Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai

Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai
Prismatic 1: Kejadian Tragis.


__ADS_3

...Malam yang biasanya tenang untuk bersantai setelah mendapatkan hasil yang memuaskan dari mencuri....



...Hikari bersuka ria di dalam apartemennya dengan bersama kucing miliknya yang berwarna Oranye bernama Liano....


..."Akhirnya aku mendapatkan perhiasan yang mahal dan mewah, Liano... Hahahaha.."Ucap Hikari sambil memutar-mutar dirinya dengan kucing kesayangannya di kedua tanganya yang ia julurkan ke depan....



..."Miawww.."Suara Liano...


...Hikari menaruh Liano di lantai dan duduk santai di sofa sambil melihat hasil curiannya yang di bagikan saat itu....


...Sebuah kalung emas dengan sebuah Pendulum krystal diamond berwarna biru muda ada di tangan Hikari....



...Hikari mengarahkan ke atas tangan kanannya yang sedang menggenggam kalung bernilai yang cukup lumayan besar itu dan melihatnya dengan wajah berseri....


...'Kalau besok aku jual, pasti aku akan langsung kaya dan akan membuka usaha baru, lalu menikah dan hidup nyaman... Hihihihihi..."Ucap dirinya dengan nada meringis kesenangan....


..."Miaww...Miaww.. Miawww.."Suara Liano mengeong ke arah pintu sambil menegakan ekornya yang berwarna putih polos dan tidak terlalu panjang itu....


..."Ehh.."Hikari menatap serius ke arah pintu yang ada lurus tepat di kirinya....


...Hikari tau kalau Liano dalam keadaan ekornya menegak, artinya ada orang lain yang sedang ada di pintu....


...Hikari diam-diam memakai kalung itu dan mengambil Liano untuk segera pergi dari apartemen itu dari jendela belakang....



..."Sepertinya ada tamu yang tidak di undang, ayo Liano."Bisik Hikari sambil menggenggam Liano di pelukannya....


...Perlahan langkah kaki Hikari berjalan ke arah belakang jendela dan membukanya perlahan....


...{krk..rk..kr..rkkrrkk...}...


...Suara Jendela yang di buka perlahan-lahan....


...Tetapi pintu apartemen Hikari di dobrak oleh sekumpulan polisi berpakaian lengkap dengan helm, baju anti peluru dan senjata api....


...{DUARRR...}...


..."JANGAN BERGERAK!! INI POLISI!!"...


..."Gawat.."Panik Hikari....


...{KRRRRRKKKK..}...


...Jendela itu langsung di buka lebar dan Hikari berlari sambil menggendong kucingnya....


..."Huaaahhhhhh.."Wajah Kagami memucat saat dirinya berteriak dan terjun dari lantai dua....


..."Miawww.."...


...{Gubrakkk... Glotang... Prangg...}...


..."Adaaaahhh.. Sakittt..."Meringis sakit Hikari saat dirinya masuk ke sebuah gudang di bawah dekat apartemennya....


..."Miaaww.."Liano melompat dan melihat Hikari yang sedang terbaring kesakitan di tumpukan barang-barang bekas....


...Senter dari senjata polisi menyenteri tubuhnya yang terbaring di bawah tumpukan benda-benda bekas....


..."JANGAN KABUR KAU!! ATAU KAMI AKAN TEMBAK.."Ucap salah satu polisi itu yang sedang berkerumun di balkon luar apartemen Hikari tinggal....


..."Miaawww.."...


...Hikari mengambil tubuh Liano dan beranjak pergi dengan berlari cepat dari teras rumah yang tertutupi pagar tembok itu....

__ADS_1


..."Ayo, Liano. Kau tidak mau kita akan hidup di penjara dan terasingi bukan.."Ucap Hikari sambil langsung berlari cepat ke arah dinding dan memanjat dinding sekitar 2 meter itu dengan tangan kanannya yang penuh otot itu....


..."Huaaaaa.."Teriak Hikari sambil menarik tubuhnya ke atas untuk melewati dinding....


...Hikari berhasil mendarat dan langsung berlari dengan tanpa alas kaki....



..."Yeahh... Untung lah aku selalu berlatih dengan para senior dan teman geng ku."Tersenyum Hikari dengan belari dengan kencang menyusuri jalan malam yang sepi tanpa alas kaki....


