
Hari yang baru untuk Nara hari ini hari pertama taruhan itu dimulai apakah dia bisa menahan rasa suka nya pada Noah sebelum taruhan itu Nara sudah menyukainya bagaimana mungkin ia dalam waktu satu bulan ini Nara tidak makin klepek-klepek kalau dideketin cowok yang ia suka.
Bayangin aja kita suka sama cowok dan cowok itu deketin kita gimana mau ngehindar sih. Ampun dah Gusti kuatkan hati Nara semoga ia tidak patah hati pada cowok yang sama.
"Ir gimana nih kenapa gue jadi deg degan gini sih mau sekolah, ini semua karna Lo ngapain Lo terima taruhan kemarin, Lo kan tahu gue suka sama dia udah lama gimana jadinya ada taruhan kayak gini udah dipasti in gue bakal kalah sebelum dimulai!" cecar Nara.
"Santai aja lha Nar siapa tahu dengan ini Lo bisa dekat sama dia dan bisa aja kan dia suka sama Lo."
"Santai pala Lu kenapa nggak Lu aja sama Galen yang taruhan!" kesal Nara.
"Ya nggak lha ya kali gue taruhan sama orang gila kayak dia," balas Ira, Nara langsung menatapnya selidik.
"Bukannya kemarin dia bilang kalian udah pacaran, Lo boong ya!" tuding Nara. Ira mana bisa ngelak dari Nara ia dengan sangat mudah akan mengetahui jika dirinya berbohong.
Ira nyengir kuda memperlihatkan gigi ratanya. "Gue juga gak tahu tuh anak asal ngomong aja, gila banget gue pacaran sama kutub Utara!" ucap Ira.
"Tapi Lo kemarin emang mau ciuman sama dia?" Nara terus memojokkan Ira.
Ira menggelengkan kepala dan tangan nya mengibas mengatakan jika itu semua tidaklah benar. "Nggak lha Lo ngaco ya gue ciuman sama tuh anak, jadi gini ceritanya kemarin gue ke rumah dia mau ketemu sama kak Tiara eh malah orangnya gak dirumah tapi gue gak percaya gue terus teriak-teriak---"
"Terus Lo dicium sama dia supaya diam kayak dinovel-novel gitu?"
"Dengerin dulu cerita gue jangan dipotong! kalau Lo potong gue nggak akan mau cerita lagi!" kesal nya.
"Oke-oke lanjutin ceritanya."
"Terus dia bungkam mulut gue pake tangan nya karna gue kesal sama dia gue gigit tuh tangan nya sampai dia kesakitan terus dia bales gue dia deketin gue, tapi gue udah mundur dan buntu ditembok kemarin sampe Lo dateng itu."
"Oh jadi kak Galen mau bales dengan cara nyium Lo, dasar nya aja dia mau ngambil keuntungan dari Lo untung aja gue datang, terus maksudnya kalian pacaran itu apa?"
"Ya supaya kalian nggak mikir aneh-aneh dan bodohnya lagi kenapa gue iya in ucapan konyol nya," balas Ira.
"Yaelah cepat atau lambat Lo juga bakal pacaran sama ketos galak itu," balas Nara.
"Nggak akan!" jawab nya tegas.
"Belum sekarang tunggu waktu nya gue yakin kalian bakal pacaran dan jika ucapan gue bener Lo harus siap neraktir gue selama sebulan."
"Oke dan Lo juga harus ingat itu nggak akan terjadi jadi nggak akan ada traktiran sebulan itu."
"Kita serahin aja pada yang diatas kita akan tahu cepat atau lambat." saat mereka masuk kelas Nara dikejutkan dengan keberadaan Noah didalam kelasnya dan duduk manis dibangku nya jantung nya seraya berdetak semakin cepat senyuman Noah seakan membuatnya salting.
"A-apa yang Lo lakuin di tempat duduk gue?" ucap nara ketus ia berusaha menutupi kegugupannya.
"Kenapa kau gugup sayang." Noah membelai rambut tergerai Nara. Tak lupa juga Galen juga sudah berada di sana ia mendukung Noah tentang taruhan itu ia duduk dimeja sebelah Ira.
Nara menepis tangan Noah dari rambutnya. "Tangan lo! mau gue patahin!" ketusnya.
__ADS_1
Galen menatap Ira yang abai dengan nya sebelum nya Ira sudah menatap tajam pada Galen ia masih kesal soal kemarin. Galen menghampiri Ira dan duduk disebelahnya.
"Kenapa wajah Lo, jelek banget! masalah kemarin lupain aja!" ucap Galen datar.
"Gue juga masih otw kemarin belum jadi kan? kalau emang jadi apa yang bakal Lo lakuin?" sambung Galen.
"Gue patahin tulang belulang Lo dan gue kubur Lo hidup-hidup!" ancam Ira ia menunjuk wajah Galen dengan jari telunjuknya.
Galen menurunkan tangan Ira ia malah tersenyum miring. Galen mendekatkan telinga nya pada Ira.
"Lo mau taruhan seperti mereka, dua Minggu gue taklukin hati Miss. Jutek?" bisik Galen membuat bulu kuduk Ira meremang.
"Apaan sih Lo! Gaje tau gak, taruhan gak guna. Buang-buang waktu gue aja Lo!"
