Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai

Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai
Prismatic Cinta 50: Alur terburuk dan Alasan.


__ADS_3

...Masih di taman belakang menara istana dekat Hikari dan Lui Zang tinggal....


...Hikari memejamkan kedua matanya sambil bersandar hangat di tubuh Liano....


..."Perasaan cinta dan kasih sayang yang hadir, jiwa perempuan ku dan kehamilan ini, serasa diriku di dunia ini telah berubah menjadi sosok perempuan yang begitu feminim, entah bisa sampai seakan diriku lupa tentang diriku sebelumnya karena hal ini, tetapi sejujurnya aku senang menerimanya, walau mungkin aku harus bersiap juga dengan kondisiku yang lemah ini." Ucap Hikari....


...Haku mengelus dahi Hikari dengan tangan kanannya....


..."Aku juga tidak masalah dengan sifat dirimu yang seperti itu, hanya saja aku agak aneh dengan sifatmu yang begitu terbalik seperti siang dan malam." Senyum lembut Haku....


...Perbincangan itu hingga sore hari tiba dan semakin sejuk suasanannya, dimana hanya ada Hikari, Haku dan Liano....


...*****...


...Sementara itu di saat Nam menjauh dari Hikari karena atas dasar perintah....


...Nam pergi menemui Kakaknya yang masih di rawat di tempat perawatan khusus....


...Terlihat Kakaknya sedang duduk dan bersandar di kepala dinding tempat tidur sambil memejamkan kedua matanya....


..."Kakak... Bagaimana kondisi Kakak?" Tanya Nam yang langsung menghampiri dirinya dari depan pintu kamar perawatan itu....


...Perempuan misterius itu perlahan membuka kedua matanya dan menengok ke arah kirinya....


..."Adik... Bukan kah kau di tugaskan menjaga dirinya? Kenapa kau di sini?" Tanya Perempuan Misterius itu....


..."Nona Hikari sedang bersama sahabat dan tunggangannya dimana mereka ingin berbincang secara pribadi di luar taman, sebelumnya aku juga izin kepada Nona Hikari untuk sebentar ke tempat Kakak." Tatap khawatir Nam....


..."Begitu rupanya, dia bersama Perempuan kuat itu dan hewan tunggangannya." Terseyum perempuan itu....


..."Bagaimana keadaan Kakak?" Tanya Nam....


..."Sudah jauh lebih baik, Adik. Kau tidak perlu berlebihan dengan kondisi diriku, dimana kau sudah menyadari kalau aku ini sebenarnya bukan lah Kakak kandungmu karena ingatan keras yang coba kau terus mencoba ingat tentang diriku, bahwasanya aku ini bukan lah Kakak kandungmu." Perempuan misterius itu menepuk lembut kepala Nam dengan tangan kirinya, dimana Nam duduk di pinggir tempat tidur tepat Perempuan misterius itu bersandar....


..."Tapi... Aku sekarang malah bahagia bisa mengenal Kakak, walau memang Kakak bukan lah seorang Kakak kandungku, tetapi tetap saja Kakak adalah yang terbaik dan bahkan menyelamatkan Nona Hikari dengan cara menyusup menambahkan ingatan ke bangsawan Ling Hao sebagai wakil khususnya dengan kekuatan Kakak." Tatap lembut Nam....


..."Semua itu aku lakukan karena sebuah ingatan aneh yang menjadi seperti penglihatan masa depan, dimana sudah aku buktikan selama hidup di dunia ini dan berkelana ke wilayah lainnya yang sangat luas." Tertunduk perempuan misterius itu sambil tangan kanannya memegang crystal putih di dahinya yang tidak bisa di lepas walau dalam keadaan apapun....


...Seperti yang di kenakan Hikari sebagai kalung dan Haku sebagai gelang....


..."Jadi benar kalau Kakak ini orang luar."...


