Kebahagianku Ada Padamu

Kebahagianku Ada Padamu
Akad Nikah


__ADS_3

Tante Neni" gak salah pilih ponakanku ya mbk, kalo anakku udah gede, pengen lah satu nenantu seperti menantu mbak ini, menantu idaman, aku udah dengar cerita dari mama kalo dia tu cantik luar dalam, tapi miris hidupnya harus menderita" ujur sedih setelah mendengar cerita dari ibunya, jika Calon istri ponakannya hidupnya sangat menyedikan.


Raina sedih mengingat bagaimana perjuangan dia dan adiknya sampai dia bertemu dengan Ibu panti, tapi dia bersyukur, sekarang dia memiliki sahabat dan keluarga baru, menyayanginya dengan tulus.


Mama Sofia dan Tante Neni, dan Anggun melihat kesedian yang di wajah Raina, mereka tau sekarang Raina pasti ingat masa lalu yang kelam, dari kecil tidak mendapatkan kasih sayang dari sosok ibu dan ayahnya, saat usianya menginjak 7 tahun dia harus membantu neneknya, dan usianya 10 tahun dia harus kerja lebih keras membantu neneknya karena neneknya harus bekerja sambil mengasuh adiknya yang baru beberapa bulan, untung dia terlahir pintar, semenjak keles 3 Raina mendapat beasiswa karena prestasinya.


Mama Sofia memeluk Raina, hatinya pilu melihat kesedian yang terlihat jelas di sorot matanya. Tante Nene juga ikut memeluk Raina, dia tidak sanggup membayangkan jika dia berada di posisi Raina.


Mama Sofia" (masih memeluk Raina) jangan sedih lagi ya Mbak, sekarang ada kami di sisi mbak, gak ada kesedihan yang mbak rasakn lagi, yang akan ada kebahagiaan, saatnya mbak mendapatkan kebagahagiaan melalu kehadiran kami di hidup mbak" ucap Mama Sofia menenangkan Raina.


Tante Neni" iya Mbak, Tante jamin mbak gak akan sedih lagi de, saatnya kebahagiaan mbak sekarang, kan nanti malam mbak mau menikah sama ponakan Tante, tante mau nanya ni, mbak bahagia gak nikah sama ponakan Tante" tanya Tante Neni.


Raina" (senyum) Raina gak bisa mau ngoming apa Tante, yang pasti sangat bahagia, seperti Raina mendapat paket yang luar biasa, mendapatkan cinta dari orang yang aku cintai dan juga keluarganya sangat menerimaku dengan baik, tidak melihat dari kekuranganku dan statusku. Itu berkat yang aku dapatkan dari Allah."


Tante Neni" Allamdulillah kalo kamu bahagia. Udah yuk kita coba baju kebaya yang mbak pakai nanti malam, mbak akan terlihat cantik dan sangat cocok di pakai oleh Mbak." Tante Neni mengajak Raina mencoba beberapa kebaya yang di siapkan.


Di sana sudah ada beberapa model kebaya yang akan raina coba satu persatu. Dari kebaya pertama dan kebaya yang terakhir Raina coba, pilihannya jatuh pada kebaya ke 2.



Kebaya putih dengan selendang panjang, sangat elegan, dan nyaman saat dipakai. Mereka juga suka dengan kebaya pilahan Raina, sangan cocok saat Raina mencobanya.


Waktu terus berjalan, sekarang mereka sedang bersiap-siap, para undangan dari pihak Malvin sudah berkumpul, juga dengan undangan Raina, teman kerjanya, dari kampungnya juga sudah pada hadir. Mereka berbaur dengan tamu-tamu dari keluarga besar Malhendra dan para besannya juga turut hadir.


Raina selesai di dandani, sahabat, adik iparnya, juga ibu ada di kamar menemani Raina, mereka sangat terpesona dengan Raina, Raina tampil cantik dan elegan.


Anggun dan levi mengambil foto Raina dengan hasil poto yang sempurna.




Raina berfoto dengan senyuman dan bergaya sebaik mungkin agar hasil jepretannya sempurna.


Levi" beatiful, mbak cantik banget" puji Levi sama kakak iparnya.


Anggun" sempurna" Satu kata yang diLontarkan Anggun untuk sahabatnya.


Mereka bergantian melihat hasil jepretan Levi dan Anggun. Mereka sangat puas hasilnya sangat sempurna.


Raina tidak bisa menyembunyikan rasa gugupnya, sebentar lagi statusnya akan berubah tinggal hitungan menit.

__ADS_1


Raina" (gugup) berapa lama lagi acaranya di mulai, aku gugup banget ni."


