Ketua Osis Reseh

Ketua Osis Reseh
Posesive


__ADS_3

"Mau kesekolah aja dandannya ngak usah berlebihan, kamu mau caper sama siapa sih?!" Sejak tadi Daffa sudah sangat kesal dengan Audry yang belum juga kelar dandan. Padahal mereka hanya pergi kesekolah bukan kepesta.


"Aku ngak caper ya?!' Audry tak terima dikatain caper, dasar Daffa menyebalkan, emang seperti inikan Audry setiap hari.


"Terus kamu kenapa dandan kaya gitu? biar terlihat cantik didepan guru baru yang sok kecakepan itu?!"Ucap Daffa membuat Audry mendengus sebal.Sudah sebulan ini sikap Daffa semakin menyebalkan menurutnya.


"Aku kan emang kaya gini dandannya tiap hari, ngak berlebihan tau. Lagian ngapain aku caper sama pak Haikal?" Ucap Audry tak terima dengan tuduhan Daffa barusan.


"Ngak usah sebut sebut nama cowok lain dengan mulut kamu!" Ucap Daffa memperingati. Audry berdecak.


"Terus aku harus sebut apa donk kalau ngak boleh sebut namanya?! " Protes Audry. Kapan kesekolahnya sih mala berdebat🙄


"Ngak usah sebut sebut, aku ngak suka." Ujar Daffa.


"Hapus semua riasan kamu, terus ikat rambutnya." Perintanya lagi membuat Audry semakin kesal.


"Ngak mau" Tolak Audry, enak saja suruh ikat rambut, dia kesalon mahal mahal buat ngerubah model rambutnya, masa giliran udah rapih dan cantik disuru ikat. Dasar Ketos Resse, nyebelin. Audry segera mengenakan sepatunya males meladeni suami Ressenya ini.

__ADS_1


"Kalau begitu kamu ngak boleh kesekolah!" Ucap Daffa sambil menari lengan Audry yang sedang mengenakan sepatu.


"Kamu kok nyebelin sih!" Ketus Audry memandang Daffa tak suka.


"Hapus riasannya, terus rambutnya diikat aja." Ulang Daffa dengan lembut. Tapi Audry malah tak bergeming.


"Kamu dengar ngak sih yank kata aku barusan?" Ucap Daffa mulai kesal. Tapi sepertinya Audry tak menghiraukannya. Bukannya berbalik untuk melakukan perintah Daffa, ia malah keluar kamar dan turun sarapan bersama kedua mertuanya tanpa menunggu Daffa yang sudah berteriak sejak tadi memanggilnya.


"Kok dia makin berani ya?" Gerutunya sambil berjalan menuruni tangga menuju meja makan dan menatap tak suka kearah sang istri yang sedang berbincang dengan kedua orang tua Daffa.


☆☆


Hingga didalam kelas dengan tampak polosnya ia bercanda dengan ketiga sahabatnya tanpa memperhatikan wajah Daffa yang sedang menggeram kesal karena sejak tadi semua cowok disekolah menatap Audry penuh kagum.


"Assalamualaikum." Suara serak seseorang memasuki indera pendengaran Daffa. Ia dan seluruh penghuni kelas menoleh kearah pintu, disana sudah berdiri Haikal dengan pakaian rapih dan gagahnya memasuki kelas mereka.


"Walaikumsalam." Jawab murid-murid serempat. Daffa memutar bola mata malas melihat kearah Haikal. Ia kesal dengan guru baru itu yang sejak masuk kekelas mereka hanya melirik Audry yang sedang sibuk dengan buku paket dihadapannya.

__ADS_1


'Nih orang mau ngajar atau mau curi curi pandang sih sama istri gue!' Kesal Daffa dalam hati.


"Buka buku paket kalian dihalaman 54, kerajakan soal yang ada disana. Nanti jam istirahat kumpul di depan." Ucap Haikal yang yang segera diangguki oleh semua siswa dikelas itu.


"Dan untuk Audry, nanti tolong kumpulin tugas dari teman-teman kamu, bawa keruang guru dan letakkan dimeja saya." Perintahnya lagi dengan senyuman yang tak lepas dari wajah tampannya. Daffa dibelakang sudah menggeram kesal menatap Haikal yang sejak tadi tersenyum kearah Audry.


"Baik pak." Suara lembut Audry membuat Daffa semakin kesal. Ia menatap tak suka kearah punggung Audry yang duduk didepan sana.


'Aku tak akan mengizinkan mu berdekatan dengan guru tebar pesona itu sayang.' geram Daffa dalam hati.


"Audry bukan ketua kelas atau sekretaris pak." Ucap Daffa cepat membuat seluruh penghuni menatap kearahnya.


"Seharusnya bapak minta Sisi yang antarkan bukan Audry, karena Sisi sekretaris dikelas ini atau saya selaku ketua kelas." Lanjut Daffa.


"Apa kamu keberatan Audry dengan tugas yang saya berikan tadi?" Tanya Haikal pada Audry tanpa menjawab perkataan Daffa barusan. Daffa menatap Haikal tajam.


"Sa-saya ti...."

__ADS_1


"Saya sebagai su....ehm sebagai tunangannya Audry keberatan tunangan saya keruangan anda!" Ucap Daffa.


__ADS_2