
Kediaman Malhendra
Saat ini Malvin sudah di rumahnya, dia sedang makan malam bersama keluarganya. Malvin ingin memberi tahu kepada keluarganya atas niat untuk menikahi penyelamatnya.
selesai makan mereka berkumpul di ruang keluarga. malvin mempersiapkan dirinya untuk berbicara pada keluarganya.
Malvin" ma, pa, bisa bicara sebentar, ada yang mau malvin sampaikan pada kalian semuanya.
Mama Sopia" emang apa yang kakak mau bicarakan sama kita (tanya mama)
Malvin" tapi setelah ini, malvin harap Mama dan Papa mau menerima keputusan Malvin dan jangan menjodohkan malvin sama anak sahabat papa, karna malvin gak suka sama anak-anaknya temen papa, mereka tu sifatnya suka berfoya-foya, suka makai pakaian yang seksi dan suka menindas orang lain.
Papa Deri" ok nak, papa janji gak kan lagi jodohin kamu sama anak-anaknya teman Papa. kak, dari mana kakak tau sifat asli anak-anaknya temen Papa (tanya papa penasaran)
Papa Deri" berpikir dalam hati jangan-jangan malvin selama ini mencari tahu sendiri, ya allah aku hanya ingin yang terbaik untuk anakku, tapi nyatanya pilihanku salah. aku bersyukur anakku menyelidiki semua ini.
Malvin" pa, ma, inget gak sama sosok yang nolongin waktu Malvin di rampok. sekarang dia sudah berusia 20 tahun, Malvin pengen meminang dia jadi istri Malvin.
Mama Sofia" APAAAAA (teriak mamanya terkejut), mama gak salah dengar kan kak, apa kakak yakin dia sosok yang ingin kakak jadikan istri kak, (tanya mama mematikan pilihan anaknya)
Malvin" yakin lah ma (penuh keyakinan) kan selama ini Malvin selalu mantau dia, setahun belakang ini malvin kurang tau kabar tentang dia, karena gagas sibuk bantu di perusahaan. jadi gak bisa lagi mantau dia.
Levi" kak, kok kakak mau nikahin dia si kak, kasihan dia cuma dinikahin gara-gara pernah nolongin orang (kata adiknya malvin)
Mama Sofia" iya nak, mama gak mau kamu nikahin dia cuma karena kasihan, dia akan tersiksa hidupnya.
Malvin" iya ma, Malvin tau itu, tapi malvin harus gimana, ma, pa. (bingung) malvin ingin membayar janji malvin pada allah sama diri Malvin sendiri ma. (katanya sedih dan frustasi)
Papa Deri" nak kalau itu kamu harus tepati, kami sudah berjanji atas nama allah. kenapa malvin bisa berjanji sampai begitu nak (tanya papa dan sedih melihat kondiri anaknya yang frustasi pada yang meninpahnya)
Malvin" itu terjadi sebelum malvin pingsan di kroyok sama perampok ma, pa, dek. saat itu malvin hampir putus asa, karena tidak ada orang di tempat kejadian, dan mereka berempat, malvin janji jika ada yang nolongin malvin, jika pria Malvin angkat jadi saudara, tapi jika dia wanita malvin jadikan istri lalu Malvin pinsang dan sadar waktu dia udah ngusir perampok itu ma. (ceritanya sambil mengingatkan kisah piluh saat itu)
Mama Sofia" (memeluk anaknya) apapun keputusannya kami akan selalu mendukung nak, semoga calon istrimu wanita yang baik budi pekertinya, dan soleha. (harapan mama terhadap pilihan anaknya, semua orang tua mau yang terbaik untuk anaknya), iya kan pa, dek.
Papa dan Levi" iya ma/iya ma (jawab mereka bersama)
Malvin bahagia karena kedua orang tuanya mendukung keputusan untuk menikahi sosok penyelamatnya. setelah selesai membicarakan niatannya pada keluarganya, Malvin pergi kekamar untuk istirahat.
__ADS_1
Di dalam kamar malvin berkutik dengan pikirannya, memilih antara gadis yang baru dia temui atau penyelamatnya. Malvin sholat isa untuk menenangkan pikiranya, dalam doanya minta petinjuk sama sang pencipta.
Malvin" Ya Allah mengapa ini harus terjadi pada malvin, malvin bingung harus bagaimana. Ya Allah beri malvin petunjukmu, siapa yang akan Malvin pilih. kalau malvin pilih penyelamat malvin, hati malvin akan patah hati, tpi jika malvin memilih wanita yang baru malvin temui, malvin akan ingkar janji pada mu dan pada diri malvin sendiri. apa yang harus malvin lakukan. (doanya dalam tangisan)
Habis solat malvin mengistirahatkan hati dan pikirannya. agar esok pagi terlihat segar.
