Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai

Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai
Prismatic 72: Pelabuhan wilayah Selatan dan Rasa Penasaran Haku.


__ADS_3

...Setelah mengingat kilas balik dari Xao Ba, dirinya pun menceritakan hal tersebut kepada San Fei....


...Namun pada akhirnya mereka pun tidur untuk hari esok yang akan datang....


...*****...


...Beberapa hari berlalu setelah kesinggahan Xao Ba dan San Fei di desa dekat kerajaan Lui Zang....


...Mereka berdua sudah berada di pelabuhan pantai siang hari cerah yang alasnya akar-akar pohon dengan cara menjalar dari dalam hutan dan membentuk suatau pelabuhan bagi kapal yang berlabuh....


...Dimana ramai sekali para penduduk desa dari wilayah selatan dan juga penduduk desa dari wilayah timur datang membawa sekaligus mengambil bahan makanan dari wilayah selatan menggunakan kapal kayu berbahan bakar api....


...Sebuah bentuk perahu unik yang memakai api sebagai tenaga dorongnya, seperti mainan perahu-perahuan yang dahulu pernah ada....


...Bentuknya seperti itu kira-kira dengan para nelayan dan sisi belakang untuk mengangkut bahan-bahan....


...San Fei turun dari kereta kuda tersebut bersama Xao Ba....


..."Terima kasih telah mengantarku sampai pelabuhan, Xao Ba." Tersenyum San Fei sambil berjalan untuk menuju ke perahu khusus wilayah selatan yang besar dimana terbuat dari kayu pohon dengan pohon-pohon di atasnya tumbuh....


...Bahkan perahu itu di gerakan dengan akar-akar yang membelah air laut dimana ada akar menjalar seperti sebuah Rel kereta api yang ada di atas air mengapung....


...Seakan perahu itu memang berjalan di atas rel tersebut dengan mengapung....


...Sesuatu yang sangat unik....


...Dimana akar pohon itu bisa menjalar sampai ke lautan luas yang membetang....


..."San Fei, ingat lah apa yang kita bicarakan sebelumnya, " Ucap keras Xao Ba....


..."Aku akan ingat, Xao. Aku dan Tuan Han Wei akan kesini lagi beberapa hari setelah salju turun di wilayah selatan." Berbalik San Fei yang berjalan di tangga menuju ke perahu khusus yang memang di gunakan untuk perjalanan private bagi orang-orang penting....


...Bahkan di kapal itu ada prajurit Lui Zang dengan tunggangan belalanghijau yang terbang....


...Juga ada prajurit Lui Zang yang menunggangi ikan berwarna biru langit di punggungnya....


...Ikan itu mempunyai sirip depan panjang seperti sayap, juga di belakang sirip kakinya, dengan wajah menyeramkan....


...Giginya besar-besar seperti Hiu namun sirip atasnya terbagi tiga....


...Penunggangnya berdiri di atas sirip-sirip atasnya sambil bepegangan di sirip yang begitu lancip seperti landak dengan baju zirah berwarna birunya juga....


...Xao dan San memebrikan banyak informasi mengenai banyak apa-apa saja yang terjadi selama di kerajaan masing-masing mereka tinggal....


...Ketika itu Xao menitip pesan hanya untuk dirinya melalui perintah Lui Zang juga tentunya....


...Secara tiba-tiba langit perlahan berubah menjadi gelap dan turun salju lembut....


...Perahu yang di naiki San Fei itu berjalan di atas rel kayu yang mengapung dengan kekuatan alam daari pohon tersebut seperti magnet yang menjalankan perahu itu untuk ke arah lautan yang luas....


...Namun sebelum itu, gerbang yang terbuat dari akar-akar pohon yang saling menyatuh itu di buka oleh penjaga Lui Zang yang menggunakan tunggangan ikan biru dan belalang terbang di atas langit....


...Masing-masing gerbang itu di jaga dan ada prajurit patroli dengan menggunakan belalang dan ikan tersebut, menyusuri dinding akar pohon yang mengelilingi bagian luar wilayah selatan sampai ke belakang....


