
...Malam itu Haku menikmati malam yang meriah itu di kedai tersebut, sementara Hikari sedang terbaring di tempat tidurnya....
...Haku kembali menjadi pusat perhatian dan dirinya mencoba mencari kembali informasi tentang Negeri ini kepada orang yang berkunjung ke kedai dan menginap....
...Namun hasilnya, mereka sama saja seperti warga desa lainnya yang hanya mengetahui sebagian wilayah selatan saja, tidak menyeluruh....
...Itu pun juga hanya sekitaran yang bisa di bilang aman....
...Kembali ke istana Lui Zang berada....
...Lui Zang menyapa ramah bangsawan yang datang dan lainnya....
...Bangsawan Quan Gi menghampiri Lui Zang dengan wajah ramah menutupi sisi gelapnya itu....
..."Selamat malam Kaisar Lui Zang, selamat hari jadi kebangkitan wilayah selatan kembali."Senyum Quan Gi dan menjabat tangan Lui Zang....
..."Iya, selamat juga, Bangsawan Quan Gi."Tersenyum Lui Zang datar....
...Quan Gi berencana untuk bicara mengenai selir dari Lui Zang....
..."Ngomong-ngomong, dimana selir anda yang cantik itu, Kaisar Lui Zang?"Tanya ramah Quan Gi....
...Raut wajah Lui Zang berubah dan dirinya langsung pergi meninggalkan Quan Gi bersama pengawalnya, Ghyo Ro....
..."Bukan urusanmu."Ucap sinis Lui Zang meninggalkan Quan Gi....
...Quan Gi menatap tajam Lui Zang dari belakang....
..."Dasar Kaisar brengsek, akan aku rebut tahtamu dan juga selir dewi mu itu dari tanganmu."Tersenyum Quan Gi sambil meninggalkan wilayah pesta bersama pengawalnya....
...Quan Gi berkumpul dengan masing-masing ketua kelompok aliansinya untuk menjatuhkan Lui Zang....
...Terdapat 7 orang, termasuk Quan Gi berkumpul secara menyendiri di area luar pesta....
...6 Ketua bangsawan yang salah satunya perempuan sedang berkumpul di sebuah meja besar khusus tamu bangsawan....
...Quan Gi duduk bersama ke 6 ketua aliansinya itu untuk mendiskusikan rencana lainnya....
...Perempuan cantik bergaun tradisional china dengan aksesori kipas di belakang kepalanya dengan rambut pendek hitam itu menegur Quan Gi....
..."Bagaimana rencanamu sekarang? Karena tidak terlihat selir dari Kaisar?"Ucap perempuan cantik yang sedang berkipas diri dimana kipasnya berwarna merah dan hijau....
..."Tentu aku akan menggantinya. Namun kabar yang masih belum pasti adalah kalau selirnya itu di sembunyikan."Jawab Quan Gi sambil duduk santai di kursi meja besarnya itu yang penuh makanan mewah dan minumannya juga....
..."Bukan kah tidak sulit menemukan seorang yang berbeda? Dari awal aku sudah bergerak terlebih dahulu untuk situasi yang bisa saja terjadi, lalu benar rencana mu gagal."Tersenyum tipis prempuan itu dengan bibir merahnya dan meminum sebuah minuman berwarna merah gelap seperti anggur di atas meja....
...Quan Gi beranjak dari tempat duduknya....
..."Bisa kita bicara sebentar? Ling Hao?"Ucap nama Quan Gi ke arah perempuan itu yang bernama LIng Hao....
..."Apa kau ingin memesan wanita malam lagi untuk menemani hari yang indah ini, Quan Gi?"Tersenyum lebar Ling Hao....
..."Diam kau! Aku hanya ingin kita bicara secara empat mata."Kesal Quan Gi yang berjalan ke arah pintu besar....
..."Baiklah-baiklah. Dasar laki-laki besar licik."Ling Hao beranjak juga dari kursinya dan meninggalkan 5 bangsawan lainnya yang sedang duduk dan menikmati pesta tersebut....
...Ling dan Quan pergi ke sebuah tempat sepi di pojok antara dinding taman....
