
Diruang tamu
"Ira, gue gak nyangka Lo bisa main gitar sambil nyanyi bagus banget lagi suara Lo." Noah memuji.
"Oh ya habis ini kan ada lomba nyanyi antar kelas di sekolahkan? acara anniversary sekolah yang ke-30," sambung bella.
"Iya aku juga denger perihal itu katanya kalau menang bakal duet sama bapak ketos," sindir Nara sambil melirik kearah Galen.
"Ya iyalah ketos sekolah ganesa kan paling hot tampan nya plus suaranya merdunya pake bingit," sombong Galen.
cih
"Kalau gue mah mending kalahnya timbang duet sama teman pinguin."
"Ngomong apa Lo barusan?" tanya Galen.
"Gue barusan ngomong mending kalahnya daripada duet sama teman pinguin!" dipertegas pada kata teman pinguin.
"Emang dasar bunglon. Sifat ngeselin Lo kambuh lagi ya?" ujarnya balik
Ira melengos mendengar ucapan Galen. "Ayo dimakan camilannya?" ucap mama ira.
"Eh, iya tante!" jawab mereka semua.
"Gimana Ra Lo setuju gak ikut lomba nyanyi?" tanya Amel.
"Emh, gue pikir-pikir dulu," jawabnya.
"Gimana kalau sekarang Lo nyanyi sama kak Galen," ucapnya asal.
"Eh somplak Lo ngomong apa sih!" ucap Ira kesal.
"Apasih," ujar Amel mencebik kan bibirnya.
"Gue setuju kali ini sama idenya si somplak," ucap Noah.
"Apa-apaan kalian ganti-ganti nama aku jadi somplak," jawab Amel tak terima.
"Ya emang Lo somplak," ucap Bella enteng.
"Yaudah serah kalian panggil gue apa yang penting gue mau sekarang ira sama kak Galen duet!"
"Apa-apaan nggak nggak gue gak mau!" tolak Ira.
"Ya kali gue duet sama teman pinguin," sambungnya
"Eh bunglon gue juga gak sudi duet sama Lo jadi Lo gak usah kepedean jadi orang."
"Yeay."
"Ira please gue mohon Lo duet ya sama kak Galen ya," ucap Nara memohon.
"Lo kenapa Nar, aneh banget?" ucap Ira binggung melihat kelakuan aneh Nara.
"Gue tadi taruhan sama kak Noah kalau gue kalah gue bakal jadi babunya seminggu," bisik Nara pada Ira.
"please bantu gue kali ini aja," mohon Nara.
"Lo yang taruhan kenapa gue yang repot," jawab Ira cuek.
"Lo gak kasihan sama gue."
"Gak."
"Jahat Lo yaudah gue pindah sekolah aja keluar negri ikut bokap," jawabnya acuh.
"Pindah aja."
"Yaudah gue pindah beneran."
Nara mengambil handphone dari sakunya.dia melakukan panggilan video pada dady nya.
"Assalamualaikum dad," ucap Nara manja.
"waalaikumsalam sayang kenapa tumben telfon daddy," ucap sang ayah.
"Dad Nara kangen sama dad, Nara pingin dady jemput Nara kesini."
"Loh kenapa sayang emang kamu gak sekolah?"
"Nara pingin sekolah disana aja."
__ADS_1
"Terus kamu mau pisah sama sahabat-sahabat kamu."
"Sahabat Nara udah gak sayang sama nara lagi dad ngapain Nara disini lagi," jawabnya dengan ekspresi dibuat sesedih mungkin.
"Maksud kamu apasih sayang?"
Ira mengambil alih ponsel Nara lalu menatapnya sebal selalu saja gadis itu.
"Assalamualaikum om," ucap Ira sambil tersenyum manis pada Daniel papa Nara.
"Waalaikumsalam cantik, gimana kabarnya."
"Baik om, gak usah didengerin omongan anak om tadi itu gak bener, om kan tau kelakuan Nara kayak anak TK," ucapnya cekikan.
sedangkan Nara menatap sebal pada Ira, tapi dalam hati ia bersyukur itu artinya Ira akan
📲📞"hahaha iya om tau itu"
📲📞"Yaudah om matiin ya sebentar lagi om mau meeting"
📲📞" oh iya om maaf ngeganggu waktu om"
📲📞"bukan kamu yang ganggu kan yang nelfon bukan kamu"
📲📞"oh jadi maksud dady aku ganggu" kata nara langsung menyerobot hape dari tangan ira.
