Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai

Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai
Prismatic 40: Liano, Haku, Lui Zang dan Hikari. (Ending ?)


__ADS_3

...Hari yang mulai menjelang pagi di musim gugur....


...Matahari mulai terlihat dan menyinari wilayah selatan....


...Hikari terus memeluk tubuh Lui Zang dengan air mata masih mengalir di kedua matanya....


..."Kau sudah aman, sayang. Tenang lah..."Lui Zang kembali memeluk erat tubuh Hikari yang hanya terbalut jubah tebal itu dan menggendong dirinya....


..."Hikss.. Hikss.. Aku takut.."Hikari menangis dan menatap dengan penuh kesedihan wajah Lui Zang....


...Lui Zang balik menatap lembut wajah cantiknya itu yang berdera air mata dan beberapa luka di kakinya akibat melarikan diri di hutan itu....


..."Hikari... Aku ada di sini sekarang... Maafkan aku.."Lui Zang benar-benar begitu simpati terhadap istrinya yang dia lihat dan rasakan perutnya telah membuncit karena benih miliknya tumbuh di dalam rahim sucinya Hikari....


...Air mata jatuh kembali di kedua pipi Lui Zang....


...Lalu terdengar suara teriakan yang Lui Zang kenal memanggil namanya....


..."LUI ZAAAAAAAAAANNNNG!!!!"...


...Lui Zang beranjak dari berlututnya dan berdiri sambil menggendong tubuh mungil Hikari dengan tatapan penuh amarah melihat ke arah Hang Da berada dimana ada sebuah aura gelap lekat menyerupai Naga Hitam muncul dengan bentuk yang masih belum sempurna....


..."Ternyata benar kalau firasatku dirinya kembali dalam jeda waktu secepat ini."Tatap serius Lui Zang ke arah tempat Hang Da berada dimana sudah berubah menjadi terlihat sosok Naga Hitam yang ukurannya belum terlalu besar....


...Mei membuka jubah miliknya dan menutupi tubuh Hikari agar lebih hangat....


..."Tuan Lui Zang, sekarang lebih baik anda pergi ke istana sambil membawa istri anda ini, terlihat kondisinya kurang baik dan ada darah di area bawahnya."Mei memperlihatkan sebuah noda darah yang ada di bagian dalam atas paha Hikari dekat area yang jelas untuk jalan lahir bayi tersebut....


...Sontak Lui Zang panik dan tidak ingin terjadi sesuatu kepada Hikari yang juga masih merasakan sakit di bagian bawah perutnya....


..."Hikari... Kalau begitu cepat buka gerbangnya, Mei. Aku tidak ingin sesuatu terjadi kepada dirinya dan bayi yang ada di dalam kandungannya."Lui Zang harus melupakan amarahnya itu untuk membawa Hikari ke istana untuk perawatan....


...Mei membuka gerbang teleportasinya....


...Lui Zang sejenak melupakan amarahnya kepada Naga Hitam yang tengah muncul itu dimana dirinya lebih memilih untuk mengantar dahulu Hikari untuk di rawat....


...Lui Zang dan Hikari masuk ke portal tersebut dan lalu Mei menutupnya....


...Liano yang sudah marah itu pun mengeluarkan aura biru miliknya dengan seluruh ekor bercahaya dengan warna yang sama....


..."GRRRRR..... AKAN AKU LAHAP KEGELAPAN ITU SAMPAI TIDAK TERSISA."Ucap kesal Liano....


...Liano melangkahkan keempat kakinya dengan cepat sambil menggunakan sayapnya yang juga bersinar berwarna biru langit....


..."GRAAAAAAAAAAHHHH..."Naga Hitam itu lalu melesat ke arah Liano juga dengan tubuhnya yang masih seperti lendir....


...Liano membuka mulutnya lebar-lebar dan menerkam tubuh Naga HItam itu dan mengoyaknya....


..."GRAAAAAAAAAAAAARRRR... "Liano benar-benar terselimuti amarah....


..."GRAAAAGGGG.."Naga Hitam itu balik menerekam tubuh Liano....


...Dua mahluk besar sedang bertarung seperti antara Kucing besar ekor 9 dengan Naga Hitam....


...Mei hanya bisa melihat pertarungan itu dari jauh....


