
cup
bagas selalu bisa mengambil kesempatan di setiap keadaan ia menyesap bibir rima untuk menyalurkan rasa yang dimilikinya untuk si pujaan hati. lama mereka terhanyut, sampai bagas menyudahi kegiatan itu rima kembali membenamkan wajahnya di dada tegap bagas.
"mas" panggil rima.
"iya sayang" jawab bagas sambil terus mengecup kepala si gadis.
rima mendongak, kini wajah keduanya hanya berjarak beberapa senti. saling pandang, dimata keduanya tersirat banyak pertanyaan namun mereka memilih diam menikmati pelukan hangat ini.
cup, kembali bagas mengecup si gadis mungil tambatan hatinya. namun kali ini kening rima lah yang menjadi sasaran kecupan itu.
"jangan ngambek lagi ya"
"siapa yang ngambek" rima seolah tersadar dengan posisi mereka sekarang, ia segera mendorong dada bagas dan menjauh.
ini kenapa lagi sekarang rutuk bagas. dengan sedikit bertenaga bagas menarik kembali rima dalam pelukannya.
"ih lepas"
"dengerin saya"
"saya saya" gerutu rima.
"dengerin aku, aku ga ada apa apa sama mita. aku beneran cinta sama kamu, kita pacaran ya?" bagas tampak menahan senyum sambil memasang wajah memelas.
"ga mau"
"ga mau ga mau, tapi tadi dicium kok bales" ledek bagas.
"ish mas bagas"
"iya sayang, yaudah kalau ga mau pacaran"
"eh kok gitu"
"kan kamu tadi bilang ga mau pacaran, yasudah"
__ADS_1
bugh
"auh, KDRT"
"biarin, mas bagas ngeselin udah cium cium aku tapi mau aja di sosor sama cewek lain ........."
cup cup cup
bagas terus mengecup bibir mungil yang bila sudah mengoceh akan sangat berisik sekali.
"ish" mita menggosok bibirnya dengan kesal.
"pelecehan"
"eh, sembarangan. kamu sudah dewasa jadi aku cium aku peluk itu bukan pelecehan ditambah kamu ga nolak malah suka" jelas bagas panjang lebar.
rima mencebikkan bibirnya tapi tak di pungkiri sekarang hatinya berbunga bunga atas pengakuan bagas barusan. tapi masih ada gengsi bila ia dengan mudah menerima ajakan bagas untuk berpacaran.
"kamu kalau bener ga mau kita pacaran yasudah ini akan jadi terakhir kalinya kita berinteraksi sedekat ini. setelah aku keluar dari mobil ini kita hanya rekan kerja tidak lebih, kamu bebas dengan pria lain begitu juga aku" tegas bagas karena kali ini dia membutuhkan jawaban pasti atas perasaanya.
"siapa yang izinin mas untuk keluar?" sungut rima.
"bisa ga sih kamu itu jangan ketus terus, aku pusing. tadi dicium mau giliran diajak pacaran nolak pas aku mau pergi dimarah" lama lama gue perkosa aja apa ni cewek bikin darah tinggi aja batin bagas.
"masuk" perintah rima manja.
"masuk? apanya yang harus aku masukin?" perkataan rima dan jawaban bagas terdengar begitu ambigu membuat siapa saja akan berfikir yang tidak tidak.
rima melotot menandakan ia tak ingin ada lelucon lagi.
"his iya iya, aku masuk" glek bagas menutup pintu mobil kembali.
"sekarang kamu mau apa?" tanya bagas.
"mau mas bagas" jawab rima kembali ambigu.
"ha" bagas tampak sedikit shock dibuatnya.
__ADS_1
"kenapa? tadi tanya aku mau apa. aku mau mas bagas" rima mendekat dan memeluk bagas dengan sangat erat.
"aku mau kita pacaran, tapi mas bagas jangan pernah selingkuh"
"iya sayang" cup bagas kembali mengecup bibir mungil si gadis cerewetnya.
"ih suka banget"
"apa?" tanya bagas jahil.
"ah ga tau" rima kembali menggerutu karena bagas selalu bisa membuatnya kesal.
cup cup cup
"mas sudah ih"
"aku sayang sama kamu"
cup bagas mengecup bibir yang sudah membuatnya candu dan rima membalas ciuman itu dengan sangat lembut. kembali keduanya hanyut dalam gelora asmara saling mengungkapkan besarnya rasa yang sudah tumbuh dalam dada.
.
.
"aku pulang ya?" ucap bagas saat sampai di rumah rima. ia mengantar rima pulang sementara mobilnya masih terparkir di parkiran swalayan. memang cinta membuat orang menjadi bodoh, dengan rela bagas membuang waktunya demi pujaan hati.
"tapi mobilnya di ambil dulu mas" rima mengingatkan.
"iya sayang, aku pamit ya? sampai ketemu hari senin"
rima mengangguk disertai dengan senyuman yang membuat wajah ayunya terlihat semakin ayu.
huft beres satu, mulai besok harus banyak stok sabar karena sepertinya rima akan menjadi sangat rewel setelah ini batin bagas.
"ke swalayan xx ya pak"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1