
Semenjak Malvin mengetahui kebenaran, jika Raina ada sosok yang menolong saat dia dirinya dirampong, tidak jauh dari tempat Raina bekerja. hatinya sangat bahagia, dia bisa mencintai dan menikahi penyelamatnya, keluarganya pun ikut bahagia.
Kebahagian Malvin terlihat dari wajahnya, selalu tersenyum dan ramah kepada semua pegawainya, sahabatnya heran melihat perubahan, kemarin uring-uringan, sekaran tersenyum bahagia, mereka bertanya-tanya apa penyebab sahabatnya suka berubah-ubah sikap, kecuali Gagas, mereka tidak mengetahui yang terjadi.
Di ruangan malvin sedang sibuk mengerjakan berkas saru persatu. terlalu fokus bekerja dia tidak mengetahui jika ada para sahabatnya diruangnya, karena mereka ingin mencari kebenaran dari sahabatnya atas sikap yang suka berubah-ubah.
Ivan" hay bro (duduk di sofa) ini udah jam makan siang, santai dikit jangan terlalu fokos kerjanya, tar loe sakit bro.
Malvin" ini masih di kantor, dan gue masih bos loe, dah sana gue masih sibuk (usirnya keluar dari ruangannya karena mengganggu)
Nino" santai bro, jangan marah-marah, kami kesini mau ngajak loe makan siang bareng, dan ada yang ingin kami tanyakan sama loe,
(mencairkan suasanya mulai panas)
Ivan" Iya bos, kami ini mau ngajak makan siang, sambil ngobrol gitu, akhir-akhir ini sikap bos suka berubah-ubah, uring-uringan gak jelas, sekarang suka senyum-senyum gak jelas, apa bos lagi jatuh cinta ya bos, biasanya kalo masalah kantor gak sampai gitu amat, cerita dong bos sama kita-kita, apa bos tidak menganggap kita ini sahabat bos lagi, pakai rahasia segala, dan loe Gas, kalo tau sesuatu cerita sama kita juga.
Nino" benar yang di katakan ivan, kalian gak ngangap kita sahabat kalian lagi (kesal dan marah), udah van gak usah maksa mereka kalo gak mau cerita sama kita, dan mulai saat ini juga kita bukan sahabatnya lagi, kita hanya sebatas atasan dan bawahan, karena bawahan tidak diwajibkan ikut campur masalah pribadi kecuali masalah kantor. (kesal karena tak dianggap sebagai orang yang penting bagi mereka karena ada rahasia antara mereka dan bangkit dari tempat duduknya)
Malvin" (terdiam saat mendengarkan kekesalan sahabatnya karena dirinya belum cerita perihal yang akhir-akhir ini dia hadapi) tunggu No, Van, ok gue akan cerita sama kalian, maaf karena gue belum sempat cerita sama loe berdua. tapi setelah kita selesai makan siang.
Gagas" udah dong marah-marah nya, senyum dong, liat muka loe pada gak ganteng lagi, tar gadis-gadis yang diluar sana yang suka ngejer loe pada bakalan lari liat muka loe jelek banget kusam dan ditekuk gitu. hahahaha (tertawa puas mengejek sahabatnya)
Ivan" awas loe Gas, loe bakal gue balas, gue buat loe gak bisa diam lagi, karena gadis di luar saan, (senyum licik merencakan penbalasn untuk sahabatnya)
Mereka makan siang di kf terdekat dari kantor, sesuia janjinya Malvin menceritakan semuanya tanpa ditutupi kepada sahabatnya, karena dia tidak ingin ada kesalah fahan antara mereka. dari dia di rampok, dan disalamatkan Raina, dan dia berjanji anak menikahi penyelamatnya dan jatuh cinta kepada Raina yang sudah dewasa, karena dia belum mengetahui jika orang baru dikenal itu adalah penyelamatnya.
__ADS_1
Ivan" bos kapan itu terjadi bos, kenapa bos gak cerita sama kita, (kata ivan dengan kesal karena selama ini malvin menyembunyikan dari dirinya dan Nino, dan tambah kesalnya Gagas juga tidak cerita pada mereka berdua)
Malvin" 5 tahun lalu, saat gue liburan, pulang dari liburan gue di jegat perampok, tubuh gue habis dipukul mereka karena gue mencoba melawan, (jawabnya sendu mengingat kejadian naas itu)
Nino" maaf (merasa bersalah karena saat itu malvin mengajak liburan, tapi Nino tidak bisa ikut) andai gue ikut loe saat itu, mungkin loe gak sendiri ngehadapi perampok itu.