...Naga Hitam itu membuat regangan dari tubuhnya yang masih belum wujud sempurnanya itu untuk melilit di tubuhnya Liano....


...Namun Liano menggunakan kekuatan pembekunya untuk membekukan regangan tubuh dari Naga Hitam itu yang layaknya seperti permpen karet....


..."GRAAAAAAHHHH..."Liano menyemburkan kekuatan pembekunya dan membekukan sebagian tubuh Naga Hitam itu....


..."SIALAN KAU... GRAAAAAHHH.."Naga Hitam itu melilit leher Liano dengan tubuh atletisnya....


...Namun Liano benar-benar sangat marah sampai dirinya dengan beringas mencabik dengan kuku-kuku tajamnya, menerkam dengan mulutnya yang dingin dan 9 ekornya yang juga memukul-mukul tubuh Naga Hitam tersebut....


...Tubuh Naga HItam itu seakan berceceran di area hutan seakan seperti daging yang tercabik lepas dari tubuhnya....


..."AKAN AKU MAKAN TUBUHMU YANG MENJIJIKAN ITU."Liano pun memakan beberapa bagian besar dari tubuh Naga Hitam tersebut ke dalam mulutnya yang begitu dingin....


...Tidak lama Haku datang sambil membawa perempuan misterius tersebut dan langsung menemui Mei....


..."Mei. Segera buka teleportasi dirimu, perempuan ini butuh perawatan."Tatap Haku yang khawatir dengan kondisi Perempuan misterius itu....


..."Baiklah."Mei membuka gerbang teleportasi ke bagian lain sisi istana Lui Zang agar dirinya tidak masuk kembali....


...Haku saat itu melihat Liano sedang bertarung dengan bringsanya dengan Naga Hitam yang tanpa wujud sempurna itu....


..."Mei, apa Hikari sudah selamat?"Tanya Haku yang memperhatikan pertarungan sengit Liano dan Naga Hitam itu....


..."Hikari sudah di bawa oleh Tuan Lui Zang untuk perawatan di istana."Tatap Mei....


..."Kalau begitu titip perempuan ini dan kau masuk lah. Biarkan aku dan kucing itu mengurus hal ini."Haku tersenyum dengan tekanan yang mulai kembali terasa di rasakan sekiling dirinya melalui Mei....


...Haku menyerahkan tubuh perempuan misterius itu ke tangan Mei....


..."Baiklah."Mei membuka gerbang dan langsung masuk membawa perempuan misterius itu....


...Ketika itu Haku melesat ke arah Liano dengan sudah menggenggam Reapernya....

__ADS_1


..."SEPERTINYA KITA AKAN BEBAS MEMOTONG-MOTONG DI WILAYAH INI."Tatap penuh amarah Haku....


..."RRRRWWWUUUIIIIIYAAAAAHHH.... AKHIRNYA KITA BISA BEBAS MENEBAS.."Reaper milik Haku pun terasa berbeda....


...Tekanan besar pun muncul ketika Haku meloncat tinggi di atas langit dan mengarahkan ayunan Reapernya ke arah leher Naga Hitam itu yang sedang bergulat dengan Liano....


...Haku menggenggam Reapernya dengan tangan kiri dan menatap dengan tatapan membunuh dimana auranya sekarang malah lebih masuk ke dalam dirinya....


...Berbeda dengan sebelumnya....


..."AKAN AKU KELUARKAN KEKUATAN AMARAH DAN RASA INGIN MEMBUNUH KARENA KAU SUDAH MELAKUKAN HAL YANG TIDAK BAIK TERHADAP SAHABATKU."Haku memfokuskan titik di leher Naga Hitam itu dan mengambil ancang-ancang mengayunkan Reapernya....


...Kemudian tiba-tiba seluruh hewan yang ada di garis jalur dimana Haku ingin menebas dengan Reapernya itu langsung merespon lari dan terbang menjauh....


...Kemudian benar saja....


..."AKU MENYEBUTNYA SERANGAN INI, TEBASAN PENYIKSA NERAKA..."Haku fokus dan mengayunkan Reapernya dengan kuat ke bawah tanah tepat leher Naga Hitam itu berada....


...'CRINGGGGGG.....'...


