
Matahari menerobos masuk tanpa permisi,Olin mengerjap kan matanya berkali-kali berusaha menetralkan penglihatan nya,hari yang sangat cerah secerah hatinya saat ini, setelah berapa lama tidak bekerja dan hari ini Olin mulai bekerja lagi.
Semalam Olin sudah di izinkan Satria untuk bekerja lagi karena jika di kantor Satria sendirian juga tidak tenang selalu teringat Olin di rumah jadi dia memutuskan kemana pun dia pergi Olin harus ada di samping nya.
"Enghhh..." erangnya merentangkan kedua tangan, meskipun sedikit lelah karena meladeni nafsu sang suami tapi Olin harus terus semangat.
Di tatapnya wajah Satria yang masih terlelap,hati Olin bahagia dengan perlakuan Satria meskipun dia tengah cemburu tapi dia melampiaskan nya pada Olin dengan cara bercinta bukan berbuat kasar seperti Galih dulu.
Olin segera bangkit dan berjalan ke kamar mandi meninggalkan sang suami yang masih tertidur lelap.
Tak butuh waktu lama Olin sudah bersiap.
"Beb, bangun kata nya mau ke kantor bareng" bisik Olin mesra
Satria mengucek mata nya perlahan melihat sang istri yang sudah cantik membuat Satria justru ingin memeluk Olin dan meniduri nya di ranjang.
"Sayang, libur saja hari ini ya,aku ingin menikmati seharian di ranjang" ajak Satria
"No.....no! Sesuai janji mu beb,kita akan melakukan nya lagi saat bulan madu"
"Kalau begitu hari ini saja kita berangkat bulan madu" ujar Satria membuat Olin menghela nafas panjang.
"Atau kamu ingin aku kurangi jatah nya" ancam Olin
"No...... kita ke kantor sekarang" ucap Satria segera bangkit dan menarik handuk masuk ke kamar mandi.
__ADS_1
Olin hanya menggeleng kecil melihat kelakuan sang suami.
"Sayang nanti aku ada acara jam 10 ini bareng papa, kamu tunggu di kantor ya, sebelum makan siang aku pulang kita makan siang bareng"ujar Satria dan di anggukki Olin mengerti
Selesai sarapan suami istri ini keluar dari rumah dengan bergandengan tangan,Galih yang penasaran sengaja menjemur tubuh nya di teras dia ingin tau hubungan Satria dan Olin.
Satria membuka kan pintu mobil untuk Olin.
Terlihat jelas wajah sumringah kedua nya membuat Galih benar-benar cemburu.
"Apa mereka sudah menikah" gumam Galih tanpa sadar
"Kenapa mas?" tanya Maya
"Tidak"
"Jangan sembarang kamu May,Olin bukan perempuan seperti itu" bela Galih
"Kamu dan dia cukup lama menikah bukan tapi kalian tidak memiliki anak dan Ibu mengatakan Olin mandul bisa saja dia memanfaatkan keadaan mas karena Mandul jadi dia bisa main serong sesuka hati nya"
"May cukup! Sudah aku katakan kalau Olin bukan perempuan seperti itu" tegas Galih
"Ck.... masih saja di bela! Terserah kamu lah mas mau anggap dia perempuan baik-baik juga tidak masalah yang jelas dia dan Galih Sekarang kumpul kebo" ujar Maya lalu masuk ke dalam rumah meninggalkan Galih sendiri.
****
__ADS_1
Satria menggenggam tangan sang Istri erat. terlihat jelas senyum bahagia dari keduanya,Aura positif yang mereka keluarkan mampu menghipnotis para karyawan lain hingga suasana terasa lebih adem.
Satria menatap sang istri yang terlihat cantik dengan pakaian yang akan dia kenakan,,harus Satria akui kalau Olin selalu cantik dengan pakaian apapun itu.
Satria benar-benar jatuh cinta pada sang istri, sahabat yang dia jaga dari mereka SMP hingga kini menjadi sahabat di rumah, sahabat di ranjang dan sahabat di segala tempat,Olin benar-benar mengubah prinsip hidup Satria.
****
"Beruntung ya ibu-ibu Olin bercerai dari Galih dapat Satria yang tampan dan kaya raya"
"Iya, pantas saja Satria pindah ke sini ada perempuan incaran nya"
"Beruntung apa nya ibu-ibu,Olin itu selingkuh makanya di ceraikan oleh anak saya "potong ibu Galih yang mendengar ocehan para tetangga nya.
"Dia mohon-mohon nggak mau cerai tapi Galih tetap kekeh ceraikan dia" lanjut ibu Galih
"Bukan nya Galih yang selingkuh bu punya istri dua?" tanya salah seorang tetangga
"Kalau lelaki wajar punya istri lebih dari satu apalagi kalau dia mapan ibu-ibu tapi Olin dan Satria itu sudah selingkuh duluan dan sekarang mereka itu kumpul kebo loh" jawab ibu Galih
"Nggak mungkin lah mereka kumpul kebo Bu, orang Satria itu pengusaha besar nggak mungkin buat malu"
"Kalau nggak percaya gerbek aja ibu-ibu mereka belum menikah kok,saya yakin 100% karna belum ada berita pernikahan mereka" ucap ibu Galih lagi
"Nanti kita kerumahnya saja kalau tidak percaya,saya yakin mereka itu selingkuh dari dulu makanya Olin sewaktu di cerai Galih biasa aja nggak ada merasa bersalah" lanjut nya lagi memanasi para tetangga
__ADS_1
"Kalau kumpul kebo ya kita yang nanggung dosa nya ibu-ibu, lebih baik kita ke sana buat mastiin sore nanti" ajak ibu-ibu yang lain.