
"Ma do'a in aku ya" ujar Olin menggenggam tangan sang mama
"Iya sayang,mama akan selalu do'ain yang terbaik untuk kamu"
"Jujur aku takut ma,ini pengalaman pertama untuk aku"
"Sayang,kamu perempuan hebat,kamu kuat mama yakin kamu bisa menjalani semua ini dan kita akan bertemu baby kamu,mama sudah tidak sabar jadi seorang nenek pasti lucu dan menggemaskan mereka" ucap mama Olin memberikan semangat.
Satria juga terus menggenggam tangan sang istri dia berdo'a agar semua nya lancar.
Mama dan papa Satria baru datang mereka menunggu di luar kamar operasi hanya Satria dan Olin yang masuk.
Keluarga Olin semua nya juga sudah lengkap menunggu kehadiran anggota baru mereka.
Mama Olin membayangkan dulu saat dia melahirkan Olin,masih terekam jelas bagaimana papa Olin cemas menemani nya hanya saja Olin lahir dengan cara normal jadi tidak butuh waktu lama.
Tak terasa air mata perempuan tua ini keluar tanpa permisi,Olin kecil nya kini sudah akan jadi ibu,Olin dari dulu bukan perempuan manja meskipun dia anak perempuan sendiri,Olin sudah terbiasa berkerja keras menemani sang papa tapi kini melihat anak nya hidup berkecukupan dengan Satria membuat mama nya bangga dan terharu.
Satria menantu yang baik bisa berbaur dengan keluarga.
"Ma...kenapa?" tanya Gusti melihat mama nya termenung
"Mama hanya ingin kamu kecil dulu nak"
Dani memeluk tubuh sang mama
__ADS_1
"Kenapa? Kak Gusti cengeng ya ma sampai mama nangis begini?" canda Dani
"Bukan!"
"Terus ,dia bandel?"
"Kamu tuh yang bandel" jawab Gusti ketus
"Ihhh....jutek banget sih,kok kak Naya betah ya ma nikah sama kak Gusti yang jutek habis ini" ucap Dani membuat mata Gusti melotot tajam
"Stttt.... nggak boleh gitu Dan"ujar sang mama
"Hoek.....hoek...." terdengar suara tangisan bayi membuat kedua, membuat mereka yang ada di luar sedikit terkejut.
"Anak nya sudah lahir?" tanya Dani
"Alhamdulillah"
"Nggak kerasa ya ma Olin udah punya gandengan dua"ujar Naya
"Nggak kerasa apa nya, perjuangan dia bisa punya anak cukup lama sampai ganti suami" celetuk Dani membuat mama nya menggeleng kecil,anak lelakinya ini kalau bicara suka tidak lihat kondisi.
Setelah Olin di bersihkan dia juga menyusul keruang perawatan, kondisi nya masih di pengaruhi obat bius jadi belum bisa terlalu banyak bicara.
Anak-anak nya sehat dan lucu, semua nya menyambut dengan bahagia apalagi mama Satria berulang kali mengucapkan terima kasih pada Olin karena sudah membuat nya menjadi oma.
__ADS_1
"Aneh ya mama nya mas Satria, orang nggak mau tua eh malah dia suka jadi nenek" bisik Dani pada Naya membuat Naya terkekeh kecil,adik ipar nya ini selalu saja ada pembahasan yang tidak penting.
Gusti menatap sang istri dan adik nya bergantian membuat mereka diam.
Mama Satria dan Mama Olin memegang satu-satu cucu mereka.
"Kamu memang adil sayang sudah membuat dua orang nenek ini tidak saling rebutan mereka sudah ada mainan sendiri" ujar Satria membuat mereka tertawa kecil.
"Siapa nama nya mas?" tanya Dani
"Raihan Rafasya Hafiz untuk kakak nya dan Aurora Hafizah untuk adik nya"jawab Satria menatap sang anak yang terlelap tidur d pangkuan nenek mereka masing-masing.
"Semoga bisa jadi anak yang Sholeh dan berbakti ya buat keluarga"ucap mama Satria
"Amin ......" sahut semua nya.
Kebahagiaan tak henti-henti mendatangi Olin, hidup yang dulu nya seperti neraka kini berubah drastis, apalagi dengan kehadiran dua anak kembar nya membuat Olin merasa menjadi wanita sempurna.
*tamat*
Terimakasih sudah terus mampir di di cerita ku, mampir di cerita terbaru ku Suami Kedua....
Akan banyak hal yang menegangkan di sana,dan juga menjengkelkan....
menguras emosi pembaca dan ada juga adegan 18++ jadi pilih lah bacaan yang sesuai umur kalian ya...
__ADS_1
Sampai jumpa di sana🙏