Ketua Osis Reseh

Ketua Osis Reseh
Masalah David dan Serly


__ADS_3

"Pak Haikal!!" Ujar kedua gadis itu kompak. Haikal terkekeh geli melihat ekspresi murid-murid cantiknya itu. Tanpa permisi Haikal duduk dikursi samping Audry, yang merupakan kursi yang Sisi duduki tadi.


"Kalian cuma berdua?" Tanya Haikal mengedarkan pandangannya kesegala arah.


"Kami berempat pak." Jawab Serly.


"Terus yang lain kemana?" Tanya Haikal lagi.


"Manda lagi pesan makanan, Sisi ke toilet." Jawab Serly. Haikal hanya mangut mangut menanggapinya. Ia mengalihkan pandangannya kearah Audry yang sejak tadi diam saja.


"Apa saya mengganggu kalian?" Tanya Haikal lagi. Audry dan Serly saling memandang satu sama, lalu menggeleng kepala mereka cepat. Membuat Haikal kembali terkekeh dengan tingkah lucu kedua gadis didepannya.


"Syukurlah." Haikal menghelai nafas lega. Belum juga Serly atau Audry menjawab, tiba tiba suara seseorang mengalihkan perhatian mereka.


"Wah.. Ada pak ganteng." Suara melengking milik manda memasuki telinga mereka. Serempak ketiganya menoleh. Haikal hanya tersenyum menanggapinya.


"Elo pesan makanan ke arab ya, lama banget!" Omel Serly.


"Terima telpon dulu tadi gue." Jawab Manda sambil duduk dikursinya kembali.


"Sisi mana?" Tanyanya lagi.

__ADS_1


"Ke toilet." Jawab Serly. Manda hanya berOh ria menanggapinya.


"Pak ganteng kok ada disini?" Tanya Manda dengan nada antusias.


"Saya tadi sedang membeli sesuatu untuk adik saya dilantai dua. Karena laper saya masuk kesini. Dan tidak sengaja melihat Audry dan Serly disini. Jadi saya samperin aja." jelas Haikal panjang lebar. Manda berOh ria menanggapinya.


Tak berselang lama pesanan mereka pun sampai bersamaan dengan kembalinya Sisi dari toilet.


"Loh pak Haikal kok disini?" Tanya Sisi heran.


"Saya tidak senga......" Belum sempat Haikal menyelesaikan kalimatnya. Suara jutek Sisi memotongnya.


"Kursi yang bapak duduki itu kursi saya!" Potongnya cepat. Ia males mendengar kalimat-kalimat yang tak penting menurutnya. Sisi memang memiliki sikap yang bar bar, tapi ia adalah gadis yang baik.


"Kenapa tidak bapak saja yang ambil kursi lain." Ucap Sisi mulai kesal. Dan lihatlah ketiga gadis dimeja itu. Mereka sepertinya menikmati perdebatan yang terjadi antara sahabat dan guru mereka, tanpa mau melerainya.


"Saya sudah terlanjur duduk, dan kamu yang masih berdiri. Jadi kamu saja yang ambil." Ucapnya santai sambil menatap Sisi malas.


"Bapak ini sungguh tidak tahu malu!" Sarkas Sisi yang sudah mulai emosi dengan gurunya itu.


"Kamu ngatain saya." Ucap Haikal yang sudah berdiri dan ikutan kesal. Dan perdebatan diantara keduanya pun terjadi. Hingga Audry, Serly dan Manda yang awalnya diam, kini sudah mulai panik dan memisahkan mereka.

__ADS_1


Semua pengunjung menatap kemeja mereka dengan berbagai macam reaksi, ada yang tak suka, mungkin karena kebisikan yang terjadi dan ada juga dengan tatapan penasaran.


Hingga akhirnya, Haikal yang merasa jadi pusat perhatiaan pun, memilih mengalah dan beranjak dari sana dengan perasaan dongkolnya terhadap Sisi.


Usahanya untuk mendekatkan diri dengan Audry kini kembali gagal karena kelakuan bar bar sahabat gadis itu.


Sementara itu ditempat lain Daffa dan David yang saat ini baru saja menyelesaikan rapat mereka, kini tengah mengendarai mobil mereka menuju ke Mall dimana para gadis itu berkumpul.


"Menurut elo, gue harus apa supaya Serly bisa percaya ke gue kaya semula?" David menatap Daffa yang saat ini fokus dengan jalanan didepannya.


"Elo jelasinlah baik baik ke dia." Ucapnya tanpa mengalihkan pandangannya dari jalan didepannya.


"Gimana caranya gue jelasin, kalau dia aja ngak mau gomong bahkan ngejauh jika gue dekatin." Aduh David Frustasi.


"Ck, beberapa bulan lalu elo ngeledek gue ketika Audry ngediamin gue dan bahkan ngasih gue solusi yang ngak ada sedikit pun difikiran gue." Ejek Daffa membuat David mendengus jengkel.


"Kasih gue solusi, jangan ngejek mulu!!" Ucap David kesal.


" Pantas aja istri elo sendiri nganggap elo Resse dan nyebelin. Emang elo nyebelin." Ucapnya lagi mengejek Daffa. Daffa hanya menggerling bahu acuh.


"Kita bisa minta bantuan wife gue, supaya Serly ngak menghindari elo lagi." Ucap Daffa.

__ADS_1


SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA YA SEMUAšŸ™


__ADS_2