...Terdengar suara gelombang suara dari tebasan Reaper Haku....


...Dengan cepat....


...'DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR....'...


...Seakan tanah di jalur tebasan Hikari lontarkan dengan tangan kirinya itu membuat sebuah jurang sampai menembus ke dalam tanah dan pohon-pohon yang ada di jalur itu terhempas dengan terpotong rapih....


...Jarak serangan itu pun hampir mencapai bibir pantai yang jaraknya cukup jauh dari tempat Haku berada....


...Hampir setengah Wilayah selatan itu tercapai serangan dari Haku yang benar-benar begitu dashyat terfokus....


...Bahkan anginnya pun melebar luas ke kedua sisi bibir pantai sampai memicu gelombang ombak dari arah daratan yang lebih kuat di banding angin laut....


...Beberapa warga desa pun melihat hal itu dari desa-desa yang berada di jalur tebasan Haku....


...Kepala Naga Hitam itu terpotong dan terpental....


...Liano terkejut dan langsung mundur ke belakang....


..."YEAAAAAAAAAHHHHH... ITU TEBASAN YANG HEBAAAAAAATTTT.."Reapernya terdengar bernada senang....


..."Sudah sewajarnya seperti itu, karena aku merasa tulang pundak kiriku sedikit bergeser dan mungkin tidak bisa di gerakan untuk sementara waktu. Kekuatan ku juga sudah hilang setengahnya secara cepat karena serangan itu."Haku merasa tangan Kirinya cidera dan belum menguasai kekuatan amarah dan hawa membunuhnya itu yang jauh lebih ke tingkat selanjutnya....


...Haku mendarat di punggung Liano dan tubuh Naga Hitam itu seakan meleleh karena terlepas dari kepalanya yang dimana tubuhnya melilit tubuh Liano....


..."Hoi, Haku. Kalau aku bergerak sedikit saja tadi, sudah pasti aku ikut tertebas juga."Liano menghadap ke atas dimana Haku berdiri di punggungnya....


...Lalu sebuah Magma muncul dari dalam tebasan Jalur Hikari menyembur ke atas dan kembali lagi ke dalam bumi....


...Seakan sekarang, jalur akibat tebasan Haku mejadi jurang Magma dimana tebasannya itu begitu sangat dalam....


...Kepala Naga itu meronta dan tubuhnya kembali seperti semula....


...Hang Da muncul dengan ada luka gores di kepalanya....


...Haku dan Liano menatap dari kejauhan di seberang jurang tersebut....


...Lalu Ling Hao yang sebelumnya kabur langsung menghampiri Hang Da....


..."KIta mundur dulu, Tuan."Ucap Ling Hao yang masih terasuki oleh aura gelap itu dengan tangan kanannya yang sudah menyatu akibat di tebas oleh Haku sebelumnya....


..."Brengsek sekali memang orang-orang dari dunia lain itu. Akan aku balas perbuatan kalian lain kali."Tatap tajam Hang Da yang terselimuti aura gelap....


...Mereka berdua pun pergi entah kemana....


...Liano dan Haku masih ada perasaan kesal terhadap mereka....


..."Liano, mari kita kembali ke istana Lui Zang dan menemui Hikari."Tersenyum Haku....


..."Mungkin akan butuh waktu lama, karena aku cukup kelelahan dan aku juga baru sadar bisa mengamuk seperti itu."Liano membalikan tubuhnya dan terbang ke arah sebelumnya mereka datang....


..."Kalau begitu aku juga ingin istirahat sejenak di punggungmu. Karena aku juga belum menguasai tehnik yang juga baru aku keluarkan tadi, tubuhku terasa sedikit mati rasa dan kesemutan di beberapa bagian, di tambah lengan kiriku seakan bergeser."Haku menidurkan tubuhnya di punggung Liano yang sedang terbang santai itu....


..."Haku, sekarang aku tau kenapa kau ingin Hikari di serahkan oleh Lui Zang."Perlahan sinar di tubuh Liano mengilang dan dia kembali seperti sebelumnya....


..."Hikari sudah berubah dan mungkin memang dirinya membutuhkan perlindungan lebih kuat di bandingkan kita berdua. Walau terlihat agak aneh karena saat itu dirinya laki-laki yang begitu kuat, sekarang malah begitu lemah lembut dan seperti perempuan yang sangat-sangat rapuh. Sunggu aku benar-benar tidak menyangka sifatnya berubah derastis."Haku tersenyum sambil memeluk punggung Liano....


