
Setelah Malvin menceritakan semua masa lalu yang kelam di tinggal kekasihnya hanya karena dia tidak memiliki apa-apa. Dengan alasan ingin mengejar karir kekasihnya meninggalkan dia takut hidup menderita jika mereka melanjutkan hubungan mereka.
Cinta mereka sedang di uji saat itu, namun sang kekasih tidak kuat dengan ujian, mengakhiri hubungan mereka.
Sekarang masih ada rahasia yang belum di ceritakan Malvin kepada istrinya, bahwa istrinya yang menolong dirinya waktu dirampong 6 tahun silam.
Bagaimana perasaan istrinya jika dia memberitahu semua awal mereka bertemu dan dipertemukan setelah pertemuan permana mereka 6 tahun silam.
Namun jika dia tidak jujur takut ada yang memamfaatkan cerita ini untuk menghancurkan hubungan mereka, dengan berat hati Malvin harus jujur.
Malvin" sayang, mas mau cerita ni." Ucap Malvin melihat wajah istrinya.
Raina" cerita apa mas.? Kok kayaknya berat banget mau cerita, kalo belum siap jangan dipaksain." Raina melihat suami yang murung dan banyak pikiran.
Malvin" sayang ini cerita tentang kita, awal pertemuan kita yang sudah di takdirkan Allah, (Malvin bangkit dari tempat duduknya menuju lemari, mengambil amplop yang berisi poto istrinya saat dia mulai menyuruh Gagas mengawasi penyelamatnya) Bukalah." Malvin menyuruh istrinya membuka amplopnya.
Malvin melihat reaksi dari istrinya yang bingun, heran, dan juga penasaran bagaimana bisa semua fotonya saat dia depat panti, perpisahan SMP, dan banyak lagi potonya di dalam sana, dan terakhir saat Dia kelas tiga SMA, banyak pertanyaan yang ada di otak kecil istrinya.
Bagaimana dia punya fotoku.?
Apa kami pernah bertemu sebelumnya.?
__ADS_1
Kalo iya kami pernah bertemu, dimana..? Kenapa aku lupa..?
Malvin tau banyak yang ingin istrinya tanya padanya.
Malvin" mas tau banyak yang ingin kamu tanyakan sama mas, mas akan cerita dari awal kita bertemu sampai kita dipertemukan lagi, sampai mas sempat bimbang harus memili." Ucapnya akan menjawab semua yang pertanyaan yang ada di otak istrinya. Tapi ucapannya juga membuat istrinya bingung kenapa membuatnya bimbang memili.
Raina" (bungung) mas belum cerita aja sudah baut aku bertanya-tanya, ini ucapannya mas tambah membuat aku bingung, kenapa mas harus bimbang memili, apa cerita mas ini ada kaitannya dengan foto-fotoku mas.?" Tanya Raina ingin mendengar kebenaran dari suaminya.
Malvin" iya sayang, ada kaitannya. Mas mulai ceritanya."
Malvin menceritakan dari awal mereka bertemu, ditolong dari perampong, dirawat sampai semua lukanya bersih. Dan dia minta sahabatnya mengawasih gerak gerik istrinya, dan juga mengambil foto juga vidio, dan mereka di pertemukan kembali setelah pertemuan pertama mereka, tapi mereka sama-sama tidak ingat satu sama lain, karena semenjak dia dan sahabatnya disibukan kerja yang menunpuk di kantor membuat sahabatnya tidak mengawasi istrinya lagi, karena sama-sama tidak ingat itu awal membuat prustasi karena harus memili siapa yang harus dia pilih, orang yang menyelamatkannya atau gadis yang dia cinta.
Raina" mas, walau kita sama lupa tapi kita tetap bersatu, tapi ini membuat mas bingun, emang apa alasannya mas." Raina belum mengerti apa yang memnuat suaminya bingun untuk memili.
