
Suara azan berkumandan, Raina bangun dengan perasaan bahagia, bisa melihat pemandangan yang indah ciptaan Allah yang ada di depan matanya. Saat mengelus wajah suaminya dia dikagetkan dengan Malvin bangun.
Malvin" sudah puas belem mandangin masnya, mas tau kalo mas ini tanpan." Ucap Malvin tersenyum.
Raina" mas udah bangun, hehe iya mas ganteng, udah ah aku mau kekamar mandi, mau membersihkan diri dah itu mau sholat subuh, mas bersihkan diri di kamar sebelah atau mandi setelah aku udah mandi."
Malvin" mandinya udah kamu aja sayang, mas mau tudur bentar sambil nungguin kamu mandi, bangunin mas ya kalo udah selesai ya"
Raina" baikah mas, aku mandi dulaun, bobok lagi aj, nanti aku bangunin mas" ucapnya berlalu meninggalkan suaminya menuju kamar mandi.
Didalam kamar mandi raina melihat pantulan dirinya, Raina kaget karena banyak tanda yang di berikan oleh suaminya, tapi raut kebahagian ada di wajahnya karena sekarang dia sudah bersatu dengan orang yng dicintainya dalam ikatan pernikahan yang sakral.
Raina" apa ini .?, ya Allah banyak sekali tanda yang di beri mas Malvin, tapi aku bahagia sekarang aku sudah menjadi miliknya seutuhnya. Sekarang mandi nanti habis waktu sholat subuhnya, mas Malvin juga belum mandi." Gumannya.
Tidak butuh waktu lama Raina selesai membersihan dirinya, Raina menggunakan pakaian di kamar mandi. Setelah selesai mandi Raina bangunin suaminya.
Raina" mas bangun nanti keburuh abis lo waktu subuhnya, aku tunggu mas di ruang sholat ya mas." Raina membngunkan suaminya dan bergegas membersihkan dirinya takut waktu sholat suhuh kebeuruh habis.
Malvin" huaam, iya sayang mas mandi, tunggu mas ya sayang" Malvin bangun dan bergegas ke kamar mandi membersihkan diri agar tidak membuat istrinya lama menunggu dan bisa sholat berjemaah.
Selesai mandi Malvin menggunakan pakaian yang sudah di siapkan oleh istrinya, Malvin bahagia karena sekarang ada yang menemaninya tidur, menyiapkan pakaiannya, menjadi imam untuk istrinya.
Hati Raina bahagia mendengar saat Malvin iqomah, suaranya merdu menyejukan hati yang mendengarnya. Mereka sholat subuh berjama'ah. Setelah sholat mereka menbaca al-quran bersama, Raina tambah bahagia mendengar suara merdu suaminya saat membaca Al-quran.
Waktu menunjukkan jam 6 pagi, Raina menyelesaikan bacaan Al-qurannya, setelah selesai menyimpan alat sholat dan al-quran ke tempatnya, Raina bergegas ke dapur untuk menyiapkan sarapan untuk semuanya, tapi di cegat oleh suaminya, karena sudah ada yang menyiapkan semuanya, Raina masih ngotot masih ingin menyiapkan sarapan untuk semuanya. Akhirnya Malvin memberi ijin istrinya untuk menyiapkan sarapan untuk semuanya juga di bantu koki.
Raina" mas aku nyiapin sarapan buat kita dulu ya mas, kalo udah selesai aku kekamar lagi untuk menyiapkan pakaian mas."
__ADS_1
Malvin" gak usah sayang, udah ada yang nyiapin semua, lebih baik kamu temenin mas di sini, mas masih pengen berduaan sama kamu sayang."
Raina" Tapi mas, gak enak mas sama yang lainnya, masa aku bangunnya kesingan, boleh ya mas aku nyiapin sarapan untuk semuanya, aku janji akan dibantuin sama koki, kalo mas gak percaya dan takut aku apa-apa mas bisa ngawasin aku masak." Bujuk Malvin pada suaminya agar memberi ijin untuk menyiapkan sarapan.
