
Raina sangat bahagia, karena kesalah pahaman mereka sudah tidak ada lagi yang ada sekarang kebahagian.
Di perjalana Malvin bertanya tentang anak-anak di panti, bagimana karekter mereka, agar nanti dia mudah berbaur.
Malvin" Raina, kakak boleh nanya (tanya Malvin pada Raina)
Raina" (menoleh ke arah Malvin) tanya apa kak, insya Allah Raina jawab setau Raina. mang kakak mau nanya apa,
Malvin" karakter dari adik-adik mu tu gimana, biar tar kakak cepat berbaur (ucapnya sambil fokus nyetir)
Raina" oh karakter mereka, Raiden karakternya lebih dingin dan lebih dewasa, Revan karakternya lebih tenang, dan pengertian, Radit karakternya ceria dan suka pamer, merasa dirinya paling ganten aja, (tertawa) Kevin orangnya play boy dan narsis juga, dan terakhir Andri orangnya lebih pendiam dan tertutup, sulit buat dia ketawa, (jelas Raina menceritkan karakter-karakter dari adik-adiknya)
Malvin" Raina, kenapa sama karakter Raiden dan Andri. seharusnya mereka seperti yang lain, sok keren, genit dan playboy itu biasa, karena merasa dia tampan dan banyak yang menyukainya, tapi dingin, dewasa, pemdiam dan tertutup itu seharusnya bukan sikaf anak-anak seusia mereka, apa mereka pernah mengalani sesuatu yang membuat mereka berubah. eh maaf kakak lancang ngomong nya (katanya lancang mengenai masalah adik-adik Raina)
Raina" (senyum) gak masalah, iya kakak, raiden sama Andri memang mengalami suatu kejadian di usia mereka yang masih kecil yang membuat mereka bersikap begitu (terdiam sejenak) Raiden adalah adik kandung aku, dia dari kecil tidak mendapat kasih sayang orang tua kami (raina mencerita kisah hidupnya yang tidak diinginkan oleh kedua orang tuanya, mendapat kasih sayang cuma dari neneknya, semenjak neneknya meninggal hidup mereka tambah susah, dan kedua orang tuanya menjual rumah mereka, setelah itu hilang tanpa jejak, tidak meninggalkan uang sepeser pun) dan kalau raiden di tinggal ibunya di keramaian, semenjak itu dia suka diam dan terturup. (menitikan air mata saat dia menceritakan kisah hidupny dan Andri)
Malvin diam tidak berkata-kata mendengar cerita pilu Raina, dia tidak menyangka begitu beratnya perjalan nya di saat usianya yang masih belia, membuat adiknya menjadi sosok yang dingin dan dewasa kepada orang lain, tapi jika berkumpul sama yang lain dia kembali ceria, karena semenjak dia tinggal di panti Raiden bisa bercanda, bermain dan mendapatkan kasih sayang sosok ibu dari ibu panti.
Malvin berjanji pada dirinya sendiri akan membuat Raina bahagia, dan selalu menggantikan kepedihan yang Raina rasakan dengan kebahagian yang belum pernah dia rasakan. Setelah semua masalahnya dengan Vania selesai, dia akan mempertemukan raina kepada keluarganya dan membicarakan masalah pernikahan nya, agar dia bisa menjaga Raina dari orang yang berbuat jahat kepadanya.
Tidak terasa mereka sampai di panti. sebelum masuk malvin menelpon supirnya untuk membeli makanan dan keperluan sekolah seperti buku, buku gambar, pena, pensil, pensil makan dan lain-lainnya.
📱Tuuuut Tuuuut Tuuuut
Tanto" hallo tuan.
Malvin" mang tanto, tolong ke swalayan terdekat, beli makanan ringan, dan keperluan sekolah untuk anak SD, nanti mampir ke rumah makan, beli nasi bungkus
Tanto" baik den, den nanti antar kemana, dan nasi bungkusnya beli berapa bungkus. (bertanya kepada tuan Mudanya)
Malvin" antar kemana panti Kasih Bunda, tidak jauh dari SMP, oh nasi bungkusnya aku tanya sama Raina dulu. sebentar ya mang (meminta supirnya menunggu sebentar) Raina di panti ada berapa orang, kakak tadi minta mang tanto beli makan untuk makan malam (bertanya pada Raina)
Raina" eh gak usah kakak, ngerepotin kakak aja nanti (menolak) gak perlu bawah apa-apa kak,
Malvin" kok gitu Na, kakak kan niatnya baik, mau ngajak makan malam bareng, napa ditolak, kakak sedih jadinya kalo kamu nolak niat baik kakak (pura-pura sedih)
Raina" (menghelah napas) baik lak kak, terserah sama kakak aja,
Malvin" (berhasil deh bujukin Raina, hehehe (ketawa dalam hati) ok, batinya) na gitu, gak boleh nolak niat baik orang. ada betapa di panti nya.