..."Ling, kau memiliki banyak rumah bordir di seluruh wilayah desa selatan ini, apa kau bisa memebriku informasi jika kau memang sudah mungkin mengetahui keberadaan dari selir Lui Zang berada?"Tatap serius Quan Gi....
..."Bagaimana yah... Apa kau pikir aku bisa semudah itu membuka mulutku ini?"Tatap dingin Ling....
..."Aku hanya ingin berpesan kepadamu, jika kau mengetahuinya, bawa dirinya hidup-hidup di hadapanku dan jangan memberitahu 5 bangsawan lainya masalah ini."Tatap tajam Quan Gi kepada Ling....
..."Ahhh.. Begitu rupanya. Kau menginginkan dirinya juga rupanya."Tersenyum tipis Ling dengan tatapan tajam dan lidah yang di keluarkan sedikit....
..."Tidak mungkin aku sia-siakan perempuan secantik itu, apalagi cepat membunuhnya. Aku dengar dia juga berhasil mengandung anak dari Kaisar, artinya aku bisa membunuh anak-anaknya itu setelah mereka lahir dan akan aku perlihatkan keputus asaan kepada Kaisar itu."Tersenyum jahat Quan....
..."Wah-wah... Kau kejam juga rupanya... Tentu aku juga ingin menikmati tubuhnya dengan permainanku dan juga tentunya akan aku jadikan dia ratu dari semua wanita yang aku punya."Ucap Ling....
...Saat itu Quan merasa sekarang tidak ada pilihan untuk bekerja sama dengan Ling, seorang pemilik banyak rumah bordir di desa-desa wilayah selatan itu....
..."Terserah, intinya jika kau mengetahui sesuatu, maka hubungi aku dan kita utus masing-masing pengintai kita membawa dirinya."Tersenyum Quan....
..."Tentu saja... Tapi sekarang aku memang belum mendapatkan informasi. Bagaimana kalau malam ini... Kita bermain dalam satu kamar melepas penat kegagalan dirimu itu, Quan Gi?"Goda Ling sambil merabah-rabah tubuh Quan Gi yang besar itu....
__ADS_1
...Quan Gi tidak mungkin menolak tawaran tersebut dari Ling....
..."Jangan protes jika nanti aku melakukan dengan kasar, Ling."Tersenyum Quan Gi sambil menatap mesum ke wajah cantik Ling....
..."Tentu saja tidak, karena aku adalah perempuan yang suka di kasari."Senyum Goda Ling....
...Mereka berdua adalah orang yang paling aktif untuk menaklukan kekasiaran Lui Zang dari dalam....
...Sementara yang 5 lainnya hanya di jadikan anak buah dari rencana itu....
...Kembali ke Desa....
...Haku membawa nampan besar makanan yang di pesan ke kamar yang di sebut oleh perempuan gemuk berwajah menor itu untuk makan bersama dengan Hikari....
...Haku membuka pintu dan langsung menaruh makanan yang di bawanya dengan nampan besar itu ke lantai secara perlahan....
..."Hikari, ayo kita makan."Tersenyum Haku....
...Hikari bangun dari tidurnya dan kembali duduk di lantai dengan kakinya ia miring lekukan menyamping ke arah kanan dan makan bersama Haku....
..."Apa kamu sudah dapat informasi kembali, Haku?"Tanya Hikari yang sedang makan menggunakan sumpit juga sendok untuk sup dan melihat Haku tepat di seberang nampan yang memisahkan dirinya....
..."Sepertinya informasinya hanya seputar daerah yang di jaga Kaisar Wilayah ini saja. Tidak banyak yang bisa di tanyakan."Jawab Haku sambil makan juga....
...Hikari dan Haku makan terlebih dahulu dan sejenak istirahat di kamar penginapan kembali....
...Setelah selesai makan, Hikari dan Haku saling duduk di pinggir tempat tidur sambil menatap masing-masing dari mereka....
..."Lalu bagaimana dengan festival ini?"Tanya Hikari mengenai festival apa itu sebenarnya....
