
Seperti rencana yang sudah disusun kemarin mereka semua akan tetap mengacuhkan Ira, sebenarnya mereka kasihan melihat Ira yang bersedih seperti itu tapi ini semua demi kemeriahan ultahnya nanti.
Amel sudah punya rencana sendiri untuk mengerjai temannya mungkin bukan hanya Ira saja yang ia kerjain tapi ia akan mengerjai semua orang disana.
"Eh Nar Lo entar pakai baju apa?" tanya Amel.
"Gue pakai jubah red Riding hood merah hitam aja, simpel. Lagian gue juga udah beli kemarin sama kak Noah," balas Nara.
"nggak setia banget Lo gak ngajak gue!" kesal Amel padahal sebenarnya dia sudah beli baju sendiri, sengaja tidak memberi tahu temannya agar mereka tidak akan mengenali Amel nantinya, nanti dia akan membawa dua kostum untuk penyamarannya.
"Yaelah Lo kayak gak tau mereka aja, sambil kencan lah ya kali ngajak bocah TK kayak Lo," ledek Arkan.
"Sialan Lo ngatain gue anak TK gue bodem pala lu pening semingu semalam baru tahu rasa Lo!" ancam Amel ia baru ikut latihan silat diperguruan yang sama dengan Ira.
"Emang Lo belum beli Mel?" tanya Nara.
"Gue udah beli kemarin sama sepupu gue, kalau Lo mau pakai baju apa Kan?" ucap Amel.
"Gue mau pakai baju Spiderman," ucapnya datar. Amel langsung tertawa terbahak sampai memukul meja.
"Baju Spiderman? sekarang yang anak TK siapa gue apa Lo," kekehnya. Arkan menatap sebal pada Amel padahal ia tidak serius mengatakannya tapi mulut ember Amel itu sudah menyebar di seluruh kantin membuatnya malu saja.
Arkan langsung membungkam mulut Amel dan mendekatkan bibirnya ke telinga Amel. "Lo bisa diem gak," ucapnya judes.
__ADS_1
Amel yang merasakan hembusan nafas Arkan yang menyapu tengkuknya jadi merinding. Amel langsung menjauh dari Arkan dan menjulurkan lidahnya meledek. Saat mereka melihat Ira akan mendekat lagi-lagi mereka bungkam tidak ada yang bicara dan saat Ira akan bicara mereka semua langsung berdiri meninggalkan Ira yang munkin sakit hati.
Sore harinya Tiara datang ke rumah Angga untuk mengajak Ira jalan-jalan sesuai rencana kemarin. Ira pun mengganguk ia merasa jenuh dikamar dikucilkan oleh teman-temannya bahkan abangnya sendiri juga ikut menyalahkan dirinya sedangkan orang tuanya sedang berada di luar negri. Ira sampai lupa jika hari ini ia ulang tahun ia tidak sama sekali curiga jika ia sedang dikerjai oleh teman dan abangnya. Dan sekarang Tiara lah yang bisa mendengar keluh kesahnya mangkanya Ira mau diajak keluar oleh Tiara.
"kak kita mau kemana?"
"ke mall kakak pingin refreshing pingin cuci mata dua hari lagi kakak akan balik ke luar negri ngelanjutin studi kakak disana karena liburan kakak juga sudah habis maka dari itu sekarang kakak mau beli-beli barang yang kakak pingin karna jika kakak sudah sampai di Brunei, kakak akan sulit untuk keluar karna tugas kampus gak tanggung-tanggung," cerita Tiara.
"kak Tiara cepat sekali baliknya lalu bagaimana denganku aku tidak akan punya teman cerita lagi semua orang menjauhi ku aku tidak tahu kesalahan apa yang aku perbuat, sikap ku yang egois yang gimana yang membuat semua orang kecewa padaku," ucap Ira yang membuat Tiara sedih sungguh ia tidak akan bisa melihat adik iparnya sedih bagaimana mungkin ia akan menemukan kesalahannya jika ia memang tidak bersalah Ira yang dulu dan yang sekarang tetaplah sama Ira yang baik dan suka menolong orang ia tidak pernah egois tidak pernah mementingkan diri sendiri ia selalu mengutamakan orang lain maka dari itu banyak yang menyukai Ira meskipun terkadang sikapnya sangat menyebalkan.
"Sudahlah kau masih bisa VC sama aku, kau bisa cerita semua sama kakak meskipun kita jauh tapi Ira akan tetap dekat sama kakak dan kakak akan selalu ada disaat Ira butuh," ucap Tiara.