...Akan tetapi saat ingin melewati pertigaan untuk ke arah jalan, ternyata hadangan polisi sudah menanti dengan mobil mereka....


..."BERHENTI... SEMUA JALAN SUDAH KAMI KEPUNG, MENYERAH LAH..."Ucap salah satu polisi memakai pengeras suara dengan senter yang menyorot terang ke arah Hikari....


..."Gawaaatttt.... Gawaatttt... Kita lewat jalan rahasia saja, Liano.."Keringat di dahi Hikari mulai bercucuran....


...Hikari berbelok ke arah jalan kecil dan masuk ke sebuah gorong-gorong yang terbuka untuk melewati jalan yang buntu....


...Hikari menyuruh Liano jalan di depannya dengan gelap di dalam gorong-gorong yang airnya masih mengalir datar sampai membasahi lutut dan siku Hikari, karena cukup sempit dan harus merangkak....


..."Ayo jalan, Liano. Kita akan bebas setelah dari sini dan hidup dengan hasil penjualan kalung yang berharga ini."Hikari menyeringai dan merasa hal ini baik....


...Hikari dalam kondisi prima dan memang saat itu dia bukan lah orang yang bodoh dan tidak memiliki rencana di kehidupan geng keras miliknya....


...Alasan ia masih bisa bertahan hidup dan dapat pekerjaan walau hasil kotor, namun tentu ia memikirkan untuk kedepan hidupnya bersama kucing kesayangannya itu yang bernama Liano....


...Gorong-gorong itu akhirnya memperlihatkan cahaya yang redup setelah merangkak cukup jauh dengan air yang terus mengalir keluar jalan itu....


...Hikari tau kalau jalan itu menuju ke sebuah sungai yang tidak terlalu dalam di dekat kota....


..."Akhirnya.. Akhirnya..."Ucap Hikari dengan senyum lebar di wajahnya....


...Hikari keluar dari gorong-gorong itu dan seluruh pakaiannya basah akibat air sungai....


...Liano pun berenang dan sebagai hewan, ia terlihat santai, walau majikannya itu sedang di buru oleh polisi....


...Hikari berjalan ke pinggir sungai dan menaiki tangga sambil menggendong Liano di tubuhnya....


..."Syukurlah tidak ada polisi dan kita sudah melewati blokade polisi itu."Senyum Kagami ke arah Liano yang ada di dekat kakinya sedang merapatkan tubuhnya....


..."Miaaww..."...


...Dari arah kiri, mobil polisi dengan cepat melesat ke arah dirinya yang sedang sedikit mengistirahatkan tubuhnya di trotoar jalan itu....


..."Gaawaaaaattt... Mereka mengejar... Ayo Liano.."Hikari panik dan langsung menggendong Liano kembali dan berlari menyusuri jalan....


...{WIU--WIU--WIU--WIU--}...


...Suara sirine polisi semakin dekat dan tentu lari dari kecepatan Hikari tidak bisa menyamai kecepatan mobil polisi yang sedang mengejarnya di belakang....


..."Gawaaatttt...."Panik Hikari sampai jantungnya berdegup kencang dan berlari dengan terus berlari....


..."Miaww..."...


...{TENG--TENG-TENG-TENG-TENG-TENG-TENG.}...


...Suara sirine dari pintu perlintasan kereta perlahan terdengar....


..."Aku masih bisa selamat, asalakan aku sempat melewati kereta itu sebelum lewat.."Ucap Hikari dengan gemetar dan langkah kakinya sudah sedikit kelelahan....


...Alas kakinya pun sudah merasakan sakit saat menginjak batu kecil di jalan atau trotar yang hancur jalannya....


...Jantungnya berdegup kencang dan pintu perlintasan kereta itu sudah tertutup....


...Hikari berlari dengan kuat menuju perlintasan kereta itu di depan jalan....


..."HUAAAAAAA!! JANGAN LELAH DULU, SEBENTAR LAGI KITA BISA BEBAS.."...


...Hikari melompati pintu perlintasan yang tertutup itu berbentuk bulat dimana ada seorang Ibu-ibu di kanan sedang menunggu kereta lewat....

__ADS_1


...Kemudian Cahaya muncul dari arah kiri yang semakin terang....


...Sampai pada akhirnya.....


