
"Satria mama tidak suka kamu bicara seperti itu ya" tegur mama nya
"Maaf ma kami permisi dulu sebentar" ujar Olin lalu menarik tangan Satria pergi
"Sayang kenapa di tarik begitu sih, pelan-pelan dong,malu di lihat orang sangka mereka aku suami takut istri lagi" Canda Satria berbisik
"Sat,kok ngomong gitu sih di depan mama sama papa kamu?" tanya Olin kesal
"Kenapa,kamu malu? Malu punya hubungan sama aku?" tanya balik Satria
"Ini bukan masalah malu nya Sat,ini posisinya aku belum bercerai resmi dengan mas Galih"
"Tidak masalah sayang bukan nya jika sudah bercerai kita juga akan menikah secepatnya?" tanya Satria serius
"Sat ngertiin aku dong! ,mama sama papa kamu nggak tau kalau aku akan bercerai,nanti aku bakalan di cap cewek murahan secara aku masih memiliki suami saja sudah menjalin hubungan dengan kamu" jelas Olin lagi
"Kenapa harus pikirkan mama papa sih Lin,mama papa pasti ngerti dia juga minta nya aku menikah secepatnya"
Olin menghela nafas panjang susah sekali bicara pada Satria dia mau nya menang sendiri.
"Gini Sat,kamu pikir deh aku ini perempuan bersuami! Oke jika sebentar lagi bercerai tapi itu belum sama sekali terealisasi Sat,masih butuh proses sementara aku sudah mempunyai hubungan dengan kamu jadi para netizen yang nggak tau apa-apa bisa nilai aku yang selingkuh Sat,aku yang gatel" tekan Olin
"Tapi kenyataannya nggak lin" balas Satria
"Susah ya ngomong sama kamu" marah Olin lalu mengentak kan kaki nya pergi
__ADS_1
"Sayang......!" pekik Satria
"Sayang acaranya belum di mulai"
"Kamu aja aku mau pulang"
"Yah kok ngambek sih yang"
"Udah deh, kalau kamu nggak bisa jaga sikap aku nggak mau lanjutin hubungan ini" tekan Olin membuat Satria serba salah
"Perempuan selalu saja ribet" batin Satria, lagi-lagi dia harus terus mengalah pada Olin.
"Oke....oke....aku turuti mau nya kamu" jawab Satria menarik tangan Olin
"Ya di tolak lah"
"Alasan nya?"
"Cari saja alasan sebisa kamu sampai urusan ku selesai setidaknya jika sudah bercerai status ku bebas"
"Ya sudah aku turuti tapi jangan pergi kita masuk lagi"
"Sudah terlanjur keluar malu kalau masuk lagi,udah pulang aja" ajak Olin
"Kita cari makan di tempat lain saja,sudah dandan cantik sayang kalau tidak di manfaatkan" oceh Satria
__ADS_1
****
"Pa, bagaimana ini?" tanya mama Rahmi
"Apa papa tidak tau hubungan mereka?"
"Ya mana papa tau ma,selama ini Olin dan Satria bersahabat apalagi kita tau status Olin sudah menikah"
"Lalu bagaimana dengan perjodohan ini pak Hasad?" tanya pak Heru
"Saya perjelas dulu ya pak dengan anak saya bagaimana baik nya nanti saya kabari bapak, Satria juga belum tentu memiliki hubungan mungkin dia hanya menghindar saja"
"Menghindar bagaimana,anak saya cukup cantik pak"
"Ya saya tau itu Audy anak pintar dan cantik hanya saja mungkin Satria minder dengan kecantikan Audy jadi dia beralasan,saya bicara dulu pada Satria nanti dan saya akan berikan jawaban secepatnya"
"Ya pak saya tunggu,saya sudah minta Audy untuk pulang ke Jakarta dan berkarir di sini karena Satria loh jadi jangan di kecewa kan" tekan nya membuat pak Hasad hanya tersenyum kaku dan mengangguk kecil.
"Ayo pa kita pulang saja, hubungi Satria untuk bicara"
"Nanti saja ma selesai acara" jawab pak Hasad dia tidak mau terlihat emosi saat ini.
****
Mohon maaf sekali beberapa hari ini saya up di sini dan sebelah sedikit karena mertua saya masuk rumah sakit lagi jadi harap di maklumi ya para pembaca tercinta sekalian...🙏
__ADS_1