Kembalinya Ratu Telaga Biru

Kembalinya Ratu Telaga Biru
Tiba di indonesia


__ADS_3

Mereka yang berjumlah dua puluh orang tiba di bandara pukul sepuluh pagi setelah mengarungi atas awan selama 1 jam 2 menit.


Malda dan Satria tersenyum lebar saat menginjakkan kaki keduanya kembali di kota Medan.


Kota tempat keduanya di besarkan.


"Ayo, Bus kita sudah menunggu!" kata Satria pada Malda dan juga semua orang yang kini ikut tersenyum dan terbengong melihat bandara kuala Namu.


"Tentu Bang. Ayo, semuanya. Kita harus istirahat dulu dirumah baru kita baru setelahnya bertemu kedua orang tuaku. Hem.. Aku sangat merindukan Mam,i dan Papi Bang." Ucap Malda yang dibalas senyum dan anggukan dari Satria.


Semuanya pun mulai mengikuti langkah kaki Malda dan Satria yang kini sedang mengarah ke Bus yang sudah Satria pesan sebelum mereka tiba di Medan melalui orang kepercayaan nya.


Sementara di tempat lain, kini ada dua orang yang sedang lesu dan tidak bersemangat sama sekali karena memikirkan Malda.


Mami Kinara dan Papi Ali langsung saja melengos masuk kerumahnya yang membuat kedua Papi Lana dan Mami Maura keheranan.


Keduanya saling pandang. "Ada apa dengan mereka berdua Bang?" tanya Maura pada Lana.


"Entahlah. Entah ada apa dengan mereka berdua Abang pun tak tau. Ayo, sebaiknya kamu segera masuk. Temui dulu anak-anak yang saat ini pasti sedang memasak karena kelaparan," katanya Pada Maura dan disambut tawa oleh istrinya itu.


Keduanya pun masuk ke dalam rumah. Benar seperti yang Lana katakan, ke empat anaknya sedang makan bersama hanya dengan sayur bayam di rebus, tempe goreng dan ikan sambal yang tadi pagi Maura masak sebelum pergi kerumah Abi Madan.


Mereka pun makan bersama dengan sayur dan lauk pauk itu, tetapi ditambah lagi dengan daging ayam crishpy yang baru saja Lana beli tadi.


Mereka semua makan dengan lahap.


Tetapi berbeda dengan rumah Ali dan Kinara. Saat ini kedua orang itu benar-benar diam. Setiap si kembar bertanya hanya dijawab dengan ya dan tidak saja.

__ADS_1


Gading yang paling besar diantaranya, sadar. Pasti terjadi sesuatu dengan kedua orang tuanya. Gading sudah sangat mengenal kedua orang itu memilih diam dan membawa ketiga adiknya untuk bermain dikamar ketiganya.


Sedang dua orang dewasa itu sibuk dengan pemikirannya. Seakan lupa dan tidak mendengar, berulang kali ponsel keduanya berdering tidak juga di gubris.


Mereka berkelana di dalam pikiran yang tiada usainya.


Mengingat ucapan itu begitu membuat mereka tidak fokus dan tidak menentu.


Empat bulan setelah pertemuan dengan orang itu belum ada titik terangnya tentang Malda. Ali ingin ke Malaysia tetapi Kinara sedang hamil.


Jadi, ia tidak bisa meninggalkannya begitu saja. Tidak ada yang tau jika Kinara saat ini sedang hamil.


Karena Maura sekali ini tidak ingin hamil lagi. Saluran nya sudah di ikat saat ia melakukan operasi dulunya.


Semua itu memanglah permintaannya yang tidak ingin memiliki anak lagi. Tidak dengan Kinara. Umurnya yang masih muda masih bisa untuk hamil lagi.


Tetapi kehamilan kali ini berbeda. Entah kenapa Kinara merasakan firasat buruk itu lagi. Firasat yang entah seperti apa.


Yang ada hanya mimpi baik tentangnya. Dimana Kinara melihat Malda sedang berjalan di kelilingi orang-orang berseragam perang khusus kerajaan dan juga ia memakai mahkota ratu yang sangat cantik.


"Ada apa dengamu nak? Kenapa Mami tidak bisa melihatmu lagi? Apakah kamu sudah tidak mengalami hal buruk lagi?? Jika memang iya, Puji syukur kehadirat Allah SWT karena telah melindungimu. Mami berharap saat adik mu nanti lahir, kamu pulang ya nak? Mami sangat merindukan mu.." lirih Kinara di dalam hatinya saat menatap figura besar dimana foto Malda dan ke empat adiknya. Ada juga Gading dan juga anak kemar Kinara yang tertawa bersama.


Senyum cantik dan mata tajam Malda itu sangat Kinara rindukan.


"Andai kamu disini, Nak-,"


"Assalamu'alaikum Mami Kinara.. Papi Ali.."

__ADS_1


Deg!


Deg!


Deg!


Kedua orang yang sedang melamun itu terkejut bukan main. Mereka saling pandang dan menoleh ke pintu.


"Mami.. Papi.. Kakak pulang seperti keinginan kalian berdua beberapa bulan yang lalu.."


Dduuaarrr!!


Kinara dan Ali spontan berdiri.


...****************...


...Ada yang ingat dengan bab ini nggak?...


...Besok pagi othor akan terbitkan karya baru lagi. Kisah ini tentang anak Annisa. Tania, dan kedua saudara kembarnya....


...~ Princess Pratama ( Tania )...


...~ Dua hati satu Cinta ( Almaira dan Alzana )...


...~ Terpaksa menikahi sepupu ( Prince Arryan dan Almaira )...


...Jangan lupa ikutin ye?...

__ADS_1


...Othor tunggu kalian disana untuk meninggalkan jejak....


...See you...😘😘...


__ADS_2