Kebahagianku Ada Padamu

Kebahagianku Ada Padamu
Merindukan Mu Part 1


__ADS_3

Malvin bangun saat azan subuh, bergegas kekamar mandi untuk membersihkan diri dan melakukan kewajiban nya sholat subuh. Selesai sholat malvin tidak lupa berdoa.


Malvin" ya allah, hanya padamu hamba meminta petunjuk mu, agar hamba bisa dalam menyikapi semua masalah yang sedang hamba hadapi. maafkan hamba jika cara hamba salah, untuk menyelesaikan masalah ini dengan mengungkapkan kesalahan dan kelemahan musuh hamba, agar mereka tidak berani menggunakan keluarga hamba lagi. Aamiiin.


Habis dari sholat malvin bersiap-siap ke kantor. Karena tidak mau dicercah pertanyaan-pertanyaan yang membuat hati semakin gunda gulana, karna tidak tau apa yang akan dia jawab. Dia langsung pamit ke dua orang tuanya.


Malvin" pagi ma, pa kakak berangkat kerja,


Mama" gak sarapan dulu kak, (heren nelihat tingka anak sulungnya, tidak biasa melewatkan sarapan bersama keluarga,)


Malvin" gak ma, tar sarapan di kantor aja ma, malvin pamit ma, pa. assalamualaikum (mencium tangan kedua orang tua secara brrgantian)


Mama & Papa" waalaikumsalam (jawabnya bersamaan)


Dalam perjalanan malvin menghubungi asistennya.


📱tuuuut tuuuut tuuuut


Ivan" hallo


Malvin" dimana sekarang van, apa udah dikantor (menanyakan keberadaan asistennya)


Ivan" masih dirumah bos, barusan udah mandi, ada apa bos, (penasaran tumben bosnya menelpon pagi-pagi)


Malvin" kirain udah di kantor, buruan ke kantor, gue tunggu, ada yang ingin gue bahas masalah cewe sedeng, amit-amin gue samapi nikah sama dia, (meminta sahabatnya secepat mungkin kekantor)


Ivan" bos, maaf sebelumnya, saran gue si kita bahas masalah ini bersama yang lain, Gagas dan Nino, mungkin mereka ada solusi yang baik, agar kita gak salah ngambil keputusan. takut cewe gatel tu, nekat bos. (memberi saran, dan juga memghindari kesalahpahaman antara mereka)


Malvin" ok, kau yang hubungi mereka, gue tunggu di kantor, tapi harus tampil biasa jika ketemu cewe sedeng tu, jangan sampai memcurigakan, ok (ucapnya berhati-hati jangan menimbulkan kecurigaan yang akan membuat rencana mereka diketahui oleh Vania)


Ivan" ok bos, siiiip de, hati-hati nyetirnya.


Malvin" iya iya van, makasih perhatiannya.


Malvin mengakhiri telponnya, dia melaju ke kantor, karena masih pagi banyak karyawan yang belum datang, Malvin merasa lega tidak bertemu dengan cewe sedeng, yang tergila-gila padanya.


Dalam ruangan, malvin mengambil poto raina yang dia simpam di laci mejanya. dan menjakan bicara, melupakan kerinduannya, dan merasa bersalah, karena belum mengklarifikasih masalahnya kepada raina.


Mlavin" (mengambil poto, memandanginya) maaf aku belum bisa menemuimu, aku takut dia mengirin orang untuk memata-matai kamu, itu sangat bahaya untuk mu dan orang terdekatmu, Raina, aku rindu melihat senyum mu, suaramu, dan menggodamu dengan menyebutmu manis, karena senyum mu memang manis. apa kamu juga merindukanku (katanya mengelus wajah raina, tanpa dia sadari air matahnya menetes) maafkan aku yang membuatmu dalam bahaya, aku janji setelah masalah ini selesai, aku akan menepati janjiku mempertemukan mu dengan kedua orang tuaku.


Sedangkan ditempat Raina, raina ingin menenangkan dirinya, pulang kampung, bertemu adik-adiknya dan ibu panti, memang dia sangat merindukan merema, Raina meminta izin kuliah dan cuti kerja selama seminggu, hari ini pamit dan minta izin cuti kepada Bos tempat dia bekerja, karena hari ini tidak ada jadwal.


