
Jadi, kekaisaran di dunia bawah yang saat ini Lenora tempati memiliki 3 kaisar yang masing-masing daerah kekuasaannya terdapat 5 raja sebagai pendukungnya. Jadi, selain kekaisaran Luminos yang di pimpin Oliver sekarang, ada juga kekaisaran Yoda Major yang di pimpin oleh kaisar Yasha Yoda major. Seorang kaisar yang tidak pernah tersentuh bahkan di kerajaannya tidak ada satu orang pun wanita yang mengelilinginya, itu karena dia memiliki penyakit aneh yang membuat semua orang tak berani mendekatinya.
"Apakah kaisar Yasha memiliki mysophobia ocd?" Heran Lenora, dia pikir penyakit itu hanya ada di dunianya saja.
"Mi... Mis apa yang mulia?" Heran Yudha.
"Ahh tidak, lupakan saja. Cepat lanjutkan.." Ucap Lenora dengan tersenyum, jika di jelaskan mereka juga tidak akan paham.
"Baik yang mulia, setelah kekaisaran Yoda Major masih ada tiga kaisar lainnya. Dia yang tak lain adalah kaisar Olympus, Albion Cristopher Olympus. Selanjutnya kaisar Almor, Derrick Almor dan yang terakhir.... Dia kaisar pertama perempuan yang bernama Bertha Vandoria, dari kekaisaran Vandoria." Jelasnya yang membuat Lenora mengangguk paham.
"Aku baru mendengar ada kaisar perempuan, dia pasti hebat sekali. Iya kan?" Tanya Lenora.
"Itu memang benar nona, meskipun dia wanita namun tidak ada yang berani mengusik dan menggulingkannya. Dia sangat kejam dan tidak berperasaan, tapi dia sangat di hormati dan di puja oleh rakyatnya."
"Itu sudah pasti, bagaimana dengan kaisar Olympus?" Tanya Lenora.
"Kaisar Olympus dia sama seperti kaisar Oliver yang memiliki banyak selir, tap.. Akhhhhhhhhhh...." Salah satu pengawal itu terkejut saat Yudha menendangnya hingga terjungkal.
"Jangan bicara yang aneh-aneh di depan yang mulia!" Kesal Yudha, bagaimana pun dia sudah tahu bagaimana dekatnya Lenora dengan Oliver, terlebih mereka saudara kandung.
"Maafkan saya yang mulia, saya tidak bermaksud untuk..."
"Tidak apa, lanjutkan saja..." Santai Lenora, bukankah itu memang benar? Oliver benar-benar menggila! tapi sudah tidak heran juga sih jika dia banyak wanita, karena sejak dulu juga dia memang pencinta wanita cantik dan lagi di dunia ini sudah bukan hal baru jika laki-laki memiliki banyak wanita, terlebih dia juga seorang kaisar.
"Anu.... Yang mulia, dia memang sama seperti yang mulia Oliver. Memiliki banyak wanita di sekelilingnya bahkan, yang mulia Oliver tidak ada apa-apanya jika di bandingkan dengan dirinya." Lanjutnya dengan sedikit gugup, kenapa dia bisa lupa jika Lenora itu adiknya?
"Oke aku paham, lalu kaisar Almor?" Tanya Lenora hanya mulai paham dengan sikap dan karakter mereka.
__ADS_1
"Untuk yang mulia kaisar Almor, dia dulunya hanya seorang panglima dari kerajaan tetangga. Namun karena sikapnya yang keras namun baik hati itu dia berhasil menggaet hati kaisar terdahulu, hingga akhirnya dia di angkat sebagai putra mahkota karena dulu kaisar tidak memiliki putra sama sekali. Namun, di balik itu semua... Ada putri mahkota yang begitu menggilainya, hingga membuat kaisar Almor selalu pergi berperang." Jelasnya.
"Hubungan yang sangat rumit, ayo pergi..." Ajak Lenora dengan bangkit dari duduknya.
"Ehh nona..." Panggil mahluk aneh itu yang ternyata masih belum pergi juga.
"Hah?" Tanya Lenora dengan menatapnya, kenapa mahluk itu terlihat malu-malu dan juga... Terlihat menggelikan?
"Itu... Saya bisa membantu nona jika bertemu dengan musuh, saya juga tidak akan merepotkan nona. Saya memiliki keku..."
"Langsung saja ke intinya, jangan bertele-tele." Potong Lenora.
