Ketos Galak Itu Pacarku

Ketos Galak Itu Pacarku
Pov


__ADS_3

Nara tersenyum melihat postingan teman-teman nya foto kebersamaan mereka dengan wajah penuh krim cokelat itu, sangat berkesan dimata Nara, ia senang sekaligus sedih. Sedih karna tidak berada didalam foto itu tidak bisa ikut dalam kebersamaan itu ia sungguh merindukan masa-masa seperti itu dengan temannya, disini Nara sangat kesepian.


Senyuman yang tiap kali ia perlihatkan itu semua hanyalah senyuman palsu, senyuman untuk memanipulasi semua orang jika dirinya sedang baik-baik saja tapi nyatanya -tidak- dia tidak baik-baik saja hati dan pikirannya selalu bergelut selalu bersedih, masih sama penyebabnya masih sama orangnya -Noah Zenith Edsel-


Nara POV


Dia tidak sempurna tapi entah kenapa aku begitu menyukainya, hatiku selalu bertalu-talu jika berada disampingnya, hatiku selalu sakit jika melihatnya akrab dengan wanita lain, aku sering dibuatnya kecewa aku tahu bukan dia yang salah aku yang salah dia tidak tahu jika aku menyukainya, tapi entahlah hatiku sangat egois aku ingin dia peka akan perasaanku tanpa aku mengatakannya.


Dan sekarang aku telah menyerah, hatiku terlalu sakit hatiku tidak lagi kuat dengan semuanya, dengan sikapnya yang baik padaku dia seperti memberiku harapan dia selalu memberiku perhatian yang lebih seolah dia juga menyimpan rasa padaku.


Bukan, dia bukan menyimpan rasa padaku, aku nya saja yang terlalu baper dia memang selalu baik pada semua orang bukan hanya padaku, aku yang terlalu menganggapnya berlebihan.


Hanya untuk melupakannya aku sampai rela berjauhan dengan semua temanku, sahabatku. Dan disinilah aku sekarang dinegara asing negara yang aku sendiri pun tidak pernah berpikir jika aku akan tinggal di negara ini -swiss-


Enam bulan sudah aku menetap dinegara ini dan disaat aku mencoba melupakannya, dia iya dia Noah Zenith edsel orang itu datang ke negara ini aku juga tidak tahu apa tujuannya datang kemari.


Oh ya satu hal yang membuatku kesal, marah atau senang aku juga tidak tahu pasti akan keadaan hatiku jika aku senang lalu kenapa hatiku sakit kenapa air mata ku mengalir dengan derasnya sampai mata ku membengkak mungkin tidak bisa dikatakan senang mungkin aku marah padanya.


Enam bulan ini aku sudah sangat berusaha melupakannya menghapus namanya dari hatiku mengubur semua kenangan dan rasa cintaku padanya tapi itu sangatlah susah tidak semudah yang kalian bayangkan.

__ADS_1


Tidak tahu jin apa yang merasukinya tiba-tiba dia datang dari Indonesia kemari iya ke Swiss dia datang entah kapan itu aku tidak mengerti mungkin dia meminjam pintu kemana saja milik doraemon, dia datang tiba-tiba lalu menonjok wajah temanku Steven aku juga tidak mengerti apa maksud dia datang tiba-tiba lalu memukul wajah Steven saat itu aku pun sangat terkejut dengan kedatangan nya.


Tapi dia lebih membuatku terkejut dengan mengatakan kepada semua temanku jika aku pacarnya terlebih ia menegaskan kata itu pada steven. Siapa yang tidak marah? dia alasan ku pergi dan sekarang dia datang mengatakan jika dia mencintaiku. Aku berpikir mungkin itu hanya settingan saja dia hanya ingin aku kembali untuk dia jadikan mainan lagi, huh! Sungguh saat itu rasanya aku ingin memukul wajahnya wajah yang membuatku jatuh cinta dan patah hati secara bersamaan, sungguh menyebalkan!


Terkadang setiap aku diam ucapannya yang mengatakan jika dia mencintaiku itu selalu berputar dikepalaku, membuatku pusing saja. Semua temanku juga selalu mengatakan agar aku memberi Noah kesempatan kedua tapi apa mereka mengerti tentang perasaanku. Tidak, mereka tidak mengerti aku sendiri lah yang mengerti akan perasaanku.


Aku hanya ingin menyendiri. Aku pasrah aku telah menyerahkan semuanya pada Tuhan jika memang aku berjodoh dengannya pasti aku akan bersatu dengannya tapi jika tidak pasti Tuhan akan menghapus rasa cinta ini dari dalam hatiku dan akan mengirimkan seseorang yang jauh lebih baik darinya.


_Aku hanya butuh sabar dan tawakal_


Noah POV


Aku mengajaknya taruhan dengan tantangan aku akan membuatnya jatuh cinta padaku dalam waktu satu bulan jika aku menang dia akan menjadi gadis yang penurut padaku dan jika dia yang menang dia akan bebas meminta apapun padaku. Cukup adil bukan dan dia pun mengiyakan ajakan konyol ku itu.