...Sungguh penjagaan yang sangat ketat sampai wilayah pesisir pantainya terbentengi dinding agar musuh tidak masuk sembarangan dari luar melalui laut atau langit....


...Setelah melihat kepergian San Fei, Xao Ba sejenak berbelanja dengan Nelayan dari wilayah timur, untuk ikan segar berukuran sangat besar dari wilayah timur dengan satu kotak peti es abadi tersedia untuk mendinginkan ikan itu sampai ke istana Lui Zang, lalu kembali ke keretanya, lalu peti ikan itu di taruh di atas kereta tersebut....


...Xao Ba kembali masuk ke dalam kereta tersebut lalu kereta itu kembali balik arah untuk menuju ke kerajaan Lui Zang....


...Terlihat di langit ada Naga Lui Zang dengan dirinya menaiki di atas kepalanya....


...Menandakan kalau pemimpin wilayah selatan telah sehat dan bisa berpatroli di langit....


...Mereka yang melihat Lui Zang langsung memberi hormat dengan mengepalkan tangan kanannya ke dada lalu tangan kirinya membentuk cakar naga yang telapak tangannya di arahkan ke atas....


...Melambangkan hati mereka memberi hormat untuk wilayah selatan kepada sang Naga....


...Kepalan tangan kanan di tengah dada lalu tangan kiri membentuk cakar naga dengan telapak tangan mengarah ke arah atas....


...Xao Ba merasa senang Lui Zang akhirnya pulih dan bisa kembali berpatroli bersama naganya....


..."Akhirnya aku bisa melihat Tuan kembali." Ucap Xao Ba dari arah jendela kereta kuda....

__ADS_1


...Dimana Lui Zang melihat juga dari atas langit kereta kuda yang di naiki oleh Xao dan San Fei....


...Tentu patroli Lui Zang tidak satu hari mengelilingi seluruh wilayah selatan itu, tetapi ada rute acak yang sengaja di buat agar para pemberontak yang mencoba mengacau tidak tau Lui Zang akan datang atau tidak....


...Tetapi biasanya setiap antara siang dan menjelang malam dirinya akan patroli langsung....


...Sebenarnya kejahatan di wilayah selatan sudah meredam lebih dari sebelumnya, apalagi peran Haku yang juga ikut membantu pembangunan desa para pencuri keliling itu....


...Dimana kelompok besarnya sudah Haku singkirkan dengan cara menjadikan mereka warga wilayah selatan dengan catatan perjanjian yang sudah mereka setujui....


...Peran Haku sangat penting dan bahkan para pengelana atau orang yang bertualang ke wilayah selatan, menyebarkan berita kalau Haku sedang membuat desa khusus para pencuri keliling....


...Sampai beberapa pencuri keliling lainnya yang belum bergabung datang ke tempat Haku berada....


...*****...


...Tempat Haku berada....


...Hampir wilayah yang awalnya kosong mulai terbangun bangunan peternakan, perkebunan, rumah-rumah untuk mereka tinggal yang membentuk melingkar dengan pusat bangunan pengungsian di tengahnya....


...Pagar-pagar kayu dan pos-pos bangunan berkonsep bentuk apartement di jepang dengan dua lantai dan beberapa ruang di dalam dinding mulai di bangun dengan senyaman mungkin untuk mereka berjaga di saat malam atau siang hari dengan fasilitasnya....


...Haku saat itu berdiri di dekat pagar peternakan untuk sapi-sapi yang masih kosong....


...Melihat para pencuri keliling itu bergotong-royong membangun rumah warganya sesuai arahan Haku dimana dirinya mendesign rumah seperti yang ada di jepang....


...Untuk penginapan, dirinya masing mengambil konsep seperti di dalam game dan yang pernah ia singgahi, yaitu ada bar di depannya lalu di belakang lantai dua kamar....


..."Bagus-bagus, mungkin kita bisa mengejar pembangunan ini sebelum musim dingin tiba." Ucap Haku....


...Haku melihat ke arah langit dan merasakan kalau akan turun salju pertama di musim dingin awal bulan....


..."Sepertinya salju akan turun." Tatap Haku ke arah Langit....


