Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai

Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai
Prismatic 74: Sahabat lama, ke anehan dan Perkenalan.


__ADS_3

...Kereta kerbau khusus pun sudah menunggu para rombongan dari Tuan Han Wei bersama 4 pilarnya....


...Namun ada 4 pilar yang besar salah satunya, dirinya tidak bisa masuk ke kereta....


...Akan tetapi dirinya seperti merubah Armor kakinya menjadi sebuah seluncur es dengan cara di lekukan lalu dari sendi lengannya, ia lekukan juga dekatkan ke pinggang dengan mengepal ke atas....


...Kemudian Api seperti pendorong itu mendorong tubuhnya di jalan yang sudah penuh salju....


...Bahkan salju meleleh terkena armonya berwarna kuning motif apinya, seakan memang panas armor tersebut....


...Tuan Han Wei masuk sendiri ke dalam kereta khusus untuk dirinya....


...Lalu ketiga pilarnya itu menaiki kereta kuda lainnya....


...Penjaga menutup pintu dan Han Wei melepas kekuatan mantel apinya agar tidak terbakar kereta yang ia naiki itu....


..."Sepertinya wilayah ini juga dalam tanggap darurat. Walau begitu aku ingin bertemu sahabatku itu kembali yang katanya sudah sembuh dari kutukan Naga Hitam." Tersenyum lebar Han Wei sambil bersandar dan menikmati perjalan itu menuju ke kerajaan Lui Zang....


...*****...


...Sementara itu di kerajaan Lui Zang....


...Hikari sedang berada di atas tepat tidur dan berselimut tebal dimana sudah jauh lebih hangat di bandingkan sebelumnya....


..."Akhirnya hangat juga." Tersenyum Hikari di dalam selimut tebalnya....


..."Kau jadi seperti manusia selimut, sayangku." Lui Zang pun tersenyum dimana Hikari benar-benar menutupi tubuhnya dari kepala sampai kakinya selimut tebal....


..."Habisnya dingin sekali... Sekarang aku merasa hangat, bayiku juga pasti merasakan hangat di dalam sini." Hikari melihat ke perutnya yang tidak lagi nampak kalau sudah besar karena selimut itu....


...Lui Zang memakai pakaian jubah kekasiarannya yang berwarna hijau putih besar untuk melaksanakan tugasnya kembali sebagai penguasa wilayah tersebut....


..."Nam, kau jaga istriku agar tetap hangat sampai aku kembali yah." Lirik Lui Zang kepada Nam yang sedang duduk di samping kanan Hikari di pinggir tempat tidur dan menapakan kedua tangannya di pundak Hikari yang sudah tertutup selimut tebal....


..."Tentu saja, Tuan Lui Zang." Nam tersenyum melihat Hikari yang seperti tumpukan selimut di atas tempat tidur....


...Lui Zang pergi dan membiarkan Hikari istirahat sekaligus menghangatkan diri di kamar....


...Dirinya juga mempersiapkan untuk melakukan sesuatu sebelum festival api abadi itu berlangsung....


...*****...


...Haku berjalan santai di jalan dengan angin dan salju turun semakin lebat menerpa mantel kulit tebal yang ia gunakan sampai ada yang menumpuk di atasnya....


...Untungnya Haku menggunakan kekuatan miliknya sedikit untuk mengangatkan dirinya dengan cara menaikan adrenalin yang ada di tubuhnya sedikit....


..."Tidak aku sangka musim dingin di dunia ini sangat dingin. Aku kira seperti di jepang." Ucap Haku kepada dirinya sendiri dengan tidak ada satu pun di jalanan dan hanya ada pohon-pohon besar tanpa daun....


...Seakan menjadi horror jika dirinya tidak memiliki kekuatan....


..."Mungkin karena alamnya masih terjaga, jadi memang dingin lebih dari jepang." Ucap Reapernya Haku menjawab perkataan dari Haku....


..."Memang benar.. Humm.." Haku terus berjalan tanpa kesulitan....


