)
Keti" ada apa kenapa tetiak lid, gak liat tu masih ada pengunjung, untuk sepi. (katanya kaget)
lidia" (pura-pura nangis) uang nya ilang ket, gimana ini, hiks hiks hiks gue takut sama kak anton.
Keti" APAAAAA (teriaknya) kok bisa ilang si, emang loe tadi kemana aja, sampai loe gak tau uangnya ilang si.
Semua karyawan dan anton mencari asal suara.
Anton" apaan ini semua, apa kaliang tidak malu sama pengunjung hah (marah karena suda membuat keributan)
Anggun" Na, loe tau gak kalo lidia tu lagi mau jebak loe (berbisik)
Raina" (berbisik) dari mana kamu tau si guqn, kalo lidia mau jebak aku, jangan asal nuduh dosa Gun.
Raina" Makasih ya gun, kita ikuti permainanya,
Keti" kak, uang di kasir ilang pak,
Anton" benar itu lid, kenapa ini bisa terjadi hah, loe kerjanya pa aja si, (marah) sampai uang di kasir bisa ilang dari pengawasan loe, jawab lid, punya mulat kan loe (membentak)
Lidia" (ketakutan melihat amukan bosnya) kak aku gak tau, tadi sebelum aku ke toilet, uang itu masih ada, (maspus loe Rain, loe bakalan di pecat, hahaha batinnya)
Anton" emang tadi loe gak nitip kasir sama yang lain gak si (meninggikan suara)
Lidia" tadi aku titip sama raina, kak.
Anton" benar itu raina, kalo Lidia nitip kasir sama kamu sebelum ke toilet,
Lidia" (batinnya sama gue ngomongnya galak banget, eh lagi ngomong sama tu cewe muna lembut banget,)
__ADS_1
Raina" iya kak, tapi aku gak buka laci kasir sama sekali kak, kan aku gak ada hak tuk megang kasir. (jawabnya tenang)
Lidia" boong loe tu cewe muna, mana ada maling mau ngaku, penjara penuh kalo pelaku ngaku.
Keti" kak periksa aja kak loker semua karyawan, kalo terbukti dia yang gambil joblosin aja kak ke penjara.
Aggung" (terbawa emosi) Lid, loe bisa gak loe jaga bacot loe, jangan asal tuduh, emangnya ada bukti apa.
Lidia" udah lah loe tu cuma mau belain sahabat loe, asal loe tau sahanat loe tu pen-cu-ri (katanya menekana kata pencuri)
Raina" (tenang) ok, aku gak nyuri sama sekali, aku tau aku butu uang, tapi gak cari mencuri uang orang lain. karena itu dosa besar, dan dilaknat oleh Allah.
Anton" cukup (berteriak) maaf untuk semua pengunjung di persilakan pergi, dan makanan dan minumannya gratis, maaf karna keributannya mengganggu kenyamanan kalian, kalian bisa berkunjung besok.
Semua pengunjung keluar kf dengan tertip. lalu pintu kf ditutup, tulisan dibuka diganti dengan ditutup. Anton mengajak semua karyawanannya ke arah tempat ganti.
Anton" sekarang, gue akan periksa, loker kalian satu satu di depan mata kalian, takut nanti ada yang bilang gue belah Raina. (membuka loker satu satu, dan pas membuka loker raina dia tidak menemukan uang itu, ada rasa leganya. dan lanjut membuka loker, disaat buka loker lidia terkejut) apa ini lidia (nada tinggi)
Lidia" (hah (terkejut) kok bisa ada di loker gue, siapa yang letaknya di loker gue, gue yakin tadi ada di loker Raina)
Anton" Lidia loe punya mulut, jawab sekarang, kenapa uang itu ada di loker loe,
Keti" gue gak nyangka lid, loe nuduh orang, eh nyatanya loe yang ngambil, loe kejam lid, untuk nutupin kebusukan loe sendiri loe nuduh Raina (kecewa)
Lidia" ket, gue gak salah ket, ini pasti akal-akalan mereka, agar gue sendiri yang terlihat seperti pencuri (memberi penjelasan pada temannya) Anggun ini pasti kerjaan loe kan, loe sama rain pasti sekongkol mau jebak gue. (tidak terima di salahkan)
Anggun" eh lid, ngaca dulu baru mau nuduh orang, jangan karena rencana loe gagal loe ngomong kalau gue sekongkol sama Raina. dia gak kayak loe, ngomong orang muna ternyata diri sendiri muna (menyindir Lidia)
Rina" cukup Lidia, loe membela diri loe sendiri, jangan salahkan Anggun memindahkan uang yang loe taroh di loker Raina, karena kelicikan loe tak selama berjalan lancar, cukup dulu gue diam saat loe jebak katika, saat itu loe ancam gue agar gue gak buka mulut, sekarang gue gak mau kehilangan teman lagi karena loe.
""""
Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.
Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,
like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...
__ADS_1
🤗🤗🤗