Ketos Galak Itu Pacarku

Ketos Galak Itu Pacarku
Latihan


__ADS_3

Ira pergi berdua bersama Galen ke taman belakang sekolah untuk menguji kemampuan Ira dalam mengerjakan soal dengan batas yang ditentukan oleh Galen, sedangkan teman Ira yang lain di jaga oleh Noah di lapangan.


"Apa Lo siap?" ucap Galen dengan tangan yang menenteng tiga kertas, satu kertas soal, satu kertas untuk Ira menghitung, dan satunya lagi ia pegang adalah kunci jawaban beserta penjelasan soal Ira.


Ira mulai mengerjakan dengan teliti satu persatu soal ia baca dan ia kerjakan dengan teliti, dan benar saja lima belas menit kemudian Ira sudah selesai dengan jawabannya.


"Salut gue sama kecepatan Lo, tapi belum tentu jawaban Lo benar!" ucap Galen meremehkan.


"Lihat aja dulu baru komen!" sinis Ira.


Galen meneliti tulisan demi tulisan yang Ira tulis dan mencocokkan nya dengan kunci jawaban yang ia bawa tadi, ia dibuat takjub dengan jawaban Ira seperti duplikat dari kunci jawaban nya. Karna caranya sama semua dan tentu saja jawaban nya benar semua.


"Hm. salut gue jawaban Lo bener semua bahkan cara Lo pun sama dengan kunci jawaban ini."


"Hukuman gue udah selesai kan jadi gue dan temen-temen gue udah terbebas dari hukuman terkutuk ini!" ucap Ira.


"Hm."


Di tempat lain Noah dibuat pusing dengan kelakuan jahil Amel dan kawannya. "Sumpah demi Alex jaga kalian sama kayak jaga anak idiot di SLB!" ucap Noah kesal.


"Heh! punya mulut dijaga mau mulut Lo gue robek!" sarkas Nara ia memainkan silet kecil ditangannya membuat Noah bergidik.


"Kak Noah, kenapa mulutmu itu seperti belati tak kasat mata yang menorehkan luka di hati aku, sakit  tau rasanya!" gombal Amel yang membuat semua temannya tertawa sedangkan Noah ingin segera pergi dari tempat itu.


"Bukan belati tapi ucapan dia kek ucapan netizen, pedas banget bos!" Azzam ikut menyahut.


"Kak Noah ini kalau bicara gak dipikir dulu apa? apa otak kak Noah di lutut sampai gak bisa berpikir," ujar Zura.


Noah sudah tidak tahan dengan ucapan-ucapan mereka ia langsung berlalu pergi setelah mengatakan.


"Persetan dengan tanggung jawab, jaga kalian bener-bener kayak jaga anak idiot!" ucap Noah kesal lalu meninggalkan mereka sendiri.


Saat berjalan ia berpapasan dengan Ira dan langsung menghunuskan tatapan tajam campur kesal.


Kenapa tuh anak! beo Ira.


Dan nampak disana semua temannya tengah semua tertawa terbahak karna berhasil membuat Noah kesal dan meninggalkan mereka, tadinya mereka ingin menyusul Ira ke taman, eh ternyata orang nya sudah ada didepan mata.


"Ya ampun Ra bisa nggak Lo pasang wajah manis kek gue jangan jutek mulu kan gak enak di lihatnya!" ujar Amel.


"Yee Ira mah masang wajah apa aja tetep cantik, tapi kalau Lo ya nggak tau gue!" sahut Azzam.


"Heran gue sama Lo Zam! ada gerangan apa sih kawan? kok seneng banget buat mood gue jelek!"


"Kenapa sih kek nya seneng banget?" tanya Ira kembali wajah teman-temannya sangat ketara sekali dengan tawa jahatnya. Wkwk tawa yang suka membuat orang kesal.


"Karena kita berhasil bikin Noah kesel!" sahut Nara.


"Hm. Sangking keselnya kak Noah sampek ninggalin kita-kita disini!" sambung Zura.


"Oh, pantesan tadi waktu papasan ama gue wajahnya jelek banget," ujar Ira.


"Udah ketawanya sekarang kita ngantin yuk!lapar nih perut gue belum ke isi apapun dari pagi!" sambungnya lalu melenggang pergi dengan di ikuti teman lainnya.


.


.


.


Selesai mengisi perut mereka semua kembali ke kelas untuk mencandai satu sama lain.


"Eh Ra, Lo udah siapin lagu belum buat perwakilan kelas kita?" tanya Arkan.

__ADS_1


"Emang acaranya kapan?" tanya Ira yang memang tidak tahu menahu.


"Acaranya Minggu depan, kalau masalah lagu yang duet sama gue udah gue siapin."


"Emang lagu apa?" Amel ikut nimbrung.


"Lo pingin tau aja, kalau gak ada urusan gak usah nyaut!" balas Arkan.


"Ye Bambang, Lo songgong amat! sok banget Lu suara cempreng aja songgong!" ejek Amel.


"Bodo, penting mendingan gue dari pada Lo!" balas Arkan kembali.


"Udah, kalian ini kenapa gak pernah akur sih ini kita lagi bahas hal penting buka candaan," Zura melerai.


"Terus jadi lagu apa yang Lo pilih Ra."


