
Siang ini raina lalui hari seperti biasa, dia mencoba menata hatinya agar bisa semangat kembali, semenjak dia mendapatkan kenyataan pahit, bahwa orang yang sudah mencuri hati sudah memiliki calon istri dan dirinya mendapat ancaman dari wanita yang mengaku sebagai calon istri Malvin, raina terlihat sering murung, tidak seceria biasanya. tapi dia paksakan untuk tersenyum.
Anton" (memperhatikan raina dari kejahuan) ada apa sama Raina, kenapa dia terlihat murung dan tidak ada semangat, apa lagi ada masalah. Tidak seperti biasanya. gumannya dalam hati.
Anggun sahabatnya juga memperhatikan perubahan pada diri sahabatnya, dia ingin meringan beban yang sedang dihadapi sahabatnya, tapi dia bingun apa yang harus dia lakukan.
Anggun" na, jangan sedih lagi, gue gak bisa liat lo kayak gini, hati gue ikut sakit na, (berpikir apa yang harus dia lakukan untuk menghibur sahabat nya) gue ada ide ni. (berlari menuju ruang ganti) coba dengan dandan ala badut ah, moga raina bisa tersenyum lagi. (memdandani wajah dengan lipstik menyerupai badut)
Selesai anggun mendandani wajah menyerupai badut, dia diam-diam menghampiri Raina yang sedang duduk di kursi, untung hari ini pengunjung tidak seramai hari biasanya.
Anggun" (berjalan pelan-pelan agar Raina tidak menyadiri kehadiran) door (mengageti Raina)
Raina" (kaget dan berbidik ngeri) astagfirullah, (menoleh kebelakan) kamu siapa, badut tidak di perbolekan masuk kesini, nanti di usir paksa sama pak satpam, sebaiknya kamu pergi sekarang (katanya berdiri mengatar ke depan pintu) buruan pergi nanti dari ya.
Anggun" (hah, raina gak tau ini gue, gak pa pa, gue buat dia panik karna gak mau pergi, udah tu baru gue ngomong kalo badut itu gue sahabatnya hahaha (senyum seringai) maaf na gue ngerjain lo, gue cuma mau buat lo ceria lagi kayak dulu.) gak mau, gue mau nya disini, lo gak bisa usir gue dari sini, apa hak lo ngusir gue hah (katanya pura-pura marah)
Raina" (mulai panik) du gimana ni, jangan sampai kak anton tau kalo ada badut masuk kf, bisa kami kena semprot semua ni. (melihat ke arah ruangan Bosnya) ku mohon, pergi dari sini ya, (katanya mohon sambil menggosok kedua telapak tangannya tapi Anggun masih kekeh tidak mau pergi, terpaksa menyeretnya ke luar segera) maat ya aku terpaksa nyeret kamu keluar dari sini.
Anggun" (pura-pura marah) lo kasar banget jadi cewe, gue masih mau disini, gue juga kerja disini (katanya sambil meninggikan suaranya agar orang datang menghampiri mereka)
Raina" (panik karena orang mulai mendatanginya) jangan teriak dong, ni aku kasih uang ya, tapi kamu cepat pergi (sebelum raina memberi uang pemilik kf sudah datang)
Anton" (marah) ada apa apaan ini, raina kenapa badut bisa ada disini,
Raina" ya allah gimana ini, yang aku takutkan sudah terjadi. (memutar badannya ke arah bosnya) maaf kak anton, jangan kasar sama dia, dia juga lagi kerja, nanti aku bujukin dia keluar ya kak, (ucapnya menenangkan Anton agar tidak marah lagi) ayo aku antar kamu keluar, ku mohon (anggun masih kekeh tidak mau keluar)
Raina sudah berusaha membujuk anggun yang dianggapnya badut untuk keluar, kesabaran kak Anton sudah memuncak dan dia mau nyeret Anggun keluar secara paksa tapi di hentikan Raina, dia kasihan melihat orang di seret secara paksa.
Anton" udah cukup, (mau menarik tangan Anggun)
Raina" (kasihan) kak, gak boleh kak, kasihan dia, dia juga gak mau kerja kayak gini, dia juga manusia kak, perlakukan dia dengan baik. (menghalangi Anton mau menyeret anggun)
Anton" (menahan diri) Raina, kamu terlalu baik jadi orang, tapi aku bukan kamu, (memaksakan diri mau menyeret anggun keluar)
Suasana mulai tidak kundusif anggun memberanikan diri untuk berbicara.
Anggun" (ketawa puas sudah ngerjain sahabatnya) hahaha sorry raina, ini gue Anggun sahabat lo, masa iya lo gak kenal gue.
__ADS_1
Raina" (mencoba menenangkan dirinya untuk tidak marah) astagfirullah anggun (mengelus dada karena dikerjain habis-habisan oleh sahabat nya) puas kamu, maksud kamu apa dengan dandan kayak gini gun.
Anggun" hehehe (masih tertawa karena berhasil mengerjain Raina) mau ngagetin lo, eh lo nya gak kenalin gue, lo bilang gue badut, sekalian aja gue kerjain lo.
Raina" angguuuun (teriaknya sambil menangkap karena kesal habis di kerjain, anggun tidak mau di tangkap mala lari) awas kamu kalo aku udah dapat ya, aku kerjain balik kamu (mengejar anggun)
Anggun" tangkap aku kalo kamu bisa (menantang Raina) hahaha.