📲📞"enggak kok__"
"maaf pak meeting sudah mau dimulai" icap sekertaris daniel dari sana.
"baiklah sebentar lagi saya kesana"
📲📞"udah ya sayang dady mau meeting
bye,wassalamualaikum salam buat mom"
📲📞"waalaikumsalam hati-hati disana dad jangan sampe kecantol bule kampret ya awas aja kalo sampe nyantol aku pecat dady jadi ayah aku" ucapnya yang membuat gelak tawa dari sana dan teman-temannya yang menyimak obrolan bapak anak sedari tadi.
📲📞"Iya sayang"
panggilan pun berakhir
"diem lho somplak" kata nara sewot.
"Yeay sewot orangnya"
"udah-udah, nar lho marah sama gue lho kenapa sih sentimen banget hari ini pake acara mau ikut om daniel lagi" ira menyahut.
nara diam tidak menjawab perkataan ira.
Yeay ngambek nih bocah.batin ira
"Iya deh gue mau duet sama kak galen" ira bersuara kembali.
"serius lho ir?" ucap nara berbinar.
"hemm"
"oke mulai gue video buat nambah konten youtube gue,gue yakin pasti views gue nambah karna suara merdu lho" ucapnya girang seratis persen berubah dengan yang tadi.
"Yeay monyong manfaatin" celetuk noah
"monyong monyong pala lu cantiknya kayak bidadari surga dibilang monyong" jawabnya sewot.
"Iya bidadari kesleo" jawabnya sambil tertawa lalu menyanyi.
"bidadari kesleo mekso-mekso nggango kawat abang ijo pupure medok menor___"
"kak nooooahhhh" teriak nara sambil memukul noah dengan bantal sofa.
"ngeselin banget sih jadi orang"masih tetap memukul noah dengan bantal.
________________
ira dan galen duet lagu pilihan ira yaitu Luka yang kurindu.
Lebih baik diam
Dan menghapus dendam
Tak lagi bicara
__ADS_1
Agar tak makin terluka
Cinta punya batas
Tak harus saling keras
Tak bisa dipaksa
Segala yang kau ucap bohong
Kau lakukan omong kosong
Tak perlu lagi percaya
Kau hanya pura-pura
Kita di ujung perpisahan
Namun selalu kurindukan
Kau luka yang kurindu
Cinta punya batas
Tak harus saling keras
Tak bisa dipaksa
Segala yang kau ucap bohong
Kau lakukan omong kosong
Tak perlu lagi percaya
Kau hanya pura-pura
Kita di ujung perpisahan
Namun selalu kurindukan
Kau luka yang kurindu
Lelah ku menangis
Terluka karena mu
Ini kekalahanku
Pergi lupakanlah aku
Biar aku yang bertahan
Segala yang kau ucap bohong
Kau lakukan omong kosong
Tak perlu lagi percaya
Kau hanya pura-pura
Kita di ujung perpisahan
Namun selalu kurindukan
Kau luka yang kurindu
Kau luka yang kurindu
ira sangat menghayati lagu tersebut karna setiap menyanyi lagu itu masa lalu kelamnya terlihat kembali seperti baru kemaren merasakannya tak beda jauh dari gaken yang memiliki masa lalu yang sama dengan ira penghianatan sang kekasih.
"ira lho kenapa sih nyanyi lagu itu kan lho jadi inget cowok brengs*k itu lagi" ucap nara kesal karna dia gak tega lihat ira terpuruk karna cowok itu..
"please lupain dia,dia gak pantes buat lho" nara memeluk ira karna dia tau ira menahan tangis yang menyesakkan dadanya.
"lho nangis aja gapapa biar lho tenang gak usah malu sama mereka"
dan saat itu juga ira menangis tersedu tanpa memperhatikan semua orang yang melihatnya,tidak hanya ira yang merasakan sakit didadanya tapi juga galen yang kembali teringat masa kelamnya.
noah memperhatikan ira
apa masalalu ira seberat itu ya sampai dia terpuruk kayak gitu sama kayak galen.batin noah
__ADS_1