Malvin" (menghelah nafas) baiklah, tapi harus hati-hati, mas gak mau kamu terluk, kalo kamu terluka mas gak ijinin lagi untuk masak. Inget pesan mas ya, mas nunggu di kamar aja, mas juga mau lihat kerjaan mas, tadi ada email masuk, kamu masaknya yang enak ya mas tunggu sarapan buatan kamu, pasti rasanya pasti enak,"
Raina" pasti dong, mas akan ketagian ingin makan masakanku lagi, dah ya mas aku kebawah dulu, mau masak dulu." Ucap Raina pamit sama suaminya.
Raina keluar dari kamarnya di lantai 2 menuju dapur, di sana sudah ada koki yang tugas masak untuk keluarga Malhendra. Mereka kaget melihat nyonya mudah mereka turung lansung ke dapur untuk menyiapkan sarapan untuk keluarga barunya. Raina ditegur sang koki saat ingin memulai memasak.
Koki" maaf nya, ini tugas kami, nyonya muda tidak usah biar kamibyang menyiapkan sarapannya." Tegur koki pada nyonya mudanya.
Raina" udah gak Papa, mas Malvin udah ngijinin aku masak, kalian bantuin ya nyiapin bahan-bahannya." Balasnya dengan santai melanjutkan masak sarapan untuk semuanya.
Para koki tidak bisa berbuat apa-apa, mereka hanya bisa menuruti perintah dari majikan mereka.
Raina masak sarapan di bantu oleh koki, saat sedang masak untuk sarapan, bibi lewat dari dapur melihat nyonya mudanya sedang masak, karena itu bibi menghampiri nyonya mudanya.
Bibi" nyonya kenapa di dapur, ini tugas mereka, nyonya gak usah repot-repot." Ujur bibi.
Raina" gak repot kok bi, aku udah biasa bi masak untuk ibu dan adik-adik aku di panti". Balas Raina dengan santai.
Bibi" tapi nya, nanti kami di marah sana den Malvin"
Raina" udah gak papa, mas Malvin udah ijinin aku masak bi, dan satu lagi, jangan panggil aku nyonya agak risih dengarnya bi, panggil non atau Raina aja ya bi."
Bibi" gak sopan kami panggil nama aja nya, kalo gitu kami panggil non aja ya, " ujur bibi.
__ADS_1
Koki" iya nya eh non Raina, kami manggil non Raina aja." Sambung Koki.
Raina" itu lebih baik, ya udah yuk bantu aku masak untuk sarapan hati ini, hari ini hari pertama aku menjadi istri, bukan gadis lagi" senyum Raina.
Bibi & Koki" baik non" jawab mereka bersamaan.
Setelah selesai masak Raina meninggalkan dapur, Raina menuju kamar untuk berganti pakaian dan menyiapkan pakaiam kantor untuk suaminya.
Ceklek
Raina" mas " panggil Raina pada Malvin sambil membuka pintu kamar melihat suaminya masik mengurus pekerjannya.
Malvin mendengar namanya di panggil menoleh arah suara, dia tersenyum istrinya sudah ada dikamar.
Malvin" sayang, mas disini, udah masaknya," jawab Malvin.
Raina" (menghampiri suaminya) udah mas, maaf ya mas belum siap-siap, mas tunggu di sini, aku siapin pakaian mas dulu," ujurnya berjalan ke arah lemari.
Malvin bahagia, sekarang ada yang menyiapkan semua keperluan. Kebahagian Malvin bertambah karena dia sudah berhasil mempersunting orang yang sangat dicintainya. Dia bisa berada di sisi orang dicintainya, bisa memeluk, menjaga dan memberinya kebahagian yang belum pernah dia rasakan selama ini.
""""
Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.
Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,
like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...
__ADS_1
🤗🤗🤗