...Lalu tiba-tiba datang pemimpin pencuri keliling pemilik pedang berjenggot panjang yang sekarang memakai pakaian seperti warga pada umumnya khas tradisional dalam game dengan warna identik coklat dari kulit hewan....


...Dimana dirinya di ikuti oleh beberapa orang yang Haku sudah tau mereka siapa....


..."Ketua Haku. Ada lagi yang ingin bergabung ke desa kita ini." Ucap laki-laki pemilik pedang berjenggot panjang itu....


..."Ka-Kami semua bersedia dan ingin hidup layaknya sebagai warga desa yang baik." Ucap salah satu laki-laki dari gerombolan kecil itu....


..."Kalau kalian berbuat kejahatan, kalian akan bernasib sama seperti kepala orang yang ada di atas atap bangunan gedung itu....


...Haku memajang kepala dari pemimpin pencuri keliling sebelumnya di atas atap tepat sebagai peringatan yang melanggar janjinya akan di penggal seperti itu....


..."Ka-Kami paham..."...


...Mereka semua terlihat memang membutuhkan seseorang seperti Haku, apalagi ada anak kecil dan orang tua juga di kelompok itu....


...Haku mendapatkan tujuan baru setelah Hikari pada akhirnya juga mendapat tujuan hidupnya di dunia baru yang mereka tinggali....


...Tetapi Haku masih berkeinginan untuk menjelajah bersama dirinya....


...Namun yang di lakukan Haku cukup membuat dirinya puas dan bisa membantu banyak orang, juga mengurangi kejahatan di wilayah tersebut....


..."Kalau begitu untuk semantara kalian akan tinggal di gedung pengungsian sampai kami akan mengambil kalian harus berada didivisi mana." Lan Yu mengarahkan gerpmbplan itu ke arah jalan menuju gedung besar untuk pengungsian yang sudah jadi terlebih dahulu sebagai titik pusatnya sebelum membuat bangunan lainnya....


...Kemudian datang seorang pemimpin pencuri keliling pemilik senjata gada dengan jenggot di kucir bulat-bulat juga kumis tebalnya menghampiri Haku....


...Pakaiannya pun juga sama seperti warga desa pada umumnya....


..."Ketua Haku, Kita butuh kayu lagi untuk membuat perapian, karena musim dingin akan segera tiba." Tatap dirinya serius yang datang dari arah barat jalan desa....


...Desa itu memiliki akses lurus ke tempat gedung berada sampai ke arah dinding, memudahkan jika ada sesuatu bisa berkumpul langsung ke arah tengah desa, beberapa jalan kecil juga di buat agar tidak memutar nantinya di setiap arah bangunan yang mengerucut dari luar sampai menyempit ke tengah seperti potongan pizza bentuknya....


..."Aku akan menebang beberapa pohon lagi, yang tidak sedang bekerja ikut aku untuk membawa kayu-kayu itu dari luar dinding. Kau juga, Dam En." Tersenyum Haku sambil memanggil nama pemilik senjata gada itu....


..."Baik, ketua Haku."...


...Haku berjalan keluar bersama Dam En untuk menebang pohon di luar dinding....


...Ketika di luar gerbang bersama para laki-laki yang sedang senggang....

__ADS_1


...Haku menarik Reapernya dari punggunya dengan tangan kanan....


..."Baiklah, ayo kita tebang kembali." Ucap senang Haku....


..."Padahal diriku bisa menebas lebih dari ini, tapi sekarang seakan diriku turun derajat sebagai penebang pohon saja. Ya ampun.." Reaper Haku mengeluh dengan kondisi dirinya yang hanya di gunakan untuk menebang-nebang pohon saja....


..."Tidak usah bawel kau, lagi pula masih bagus kita memiliki pekerjaan, karena aku sedang menyiapkan energi untuk ke sebuah wilayah terluar yang bagiku cukup menarik untuk di kunjungi." Haku merencanakan sesuatu....


..."Maksudmu wilayah itu?" Tanya Reapernya....


..."Aku ingin menyelediki apa yang ada di sana setelah musim dingin datang."...


...Haku melepaskan lipatan Reapernya dan memperlihatkan sabit besarnya....