Ibu Panti" sabar Nak, sentar lagi acaranya di mulai, masih gugupnya" tanya Ibu Panti.


Raina" iya bu, Ina masih gugup" jawabny.


Untung orang terdekat menenangkannya agar tidak gugup tapi rasa itu tidak bisa dihilang begitu saja. Saat ini mereka vidio call dengan Navia dan Desi karena mereka tidak bisa pulang di hari bahagia sahabatnya.


Sama halnya dengan Raina yang sedang gugup, Malvin yang berada di kamarnya juga sedang gugup dan takut jika salah dalam mengucapkan ijab kabul nanti.


Malvin berjalan ke arah jendela untuk menangkan kegugupannya. Nino mengabdikan foto Malvin ke HPnya saat Malvin melihan ke arah jendelah



Nino" cakep" satu kata yang Nino lontarkan.


Gagas dan Ivan melihat hasil jepretan Nino terpukau melihat Bossnya.


Ivan" keren" ujurnya.


Malvin" siapa dulu, Malvin Malhendra CEO muda dan incaran pada wanita," ujurnya menyombong dirinya.


Gagas" songon banget Lo Boss, iya kita tau, Cakep, kaya dan CEO pula, gak habis pikir gue, kok bisa ya Non Raina suka sama Boss, apa yang dia pikir kalo tau lakinya narsis banget kayak gini...?" Ucap gagas kesel sama Bossnya.


Gagas" ampus de Boss, gak lagi de ngomongin Boss. Boss masih gugup" tanya Gagas.


Malvin" iya gue gugup banget ni, gue takut banger waktu ijab kabul nya gak lancar."


Ivan" tari napas dalam-dalam lalu buang, sampai 3x Boss, mudah-mudahan bisa mengurangi kegugupan Boss" saran Ivan ke Bossnya.


Nino" emang mau lahiran apa...? ada-ada aja Lo Van,"


Ivan" Lo aja yang gak tau, bukan untuk ahiran aja, saat kita emosi juga bisa, karena gue sering kayak gitu, mujarab."


Gagas" coba aja Boss, kali aja berhasil."


Malvin melakukan apa yang di saran oleh Ivan, alhamdulillah berhasil, sekarang dia sudah lebih tenang dan tidak segugup tadi.


Waktu yang di tunggu-tunggu akhirnya tiba, para undangan semua sudah duduk di tempat yang disediakan, mempelai Pria sudah duduk, penghulu sudah siap melaksanakan akad Nikah.


Sebelum ijab kabul penghulu menanyakan kesiapan dari Malvin.

__ADS_1


Penghulu" Saudara Malvin" panggilnya.


Malvin" saya" Jawabnya.


Penghuu" sudah siap lahir batin"


Malvin" sudah pak"


Penghulu" alhamdulillah kalau saudara Malvin sudah siap."


Malvin mengucapkan basmallah dalam hatinya.


"Bismillahhirrohmannirrohim" Ucap Malvin dalam hati.


Penghulu"Bismillahhirrohmannirrohim, saya nikah dan kawinkan engkau dengan Raina Putri Binti Hendro Putra dengan seperangkat alat sholat dan Seperangkat mas kawin satu set perhiasan mas di bayar tunai.


Malvin" saya terima nikah dan kawinnya Raina Putri binti Hendro Putra dengan seperangkat alat sholat dan mas kawin tersebut di bayar tunai" jawab Malvin denganlantang dan lancar.


Penghulu" bagaimana saksi"


Saksi" sah.


Penghulu" alhamdulillah pernikahannya berjalan lanjar.


Semua orang ikut merasakan kebahagian yang dirasakan olek Malvin, sekarang dia telah sah menjadi suami Raina. Begitu juga dengan Raina sudah sah menjadi istri Malvin.


Raina di persilan keluar untuk mendampingi suaminya dan menanda tangangi berkas-berkas buku nikah.


Raina saat ini sangat tegang, tangannya bergetar menunggu selesainya ijab kabul. Mama Sofia menjemput menantunya untuk keluar karena ijab kabul sudah selesai, sekarang dia bisa bernapas lega, karena Malvin mengucapnya dengan lantan dan lancar.


Raina keluar di dampingi oleh ibu angkatnya dan mertuanya, raut kebahgian terlihat jelas di wajah mereka dan para undangan. Saat ini Raina sudah duduk di samping suaminya, Raina mencuim tangan suaminya, dam Malvin mencium kening istrinya.


Raina sangat bahagia akhirnya mereka sudah sah menjadi suami istri secara agama negara.


""""


Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.


Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,


like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...

__ADS_1




__ADS_2