...*****...


...Perjalanan Han Wei menuju istana hampir seminggu, dimana mereka singgah-singgah desa satu ke desa lainnya di rute jalan menuju kerajaan Lui Zang....


...Mereka di berikan penginapan khusus untuk para bangsawan yang juga di sediakan makanan sampai ke kerajaan Lui Zang yang berada di tengah wilayah selatan yang hampir berupa daratan padat dengan satu gunung api besar....


...Sementara Haku hanya tinggal melewati 2 desa lagi sebelum dirinya keluar dari peta seharusnya wilayah selatan yang mengarah ke arah barat tepat gunung terbesar di wilayah selatan berada....


...Sementara itu di istana Lui Zang....


...Liano yang sedang berada di taman dekat kediaman Hikari berada, dimana dirinya tidak sama sekali kedinginan karena bulunya, dirinya seperti menditeksi samar kejanggalan yang aneh dari kejauhan....


..."Energi macam apa ini, samar-samar aku merasakan sesuatu." Liano sedikit curiga mengenai energi yang aneh tersebut....


...Tapi yang ia rasakan seperti energi yang berbeda dari Naga Hitam....


...Namun ada sedikit kesamaan....


..."Kekuatan energi itu memang aneh dan sedikit sama, tapi apakah seseorang yang memiliki kekuatan yang sama dengan Naga Hitam jahat?" Tatap Liano ke arah dimana dirinya merasakan energi aneh tersebut....


...Kemudian tiba-tiba Xao Ba dan Mei terlihat oleh pandangan Liano menuju ke suatu tempat yang entah ke arah mana....


...Tapi dirinya ke arah kiri tepat Liano sedang melihat ke arah dimana gerbang utama berada....


...Sementara Xao dan Mei ke arah sisi utara kerajaan Lui Zang....


..."Mau kemana mereka itu." Ucap Liano....


...*****...

__ADS_1


...Lalu setelah seminggu baru lah Han Wei datang ke dalam gerbang kerajaan utama istana Lui Zang yang di jagat ketat oleh prajurit kerajaan khusus bersama tunggangannya di siang hari dengan salju turun begitu lebatnya....


...Lui Zang sudah berdiri di dalam dekat pintu gerbang besar untuk ke kerajaanya di tengah persisi....


...Han Wei turun dan memakai jubah apinya kembali....


...Tapi saat itu dirinya mengeluarkan sayap seperti burung api besar dan dengan cepat melesat ke arah Lui Zang dengan setengah badannya hampir menyerupai burung phoenix dalam legenda 4 mata angin....


...'Wushhh..'...


...'Duarrrrr..'...


...Bahkan setengah tubuhnya benar-benar seperti burung dan satu kakinya bercakar menghantam tangan kanan Lui Zang yang menahan serangan tersebut....


...Dirinya masih melayang dengan serangan dari kaki yang menyerupai burung api phoenix menahan tangan kanan Lui Zang yang mengkis serangan tersebut dengan kuda-kuda kaki di hentakan ke tanah....


..."Sepertinya kau memang sudah pulih, sahabat lama." Tersenyum Han Wei....


...Salju di sekitar mereka sampai meleleh akibat serangan benturan tersebut dan memperlihatkan seperti kawah salju dari tumpukannya dan memperlihatkan bagian tanah taman tanpa ada salju yang menutupinya....


..."Selamat datang, Han Wei." Lui Zang tersenyum....


...Kemudian Han Wei menapakan kedua kakinya ke tanah yang tidak lagi ada salju menumpuk dan mengembalikan wujud setengah burung phoenix di tubuh besarnya itu hingga kembali menjadi mantel....


...Tubuh Han Wei hampir 2x lipat tubuh Lui Zang dengan juga di ukur otot-ototnya yang besar menonjol....


..."Seperti yang sudah aku baca di suratmu, bahwa aku hanya membawa 4 pilar apiku saja." Tersenyum lebar Han Wei dimana kumis dan jenggotnya hampir selehernya yang bercahaya seperti api sedikit tertarik karena senyum lebar di bibirnya....