..."Aku menjelajah dan tidak ada tempat untuk menetap. Sampai ketika aku bermimpi dengan sebuah tanda bintang becahaya terang biru turun di wilayah selatan dengan cahaya biru gelap juga menyertai di sampingnya, Lalu muncul ingatan-ingatan dimana seperti aku di berikan pilihan untuk memilih sesuai masa depan yang nanti aku pilih, walau itu tidak selalu terjadi, tetapi yang belum lama ini, aku di perlihatkan sebuah wilayah selatan yang begitu gelap dimana wilayah ini telah jatuh ke tangan Naga Hitam dengan beberapa bangsawan yang menyertai dirinya sebagai penguasa wilayah baru."...


...Sontak Nam terkejut....


..."Hah? Mungkinkah itu terjadi?" Tanya Nam yang kaget mendengarnya....


..."Andai Hikari tidak di temukan, dirinya akan di jadikan makanan buah kekuatan Naga Hitam yang terus akan di makan hasil dari janin yang ia kandung di saat dirinya di kurung dalam tempat itu, dimana dirinya hanya di jadikan ternak makanan kekuatan untuk Naga Hitam itu yang pasti akan menghancurkan keseimbangan dunia. Aku melihat Hikari begitu depresi dan ingin rasanya meninggal dimana dirinya harus di jadikan budak pemuas nafsu oleh para bangsawan yang berada di belakang Naga Hitam hingga dirinya hamil pun tidak berhenti, sampai ketika lahir, bayi dari hasil pemerkosaan itu lalu di makan oleh Naga Hitam untuk sumber kekuatannya, dimana dirinya juga menanamkan kutukan itu di perutnya sebelum bayi itu lahir agar kekuatan dirinya dan energi kehidupan Hikari menyatu di bayinya nanti yang akan lahir, itu sangat mengerikan." Tertunduk Perempuan misterius yang menceritakan jika Hikari tidak di temukan dan selamat....


..."Bagaimana dengan Tuan Lui Zang?" Tanya Nam yang penasaran....


..."Lui Zang di rantai di bawah tanah dan kekuatannya selalu menurun karena akibat kekalahan melawan Naga Hitam dan kontrak manusianya, hingga hampir setengah tubuhnya terkena kutukan. Tempat Lui Zang di tahan pun persis dekat dengan Hikari berada dan selalu mendengar teriakan jeritan dan tangisan dirinya ketika di mainkan tubuhnya oleh bangsawan yang haus nafsu tersebut, apapun di lakukan dan itu sangat mengerikan sebagai perempuan dirinya."...


..."Jadi karena itu Kakak menolong sebelum hal itu terjadi?" Tanya Nam....


..."Iyah, karena entah kenapa, hal itu jauh lebih buruk di bandingkan penglihatan lainnya yang terkadang aku lihat, juga karena ada sosok yang mengatakan kalau Hikari itu adalah kunci dari kedamaian di wilayah selatan ini." Tatap perempuan itu ke arah Nam berada di kirinya....

__ADS_1


..."Sosok putih?" Bingung Nam....


..."Sosok yang sampai sekarang selalu membisikan diriku di saat melihat masa depan dan pilihan jika aku memilih jalan yang benar mau pun salah, sesuai keinginanku. Apapun yang nanti aku pilih, maka aku akan melihat apa yang di lihat saat itu. Andai aku tidak masuk ke ingatan bangsawan Ling Hao, pasti aku akan melihat dimana Lui Zang yang berhasil lolos akibat kelalaian penjaga itu menemui Hikari yang kondisinya tidak berbusana di dalam sel dengan kondisi tengah hamil untuk keseikan kalinya dengan kedua tangan dan kaki terantai membuat dirinya tidak bisa berbuat apa-apa dengan mental yang sudah rusak, hingga pada akhirnya Hikari meminta Lui Zang untuk membunuh dirinya dengan tangannya itu." Perempuan itu menteskan air matanya....


..."Tidak mungkin, itu sangat tragis sekali." Nam ikut terkejut sampai menutup mulutnya dengan kedua tangannya....