Anton" (geleng-geleng kepala) ada-ada aja kerjaan mereka, untung sepi, kalo rame bisa gawat ni. (meninggalkan mereka yang masih kejar-kejaran)
pegawai kf 1" (ikut ketawa melihat raina dan anggun kejar-kejaran) hahaha,
Reni" Anggun ini ada aja kerjaannya, dandan kayak badut gue aja gak ngenalin dia, gimana sama yang lain (katanya geleng-geleng kepala melihat tingkah medua temannya dan pergi meninggalkan mereka)
Raina" (lelah dan letih, kejar-kejaran sama anggun) ha ha ha, udah Gun aku gak punya tenaga lagi Gun, (ketawa) hahaha kalu lucu banget gun, sumpah aku gak ngenal kamu, makasih ya gun, kamu udah berusaha membuat aku ketawa lagi.
Raina dan anggun kembali bekerja lagi, tanpa mereka sadari hari sudah menunjukkan pukul 9 malam, sudah waktu mereka untuk pulang, mereka pamit sama kak Anton.
Raina" gun udah jam 9 ni (katanya sambil melihat jam tangannya) yuk kita ganti baju (mengajak sahabatnya untuk mengganti pakaian)
Anggun" ok, yuk.
Raina" permisi kak, kami pamit pulang ya, assalamualaikum. (pamit pulang)
Anggun" assalamualaikum.
Anton" waalaikumsalam.
Jarak dari tempat kerja ke kosan mereka lumayan jauh, karena mereka sudah terbiasa jadi bagi mereka tidak terlalu jauh. Akhirnya mereka sampai kosan, sebelum istirahan, raina melakukan kewajibannya sholat Isa. selesai sholat isa raina menyusul anggun tidur.
Raina akhir-akhir ini sering kali bermimpi,
dalam mimpinya sahabat nya semua dalam bahaya, navia dan Revin sudah menjadi menjadi korban. yang lainnya masih di tangan Vania, mereka menjadi sasaran kemarahan Vania, karena Raina mengabaikan ancamannya.
Raina" (berjalan di jalanan sepi, dia melihat Revin dan Navia sudah terbujur kaku) revin hiks Navia hiks, kenapa sepeti ini, siapa yang melakukan ini ma kalian (menangis) jangaaaaan huuu huuu kalian siksa teman ku lagi cukup.
Vania" ini lah yang terjadi kalau lo mengabaikan ancaman gue. apa lo mau gue lakukan hal sama pada sahabat lo yang satu ini (bertepul tangan menanggalkan orang suruannya, mereka datang membawa Anggun yang sudah di siksa) lo lihat dia, sekarang dia sudah sekarat, tinggal menunggu ajalnya saja, (senyum siringai melihat Raina yang tidak berdaya lagi)
__ADS_1
Raina" jangan mbak, aku gak mau kehilangan mereka lagi, (menangis, hatinya hancur melihat anggun sudah tidak berdaya lagi, tubuhnya sudah penuh darah) jangan mbak. aku mohon. (bersimpuh di kaki Vania memohon agar tidak membunuh Anggun)
Vania" (menenjang Raina) sudah terlambat, cepat bunuh dia (meyuruh membunuh anggun)
Raina" (menahan sakit) tidaaaakkk (teriaknya saat orang membunuh anggun)
Anggun mendengar teriakan Raina terbangun, dan memcoba membangunkan Raina.
Anggun" Na, bangun, na, (menggoyangkan badan Raina agar Raina segera bangun) bangun, (lo mimpi apa na, sampai lo teriak histeris gini, apa lo mimpi buruk. gumannya dalam hati)
Raina" tidaaaakkk (terbangun tapi belum sadar sepenuhnya) maafkan aku, huuu huuu (histeris melihat Anggun sudah terbujur kaku) aku yang salah, kenapa kalian yang harus jadi sasarannya, maafkan aku huuu huuu (masih berada dalam mimpi)
Anggun" ada apa na, kenapa kamu teriak-teriak (menarik raina dalam pelukannya) coba lo tenangkan diri lo.
Raian" astagfirullah, alhamdulillah itu cuma mimpi (menangis dalan pelukan Anggun) aku mimpu buruk banget, aku lihat mbak yang ngancam aku membunuh kamu, Revin dan Navia huuuuu, aku takut.
Anggun" na itu cuma bunga tidur, jangan nangis lagi. yuk kita tidur lagi.
Di kediaman Malhendra
Malvin tidak bisa tidur, hatinya cemas memikirkan raina, jika dia menemuinya orang surahan Vania akan bergerak.
Sebelum pulang dari kantor Malvin dapat laporan dari Gagas dan Ivan, bahwa Vania menyukainya dan akan berbuat nekat pada orang yang dia sayangi, terutama Raina dan sahabat Raina.
Malvin" aku akan ikuti permainan mu Vania, tunggu tanggal mainnya. (senyum seringai)
""""
**Mohon dukungannya, like & kumen, dan votenya.
Stay dirumah, jaga kesehatan, dengan kita stay dirumah mencega perkembangan Covid 19. semoga cepat covid 19 yang ada di negara kita hilang, dan kita bisa kembali seperti dulu lagi, dan kita selalu dalam lindungannya**
""""
Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.
Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,
__ADS_1
like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...
🤗🤗🤗