Tiara mengajak Ira jalan Sampai malam hari sedangakan disana dirumah Ira semua orang sedang sibuk membantu mendekor sebenarnya mereka bukan sibuk mendekor lebih tepatnya melihat dekorasi Halloween yang sangat indah dan cukup menyeramkan.
dekorasi Halloween sudah disiapkan sejak Ira pergi tadi dengan cekatan Angga menyuruh pendekor itu segera menyulap taman belakangnya untuk pesta ulang tahun ira.kue ulang tahun nya pun sudah siap dengan hiasan hantu dan lilin angka 17.
Jam sudah menunjukkan pukul setengah delapan malam Amel yang tadinya memakai baju vampir langsung menghilang dari teman-teman nya untuk berganti pakaian yang sudah ia siapkan guna mengerjai Ira dan semua sahabat penakut nya itu.
Angga bilang Ira dan Tiara sebentar lagi datang dan lampu juga sudah dimatikan sebagian Amel juga dengan segera memakai pakaian barunya. Amel memakai baju sadako the ring cosplay atau sering disebut baju kuntilanak warna putih dan rambutnya ia sibakkan kedepan untuk menutupi wajahnya Amel akan keluar saat Ira sudah masuk ke ruang tamu dan jika tiara sudah meninggalkannya.
Ira dan Tiara sudah sampai lampu terasnya masih menyala sehingga ira biasa saja Tiara mengantarnya sampai pintu setelah itu ia langsung berpamitan pergi tapi tidak benar-benar pergi Tiara Masuk lewat pintu belakang dan akan mengganti pakaian nya terlebih dahulu sebelum bergabung dengan yang lainnya.
Ira sangat takut saat didalam rumah nya sangat gelap ia berteriak-teriak memanggil abangnya karna takut kakinya saja sudah bergetar Ira mencoba meraba-raba dinding untuk mencari saklar dan menghidupkannya karna tidak menemukan juga ia akan beraksi keluar dan lebih memilih menginap dirumah saudaranya.tapi saat ia membuka pintu pintunya tidak juga terbuka karna Bella sudah menguncinya dari luar Ira berteriak meminta tolong sungguh ia sudah sangat takut.
__ADS_1
Dan lebih parahnya lagi saat ia berbalik ia melihat kuntilanak dengan kepalnya yang miring rambut yang menjuntai kedepan menutupi wajahnya dan d tangan nya lurus ke depan. Kuntilanak yang tidak lain adalah Amel berjalan mendekat ke arah Ira ia ingin melihat sahabatnya itu ketakutan karna melihat teriakan Ira itu membuat Amel senang karna berhasil mengerjai Ira ia semakin mendekat membuat Ira berteriak histeris.
Amel memegang tangan Ira dan menariknya Ira sempat berontak dan berusaha melepas tapi Amel langsung mengancamnya.
"Jika kau tidak menuruti kemauanku maka aku akan membuatmu pergi bersamaku dan tidak akan lagi bertemu dengan keluargamu," ucap Amel mengubah suaranya menjadi menyeramkan.
Ira diam tidak lagi menjawab air matanya sudah turun dengan sangat deras ia sangat takut. Nama keluarganya dan nama Galen yang sedari tadi ia sebut.
Amel mengajak Ira ke kamar dan mengganti baju Ira itu dengan pakaian hallowen, Ira tidak melihat pakaian apa yang diberikan kunti itu padanya tapi karna ancaman kunti itu membuatnya segera berganti.
sedangkan ditaman belakang mereka sudah tidak sabar untuk melihat Ira memang dari awal tugas Amel lah yang akan membawa Ira ke taman belakang tapi mereka tidak tahu jika pakaian Amel sangat menyeramkan.
"kenapa Amel dan Ira tidak juga datang?" tanya Angga harap-harap cemas ia sangat mengerti jika adiknya itu takut dengan kegelapan.
"Biarkan gue yang jemput mereka," ucap Galen yang langsung dicegah oleh Angga ia tidak ingin nanti rencana yang sudah ia buat matang-matang akan gagal jika Galen ikut menyusul.
"Kita tunggu sebentar lagi kalau mereka gak juga datang Lo boleh lihat kedalam."
"Aaaa..." teriak Galen.
aada apa ya??🤣 kita lanjut nanti kalau vote sama like nya mantaf🤣 jangan lupa komen juga🤗 terimakasih juga untuk kalian yang selalu setia menunggu Galen dan Ira up makasih yang selalu dukung aku, yang selalu semangatin aku buat namatin cerita Galen padahal dulu aku mau mutus cerita ini karna pembacanya yang sepi jadi aku gak semangat males juga mikirnya aku udah mau berhenti mutus ditengah jalan tapi karna ada pembaca yang nunggu cerita geje aku ini jadi akan aku terusin meskipun pembacanya sedikit tapi aku senang masih ada yang ngehargai dan suka sama cerita aku😊🤗
__ADS_1
sekali lagi author ucapin makasih buat kalian yang selalu dukung aku🙏 tanpa kalian aku nggak akan bisa nerusin cerita ini.
Thank you😚❤️