"Ehm, lagu tentang kamu kayak nya bagus deh."


"Hm, iya bagus tuh lagunya entar kalau Lo nyanyi itu pasti sebelas dua belas deh kayak Lyodra," ujar Amel tertawa kecil.


"Ehm gue setuju lagunya bagus terus lagu yang buat duet Lo udah ada lagu apa Kan?" tanya Nara.


"Lagu jeritan hatiku," balas Arkan


"Yang gimana tuh, gue pernah dengar tapi lupa," ucap Nara cengengesan.


"Yang reff nya gini..."


"Suatu saat nanti kan kau dapatkan... pujaan hati yang kan kau dambakan... ini semua telah Tuhan rencanakan... jadi jangan bersedih lagi..." nyanyi Arkan.


"Ehm, bagus tuh!" puji mereka.


"Gimana kalau entar kita latihan Ra?" tanya Arkan.


"Iya mending dirumah Ira, lagian Ira juga punya ruang musik! lengkap lagi alat nya, ya nggak Ra." ucap Nara sambil menyenggol lengan Ira.


"Hm."


Rumah Ira


Mereka semua sudah berkumpul dirumah Ira, hanya saja Azzam dan Zura tidak hadir karna ada acara keluarga. Mereka berkumpul diruang tamu menunggu Ira keluar dari kamar  yang katanya masih ganti baju.


Ira keluar  dengan dress lengan pendek atas warna pink dengan bawahan rok kotak kotak yang ada sabuk di pinggangnya juga pita dibaju bagian atas.



Dengan rambutnya yang ia kuncir kuda sangatlah cantik meskipun tanpa polesan membuat Arkan tambah klepek-klepek saja. Wkwk


Ruang musik


Ira bernyanyi sendiri terlebih dulu dengan gitar ditangannya dan Amel si rempong yang siap dengan kameranya untuk memvideo Ira dan akan ia posting nanti.


"Berjam-jam aku terdiam... membuka buku catatan... aku sedang berencana menulis... puisi tersendu tentang kamu..."


.


.


.


Dan setelah selesai menyanyi Ira mendapat tepuk tangan dari teman-temannya karna suara nya yang sangat merdu itu dan Amel pun sudah selesai memideo nya.


Sekarang ganti Arkan dan Ira berduet dan seperti tadi tapi kali ini Arkan lha yang memegang gitar dan Amel tetap saja memideo mereka katanya nambah views.

__ADS_1


Ira menyanyikan bait pertama terlebih dahulu.


"Mati satu tumbuh seribu... patah hati jangan mengeluh... masih banyak hati yang lain...


yang menanti tuk kau singgahi..." Ira bernyanyi dengan sangat penghayatan.


"Putus cinta soal biasa... sedihnya jangan lama-lama... nanti kau bisa mati rasa...


tegar kan hatimu dan melangkah lah..." ganti Arkan yang menyanyikan bait kedua.


.


.


Dan seterusnya sampai mereka menyelesaikan lagu tersebut. Setelah latihan mereka bercanda tawa dengan ditemani biskuit dan minuman dingin yang disuguhkan mama Ira tadi.


Karena hari sudah sore mereka semua pamit untuk pulang. Ira juga sudah membersihkan diri ia segera masuk ke kamarnya dan menuju meja belajar untuk mengerjakan tugasnya tadi.


Selesai mengerjakan Ira membuka handphone nya dan ada notif postingan IG Amel video ia menyanyi sendiri dan juga saat duet dengan Arkan, dan benar saja banyak yang suka dan komentar mereka yang memuji suaranya.


"Rempong amat nih anak!" gumam Ira sambil tersenyum saat melihat sahabatnya kerepotan membalas pesan komentar  postingannya.


Saat membuka aplikasi WhatsApp nya ada notif pesan dari Galen.


Mr. Kutub


Besok jam istirahat ke Lab fisika


^^^Miss. Jutek^^^


^^^Kalau gue gak mau? mau apa lu!^^^


Mr. Kutub


Lo pasti tau hukumannya apa!


^^^Read^^^


Ira tidak lagi membalas pesan Galen ia kesal dengannya pastinya Ira tahu hukuman apa yang akan Galen berikan padanya. 'Ancaman orang tua!' menyebalkan!


Ira sangat takut karna jika ia buat masalah pastinya fasilitas nya akan disita selama satu bulan oleh papanya, berangkat harus pakai jasa gojek karna orang tua bahkan kakak tersayang nya pun tak akan mau mengantarkan nya, karna itulah hukumannya!


Ira pernah kena hukuman waktu itu saat SMP ia dihukum selama satu Minggu dan saat ini ia sudah diancam jika membuat masalah ia akan dihukum selama satu bulan.


Jangan lupa like, komen, and vote dukung aku selalu pembaca tersayang 💓


Baca juga-!!


-Menikahi Presdir yang kejam (end)


-Jalan Hijrahku (ongoing) cerita tentang islami


-ice boy bucin (ongoing) cerita SMA


-Ceraikan aku mas! (ongoing) kehidupan rumah tangga.


visual Azzam



Jangan lupa like,komen,and vote dukung aku selalu pembaca tersayang 💓


baca juga "Ice boy bucin dijamin gak kalah seru.

__ADS_1


follow IG ku: Nabilaputrii36_


__ADS_2