Dua Minggu berlalu aku dengannya semakin hari semakin dekat meskipun banyak hal kecil yang akan aku debatkan dengannya, seiring waktu berjalan sekarang sudah memasuki Minggu ketiga artinya taruhan itu hanya tinggal satu Minggu lagi tapi aku merasa tertarik padanya aku mulainya menyukainya mulai posesif padanya dan dia pun tidak masalah dengan itu semua aku juga mulai memantapkan hati juga apakah aku ini memang benar menyukainya atau hanya rasa kagum sesaat, dan dibulan ke empat ini aku sudah benar-benar mantab jika aku memang menyukainya aku akan mengatakan perasaanku ini tepat dimalam saat kami memutuskan siapa yang menang taruhan ini.


Tapi ini semua diluar nalar ku dia pergi, dia pergi meninggalkanku dengan alasan ikut orang tuanya bahkan dia tidak berpamitan padanku, aku mengetahuinya dari postingan disosial medianya aku keluar dengan terburu-buru ingin menyusul Nara ke sana tapi Galen dan Ira datang bertamu ke rumahku dan aku langsung menanyakan keberadaan Nara pada sahabat baiknya Ira.


Dan jawaban yang aku dapatkan sungguh membuat aku marah, darahku mendidih rasanya saat itu aku ingin memukul Ira tapi aku urungkan karna dia cewek terlebih dia pacar sahabat baikku lalu dia memberikanku secarik surat yang katanya itu adalah surat dari Nara surat yang ia tinggalkan sebelum ia pergi dari negara ini.

__ADS_1


Air mata ku menetes saat mendengar kata perpisahan darinya bahkan aku baru akan memulainya tapi dia sudah mengakhirinya terlebih dulu. Kata Ira dia berpikir jika aku selama ini hanya mempermainkannya sungguh aku tidak pernah mempermainkan Nara aku benar-benar mencintainya. Tapi dia tidak bisa melihat itu semua dan dia memilih pergi meninggalkanku dengan semua kesalahpahaman ini.


Akhirnya di libur akhir tahun ini aku berlibur bersama keluargaku dan aku memilih untuk berlibur diluar negri tepatnya di negara swiss bukan tanpa alasan aku meminta kesana itu semua aku lakukan agar aku bisa menemui Nara sungguh setelah kepergian Nara aku menjadi tidak semangat melakukan apapun bahkan aku sampai meminum minuman terlarang dan juga merokok hal yang tidak pernah aku lakukan sebelumnya, aku melakukan semua itu karna aku butuh penenang dan dengan itulah aku menenagkan diriku yang seperti orang gila ini aku selalu menangis dengan tangan menggenggam foto Nara dan terkadang aku tertawa sendiri persis seperti orang gila.


Kadang aku juga meminum obat tidur karna mendadak aku insomia, haha sungguh konyol.


Saat aku tiba di Swiss aku mampir sebentar di mall terbesar di negara itu aku masuk untuk membeli hadiah untuk keponakanku dan tanpa sengaja aku melihat wanita yang selama ini membuatku gila aku sangat senang rasanya aku ingin segera memeluknya, meluapkan semua kerinduan ini. Tapi darahku dibuat mendidih dengan pemandangan selanjutnya. Seorang cowok yang tidak aku kenal siapa dia, tampan tapi tidak setampan diriku dengan beraninya cowok itu memegang tangan nara bahkan memanggilnya sayang panggilan yang aku sendiri tidak pernah mengatakannya.


Aku yang emosi langsung saja memukul wajah sok kecekepannya itu, dan yang membuatku sedih adalah Nara malah membela cowok sialan itu dan dia mengatakan jika cowok itu pacarnya, aku tidak bodoh aku tidak akan percaya begitu saja tapi kalian harus tahu kalau hatiku juga sakit saat dia mengatakan jika cowok sialan itu pacarnya.


Nara pergi meninggalkan ku setelah memarahiku habis-habisan aku tidak marah padanya justru aku senang aku senang bisa melihat lagi kegalakan dirinya tapi yang tidak aku senangi adalah air matanya rasanya aku ingin memeluknya saat itu juga dan menghapus air mata itu.


Aku mengejarnya aku membuntutinya sampai dia berhenti ditaman kota dia duduk dibangku itu menutup wajahnya yang sudah dibajiri air mata aku pun menghampirinya tapi dia malah memarahiku dia mengatakan jika dia sudah tidak mencintaiku lagi.


Kalian pikir aku percaya? tentu saja aku tidak mempercayai nya, bahkan aku bisa melihat jelas tatapan matanya saat menatapku ada sedikit cinta disana dan aku juga melihat banyak kekecewaan dimata indah itu siapa lagi yang membuatnya kecewa jika bukan diriku.


Lagi-lagi dia pergi meninggalkanku dengan tangisannya dia tidak memberiku kesempatan untuk menjelaskan semuanya bahkan untukku memeluknya, hah memeluk? mengusap air matanya saja dia tidak memberinya.


Tuhan kenapa nasip percintaan ku selalu tragis, aku mohon padamu biarkan aku bersama dengannya jodohkanlah aku dengannya. pinta Noah

__ADS_1


Like komen sama vote Jan lupa sayy😚💓


__ADS_2