...'Tring...'...


...Suara Reaper tersebut yang keluar dari lipatannya....


...Tangan Kanan Haku memiring ke arah samping dan kedua kakinya mulai berlari menuju ke pohon-pohon besar tersebut....


...Ayunan tangan kanannya dengan sedikit tenaga untuk memperluas serangan tebasannya pun dirinya keluarkan....


...'Crinnnnnngggg..'...


...Pohon-pohon besar itu pun terpotong rapih dan perlahan tumbang satu persatu dengan bagian belakangnya juga ikut tertebas karena Haku mengeluarkan sedikit kekuatannya....


...'Duarr...Duarrr.Duarr...'...


...Tanah ini sampai bergetar dengan jatuhnya pohon-pohon besar tersebut....


...Haku berjalan perlahan dan menebas-nebas pohon itu agar menjadi bagian kecil-kecil agar mudah di bawa tanpa mengeluarkan kekuatannya....


...'Cringg.. crinng... cringg..'...


...Para kaum laki-laki langsung mengambil potongan kayu-kayu yang sudah terpotong kecil-kecil oleh Haku agar mempermudah di bawa....


..."Ambil sebanyak mungkin dan taruh di gudang penyimpanan. Karena aku nanti akan pergi sebentar ke suatu tempat setelah musim dingin datang." Ucap Haku dengan nada sedikit keras....


..."Apa anda yakin ingin ke wilayah itu? Bahkan wilayah itu sangat terkutuk, Ketua Haku." Dam En mencoba memperingatkan Haku ke wilayah yang memang sangat tidak sarankan datang atau sekedar kunjungi, karena wilayah itu seakan masih misterius selama wilayah selatan ini berdiri....


...Bahkan penguasa sebelum Lui Zang pun merasa tempat itu bukan lah tempat yang bisa di kunjungi semudah itu, walau memang di wilayah selatan tersendiri....


..."Aku hanya ingin melihat apakah ada sesuatu yang menarik di sana, sekaligus mencari kebenaran jika benar Naga Hitam itu menjadi semua dalang di balik kejahatan. Karena aku ingin menghapuskan hal itu dan tidak ingin kedua kalinya hidup terbayangi rasa takut untuk ada kejahatan di wilayah ini." Haku menekatkan dirinya dengan harus mencari petunjuk walau berbahaya....


...Dirinya pun mencoba menghilangkan kebencian dan amarah, juga dendam sebagai bahan bakar yang mungkin Naga Hitam itu serap....


..."Kalian berlima nanti jaga wilayah ini selama aku pergi sebentar. Jika sampai kacau, maka kalian berlima tidak akan aku maafkan." Haku melirik tajam ke arah Dam En yang berada di bawah batang pohon besar....


..."Ehhhh... Ba-Baiklah, Ketua Haku.." Tatap dengan wajah pucat Dam En....


...Haku lalu melihat ke langit dan menggenggam erat reaper di tangan kanannya....


..."Kalau sampai ada sesuatu yang tidak beres, maka aku akan langsung meluluh lantahkan tempat tersebut." Ucap Yakin Haku....


...Tempat tersebut berada di balik gunung paling besar persis di wilayah selatan dengan gambar peta berwarna biru gelap, seperti warna auranya....


...Apa mungkin wilayah itu ada hubungannya dengan kekuatan Haku atau hanya gambaran itu bohong dengan warna lain....


...Next.....


...Sepertinya Haku akan menuju ke suatu tempat misterius yang bahkan pendahulu penguasa wilayah selatan tidak menyarankan ke sana....


...Lalu akan ada festival api abadi dengan bersamaan datangnya ketua Wilayah Timur Han Wei....


...Bagaimana konflik haku, festival dan wujud dari penguasa Wilayah Timur Tuan Han Wei?...


...Oh iya, jangan lupa kunjungi novel baru diriku yang berjudul......


...Love Begin at Home....


...Sinposis cerita bisa kalian baca di novelnya sendiri....


...Selalu tunggu kelanjutan kisah ini di Kingdom Of Prismatic setiap hari update....

__ADS_1


...Terima Kasih....



__ADS_2