Raina" gun, antar aku ketemu sama kak anton, aku mau minta cuti seminggu. (ucapnya dengan nada sedih)


Anggun" lah, ini ada apa Na, minta cuti, lo sakit ya (mengecek kening raina yang tidak panas), apa lo.... (katanyanya menggantung)


Raina" (mengerti maksud dari pertenyaan sahabatnya) iya, aku mau menenangkan pikiran dan hati aku, mungkin dengan suasana di kampung aku bisa melupakan kak malvin gun, kamu tau persis perasaanku sama dia, aku udah coba gun, tapi sulit melupain dia, karena dia udah membekas dihatiku (katanya menyekah air matanya)


Anggun" (na, gue doain, semoga lo bisa melupakan nya, dan hati lo gak sakit lagi setiap mengingatnya, lo bisa lepas dari ancaman calon istri kak malvin Na, tapi jika dia emang jodoh lo, gue yakin akan ada jalan untuk kalian bersatu kembali. batinnya) iya, yuk gue antar ketemu kak Anton (menggandeng Raina)

__ADS_1


Ruangan Anton.


Tok Tok Tok


Anton" siapa (tanyanya dari dalam ruangan)


Raina" aku kak, raina, ada yang mau aku omongin sama kak anton. (jawabnya)


Anton" masuk lah, pintu tidak di kunci


Cekrek


Raina" maaf kak, kami ganggu kakak. (katanya dengan lembut dan tersenyum)


Anton" silakan duduk, (mempersilakan duduk) kenapa Raina, ada yang bisa kakak bantu. (bertanya kepada raina)


Raina" maaf kak, raina mau minta ijin cuti,


Anton" ijin cuti untuk apa Raina, apa kamu lagi ada masalah, cerita sama kakak, mungkin kakak bisa bantu kamu, (tanyanya penasaran kenapa raina minta cuti)


Anggun" bukan kak, raina gak ada masalah, ya kan Na (menyenggol lengan raina)


Raina" (mengerti maksud Anggun) iya kak, raina mau jenguk keluarga raina dikampung, aku dengar kabar dari adikku, ibu panti lagi sakit kak (bohongnya pada anton agar tidak curiga karena alasannya tidak benar)


Anton" ooh gitu, iya kakak kasih cuti kamu seminggu, semoga cepat sembuh ibu pantinya,


Raina" (maafkan raina ya allah telah berbohong, dan membawa ibu panti sebagai alasan cutiku. maafkan raina bu, sudah membawa nama ibu. batinya) maksih kak, ijin dan doanya, jika bu panti udah sembuh raina secepatnya pulang kesini dan kerja lagi.


Raina" iya kak. makasih, kami permisi kerja lagi. (bergegas keluar ruangan)


Raina dan Anggun melanjutkan lagi kerjanya.


*****


Di kantor Malvin


Ivan" sorry telat bos,


Malvin" iya gak papa, apa lo tadi ketemu sama tu cewek sedeng, (bertanya kepada ivan, apa dia sempat bertemu dewek gila yang teropsesi padanya)


Ivan" gak bos, untung dia gak lagi di ruangnya, gue aja malas ketemu dia, apa lagi bos. liat dia aja gue jijik, liat gaya pakaiannya, kayak ****** minta di terkam (katanya tidak habis pikir, bisa-bisanya vania berpakaian seperti itu di kantor) bos kenapa bos gak pecat dia, (tanyanya kepada Malvin yang mempertahankan sekretaris seperti Vania)


Malvin" karena kemampuan kerja nya yang bagus, itu lah alasan gue pertahanankan dia kerja disini sebagai sekretaris gue. kalo gak dah lama gue usir dia. gue aja liatnya jijik, jangan sampai mama tau, bisa gawat ni, mama paling gak suka liat wanita berpakaian yang tidak sopan, lo liat sendiri adek gue, mana pernah berpakaian yang kayak gitu, walau makai gaun tapi masih sopan.


Ivan" iya bos.