"B-baik... Bisakah nona membawa saya juga?" Tanyanya dengan ekspresi yang penuh dengan permohonan, wajah yang buruk dan terlihat mengerikan itu tidak lah cocok untuk bersikap manis seperti itu. Tubuh mereka yang melihat itu langsung bergidik ngeri, ada apa dengan mahluk itu?
"Ikut? tidak masalah, selagi kau masih bisa di andalkan aku tidak akan mempermasalahkannya." Santai Lenora namun segera di cegah oleh Yudha.
"Benarkah?" Kaget Lenora, di tubuhnya masih ada sisa-sisa iblis dari tubuh Bing. Apakah akan ketahuan? pasti ketahuan karena ada energi Ramon juga dalam dirinya yang benar-benar full kekuatan iblis semua.
"Benar yang mulia." Angguk mereka.
"Haishhh..." Lenora kembali duduk dengan lemas, apa yang harus ia lakukan sekarang? meskipun kekuatannya tertutupi namun aura Ramon masih menguar jelas di tubuhnya, mereka memang tidak melihatnya karena level kekuatan mereka masih belum cukup untuk mengetahuinya.
"Nona, saya memiliki ide." Ucap mahluk aneh itu dengan segera mendekati Lenora dan membisikkan sesuatu padanya, mereka hanya diam namun sangat penasaran dengan apa yang di bisikan mahluk itu pada Lenora yang terlihat tersenyum kecil.
"Kau memiliknya?" Tanya Lenora.
"Tidak, tapi ada anda sendiri yang memilikinya nona." Balas mahluk tersebut tidak membuat Lenora mengeryit.
__ADS_1
"Kau lupa jika aku sedang di asing kan?" Kesal Lenora.
Jujur, sebenarnya Yudha sangat heran dengan apa yang sering Lenora katakan. Bahkan, batu giok hitam yang katanya itu pemberian suaminya membuat Yudha heran, setahunya Envios tidak memiliki batu sehebat itu. Apakah ada suaminya yang lain?
"Benar nona, namun bukankah nona sudah menjabat sebagai seorang ratu? bukankah itu syarat untuk mengembalikan kekuatan anda?" Tanyanya dengan serius.
".......Hahahaaa.... Aku lupa bahwa aku sudah menjadi seorang ratu hahahaa...." Tawa Lenora dengan menggeplak kepalanya sendiri, kenapa dia bisa lupa? dia pikir sebelumnya dia harus menyelesaikan semua tantangannya terlebih dahulu baru bisa mengembalikan kekuatannya, tapi ia lupa bahwa dia harus menjadi ratu agar kekuatannya kembali meskipun tidak sepenuhnya namun itu sudah lebih dari cukup bukan?
Lagi dan lagi, Yudha dan kawan-kawannya di buat heran dengan apa yang Lenora katakan. Apakah Lenora sudah gila karena kini sudah berbaur dengan iblis buruk rupa itu?
"Yudha, kalian jaga tempat ini bersama kau... Aku tidak tahu siapa nama mu?" Tanya Lenora pada mahluk tersebut.
"Saya tidak memiliki nama nona, mohon nona memberikannya..." Tunduk nya.
"....Kau hitam, jelek namun kuat... Bagaimana dengan Zitao?" Tanya Lenora dengan menatap mahluk itu yang terlihat sumringah.
"Zitao menerimanya nona." Senangnya.
"Bagus, kau berjaga lah disini dengan mereka. Aku dan Diego akan melakukan pelatihan tertutup dulu, jangan pergi kemana-mana dan jangan pula kau mengacau." Ucap Lenora.
"Baik yang mulia...." Tunduk Yudha dan anggotanya yang tidak banyak tanya itu, mereka tahu bahwa Lenora memiliki banyak sekali rahasia.
Lenora mencari tempat yang aman dan mencari tempat yang di penuhi dengan energi yang cocok, hingga akhirnya Lenora menemukannya dan itu berada di tengah danau yang airnya berwarna hitam, Lenora tidak peduli dan segera turun ke sana dan memilih untuk duduk di atas batu. Lenora mulai memfokuskan pikirannya hingga akhirnya muncul sesuatu dalam air tersebut....
Mereka khawatir namun segera di cegah oleh Zitao karena itu ciri khas Lenora yang selalu tertutup oleh teratai besar, teratai tersebut mulai membungkus sosok Lenora.
"Lihat? apa yang terjadi pada tuan Diego?!" Kaget mereka.
__ADS_1