Malvin" gak usah merasa bersalah gitu No, kita gak tau itu semua bakalan terjadi, semua itu sudah takdir tuhan, coba kalian pikir, kejadian naas tidak menimpa gue mungkin gue gak bakal kenal atau ditolong Sama Raina, gadis periang, baik hati dan cerdik. (senyum mengambang di wajah tampannya jika mengingat pertemuan nya dengan Raina)
Gagas" maksud nya bos cerdik, setau gue non Raina, hijaber cantik, baik dan ceria serta suka bersikap konyol. itu yang selama ini gue tau. (mencari jawaban dari pernyataan bosnya)
Malvin" andai kalian di posisinya, apa yang kalian lakukan disaat melihat orang lagi di kroyok, tapi tidak bisa berbuat apa-apa. (menyuruh sahabtnya membayangkan jika mereka di posisi raina saat itu)
Gagas" kalo gue, cari bala bantuan,
Nino" nyumpet takut ketahuan jika lari.
malvin" (menggeleng-gelengkan kepala mendengar jawaban dari sahabatnya) kalo Raina kayak loe gas, yang ada gue udah jadi mayat baru warga dateng, kalo raina kayak loe van, No, yang ada gue udah jadi mayat sekarang dan gue gak bakalan temu loe pada lagi.
Gagas" terus apa yang raina lakukan bos, kalo gak cari bantun, kabur atau nyumpet. berani banget Raina hadapi perampok sampai bisa ngusir mereka, (penasaran yang dilakukan untuk menolong bosnya)
Ivan & Nino" bener tu bos,
Nino" kan usianya masih beliah, yang ada lari ketakutan liat tu ma.
Malvin" yang dia lakukan (berhenti sejenak ingin melihat wajah-wajah penasaran sahabatnya) membunyikan sirine polisi dari ponsel sambil bersembunyi agar para perampok itu tidak melihatnya, setelah merasa aman baru dia menghampiri gue, dan gak sampai disitu aja, dia juga nolongin gue membersikan luka gue sambil ngoceh dengan gayanya yang nurut gue itu lucu, coba kalian bayangkan aja ini kata (malvin meragan apa di katakan raina padanya dan tidaj ketinggala gaya saat raina bicara) kak, Raina kasih saran untuk jaga², kakak tu siapin air semprotan cabe, kalau dia mendekat kakak seprot aja tu kematanya (meragakan cara menyemprot cairan cabe ke mata) kakak juga harus bisa bele diri (melakukan gerakan silat) Kalau dilihat dari penampilan kakak si, kakak ini orang kaya kan, biasanya si kalau orang kaya selalu ada bodyguard atau pegawal, kan horang kaya ma sultan, dengan menjentik tangan semua beres (meragakan sebagai orang kaya), rakyat biasa takuuut, suka ditindas, dan kalau salah dibenarin, kalau benar disalahin.
__ADS_1
Mereka tertawa bukan kata-kata raina tapi gaya yang Malvin reka adegan atau meniru gaya bicara Raina,
Nino, gagas & ivan" hahahaha (memengan perut mereka yang mules)
Gagas" cocok bos, (menahan tawanya melihat sorot mata pembunuh dari bosnya)
Malvin" (kesal jadi bahan tertawa sahabatnya) puas kalian ketawanya, liat tu kita jadi pusat perhatian ni.
Nino" upz (meletakkan jarinya kemulutnya agar berhenti tertawa) sorry bos, soalnya lucu banget bos (menahan tawanya) gue penasaran sama dia, dari gadis lucu beruba jadis gadis dewasa.
Malvin" loe cari tau sendiri (jawannya ketus dan bangkit meninggalkan kf karena malu) eh tunggu dia tu cinta dan penyelamat gue, awas loe naksir ama dia, camkan itu (katanya penuh penekan dan ancaman)
Nino" (cengengesan) iya deh bos, gak bakal de, kecuali dianya mau ma gue gimana tu bos.
Malvin" (ancaman penuh penekanan) dia calon istri gue dan calon ibu dari anak-anak gue. kalo loe berani gue kirim loe liang lahat.
""""
Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.
Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,
like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...
🤗🤗🤗
__ADS_1