Ketos Galak Itu Pacarku

Ketos Galak Itu Pacarku
Teman Baru


__ADS_3

Tidak terasa sudah sebulan ira the gangs sekolah di SMA Ganesa hari ini hari kamis hari paling yang tidak disukai kelas ira karna hari ini jam pertama murid kelas 10 Mipa kelas ira adalah pak prapto guru paling garang yang mengajar mapel matematika mungkin pelajarannya kesukaan ira tapi tidak dengan gurunya.


kring!


Bel pertanda masuk kelas berbunyi. "Yah pelajarannya pak prapto pagi-pagi males banget!" ucap Nara.


"Iya gue masih ngantuk lagi semalem lembur gue," sambung Amel.


"Heleh gaya Lo lembur! tugas gak pernah ngerjain aja sok-sokan lembur!" ledek Nara.


"Gue emang lembur! lembur ngerjain tugasnya pak prapto seminggu belum gue kerjain!" ucap Amel


sembari menguap.


"Salah sendiri!" jawab ira.


"Selamat pagi anak-anak apa kabar kalian semua?sudah siap pelajaran matematika?" suara bariton dari pak prapto.


"Pagi pak, alhamdulilah baik!" jawab mereka serentak.


"Belum siap pak! pagi-pagi kok udah pelajaran matematika, awali pagi mu dengan sarapan bukan makan rumus nggak kenyang pak!" celetuk Amel.


"Yasudah kalau mau kenyang saya kasih tugas terlebih dahulu!" ucap pak prapto.


"AMEL!! INI SEMUA GARA-GARA ELO!!" teriak mereka semua.


"Lah kok gue yang di salahin! pak prapto dong orang dia yang ngasih tugas," jawabnya.


"Khusus amel saya kasih soal 10," ucap pak Prapto.


"Yah pak kok gitu sih!" rengek Amel.


"Sudah diam."


"Assalamualaikum semua," ucap pak Harry.


"Waalaikumsalam."


"Saya kesini membawa teman baru buat kalian, kemari masuklah!" ucap pak Harry.


"Iya pak."


Dua orang anak masuk dengan muka yang mirip sepertinya kembar batin mereka semua.


"Hallo semua perkenalkan nama aku Azzam Reyhan Reswara kalian bisa panggil aku azzam," ujar anak laki-laki tersebut.


"Hai Azzam," ucap mereka semua, pandangan kaum hawa terpaut lada Azzam yang memilik wajah yang tampan.


"Dan perkenalkan dia kembaran aku," menunjuk sebelahnya.


"Hai semua nama aku Azura rena ridwana kalian bisa panggil aku Zura," ucapnya.


Azzam reyhan reswara seorang cowok tampan yang memiliki tipe ramah pada seseorang. Azura rena ridwana seorang cewek cantik yang mengenakan rok panjang, baju panjang, dan juga hijab yang semakin menampilkan kecantikan dan keanggunannya.


"Zura kamu duduk disebelah ira itu kan ada tempat duduk kosong."


"Ira yang mana pak?"


"Ira angkat tangan!"


Ira mengangkat tangannya lalu Zura mendekat dan duduk disebelahnya. "Hai ira," sapa zura.


"Hai Zura," sapa balik Ira.





Kring!

__ADS_1


Bel kelas berbunyi menandakan waktu istirahat. "Ra, Mel istirahat yuk? Zura ikut kita aja," ucap Nara.


"Iya," gadis itu tersenyum ia sangat suka memiliki teman-teman yang ramah seperti mereka.


Mereka berempat menuju kantin dan memesan makanan lalu duduk di satu meja. "BTW Lo sama azzam itu saudara kembar ya?" tanya Amel.


"Somplak kalau nanya yang bermutu dikit kek udah kelihatan kembar masih aja nanya!" sahut nara.


"Ya kali aja lagian gue nanya ke Zura ngapa L yang nyosor monyet!" kesal Amel.


Zura hanya tertawa geli melihat teman barunya sedangkan Ira geleng-geleng kepala. "Hai gays," ucap Bella disusul belakang Noah dan Galen.


"Hai juga," jawab mereka.


"Wah wah siapa nih cewek cantik?" tanya Noah, mata keranjang nya kambuh.


"Ehem." Nara langsung berdehem dengan keras.


"Apasih monyong gue cuma mau kenalan doang!" sahut Noah.


"Cantik siapa namanya?" tanya noah.


Sedangkan Bella dan Galen sudah memesan makanan dan duduk disebelah ira.


"Nama aku Zura kak," ucap Zura sambil tersenyum. Noah sudah ambil tempat duduk disebelah Zura tapi Zura bilang...


"Maaf kak ehm, mending kakak disebelah kakak itu aja?" tanyanya ragu menunjuk Galen.


"Kenapa?"


"Bukan mukhrim kak," jawaban Zura membuat Noah malu bukan kepalang sehingga dia ditertawai mereka semua yang ada dimeja.