Matahari sudah menapakkan dirinya, dia terbangun, malvin melewati solat subuhnya, karena kelelah kerja dan tambah pikirannya lagi kacau. Dia bergegas menuju kamar mandi.
Dia hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk mandi, langsung memakai pakaiannya, dan turun untuk sarapan bersama keluarganya.
Malvin" pagi ma, pa dek, (sapanya sambil duduk di kursinya)
Papa Deri" Pagi nak.
Mama Sofia" Pagi juga kak.
Levi" Pagi juga kak.
Mereka makan dengan tenang, tidak ada pembicaraan setelah sarapan. Malvin pamit ke orang tuanya.
Malvin melaju mobilnya dengan kecepatan sedang, dia masih mematuhi peraturan lalu lintas, dan menghindari terjadinya kecelakaan.
Hanya butuh 30 menit sudah sampai di kampus tematnya menjadi juru bicara, saat malvin berjalan ke tempat acara di langsungkan, dia tidak sengaja bertemu lagi sama wanita yang menbraknya kemarin. malvin ingin menegurnya dan berkenalan.
Malvin" maaf, kamu yang nabrak aku maren ya, (malvin menegur dan bertanya memastikan benar atau salah dia orang menabrak dirinya kemarin).
Raina" (menoleh kearah suara) eh kakak yang marin, iya kak, ini aku kak, maaf ya kak kemarin aku gak sengaja. (katanya lembut dan tersenyum) masih ada yang sakit kak. (tanyanya lagi)
Anggun" Na, tu cowok yang loe tabrak maren Na, (berbisik kepada Raina agar tidak kedengaran orang di bicarakan dan di jawab anggukkan oleh Raina)
Malvin" boleh tau mana kamu siapa, bisa jadi kita berjodoh (candanya)
Raina" hah,(terkejut mendengar kata malvin yang menurut itu hanya main-main) kk jangan main2 sama ucapan kak (kata dengan marah tapi dia tahan)
Malvin" aku serius kalau soal itu, makanya kita kenal dulu, kata orang tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta, (ucapnya tersenyum)
Anggun" betul tu Na, mana tau emang dia jodoh loe yang dikirim allah tuk buat loe hidup bagagia, gue sebagai sahabat loe dukung loe, asal bisa bahagiain loe dan gak buat sedih. kami BEST FRIENDS FOREVER selalu mendukung loe.
__ADS_1
Raina" huus, gak usah ngomong ngawur deh gun, baik lah kak kalau kakak mau kenalan sama aku, nama aku Raina Putri, dan ini sahabat aku Anggun, (kenalan tak berjabat tangan)
Malvin" na gitu dong manis, nama kakak Malvin, salam kenal calon istriku (candanya menggoda Raina)
Raina menundukkan kepala karena malu wajahnya berubah merah seperti tomat. Malvin tersenyum karena lucu melihat tingkah raina yang malu karena candanya.
Malvin melihat jam tangannya, dia harus bergegas ke tempat acara. dan meninggalkan raina dan temannya.
Malvin" manis, kakak tinggal dulu ya, kak mau ke tempat acara penyuluhan karna kakak jadi juru bicara disana. assalamualaikum (pamitnya berlalu meninggalkan mereka)
Raina & Anggun" Wailaikumsalam.
raina masih menap punggun malvin yang sudah mulai tidak terlihat. Anggun mengejeknya, membuat dia tambah malu.
Anggun" Cie cie, ada yang lagi merona ni, di panggil manis, sama calon istri ni yeeee. (anggun menggoda sahabatnya)
Raina" Udah dong Gun, jang bikin aku tambah malu ni, kita gak tau kak apa dia beneran tau gombol doang (katanya malu dan kesal sahabatnya menggodan dirinya)
******
Di tempat lain Malvin lagi mengisi acara tersebut, 30 menit dia bercira tentang tips-tips jadi pengusaha hebat. selesai mengisi acara di kampus Raina, dia langsung pergi ke kantor.
Dalam perjalanan malvin memikirkan apa yang dia bicarakan pada wanita yang dia temui tadi sebelum mengisi acara penyuluhan.
Malvin" gulam dalam hati ya allah mengapa aku lupa akan janjiku kalau aku sedang bersamanya, sekarang aku tau namanya, dan segampang itu aku menggodanya dengan sebutan manis, yang paling parahnya aku manggil dia calon istriku. apa yang membuat aku begitu bahagia jika didekatnya, mengapa kau hadir, di saat aku sudah menetapkan hatiku.
Tidak terasa malvin sampai di kantor nya. Malvin berjalan menuju ruangannya dan melanjutkan kerjanya yang sudah menumpuk di meja kerjanya.
""""
Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.
Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,
like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...
🤗🤗🤗
__ADS_1