..."Hikari di bunuh oleh Lui Zang dengan tangannya sendiri melalui cara menusuk jantungnya dengan murni tangan kanan Lui Zang. Saat itu Lui Zang menangis melihat penderitaan Hikari yang hasilnya berakhir tragis walau sudah bisa terbebas dari perbudakan dan harus melahirkan buah dirinya untuk di makan oleh Naga Hitam itu, dimana saat itu Hikari juga tidak lama lagi akan melahirkan bayi dari hasil perbuadakan itu. Kemudian Lui Zang mengamuk setelah kematian Hikari dengan tangan yang berlumuran darah dari tubuh Hikari yang ia bunuh dengan tangannya sendiri, hingga pada akhirnya Lui Zang termakan kutukan itu dan tewas sebelum membalaskan dendamnya yang membuat Hikari menderita. Wilayah selatan itu akhirnya jatuh dan keseimbangan dunia hancur dimana juga ketika itu diriku ikut merasakan sakit sesaat Hikari sakit, sampai pada akhirnya dirinya terbunuh dan crystal di dahiku ikut hancur dengan kekuatan ku menghilang sepenuhnya hingga aku pun memiliki firasat tersendiri kalau akan menjadi lebih buruk lagi ke sisi lainnya walau tidak di perlihatkan."...


..."Sungguh itu tragis dan mengerikan jika sampai terjadi." Nam meneteskan air matanya mendengar penglihatan masa depan dari Kakaknya itu....


..."Aku lebih baik memilih jalan yang lainnya walau memang penglihatanku tidak jauh seperti penglihatan yang sangat buruk itu sampai melihat kisah tragis cinta antara Lui Zang dan Hikari yang tidak bisa bersatu dalam kondisi baik. Apalagi seakan dunia ini hilang keseimbangannya dan aku tidak dapat lagi menggunakan kekuatan ku untuk memperbaiki kehidupan diriku mau pun orang lain." Perempuan itu menyeka air matanya yang jatuh di kedua pipinya dengan jari tangan kanannya....


..."Syukurlah sekarang itu tidak terjadi, semua ini berkat Kakak." Tersenyum Nam....


...Tiba-tiba Lui Zang masuk dari arah pintu ruang perawatan itu dengan wajah serius....


..."Jadi alasan itu kau mau repot-repot menyusup dan hampir mati membantu istriku kembali? Agar kejadian tragis itu tidak terjadi?" Ucap Lui Zang yang dirinya tau....


..."Hah.. Tuan Lui Zang." Nam kaget dan langsung berdiri dan memberi hormat ke arah Lui Zang yang mendekati tempat Kakaknya berada....


..."Aku sudah menduga kau menguping pembicaraan ku saat kau ingin ke ruanganku dari luar bersama satu orang lagi di sisimu. Aku sengaja berbicara seperti itu karena aku tau auramu yang sedang berdiri di dekat pintu ruangan ini. Tentu agar aku tidak lagi harus menjawab pertanyaan yang kau lontarkan untuk ku." Tatap perempuan misterius itu ke arah Lui Zang dimana tidak lama ada Peramal Xion ikut masuk....


..."Seberapa akurat penglihatan masa depanmu itu, sampai kau berani bicara demikian?" Tatap serius Lui Zang dan menyilakan kedua tangannya di atas dadanya....


..."Sangat tepat sampai aku mengetahui kalau Anda tadi malam begitu terpuaskan dengan tubuh Hikari." Jawab perempuan misterius itu....


...Sontak keseriusan itu pecah menjadi suasana yang canggung di dengar....


..."Ehemm.. Kau tidak perlu membahas masalah itu kepadaku." Lui Zang mendehem untuk mencarikan suasana yang canggung tiba-tiba itu....


..."Ehehe.." Peramal Xion tersenyum tipis....


..."Kenapa kau bisa ada di sini? Apa istriku baik-baik saja kau tinggal?" Tanya serius Lui Zang....


..."Ehhh... Masalah itu. Nona Hikari sedang berpiknik kecil di belakang taman menara kediaman anda bersama Nona Haku dan hewan tunggangannya itu. Kami yang berjaga di suruh menjauh karena Nona Hikari ingin berbincang khusus dengan Nona Haku." Jawab gugup Nam....


