
Papi Ali menghela nafasnya. "Benar. Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Oleh karenanya kita yang di tinggalkan harus ikhlas. Kita yang ditinggalkan pun akan menyusul mereka nantinya. Sabar.. Ikhlas.. Dan berserah diri pada Allah." Ucap Papi Ali yang diangguki oleh Malda dan Satria yang kini sudah merasa lebih baik.
"Ya, kita harus ikhlas. Karena segala sesuatunya sudah di tentukan sejak kita masih di dalam kandungan." Timpal Satria sambil tersenyum melihat kedua putranya saat ini sedang memeluk perut buncit mami Kinara yang membuat wanita hamil itu tersedu lagi.
Papi Ali memeluknya dengan erat.
Berat memang. Tetapi itulah yang harus terjadi. mereka harus ikhlas jika saat kedua bayi mami Kinara terlahir, maka akan ada dua orang yang akan pergi setelah keduanya terlahir ke dunia. Entah kapan, mereka pun tidak tahu.
Hidup dan mati itu rahasia Allah.
Wallahu'alam.
*
*
*
Satu bulan lebih berlalu. Kini kehidupan Malda dan Satria semakin bahagia. Seluruh keluarga besar sudah mendapat kabar kalau mereka sudah memiliki cucu dari Malda.
Semuanya panik dan heboh saat tahu fakta itu. Mereka semua mencecar Satria yang di duga pelaku yang sudah membuat Malda hamil.
Bukannya marah, Satria malah tertawa. Ia sangat lucu melihat tingkah sepupu Malda itu. Walau bukan sepupu kandung, tetap saja. Malda sudah menganggap mereka sepupu nya sendiri.
__ADS_1
Pagi ini keduanya sedikit gelisah. Lantaran penglihatan keduanya semakin jelas terlihat. Bahwa mami Kinara hari ini akan segera melahirkan kedua bayi kembar yang berjenis kelamin perempuan itu.
Yang sudah dipastikan akan menjadi jodoh kedua pangeran kelak.
Malda merasakan sesak di dadanya saat merasakan jika mami Kinara saat ini sedang berusaha melahirkan kedua bayinya dirumah sakit yang hanya ditemani papi Ali saja.
"Masih pukul dua pagi, Bang. Apakah sebaiknya kita kesana? Aku khawatir banget loh.. Belum lagi penglihatan itu.." ucapan Malda terhenti saat Satria memeluknya kembali.
"Semua sudah menjadi ketatapan sayang. Karena memang itulah takdir keduanya. Kamu yang sabar. Ikhlas sayang! Ingat? Setiap yang bernyawa pasti akan mati, hem?"
Malda mengangguk. "Ya.. Hanya saja sedikit gelisah sih."
Satria memeluknya lagi. "Sudah. Lebih baik kamu berwudhu. Tenangkan hatimu dengan sholat dan berzikir. Gelisah itu wajar. Tetapi jangan berlebihan. Serahkan semuanya kepada Allah."
Malda mengangguk. Ia pun segera bangkit dari ranjangnya yang saat ini ada kedua pangerannya disana dan Satria yang kini tersenyum melihat kedua putranya itu yang tidur begitu rusuh.
Setelah Malda berwudhu, gantian dengan Satria. Keduanya pun melakukan sholat sunnah berjamaah.
Meminta pertolongan kepada sang pemilik tubuh dan alam semesta ini tentang mami Kinara yang kini sedang berjuang antara hidup dan matinya demi melahirkan kedua putrinya.
Cukup lama keduanya berzikir hingga deringan ponsel yang bervolume kecil mengejutkan mereka di kesunyian kamar keduanya.
Malda segera bangkit dan mengambil ponsel Satria yang kini berbunyi. Ia melihat nama pemanggil disana.
__ADS_1
Ia tersenyum, "Iya Pi. Wa'alaikum salam. Nggak.. Kakak baru aja selesai sholat tajahud sama Abang. Oh ya? Alhamdulillah ya Allah.. Baik-baik. Nanti pagi kami kerumah sakit Uwak Ira. Ya, papi. Tentu. Wa'alaikum salam.." jawab Malda saat mengetahui jika kabar bahagia itu sudah terdengar ke telinganya.
Ia begitu senang. Senyum semringah terbit di bibirnya. Satria pun ikut tersenyum.
Namun, senyum itu surut seketika saat mengingat kejadian selanjutnya yang tidak bisa di elakkan lagi.
Malda mendekati Satria dan memeluknya dengan erat. Satria pun membalasnya. Keduanya saling menguatkan satu sama lainnya.
...****************...
Maaf ye?
Sering molor update nya?
Othor lagi nyelesaian banyak karya dalam bulan ini.
Cerita pendek dan tamat.
Malda pun akan segera tamat. Hanya beberapa bab lagi.
Oleh karena itu, jangan kecewa. Inilah othor yang seorang mak-mak disibukkan dengan dunia nyata.
Bukan maruk atau apapun. Tapi hobi othor ya ini. Jangan marah dan jangan hujat othor ye?
__ADS_1
Kalau suka, silahkan mampir.
Kalaupun tidak, silahkan mampir di karya-karya yang lain yang ada di aplikasi ini 🙏🙏