Raina" (senyum manis) makasih niat baiknya kakak, ada 7 orang kak, yuk masuk.
Malvin" tunggu bentar Na, kakak mau kasih tau sama mang tanto bentar (menjauh dari Raina) mang masih disana kan.
Tanto" Iya den (jawabnya)
Malvin" beli nasi bungkusnya sepuluh aja, sayur sama gulau beli juga untuk mereka besok pagi, cepat ya mang.
__ADS_1
Tanto" baik den,
Malvin menghampiri Raina, dan ngajaknya masuk kedalam.
Malvin" udah Na, ayuk kita kedalam.
Raina" ayo (berjalan duluan) assalamualaikum.
Andri" waalaikumsalam, tunggu sebentar kak (berlari ke arah pintu dan membuka pintu)
Cekrek
Andri" (melamun) siapa kakak ini, apa dia pacar kak raina, kak raina tau gak boleh pacaran dalam ajaran islam. apa dia teman kakak ya. gumannya dalam hati
Raina" dek, kok berdiri di pintu. ada apa heem.
Andri" (berbisik) kak siapa kakak ganteng tu, teman kakak ya,
Raina" (berbisik) iya dek, dek ajak semuanya ke ruang tamu, kakak mau kenalin temen kakak, namanya kak Malvin. kak ayok duduk dulu. (katanya pada Malvin)
Andri" baik kak, aku ke dalam dulu (senyum kepada Malvin)
Malvin" dia siapa Na, (tanya Malvin pada Raina)
Raina" oh dia, Andri kak, tunggu disini, raina ke dalam dulu.
********
Rsina" assalamualaikum bu, adek-adek
Semuanya" waalaikumsalam.
Ibu Panti" nak siapa yang kamu ajak kesini, tadi kata andri kamu nyuru kita semua ke rung tamu. ada apa nak (tanya ibu penasaran dengan cerita andri bahwa raina mengajak laki-laki)
Raina" itu teman raina dari kota bu, dia mampir kesini, tadi ketemu raina di taman dekat SMP bu. yuk bu kita ke sana gak enak lama-lama ninggalin dia sendirian di sana. (ajak Raina ke ruang tamu)
********
Di ruang tamu Malvin sedang nelpon Mang Tanto, menanyakan apa dia sudah membeli semua yang dia perintakan.
📱Tuuuut Tuuuut Tuuuut
Tanto" iya den, mamang lagi di jalan mau kesana. bentar lagi nyampek mamang nya den.
Malvin" (lega) syukurlah kalo gitu.
Raina dan penghuni panti menghampiri Malvin. Malvin yang menyadari kehadiran mereka berdiri, kemudian mencium tangan ibu panti, dan diikuti anak malvin yang mencium tangan Malvin.
__ADS_1
Malvin" (berdiri berjalan ke arah ibu panti dan mencium tangan ibu panti) sore bu, sore semuanya.
Raiden" (mencium tangan Malvin) sore juga kak, aku Raiden. balok es kak. hehehe (menyebutkan dirinya balok es karena sipatnya dingin)
Andri" (mencium tangan Malvin) sore juga kak, nama aku Andri. si kaku kak, (senyum, menyebutkan dirinya kaku karena jangan bicara dan tidak seaktif seperti yang lainnya)
Revan" (mencium tangan Malvin) sore juga kak, aku Revan, si coker, cowo keren.
Kevin" (mencium tangan Malvin) sore kak, aku Kevin, comis, cowok yang manis kak, (senyum)
Radit" (mencium tangan Malvin) sore juga kak, aku Radit, biasa di panggil copan kak cowok tampan,
Malvin" nama kakak Malvin, calon kakak ipar kalian, (senyum ke arah Raina)
Raina" (tersipu malu) kak, kita kan belum resmi.
Ibu panti" nak, maksud nak Malvin apa, apa benar kamu calon istrinya. jelaskan nak,
Malvin" bu nanti aku sama raina jrlaskan semua setelah kita makan malam, sopir aku bentar lagi datang bawah masih bungkus.
Tidak lama Mang Tanto datang, dan mengetok pintu.
tok tok tok
Tanto" assalamualaikum (mengucap salam)
semuanya" waalaikumsalam (membalas salam)
Ibu panti" anak-anak buka pintunya dan bantu supir kak malvin bawah barngnya ke rumah.
anak²" siap bu (jawab mereka bersama-sama)
Cekrek
Tanto" eh kalian mau bantu mamang ya, makasih, yuk kita bawah kedalam.
Anak-anak membantu mang Tanto membawa belanjaannya ke ruang tamu.
""""
Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.
Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,
like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...
🤗🤗🤗
__ADS_1