"Coba aja dulu, kenapa? Lo takut gue buat jatuh cinta ke gua?" ucap Gaken dengan menaik turunkan alisnya menggoda Ira.
Ira mendekat pada Galen. "Nantang?" ucapnya dengan senyum smirk.
"Ya gue tantang Lo! dua minggu, dakam jangka waktu itu gue pastiin Lo bakal jatuh cinta sama gue!" ucap Galen mantap.
"Anda terlalu percaya diri Tn. David Galen Abraham waktu yang Lo minta terlalu singkat apa Lo yakin bisa naklukin hati gua?"
"Insyaallah," balas Galen santai.
"Kalau Lo gagal? imbalan buat gue apa?"
"Terserah, tapi saran gue jangan terlalu berharap karena hal itu cuma terjadi dialam mimpi Lo! mimpi yang nggak akan terwujud!" bisik Ira tepat ditelinga Galen.
"Semoga saja! saran gue juga jan terlalu diambil hari gue takut Lo baper dan terjebak dipermainan Lo sendiri!" ucap Galen.
"Gue akan buat Lu jatuh cinta sama gue sampai Lu gak akan sanggup buat berjauhan sama gue!" bisik Galen.
"Mimpi saja kau!" ucap Ira, tersenyum tipis kearah Ira.
"Kita lihat nanti!" bisiknya, Galen dan Noah keluar karna guru mapel sudah masuk.
"Pagi pak," sapa mereka pak guru menatap binggung keberadaan dua sejoli itu.
"Apa yang kalian lakukan disini?"
"Apel lha pak ngapain lagi," celetuk Noah.
.
Kringgg
Bel istirahat berbunyi Ira the gangs sudah pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka yang keroncongan kali ini tidak ada Amel karna dirinya masih dirumah saudaranya.
__ADS_1
Saat mereka asyik berbincang dengan memakan makanan nya dua orang tak diundang datang menghampiri mereka.
"Boleh kita ikut gabung?" tanya Noah.
"Gak boleh udah penuh kursinya!" balas Nara ketus sedangkan Ira masih sibuk dengan makanan nya tanpa memperhatikan Galen yang sudah duduk di sampingnya.
Iya dia meminta Zura untuk pindah tempat, kalau Zura yang disuruh mah gampang dia anak nya penurut kalau Amel bisa panjang lagi urusan nya untung saja orang nya tidak ada.
Galen memutar sendok yang akan masuk ke mulut Ira ia putar menjadi masuk ke mulut nya ia sengaja ingin membuat Ira kesal.
Ira menoleh ke arah samping dia pikir itu Zura karna dirinya yang duduk disebelahnya tadi tapi ia salah ternyata yang mengambil makanan nya ialah si kutub Utara.
"Lo! ngapain Lo disini!" teriak Ira, Galen langsung membungkam mulutnya.
"Heh Tarzan! bisa gak sehari aja gak usah teriak. Lo lihat banyak yang mandang kesel ke arah elo!" ucap Galen.
"Bodo amat!"
Ira menjauhkan dirinya dari Galen dan pergi meninggalkan kantin meninggalkan semua temannya terutama Nara yang masih saja digoda oleh Noah.
Galen menyusul Ira keluar kantin ia terus mengikuti Ira sampai membuat orang nya kesal.
"Lo mau daftar jadi bodyguard gue!" sinis Ira, ia bersedekap dada menatap tajam mata elang itu.
"Gue mau daftar buat jadi penjaga hati Lo!" balasnya enteng.
"Dasar gila, sinting, stres pula!" kesal Ira, ia pergi menjauh dari cowok gila itu tapi sialnya dia tetap mengikuti kemanapun dia pergi.
"Lo ngapain sih masih ngikutin gue! gue kasih paham sama Lo kalau gue gak butuh penjaga hati! jadi Lo enyah aja dari hidup gue."
"Empat belas hari gue akan tetap ada disamping Lo, sampai taruhan itu selesai dan Lo akan terbebas jika Lo menang!" kekehnya.
Soal taruhan lagi, dia benar-benar menyesal karna menyetujui nya hal itu membuatnya kesal sekarang.
"Gue nggak mau ngelanjutin taruhan gila itu!"
"Berati Lo ngaku kalah?" Galen tersenyum mengejek kearah Ira memang tujuannya ingin memancing Ira agar ia tetap mau melanjutkan taruhan yang di buat nya itu.
Galen sendiri tidak tahu kenapa ia membuat taruhan itu yang ada di kepalanya sekarang ia ingin selalu ada di dekat Ira dan melihat wajah menyebalkan nya itu.
Sedari malam kemarin setelah semua teman nya kembali pulang Galen tidak bisa tidur meskipun mata nya sudah ia pejamkan tapi tetap saja ia tidak bisa tidur entah kenapa wajah Ira selalu terbayang-bayang dipikirannya kejadian tadi seolah berputar dibenaknya tentang dirinya yang hampir mencium bibir ranum Ira.
"Sial! kenapa jadi begini, apa gue suka sama dia. dih amit-amit tujuh turunan!"
Dan terpikir lha rencana taruhan itu ia juga ingin memastikan perasaan nya yang sebenarnya apakah dia benar-benar suka atau hanya sekedar kagum sesaat
.
__ADS_1
Jangan lupa like komen and votenya sayang 😚❤️