..."Begitu rupanya, jadi dia bersama sahabatnya itu. Baiklah, tidak apa. Tapi bisa kalian berdua keluar dan menjauh dari kamar ini? Aku ingin bicara kepada perempuan misterius yang telah menyelamatkan negeri selatan dan istri tercintaku." Lui Zang duduk di atas tempat tidur pinggir dekat kaki Perempuan misterius itu di luruskan dan melihat Nam juga Peramal Xion....


..."Baiklah, Tuan Lui Zang." Peramal Xion pergi bersama Nam yang mengikutinya di belakang menuju pintu keluar....


...Setelah di rasa jauh, Lui Zang menatap serius kembali ke perempuan misterius itu....


..."Bagaimana kalau kita berkenalan dahulu, siapa namamu?" Tanya Lui Zang....


..."Nama? Aku tidak perlu nama. Nama bagiku tidak penting sebagai seorang yang dahulunya gagal memimpin sesuatu." Tertunduk perempuan misterius itu....


..."Kalau begitu aku perintahkan kau sebutkan kata untuk kau panggil, dimana aku tidak perlu menjelaskan siapa diriku ini kepadamu." Tatap serius Lui Zang....


..."Kau itu benar-benar laki-laki yang tidak memahami perempuan dengan kondisiku, dasar." Tersenyum Perempuan misterius itu....


..."Hah... Kau itu sejauh mana bisa mengenal diriku yang tidak terlalu peka terhadap perempuan? Ahhh lupakan pertannya itu, aku hanya ingin tau agar bisa ku panggil dengan normal dan juga agar penulis cerita ini tidak panjang menulismu dengan sebutan (perempuan misterius.) lagi." Ucap gerogi Lui Zang yang juga memperhatikan betapa lelahnya menulis dirinya agar pembaca tau siapa yang bicara....


...Muehehehehe... Sedikit hiburan......


..."Baiklah, sebut saja aku Angsa Putih." Jawab Angsa putih dengan senyum tipis di wajahnya....


..."Masih terlalu panjang, kau ini bodoh atau mau menyusahkan penulis kisah ini?" Tanya Lui Zang yang sedikit jengkel....

__ADS_1


..."Baiklah-baiklah... Panggil aku dengan Ang Pu. Kau singkat saja, lagi pula penulisnya pun tidak mempermasalahkan diriku yang tanpa nama."...


..."Ahhh.. Lupakan masalah ini dulu... Baiklah Ang. Aku di sini ingin bertanya banyak padamu mengenai saat dimana istriku saat itu di culik oleh Ling Hao." Lui Zang beranjak dari tempat duduknya dan ke samping tempat dimana Nam tadi duduk di samping Ang....


..."Kalau aku cerita, apa kau siap untuk menerimanya?" Tanya serius Ang kepada Lui Zang....


..."Tentu aku siap mendengarnya, dimana sebagai seorang suami, aku harus siap, karena aku merasa harus tau, dimana dirinya itu setelah di culik." Jawab yakin Lui Zang....


...Tanpa basa-basi, Ang menceritakan kejadian di saat Hikari di culik dan menghapus beberapa ingatan dari Hikari....


..."Istrimu saat awal di culik oleh wakil Quan Gi itu dan di bawa ke tempat persembunyiannya, dirinya di tengah jalan berhubungan dengannya karena melihat kecantikan istri anda, dimana saat itu kau paham kalau dirinya tengah hamil dan lemah?"...


...Sontak Aura besar muncul mengagetkan Liano dan Haku yang bisa merasakannya, begitu juga Hikari walau tidak terlalu peka seperti mereka berdua....


...Lui Zang langsung marah....


..."ISTRIKU DI GAULI OLEH GHYO RO?" Tatap marah Lui Zang....


...Kemudian .......


...'Plaaakkkk..'...


...Ang menampar kuat pipi kanan Lui Zang dengan tangan kirinya....


..."Hentikan amarahmu, nanti kau bisa membuat panik yang lain dan menuju ke sini." Tatap serius Ang....


...Perlahan Lui Zang meredam emosinya....