..."Silahkan lewat sini. Besok kita akan memulai festival api abadinya. Aku merasa para warga desa juga sedang menunggu apimu untuk mengangatkan jalur yang biasa sudah aku siapkan untuk festival tersebut." Lui Zang mengantar Han Wei ke tempat ruangan perjamuan....


...Lalu Xao Ba yang juga ada di dekat gerbang itu langsung mempersilahkan 4 pilar pengawal dari Han Wei untuk mengarahkan mereka ke tempat khusus untuk mereka istirahat dan juga di sediakan jamuan....


..."Silahkan kalian berempat lewat sini." Ucap Ramah Xao Ba kepada 4 pilar tersebut....


...Ketika Xao Ba sedang menunjukan jalan menuju ke kediaman mereka yang akan di singgahi untuk istirahat....


...Liano berjalan santai mendatangi 4 pilar dari Han Wei dengan tatapan curiga....


..."Siapa mereka ini, Xao?" Tanya Liano yang menatap ke wajah-wajah dari 4 pilar Han Wei....


...Xao Ba lalu memperkenalkan mereka....


..."Oh, mereka ini adalah 4 pilar pengawal dari Han Wei Penguasa Wilayah Timur." Tatap ramah kepada Liano....


...Bahkan yang perempuan tanpa lengan itu memakai seperti kimono, bedanya lengannya tidak ada....


...Bahkan style bela diri seperti pakaian Ninja dirinya hampir juga menyerupai apa yang dahulu dirinya ingat saat berada di jepang....


...Sebelumnya memang Liano melihat San Fei yang berpakaian ala ninja dengan motif terang, berkebalikan ninja yang pada umumnya berwarna gelap....


...Namun dia tidak peduli karena merasa tidak ada yang aneh dengan dirinya....


...Tapi ada yang berbeda sedikit di anara mereka....


...Seperti ada frekuensi aneh yang coba Liano tangkap....


...Ibarat seperti mencari channel televisi yang jika frekuensinya tidak sejalan dengan yang ada, maka akan seperti semut atau gambarnya tidak ada sampai menemukan gambar jelasnya....


...Liano mencari frekuensi tersebut dimana seperti ada yang terlewat cepat dan merasakan dirinya menemukan channel itu, tapi selalu tertutupi....


...Maka itu dirinya bingung dan menemukan kejanggalan....


...Seperti frekuensi channel tersembunyi atau di sembunyikan....


..."4 pilar api?" Ucap singkat Liano sambil menatap satu-satu wajah mereka....


..."iyah, kau pasti belum tau. Laki-laki paling kanan dari dirimu menghadap adalah ahli bela diri api dengan kemampuan bela dirinya yang menggabungkan teknik api, dimana dirinya yang paling kuat dan di pilih oleh Han Wei. Namanya adalah Saguru Rei." Lirik Xao Ba sambil tangan kanannya memperkenalkan sosok tersebut....


..."Ternyata Tuanmu memelihara serigala aneh yang memiliki sayap dan berekor sembilan." Bicara Saguru Rei dengan wajah serius dan tatapan tajam ke arah Liano....


...Liano merasa nama mereka pun hampir mirip dan melihat wajah dari Saguru....


..."Aku bukan serigala, tapi aku kucing tau." Liano sedikit jengkel di katakan serigala, walau memang mirip serigala dari moncongnya yang kedepan....


...Namun memang dirinya masih belum sadar kalau sekarang tubuhnya serigala dengan kekuatan berbeda sampai bisa bicara....


..."Sosok perempuan yang cantik berambut pony tail di samping kanannya bernama Godoku Kire, kekuatannya mengendalikan boneka." Kembali Xao memperkenalkan perempuan dari 4 pilar yang di bawah oleh Han Wei....