Hm memang benar itu salah satu alasannya namun ada juga alasan utamanya yaitu karena ia melihat api cemburu di mata Nara.


"Tau Noah ih bukan mukhrim masih ngebet aja, ya gitu ngomong aja Zura gausah takut! topeng monyet kayak dia gausah sungkan kalau mau ngomong!" ucap Bella cekikan.


"Diem Lo wiro sableng!" ucap Noah ketus.


"Azzam calon imam ku datang sini duduk sebelahku," ucap Amel genit.


"Kalian kembar?" tanya Bella.


"Iya kita kembar aku Zura kak dan ini kakak aku sekaligus saudara kembar aku namanya Azzam," kenal zura.


"Oh kenalin aku Bella!"


"Gue Galen ketua osis disini!" sambung Galen.


Sombongnya kumat! batin Ira


"Kalau gue yang tampan ini namanya Noah." Noah tersenyum manis ala buaya nya.


"Salam kenal semua!" balas Zura ramah.


"Lo duduk situ aja sebelah ira kan masih kosong gabung aja!" ucap Nara pada Azzam.


"Iya."


"Gak boleh Azzam bukan mukhrim!" bisik Zura.


"Gapapa deket cewek cantik lagian juga gak deket-deket," ucap Azzam terkekeh.


Meskipun berbisik semua orang masih mendengar ucapan mereka sedangkan api cemburu datang dari sorot mata Galen yang tertangkap oleh Noah dan Bella.


"Ehm. Kayaknya ada yang cemburu nih!" ucap Noah.


"Iya nih kayaknya ada yang kepanasan!" sambung Bella.


.


Hari minggu

__ADS_1


Mereka semua tengah berkumpul di cafe Pelangi cafe favorit Ira. "Eh besok Anniversary sekolah kita kan!" ucap Nara.


"Iya ini ada info dari grup sekolah ada lomba-lombanya nih banyak banget!"


"Oh ya?" ucap Amel. Teman kelas ira pun langsung memeriksa handphone mereka masing-masing.


"Ira nama kamu udah dipilih buat lomba nyanyi tapi kurang satu anak lagi buat perwakilan," ucap Zura.


"Iya, kok aneh ya padahal gue kan gak daftar," ucap Ira.


"Yaelah ira Lo pake nanya kok aneh ya jelas lha ini kerjaan monyet sama somplak!" ucap Arkan.


Ya arkan juga ikut karna mereka semua sudah temenan Arkan juga sudah akur dengan Galen dan Noah.


"E-enggak kok Ra bukan kita ya tapi kak Bella," ucap Amel.


"Iya kak Bella!" sambung Nara.


Sedangkan bella tidak mendengar ucapan mereka karna sibuk pacaran dengan Alvin yang baru pulang dari AS.


"Udahlah gak usah dibahas!" ucap Ira males.


"Kamu kenapa Ra?" tanya Zura.


"Gue disuruh pulang cepet hari ini sama nyokap katanya mau dikenalin sama temannya dan gue curiga kalau nyokap gue bakal jodohin gue!" ucap Ira lesu.


"Apa!" teriak mereka.


"Lo kan masih kecil masih kelas 1 sma. Masa iya mau dijodohin Lo mau nikah habis ini gak lanjut sekolah!" cerocos Azzam yang langsung dapat lemparan roti dan tepatnya masuk ke mulutnya karna dia tadi mengganga karna terkejut dengan kabar Ira. Bukannya dibuang rotinya malah dimakan sama Azzam.


"Sinting Lo! ya kali gue mau nikah sma," jawab ira ketus.


"Terus?" sambung Zura.


"Kalau gue disuruh nikah sma gue kabur dari rumah!" ucap Ira.


"Masak terus Lo mau jadi gelandangan gitu?" ujar Amel.


"Ya nggak lha kan gue punya Nara ya gue nginep ke rumahnya!" ucap Ira sambil tersenyum.


"Males Lo pikir rumah gue kontrakan apa!" ketus Nara.


"Pelit Lo!" kesal Ira.


"Yaudah gue balik dulu!" ucap ira lalu berdiri.


"Gue anterin Ra?" tawar Azzam dan Arkan barengan.


"Gak usah gue naik taksi aja!" ucapnya.


"Loh emang Lo tadi gak bawa mobil Ra?" tanya Amel.


"Somplak banget sih Lo, kan Lo tadi yang jemput gue jadi gue gak bawa mobil lha udah gue balik ngomong sama Lo pecah kepala gue."


"Bareng gue aja Ra gue juga mau balik," ucap Galen.


"Lo kenapa juga ikut balik Len," ucap Noah.


"Gue baru di wa nyokap suruh pulang."


"Oh."


"Yaudah gue balik duluan!" ucap Galen setelah bersalaman dengan mereka semua.


"Ayo gue anter!" ucapnya pada Ira.


"Ehm..."


"Gak usah banyak mikir!"


"Yaudah."

__ADS_1


__ADS_2