..."Tidak mungkin, istriku di gauli oleh Ghyo Ro. Berani sekali orang itu." Kepalan tangan Lui Zang mengepal kuat seakan ingin meremukan wajah dari Ghyo Ro....


..."Kecantikan istri mu memang begitu menggoda para laki-laki. Aku melihat ingatan itu di saat ada kesempatan memegang dahi kepalannya. Saat itu aku menghapus ingatan tersebut dari otak istri mu, karena bisa jadi istri mu akan trauma di saat berhubunga itu dan menjadi masalah baru lainnya. Aku sekalian melakukannya dengan ingatan lainnya di saat Hikari di jadikan mainan oleh Ling Hao yang sangat tergila-gila dengan tubuhnya yang cantik itu."...


..."Jadi kau menghapus ingatan itu dari istriku." Tanya dengan wajah datar Lui Zang....


..."Aku melihat dirinya meronta dan kesakitan di saat Ling Hao memainkan tubuh istri anda dengan alat dan lainnya yang begitu kasar walau tidak ingin melukai bayi anda di dalam perutnya, tapi tentu dirinya tersiksa walau sesama perempuan. Aku mencoba membantu sebisa mungkin dimana saat itu aku tidak bisa menghubungi adikku, yaitu penasehat perempuanmu karena ternyata ada barrier penghalang dan aku tidak bisa buka juga. Aku menunggu kesempatan, tapi pada akhirnya Hang Da ternyata merencakan sesuatu yang sudah kau tadi dengar mengenai dirinya ingin janin itu di jadikan sumber buah kekuatan dirinya dimana Hikari memiliki kekuatan unik yang bisa menetralkan serangan sihir atau sejenisnya dengan tubuhnya, namun tentu bayinya juga bisa melakukannya, tetapi Hang Da berusaha meracuni dengan sihir dimana menanamkan sihirnya itu di perut Hikari dan ikut berkembang dengan janinnya sampai bayi itu lahir, dimana energi netralnya dan kemampuan khusus stamina yang di serap otomatis saat janin itu berkembang akan di gunakan Hang Da untuk memakan bayi tersebut ketika lahir dengan membawa kekuatan energi ibunya."...


...Seperti yang di bilang sebelumnya di saat Ang berkata kalau Hikari ini adalah yang ia benar tunggu dengan kekuatan menetralisirkan suata kekuatan, dimana energi kekuatan murni miliknya itu bisa menjadi sumber kekuatan besar, apalagi jika terpaksa di gabungkan di saat bersamaan ketika Hikari tidak di selamatkan....


...Ang berfikir jauh masalah itu dan Naga Hitam tersebut bisa menjadi bahaya besar dan mengancam semua keseimbangan dunia yang juga ia tinggali itu untuk kedua kalinya....


..."Begitu rupanya. Jadi dia mengalami siksaan di saat penculikan itu?" Lui Zang kaget mendengarnya....


..."Iya, dimana setiap hari hingga minggu datang, Ling Hao memainkan tubuh istri anda itu sampai terpuaskan walau dirinya meronta atau menjerit kesakitan, aku sejujurnya sedikit meminta maaf karena tidak bisa menolong di saat itu, karena aku ingin bergerak sesuai alur penting dimana ketika Hang Da mencoba menanamkan sihir itu di perut Hikari, sampai aku mencegahnya dan pura-pura kalau aku belum melihat ingatan itu."...


..."Jadi maksudmu, arahan dari Penasehat perempuanku itu juga atas penglihatanmu."...


..."Sekarang kau paham dan istrimu jauh lebih mencintai dirimu saat di kala kau menyelamatkan dirinya dengan sedikit ingatan yang aku hapus agar tidak masalah terjadi kembali." Tatap serius Ang....


...Lui Zang benar-benar sedikit agak riskan dengan kekuatan yang di miliki oleh Ang itu....


...Next......


...Panjang sekali yah uhhh.......


...Silahkan Like, Comment dan Vote untuk terus penulis melanjutkan kisah ini....


...Terima kasih, salam sayang penulis.....

__ADS_1


...Yuki Himekawa...


__ADS_2