..."Apa kau mainan dari Tuanmu? Hebat sekali ada hewan yang bisa bicara, kau pasti hewam mystic seperti Naga Hijau itu." Tersenyum ramah Godoku menatap mata Liano langsung dengan paras wajah yang cantik dan putih seperti wanita jepang dengan poni menutupi dahi....


..."Hmmm..." Liano mencoba menganilsa apa yang di bawa oleh perempuan tersebut di belakang punggungnya....


...Terlihat ada 3 benda yang terbungkus perban di punggungnya dan yang tengah paling besar....

__ADS_1


...Kalau dirinya di katakan pengendali boneka, artinya boneka apa yang ada di dalam dirinya bawa itu....


..."Kemudian di samping Godoku adalah seorang yang ahli juga dalam bela diri dengan menggunakan senjata tonfa. Namanya adalah Kiora Goh." Lirik Xao ramah ke arah laki-laki yang juga ada senjata di pundaknya tergantung dan terbalut perban putih....


..."Salam, aku Kiora Goh." Membungkuk Kiora sedikit ke arah Liano dengan salam yang hampir sama di lakukan orang jepang yang memperkenalkan diri....


...Rambut belah tengahnya sampai bergoyang saat tadi dirinya menunduk....


...".." Liano dalam pikiran berfikir kalau di wilayah Timur itu adalah wilayah yang hampir mirip seperti di jepang....


..."Kemudian yang terakhir dan yang besar memakai armor seluruh tubuhnya adalah Miroku Gajou. Dia adalah salah satu pilar yang di pilih oleh senjata legenda yang bisa merubah dirinya menjadi apapun dengan dirinya menggunakan api sebagai kekuatan intinya." Xao mendangakan ke atas dimana tingginya hampir menyamai Liano....


..."Miroku Gajou... Mungkin kita bisa bermain seluncuran dan kau menarik diriku." Ucap Miroku dengan nada yang berat seperti bicara robot pada umumnya di dengar....


..."Mana sudi aku menjadi penarik tubuhmu yang besar." Tatap Tajam Liano kepada Miroku yang wajahnya punt tertutup armor dengan sendi-sendinya menyala....


...Dirinya seperti manusia api yang terlindungi zirah dan sendir-sendinya bukti kalau memang dirinya manusia api yang terbalut armor yang memang seperti robot dan memiliki sendi-sendi untuk dirinya juga bergerak layaknya seeprti manusia....


...Bahkan seluruh tubuhnya bisa di katakan api semua di dalam zirah armornya....


...Setelah Xao memperkenalkan mereka, dirinya kembali mengantar 4 pilar api itu menuju ke ruangan mereka istirahat....


...Liano hanya bisa melihat mereka berjalan melewati dirinya dengan rasa penasaran dengan frekuensi energi aneh yang coba ia tangkap....


...Tetapi dirinya tidak berhasil tangkap....


...Itu pun dirinya bingung dari ke 4 pilar itu, seakan semuanya sama walau diteksi kekuatannya memang dirinya rasakan besar hampir seperti Haku....


...Tetapi ada sebagian kecil aneh di diri mereka....


...Sebuah titik yang membuat rasa curiganya semakin besar....


..."Aku benar-benar tidak bisa merasakan energi apa itu, tapi apa iya 4 orang pengawal penguasa wilayah Timur demikian adanya? Xao juga tidak merasakan ke anehan." Liano bicara dalam hatinya sambil melihat ke 4 pilar itu semakin menjauhi dirinya....


...Tempat Lui Zang berada....


...Lui Zang dan Han Wei sudah masuk ke ruangan terbuka luas yang dimana sudah banyak suguhan makan dan lainnya di lantai ruangan terbuka itu....


..."Mari kita makan siang dahulu, Han Wei." Lui Zang duduk di lantai dengan karpet tebal mengalasi lantai sampai luas ruangan itu dengan warna hijau dan merah....