Mereka lagi asyik ngobrol, dikagetkan dengan kedatangan Nino dan Gagas, karena mereka sudah di berita tahu oleh ivan sebelum berangkat tadi kalau mereka di suruh ke ruangan bos mereka, setelah mereka sampai kantor.


Nino" Woi, asyik banget ngoblornya, sampai kami datang aja gak ngeh, emang lagi ngomong pa si. (tanya nya prnasaran)

__ADS_1


Gagas" iya, bagi-bagi dong kalo cerita nya menarik, (timpal gagas ikut nimbrung)


Malvin" (kesal, karena menurutnya cerita tidak sama sekali menarik) menarik apanya, ini cerita cewek sedeng,


Gagas" ooh cewek yang tergila-gila sama bos ya, amit-amit de gue punya nyonya kayak dia. pengen gue lempar ke laut, jadi makan paus. (ikut emosi)


Nino yang tidak menahu, siapa yang wanita yang sedang mereka bahas, bingung. Karena penasaran dia bertanya kepada mereka bertiga.


Nino" lo pada ngomongin siapa si, gue kok gak nyambung ni.


Malvin, Ivan & Gagas" sorry (kata mereka barengan)


Malvin" maaf belum sempat cerita sama lo. ini masalah cewek gila, dia terobsesi ma gue, dan dia bisa nekat kalo tau gue ada cewek yang gue suka, dia bakalan ngancurin hubungan gue, atau bisa di bilang buat orang yang gue suka memjauhi gue karena ancaman dia. (memberi penjelasan kepada sahabatnya)


Nino" (mengerti langsung ucapan bosnya) kalo gitu Nona raina bisa dalam bahaya dong bos, tunggu dulu, cewek yang kalian maksut itu siapa, apa gue kenal, (melirik sahabatnya satu persatu mencari jawaban dari mata mereka) siapa.....?


Gagas" (berbisik takut jika namanya disebutkan bisa di dengarkan oleh yang punya nama) Vania,


Nino" APAAAAA, (teriaknya tidak percaya apa yang didengarnya) gue gak salah dengerkan Gas,


Ivan & Malvin" gak No (jawabanya sama-sama)


Nino tidak menyangka jika sekretaris bosnya anak berbuat nekat jika ada yang mendekati bosnya,


Mereka melanjutkan membuat rencana untuk membungkam Navia, dan mundur, tidak menggangu hubungan malvin dan Raina, dan mengusirnya dari perusahaan Malhendra.


******


Di tenpat lain, raina bekerja sepeti biasanya. Karena hari ini mereka pulang lebih cepat, raina melakukan pekerjaannya dengan sebaik mungkin.


sesampai raina di kosan, raina langsung mengemas bawaannya, dibantu sahabatnya. agar cepat selesai.


Anggun" lo berangkatnya besok pagikan na, (tanyanya pada sahabatnya yang mengemasi pakaiannya ke dalam koper)


Raina" iya lah gun, kalo sekarang gak ada bus yang berangkat malam, besok kamu gak usah antar aku ke terminal, tar gangu jadwal kuliah kamu izinin aku ya sana dosen, alasannya sama,


Anggun" (membantu mengemasi barang bawaan Raina) iya, pasti aku ijinin lo ke dosen, masalah alasan lo, aman, kalo lo sampai, jangan lupa hubungi gue dan yang lainnya, tar masalah sama yang lain biar gue yang jelasin, yang penting sekarang lo tenangkan dulu hati sama pikiran lo, semoga masalah lo ada jalan keluar yang terbaik untuk lo dan kita semua. (meluk raina) kita sayang sama lo, karena lo yang ngajari kita saling berbagi, mengajak kita ke jalan yang baik, menegur kita kalo brrbuat salah, kesedihan lo kesedihan kita, jadi lo harus ingan lo masih ada kita.


Raina" (membalas pelukan Anggun) iya, aku juga sayang kalian semua. pasti aku ingat kalian, karena kalian keluargaku, karena kalian keluargaku, aku gak sanggup liat kalian dalam bahaya,


Tidak terasa hari sudah menjelang malan, raina dan anggun bergantian mandi dan sholat magrib, selesai mereka solat magrib mereka keluar mencari makan malam.


""""


Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.


Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,


like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...

__ADS_1


🤗🤗🤗


__ADS_2