
"berangkat pagi lho kenapa takut gue hukum lagi" kata seseorang.
"gue nggak takut sama ancaman lho minggir ngehalangin jalan orang aja" kata ira dingin sambil menatap tajam netra cokelat lawan bicara nya.
noah dan nara hanya diam dan memperhatikan dua orang bertatap dingin itu, akhirnya nara dan noah mencairkan itu semua.
"pagi kak galen,kak noah" sapa nara dengan tersenyum.
"pagi nara" hanya noah yang membalas galen hanya menggangukan kepala.
"andira, nara kalian harus pakai perlengkapan yang sudah di instruksi kan kemari baru kalian boleh masuk".
"oh gitu ya kak" jawab nara
"harus banget apa?" kata ira sinis.
"kenapa lho nggak mau yaudah nggak usah masuk" jawab galen dingin.
"nggak bisa andira itu sudah instruksi dari guru nya bukanya kemarin udah dikasih tau di grup whatsapp mos sma ganesa"
"oh maaf kak kami nggak baca kak noah panggil ira aja andira kepanjangan" balas nara sambil tersenyum.
"oh oke" jawab noah.
ira dan nara pun mengambil perlengkapan yang telah mereka buat kemarin setelah itu memakainya.
"gue udah pakai sekarang gue mau masuk lho berdua minggir penuh nih jalan" kata ira ketus.
mereka berdua pun minggir
__ADS_1
setelah ira memasuki gerbang baru dua langkah ia pun berhenti dan membalik badan kebelakang
"eh lupa selamat pagi pak satpam" ucap ira pada dua manusia yang menggangu jalannya dengan tersenyum mengejek tapi bisa membuat orang tersugesti.
setelah itu ia pun berlalu pergi
"cantik" ucap galen lirih tidak sadar dengan apa yang ia ucupkan.
gue ngomong apa barusan mulut bodoh gila apa yang gue omongin tadi.gumamnya
"gila cantik banget tuh cewek senyumannya ituloh bikin gue meleleh aja tapi sayangnya dia jutek sedingin es lagi" kata noah sambil senyam senyum gajelas.
"apanya yang cantik"
"Halah emang lho nggak lihat apa orang cantik kayak begitu apa lho buram mau gue anterin ke RS. biar diperiksa tuh mata" sambil menunjuk mata galen.
______________
di Sma ganesa kelas 10 terbagi menjadi 4 kelas ira kebetulan masih sekelas sama nara jadi dia punya teman karna selain nara dia belum punya kenalan disana.
"untung aja kita sekelas ya ir"
"Hmm"
jika ira sudah menjawab seperti itu berarti dia lagi males ngomong
dikelas ira ada satu cewek dia itu cewek yang berisik banget dari pertama masuk kelas suaranya cempreng lagi, dia juga endel cantik sih tapi nggak cantik cantik banget namanya Chelsea Mikhayla Azahra panggilannya chelsea.
"ih berisik banget sih tuh cewek" kata nara sebal.
__ADS_1
"udah lho juga sama berisiknya" ucap ira datar.
"ih lho nggak bela in gue malah ngatain gue senggap kek mereka biar diem tuh mulut" kata nara kesel setengah mati.
"entar juga diem diem sendiri" katanya santai.
"woi bisa diem nggak sakit nih telinga gue dengernya nerocos mulu tuh mulut mau gue sumpel apa" teriak nara sangking kesel nya.
"terserah gue dong siapa lho ngatur ngatur"
ucap chelsea tak kalah keras suaranya.
mereka berdua adu mulut sampe tangan ikut ikut an ira yang tak terima teman nya 1 lawan 3 juga ikut ikutan jadinya.
"eh lho apa apaan sih satu lawan tiga kalau berani sini maju satu satu lawan gue bisa bisa nya lho nyerang sahabat gue rame rame" teriak ira langsung membuat mereka semua menoleh ke arahnya.
"lho mau ikut ikutan juga lho pikir gue takut sama lho" jawab chelsea menantang.
"lho nantangin gue?"
sebelum mereka mulai perang bentakan seseorang membuat tubuh mereka gemetar kecuali ira tentunya.
"siapa yang nyuruh kalian berantem mau gue keluarin sebelum masuk masih baru aja sok sok an kalian semua itu cewek mau jadi jagoan" melihat mereka satu persatu saat matanya bersi tatap dengan mata ira.
"jadi lho,pantesan baru masuk udah bikin ulah baru pertama masuk gerbang aja udah bikin ulah apalagi masuk kelas" sambil menatap sinis pada ira.
"kalau lho nggak tau nggak usah sok tau" kata ira tegas.
akhirnya mereka semua dihukum lari lapangan 5 kali putaran meskipun ira sudah debat jika dirinya tidak salah david galen abraham jika dia bilang iya ya iya siapa yang bisa membantah.
__ADS_1