..."Hahahaha... Makanan wilayah selatan selalu identik dengan sayur dan juga jamur-jamuran mereka yang tumbuh di bawah akar-akar pohon besar. Rasanya benar-benar tidak tertandingi jika di gabungkan dengan bumbu dari wilayahku, Hahahaha.." Han Wei duduk di sebelah kiri Lui Zang dan dirinya mulai mengambil makanan yang tersedia di sebuah mangkuk-mangkuk dan meja kecilnya tentu untuk menaruh makanan agar terlihat indah....


...Ketika itu datang Hikari bersama Nam di samping kanannya dari arah lorong kanan yang mengarah ke arah menara tempat dirinya dan Lui Zang tidur....


...Han Wei melirik ke arah belakang kanan dan melihat wajah cantik Hikari yang berpakaian Dress ala kerajaan china terdahulu dengan warna hijau dan putih seperti yang selalu Lui Zang kenakan....


...Dimana ada balutan kain dan ikatan pita di belakang punggungnya yang membalut perut Hikari yang buncit itu....


..."Siapa perempuan cantik yang aku rasakan aneh sekali kekuatannya itu." Tanya Han Wei sambil terus melihat Hikari yang sedang menuju ke arah Lui Zang berada....


..."Oh, dia adalah istriku, Namanya Hikari. Kenapa kau di sini, sayangku." Lui Zang langsung berdiri kembali dan menghampiri Hikari yang berjalan santai sambil melekukan tangan kirinya dan menapakan di belakang pinggangnya untuk menyangga tubuhnya yang sudah berat....


..."Aku boleh ikut duduk, di kamar aku bosan." Jawab Hikari yang sekarang tubuhnya di rangkul oleh Lui Zang....


...Lui Zang rangkul pinggang belakang Hikari dengan tangan kanannya, lalu tangan kirinya menapak di perutnya yang buncit dan mengelus lembut....


..."Apa kau mulai terbiasa dengan hawa dinginnya? Mari aku bantu duduk." Lui Zang mengarahkan tubuh Hikari ke samping tempat duduk untuk dirinya....


...Han Wei lalu melirik ke arah kirinya melihat Lui Zang dan Hikari....


..."Istrimu cantik sekali. Lalu, perutnya yang buncit itu, jangan-jangan.." Perlahan senyum Han Wei kembali membuka lebar mulutnya....


...Lui Zang mendangakan kepalanya sedikit ke atas dimana wajah Han Wei berada dan tersenyum ke arahnya....


..."Benar, dia sedang hamil anakku yang berharga." Ucap Lui Zang sambil membantu Hikari duduk di lantai karpet yang empuk itu....


..."Hahahahaha... Akhirnya kau bisa menghamili perempun juga, sahabatku.." Ucap senang Han Wei yang membuat terkejut Hikari yang dirinya baru melihat manusia besar seperti Han Wei....


...Apalagi mantel api yang sudah ia kecilkan itu di pakainya seakan tidak membakar tubuh besarnya....


..."Si-Siapa dia itu, Lui Zang?" Tanya polos Hikari yang sudah duduk dengan memiringkan kakinya karena perut yang buncit sambil melihat senyum lebar dari bibir Han Wei sampai gigi-gigi depannya terlihat jelas putih....


..."Dia adalah penguasa wilayah Timur seperti diriku, Sayang." Lui Zang menjawab dimana dirinya sudah berada di samping antara Hikari dan Han Wei dengan tersenyum ke wajah Hikari, tangan kirinya mengelus perut Hikari yang buncit itu secara lembut ke atas dan ke bawah....


..."Hoh.." Hikari baru tau, ternyata penguasa wilayah Timur itu pun memiliki rambut panjang sebahu dan bersinar memang kepalanya seperti kobaran api....


...Jenggot dan kumisnya dengan panjang sampai selehernya pun ikut menyala seperti kobaran api....


...Next......


...Terima kasih yang sudah mengikuti cerita sampai ke chapter ini....


...JIka sudah update, silahkan lanjut, tapi jika belum silahkan tunggu....

__ADS_1



__ADS_2