..."Tadi aku juga melihat kalau Hikari seperti merasa takut dan dirinya seperti mengharapkan Lui Zang datang menyelamatkan dirinya, rasa yang pernah aku lihat dahulu ketika berjalan-jalan di dunia kita."Liano mengingat wajah Hikari yang seakan lega di peluk oleh Lui Zang....


..."Mungkin dalam dirinya, Hikari sudah menemukan cintanya dengan Kaisar itu, apalagi dirinya juga sedang mengandung anaknya."Haku memejamkan kedua matanya sambil tersenyum....


..."Cinta yah.. Aku tidak sabar melihat wajah ketiga bayi miliknya yang akan lahir nanti."Liano ikut senang jika Hikari mendapatkan cintanya di kehiduapannya ini....


..."Tapi Liano. KIta benar-benar sudah merasa gagal tidak bisa menemukan Hikari."Haku membuka matanya dan masih merasa menyesal....


..."Kau benar juga."Liano pun berfikir hal yang sama....


..."Kalau begitu kita biarkan dirinya bersama Lui Zang terlebih dahulu dan jangan ganggu dirinya nanti saat mereka dekat, kita cukup amati dari jauh."Haku tersenyum....

__ADS_1


..."Iya, tentu aku juga akan membalas dendam ku terhadap mereka yang telah menculik Hikari."Liano tersenyum sambil memasang wajah serius....


...Mereka berdua pun kembali dengan Liano yang terbang di atas langit pagi yang cerah menuju istana Lui Zang yang jaraknya cukup jauh....


...*****...


...Sementara itu di Istana Lui Zang....


...Hikari terbaring di tempat tidur dan di beri perawatan oleh para pelayan perempuan kerajaan di ruangan Khusus dimana Lui Zang menemani Hikari dan menggenggam tangan kanannya sambil menatap wajah Hikari yang lemah itu....


..."Hikari..."Lui Zang menggenggam erat tangan kanan Hikari....


...Lui Zang mencium dahi Hikari dan mengelus rambutnya sambil menatap lembut dirinya....


..."Bayimu..."Ucap lirih Hikari....


..."Iyah... Bayi kita berdua, Sayang..."Lui Zang tersenyum dengan deraian air mata mengalir di pipinya....


...Selama di berikan perawatan oleh pelayan perempuan kerajaan itu, Lui Zang terus menemai Hikari....


...Sampai Hikari terlelap tidur dan tubuhya sudah rapih dan bersih dari semua luka dimana sudah di perban luka-lukanya dan tubuhnya hanya terselimuti selimut hangat tanpa lagi pakaian di tubuhnya....


...Hari yang mengerikan itu hampir usai....


...Waktu malam pun tiba....


...Lui Zang yang masih berada di dalam kamar khusus perawatan itu sedang duduk di samping pinggir tempat tidur Hikari berada....


...Dimana dirinya sudah terlihat jauh lebih baik....


...Lui Zang mengelus dan menggenggam telapak tangan Hikari yang masih terbaring di atas tempat tidur itu dengan kedua tangannya sambil sesekali mengelus perut miliknya yang besar itu....


..."Akhirnya aku bisa bersama mu dan aku bisa merasakan perutmu yang besar itu dimana bayi kita sedang tumbuh di tempat yang aman."Lui Zang benar-benar bahagia dengan kembalinya Hikari....


...Saat itu Lui Zang memerintahkan untuk menjaga ketat wilayah kerajaanya dan Naganya pun berkeliling di sekitar kerajaan....


...Malam itu, Hikari perlahan membuka matanya dimana dirinya melihat Lui Zang sedang berada di samping kanannya tengah mengelus telapak tangan dan melihat perutnya....


..."Lui... Zang.."Hikari menyebut lembut nama Lui Zang....


..."Hikari... Hikari... Kau tidak apa-apa? Bagaimana sekarang kondisimu?"Lui Zang terkejut ketika Hikari terbangun dan langsung memanggil namanya....


..."Aku... Akuu...."Hikari bingung harus berkata apa dengan Lui Zang yang sekarang begitu dekat di dirinya....