Malvin" sayang, waktu mas belum tau bahwa orang yang mas cintai dan orang yang menolong mas itu orangnya sama, mas frustasi dan membuat mas menjahuimu, itu juga membuat perubahan sikap pada diri mas, walaupun mas tutup dari keluarga mas, akhirnya diketahui oleh keluarga mas, tapi itu membuat papa memintah orangnya mencari tau apa yang membuat mas berubah, dari penyelidikannya baru kami tau orang yang menolong mas dan yang mas cintai itu satu orang, yaitu kamu. Sayang." Ucap Malvin.
Raina" jadi mas udah suka sama aku dari awal kita bertemu, dan kita bertemu lagi tapi sama-sama lupa kalo kita pertama bertemu, tapi apa yang membuat mas sefrustasi itu mas," Raina masih bingun yang membuat suaminya frustasi.
Malvin" saat mas merasa kalo mas putus asa karena tidak ada yang akan menolong mas, mas berjanji pada diri mas juga pada Allah jika ada yang nolong mas dari perampokan itu, kalo dia laki-laki mas angkat dia jadi saudara mas, tapi kalo dia perempuan mas jadikan dia istri mas, itu lah sebabnya mas minta sahabat mas ngawasi kamu, sayang." Malvin menjelaskan apa yang membuatnya jadi bingung untuk memili antara penolongnya atau orang yang dia cintai.
Raina bisa mengerti sekarang, pantas saja suami sampai sefrustasi itu, sangat berat pilihan yang harus dia pilih, janji pada Allah atau orang dia cintainya, alhamdulillahnya orangnya satu, dan orang itu adalah dirinya sendiri. Masih ada yang mengganggu poikiran Raina kenapa suaminya tidak jujur saat dia tau bahwa dia orang yang menolongnya.
__ADS_1
kenapa baru sekarang dia cerita padanya.?
Apa sesulit itu untuk jujur.?
Tapi Raina tidak boleh kecewa, walau terlambat tapi sekarang suaminya sudah terbuka sama dirinya, dia bersyukur takdir yang membawah kebahagian untuk mereka.
Raina" mas, ada rasa kecewa yang aku rasakan, tapi aku gak boleh marah sama kamu, karena baru sekarang kamu jujur sama aku, mas. bayangkan kalo kamu belum jujur tentang ini, mungkin kalo aku yang lihat sendiri, pasti salah paham. Raina berbicara dalam harinya.
Raina" mungkin ini jalan takdir kita mas, kita bersyukur karena kita di pertemukan lagi, sekarang kita sudah di ikat dalam hubungan yang sah di mata Allah, yang harus kita lakukan sekarang menjaga hubungan yang baru kita bina, karena masih baru mungkin ada yang ingin merusak rumah tangga kita. Asal kita saling terbuka, tidak ada yang ditutupi, insya Allah kita bisa menyelesaikannya dan hubungan kita tetap harmonis." Ucapnya dengan senyum pada Suaminy.
Malvin" iya sayang, mas berusaha apapun yang terjadi kita harus saling terbuka, dan saling percaya, itu lah modal dalam membina rumah tangga, kepercayaan dan kejujuran. Besok kita sambung lagi ceritanya, sekarang udah jam 10 malam, waktu untuk kita mengistirahatkan otak dan tubuh kita, agar besok kembali segar lagi." Malvin mengajak istrinya untuk tidur.
Mereka akhiri obrolan malam mereka, jam menunjukkan pukul 10 malam, waktu mereka istirahat. Sekarang Raina tidak bisa tidur jika tidak dalam pelukan suaminya, tempat ternyamannya sekarang, mungkin sebelum menikah dia terbiasa menjadikan guling tempat ternyamannya.
""""
Salam manis 🤗🤗 dari penulis untuk semua pembaca yang sudah mampir.
Semoga di beri kesehatan dan tetap bisa beraktivitas,
like, vote & komen jika terdapat kesalahan dalam penulisan...
__ADS_1