
..."Namanya Milo. Anjing pintar ini akan selalu berada di sisimu." – Abercio Sanchez...
“Ngh!” lenguh Ciara saat ia meregangkan badannya.
Gadis yang sebentar lagi akan menjadi mahasiswa itu membuka matanya. Matanya begitu sembab dan terasa sedikit perih karena menangis tanpa henti saat di dalam mobil siang tadi.
Ciara menatap sekeliling mencari-cari sosok pria yang ia harap ada di sisinya saat ia membuka mata. Namun tak ia temukan sosok tersebut. Seketika sekujur tubuh Ciara mendadak bergetar dengan hebat karena ketakutan. Ia bergegas memposisikan tubuhnya duduk, kemudian ia meringkuk sembari memeluk lututnya.
“Daddy … hiks… hikss…”
Tanpa sadar gadis itu menangis. Ia menangis karena tak tahu apa yang akan terjadi kedepannya jika Abercio tak di sisinya. Namun, beberapa detik kemudian, sudut mata Ciara terusik akan sesuatu yang sedang bergoyang-goyang di lantai. Sesuatu yang berbulu?
“Nggg….” Sapa Milo saat Ciara menatap ke arahnya.
Ciara mengucek matanya yang sembab dan basah. Lalu, ia kembali memfokuskan pandangannya ke arah benda berbulu yang saat itu sedang menatapnya dari bawah.
Saat Ciara kembali menatap ke arahnya, Milo langsung memberikan ekspresi yang menggemaskan dengan lidah yang sengaja ia julurkan sembari matanya tertutup. Ia seolah-olah tau bahwa saat itu Ciara sedang bersedih hati.
“Hahaha!”
__ADS_1
Seketika tangis Ciara berubah menjadi tawa. Benda berbulu yang tadinya bergerak-gerak mengusik sudut matanya itu ternyata seekor anjing berbulu putih dan coklat.
“Jadi, tadi itu ekor kamu yang gerak-gerak?” tanya Ciara sambil tertawa pelan di sela-sela tangisnya yang mulai mereda.
“Auk! Auk! Auk!” Milo menyahut sambil berputar-putar di tempat, kemudian ia duduk lagi menatap Ciara dengan mata andalannya yang menggemaskan, puppy eyes.
“Hahaha!” lagi-lagi Ciara tertawa terbahak-bahak menatap anjing yang menggemaskan itu. “Pasti Daddy yang nyuruh kamu nungguin aku di sini?”
“Auk! Auk! Auk!”
Ceklek!
Di saat Ciara sedang berbicara dengan Milo, saat itu juga Abercio masuk. Milo berlari menyambut majikannya itu, kemudian ia berjalan mengekori Abercio yang kini berjalan mendekat ke arah ranjang yang sedang Ciara tempati.
“Milo mengganggu tidurmu? Hmm?” tanya Abercio sambil duduk di sisi ranjang sambil menghadap ke arah Ciara.
“Hmm. Namanya Milo. Anjing pintar ini akan selalu berada di sisimu,” ucap Abercio lembut sambil mengecup dahi Ciara.
"Seperti namanya, dia lembut, penyayang dan patuh. Aku sudah mendidiknya untuk menjadi galak pada sosok yang mencurigakan," imbuh Abercio.
"Tenang saja. Milo ini anjing yang terlatih," gumam Abercio sambil mengelus lembut kepala Milo.
"Auk! Auk!"
Ciara menatap ke arah Abercio. Seperti biasa, ia mengeluarkan jurus andalannya. Menatap seseorang dengan tampang manja dan mata yang mengiba. Kedua matanya berkilat-kilat dengan kelopak mata yang sengaja ia kibaskan.
__ADS_1
"Daddy bakalan sering dong ninggalin aku?" tanya Ciara manja.
Abercio tertawa terbahak-bahak menatap tingkah menggemaskan Ciara. Ia mengelus-elus kepala Ciara sambil tersenyum.
"Dulu ... ada yang bilang pengen pergi dari rumah ini deh," goda Abercio sambil menatap ke arah Milo.
Milo menatap Abercio sembari memiringkan kepalanya. Seolah-olah ia sedang bertanya, memang siapa orang ingin pergi dari rumah itu?
"Ih! Daddy!" rengek Ciara merajuk. Ia merebahkan tubuhnya ke ranjang, kemudian ia menarik selimut menutupi tubuh dan membelakangi pria itu.
Abercio terkekeh pelan. Ia tak langsung membujuk gadis itu. Malah sebaliknya. Ia bangkit dari duduknya dan mengajak Milo keluar.
Setelah Milo berada di luar kamar, Abercio kembali masuk ke dalam kamar sambil menutup pintu.
"Nggg..." Milo menatap pintu kamar yang tertutup dengan wajah sedih. Ia duduk di depan pintu sambil berharap pintu itu akan segera dibuka kembali oleh Abercio.
Di saat yang sama, sesaat setelah menutup pintu, Abercio bergegas ke ranjang dan merebahkan tubuhnya. Ia memeluk tubuh Ciara dari belakang.
"Baby ... i miss you," bisik Abercio nakal.
"Nggak mau," ketus Ciara merajuk manja. "You are not miss me."
"But you miss my body!"
...❣️❣️❣️...
__ADS_1
...BERSAMBUNG......