...Saat itu tiba-tiba Lui Zang mengangkat punggung Hikari dengan tangan kirinya perlahan dan mencium bibir Hikari sambil menaruh tangan kanannya di perut Hikari yang buncit terselimuti selimut tebal hangat berwarna putih....


..."Mucchh..."...


..."....."...


...Hikari merasa malu, namun kedua tangannya menggenggam lembut telapak tangan kanan Lui Zang yang sedang berada di atas perut buncitnya dan Lui Zang balik menggenggam tangan lembut Hikari sambil masih mencium bibir hangatnya yang kecil dan merah muda itu....


...Lui Zang melepaskan ciuman bibirnya itu dan tersenyum dengan air mata kembali mengalir di kedua pipi tirusnya....


..."Hikari, aku akan memberikan cinta yang lebih banyak untuk dirimu, juga bayi kita yang sedang tumbuh di dalam perutmu itu."Lui Zang melirik ke arah perut Hikari berada sambil mengelus kembali perutnya itu....


..."Aku senang karena langsung bisa mendapatkan ketiga bayi dari dirimu ini. Aku tidak akan lagi melakukan hal bodoh dan akan mencoba menjadi ayah yang baik dan sebagai pemimpin. Aku akan selalu mendampingi dirimu, bahkan sampai saat mereka lahir, aku akan berada di samping mu saat itu tiba sampai ketiga bayi kita lahir. Kau tidak perlu lagi takut, karena sekarang aku akan menjaga cinta yang selama ini aku tunggu, dengan seluruh kekuatan di tubuhku ini."Lui Zang menatap lembut Hikari dengan senyuman manis di wajahnya yang tampan....


...Hikari melihat balik wajah Lui Zang dan merasakan denyut bayinya di dalam perutnya itu....


...Lui Zang kembali mengelus perut Hikari dengan juga ada kedua tangan Hikari dan kembali juga mencium lembut bibir Hikari....


...'Mucchh..'...


...Hikari perlahan memejamkan kedua matanya dan merasakan sebuah rasa cinta yang tubuhnya pernah ia rasakan di tubuh Lui Zang yang hangat itu....


...Hikari menikmati lembutnya ciuman cinta itu dimana mereka tentunya masih dalam status suami dan istri....


...Akkhirnya mereka berdua kembali bersatu dengan kejadian tak terduga dan tidak akan lama lagi mereka juga akan kedatangan ketiga keluarga baru yang akan lahir dari tubuh Hikari....


.........TAMAT.........


...TAPI BOOONG......


...HAHAHAHAHA......


...SETELAH SEMUA KISAH LIKA-LIKU YANG DI JALANI OLEH MEREKA, APAKAH PUAS DENGAN PENCAPAIAN PERTEMUAN MEREKA INI?...


...SSTTT JANGAN DI BAHAS DI SINI, SILAHKAN DI BAHAS DI DISKUSI PENGUNGUMAN YANG AKAN SELALU DI BUKA SETIAP 20 CHAPTER TELAH KALIAN BACA....


...TERIMA KASIH YANG SUDAH MEMBACA HINGGA MEREKA BERTEMU KEMBALI AKHIRNYA DI CHAPTER 40 INI....


...YANG BELUM LIKE, COMMENT ATAU VOTE SETELAH MELIHAT LIKA-LIKU MEREKA YANG TERBAYARKAN, SILAHKAN KEMBALI KE CHAPTER DIMANA LIKE KALIAN HILANG ENTAH KEMANA....


...KALIAN AKHIRNYA BISA MELIHAT KISAH BAIK MEREKA DAN PENULIS JUGA MERASA LEGA BISA MENULIS SESUAI EKSPETASI YANG TERWUJUD DI CHAPTER 40 INI....


...LALU BAGAIMANA DENGAN KELANJUTAN KISAH MEREKA?...


...KEMBALI TUNGGU HANYA DI KINDOM OF PRISMATIC DARI YUKI HIMEKAWA....

__ADS_1


...TERIMA KASIH......


...JANGAN BOSAN MENUNGGU KISAH MEREKA YANG LAINNYA DENGAN PENUH KESERUAN DAN CINTA TENTUNYA....


__ADS_2