..."Liano... Maaf.."Ucap Hikari sambil melihat ke arah cahaya dari kereta yang tidak lama lagi menghantam tubuhnya....



...{NGEEEEENNGGGGGG} Suara klakson kereta panjang berbunyi....


...{BUUUURKKKK}...


..."Kyaaaaa!!! Ada kecelakan... Ya tuhannnn......"Teriak Ibu-ibu yang melihat Hikari tertabrak kereta yang melintas cepat itu saat menunggu di kanan....


...(Ciiiiiiitttttt......} Suara Rem kereta listrik dalam kondisi bahaya....


...Kereta itu langsung mengerem dadakan walau sudah terlambat dan hanya menyisakan bagian belakang kereta di perlintasan itu....


...Dimana hanya ada noda darah dan beberapa bagian tubuh dari Hikari....


...Mobil-mobil polisi pun berdatangan dan seketika di perlintasan itu ramai dengan penuh banyak orang dan juga masinis yang turun dengan cahaya-cahaya lampu....


...Malam itu menjadi akhir bagi Hikari dan Liano, kucing kesayangannya itu....


...Evakuasi jasad tubuh Hikari yang tubuhnya sudah terbagi menjadi beberapa bagian dengan kucingnya Liano itu membuat beberapa orang ada yang iba dan sedih....


...Termasuk rekan gengnya yang saat itu melihat tubuh Hikari yang tidak lagi utuh dan sedang di ambil oleh tim medis ke sebuah kantung jenasah....


...{TEN--TENG-TENG-TENG-TENG-TENG..} Suara pintu perlintasan yang masih belum terbuka....


...Rintik hujan tiba-tiba mengguyur dan membubarkan sedikit kerumunan warga yang saat itu tubuhnya tidak ingin kehujanan karena masih beberapa di antara mereka akan bekerja esok dan lainnya....


...Tidak sampai satu jam, perlintasan itu bersih dari tubuh dan darah Hikari dengan Liano....


...Hujan deras menyapu darah segar di perlintasan itu....


...Kereta itu pun kembali di jalankan dan Mobil Ambulance pun pergi membawa kedua jasad mereka ke rumah sakit....


...Beberapa polisi yang rela hujan-hujanan itu masih mencari kalung yang di pakai oleh Hikari dengan menggunakan senter....


..."Cari kalung yang berharga itu, menurut temannya yang sudah tertangkap, dia yang di berikan bagian itu."Ucap salah satu polisi berpakain Jas serba hitam dengan sekujur tubuhnya telah basah karena hujan deras itu....


...Dimana dirinya orang yang memiliki pangkat tertinggi di kepolisian Jepang....


...{Baik Pak...} Serentak polisi lainnya menjawab tegas....


...Mereka mencari dan mencari, namun hasilnya demikian tidak ada....


...Hampir di setiap celah dan sudut rel diperiksa polisi dengan seksama, namun tidak ada satu pun yang menemukannya....


...Seorang yang berpakaian setelan jas itu pun akhirnya memerintahkan semuanya untuk kembali dan menyusuri jalan dari Hikari tadi berlari....


...Namun sesuatu hal yang mereka tidak akan pernah tau adalah....


...Bahwa kalung pendulum itu membawa ruh Hikari dan Liano ke sebuah tempat yang dimana mereka hidup....


...Sebuah Dunia dari dimensi lain yang berbeda dengan yang di tinggalinya sekarang....


...Sebuah Dunia era kerajaan yang di pimpin banyak raja dan beberapa panglima hebat dengan kekuatan mereka masing-masing menguasai dan merebut wilayah....


...Sebuah Dunia yang di sebut sebagai......


...Dunia Kingdom of Prismatic.....


...PENASARAN KAH KALIAN DENGAN DUNIA YANG AKAN DI TINGGALI OLEH HIKARI DAN LIANO, KUCING KESAYANGANNYA?...


...SILAHKAN APRESIASINYA KALIAN UNTUK TERUS STAY MEMBACA DI NOVEL KEDUA DARI YUKI HIMEKAWA....


...TEKAN LIKE, FAVORITE, COMMENT DAN KALAU BISA BAGIKAN....

__ADS_1


...TERIMA KASIH....


...TUNGGU BAB KEDUANYA YAH....


__ADS_2