Ketika Pembantu Jadi Madu

Ketika Pembantu Jadi Madu
Tidak ingin bercerai


__ADS_3

"Lin aku bisa jelas kan semua nya Lin,tapi kita jangan bercerai ya sayang,aku cinta kamu Lin" bujuk Galih karena bagaimana pun hanya Olin perempuan yang tau luar dalam Galih,dia bisa menerima Galih apa adanya sedang kan Maya belum tau latar belakang Galih yang sesungguhnya dia hanya melihat dari tampilan rumah saja.


Galih sengaja menunggu Olin keluar dari kantor dan meminta bicara, awalnya Olin tidak mau tapi dia berpikir dia memang harus bicara dengan Galih untuk mengakhiri semua nya.


"Kamu gila mas, ingin memakai tiga istri sekaligus,apa pekerjaan mu sampai kamu dengan bangga nya memiliki banyak istri?" tanya Olin kesal


"Lin ini bukan masalah pekerjaan tapi hati,aku mencintai kamu Lin"


"Jangan bicara hati pada ku mas jika kamu tidak bisa setia"


"Lin,mas benar-benar mencintai mu hanya saja-"


"Aku tidak bisa memberikan kamu anak! Begitu?" potong Olin membentak


"Aku menyerah mas,aku tidak ingin di madu, lebih baik aku yang mundur lagi pula ibu mu juga tidak menerima ku"lanjut nya

__ADS_1


"Lin,kamu tidak bisa egois seperti ini,jika memang kamu tidak bisa memberikan ku keturunan jangan tuduh ibu Lin"


"Lalu aku harus menerima kamu madu,aku bukan perempuan bodoh mas yang berdiam diri saat di selingkuhi,masih banyak di luar sana lelaki yang mau menerima ku meskipun aku Mandul seperti yang kamu dan ibu mu tuduh kan" tunjuk Olin


"Siapa? Satria!" bentak Galih, dari awal Satria datang kembali ke Indonesia Galih sudah curiga pada lelaki itu tapi bodoh nya dia malah berselingkuh dari Olin.


"Jangan macam-macam Lin,aku bisa saja membunuh nya jika dia berani merebut mu" ancam Galih


"Kamu tidak punya hak untuk itu mas,kamu yang memulai semua ini"


"Mas,aku manusia bukan boneka yang bisa kamu mainkan sesuka hati mu,aku punya perasaan mas, melihat kamu dengan perempuan lain sakit! Aku terluka mas, tolong jangan ganggu aku" mohon Olin menangis


"Tidak akan,aku tidak akan melepaskan mu" ucap Galih


Satpam yang melihat pertengkaran suami istri itu segera melerai nya karena Galih mulai bermain kasar mencengkram lengan Olin hingga Olin berontak.

__ADS_1


"Kita tidak akan pernah bercerai" tekan Galih pergi meninggalkan Olin yang menangis.


"Bu Olin tidak apa-apa?" tanya Satpam tersebut


"Terimakasih pak, tidak apa-apa hanya lengan saya saja sedikit sakit tapi tolong jangan katakan pada siapapun ya pak karena saya tidak mau urusan ini panjang" jawab Olin dan di anggukki sang Satpam,Olin takut jika sampai terdengar ke telinga Satria bisa-bisa dia menyerang Galih dan terjadi keributan bagaimana pun juga kasus perceraian nya dengan Galih sedang berjalan jika terjadi keributan akan menghambat semua nya.


Satria memang sedang keluar bersama papa nya karena ada meeting di perusahaan lain dan Olin ingin pulang dengan taksi tapi karena Galih ingin mengajak nya bicara mau tidak mau dia bersedia.


****


"Argggggggh" pekik Galih kesal dia memukul stir mobil nya


"Bisa-bisa nya Olin meminta cerai padahal aku begini juga karena membahagiakan dia" gumam Galih


"Aku korupsi juga untuk kamu Lin tapi kenapa sekarang malah kamu meminta cerai" pekik nya lagi

__ADS_1


Galih menginjak pedal gas nya lebih kencang lagi hati nya kesal karena Olin tetap kekeh ingin bercerai dari nya,saat Galih terlalu kencang mengemudi kan mobil nya satu mobil truk melintas hingga dia tidak bisa mengerem lagi dan Brugk........


__ADS_2