..."Oh iya... Festival ini adalah dimana mereka merayakan kembalinya wilayah selatan dari keruntuhan beberapa puluh tahun silam akibat Naga Hitam."Ingat Haku dan langsung memberitahu festival tersebut....
..."Oh, Jadi ada festival mengenang kembalinya wilayah selatan."Jawab Hikari....
..."Sebaiknya kita pergi dari wilayah selatan ini untuk mendapatkan informasi lebih jauh mengenai dunia yang kita tinggali sekarang ini."Ucap Haku....
..."Aku ikut saja denganmu, Haku. Lagi pula memang kita masih bisa tinggal di hutan bersama Liano dan senjatamu."Tersenyum Hikari....
..."Kau benar, Hikari."Balik senyum Haku....
...Hikari memutuskan untuk tidur lebih awal karena entah kenapa dirinya sering sekali kelelahan beberapa hari ini....
...(Seperti Penulisnya, hehehe..)...
...*****...
...Kemudian di istana Lui Zang....
...Lui Zang sudah kembali ke singgsananya di temani oleh para penasehat dirinya....
..."Peramal Xion, sekarang dia berada dimana?"Tanya Lui Zang....
..."Saya tidak bisa meramal dirinya, tuan Lui Zang mengenai keberadaanya. Dari awal semenjak istri anda pergi, saya tidak bisa meramal keberadaanya, karena sesuatu yang berbeda dari dirinya yang seperti seorang dewi."Jawab peramal Xion...
..."Huuhh... Hikari.."Hela nafas Lui Zang sambil duduk di singgasananya....
...*****...
...Hampir satu bulan setelah perayaan tersebut dimana Lui Zang dan Hikari terpisah....
...HIkari dan Haku memutuskan untuk berkelana lebih jauh dari wilayah selatan menuju wilayah timur dengan berjalan dan tinggal di hutan....
...Siang di hari yang cerah di dalam hutan yang lebat....
...Hikari dan Haku menemukan sebuah danau kecil di area dalam hutan yang cukup jernih dan mereka sudah lama tidak mandi hampir setelah mengunjungi desa kedua sebelumnya....
..."Ada danau yang kecil dan bersih, bagaimana kalau kita mandi dahulu, Hikari."Tersenyum Haku yang langsung berlari ke arah danau itu....
...Hikari sedang menunggangi pundak Liano lalu turun....
...Namun masalahnya adalah, perutnya sudah membesar dan Haku tidak tau karena setiap Hikari tidur, dirinya selalu bersama Liano dan di halangi pendangan tersebut dengan sayapnya Liano....
...Hikari sadar perutnya tidak bisa lagi di sembunyikan, dimana ia tau sudah benar-benar hamil dan cairan ketubannya itu mulai memenuhi rahimnya untuk bayinya berkembang....
...Liano melihat wajah khawatir Hikari dimana dirinya sudah tau yang di maksud oleh penglihatannya itu....
..."Hikari, kau tidak bisa terus menyembunyikan perutmu yang sudah semakin besar itu kepada Haku."Tatap khawatir Liano....
..."Iyah... Aku juga semakin cepat lelah karena hal ini juga, Liano. Entah aku mulai cepat merasakan lelah setelah perut ini semakin besar."Tertunduk Hikari sambil mengelus perutnya yang sudah terlihat buncit....
...Selama ini dirinya memakai baju yang besar dan berada di dekat Liano, hal itu membuat Hikari terus sembunyikan sebaik mungkin....
__ADS_1
...Namun pada akhirnya ia tau tidak bisa lagi menyembunyikan lebih jauh hal tersebut....
..."Hikari, ayo kesini."Lirik Haku sambil melambaikan kedua tangannya....
...Hikari tersenyum dan berjalan ke arah Haku berada....
..."Danau itu tidak ada yang aneh, Hikari."Ucap Liano yang menditeksi hawa keberadaan jika misalkan ada sesuatu di dalam danau itu....
...Namun dirinya tidak merasakan hal itu....
..."Kau juga mandi, Liano."Tersenyum Hikari....
..."Kita mandi bersama."Tersenyum Balik Liano....
...Haku pun membuka pakaiannya dan langsung saja menyeburkan diri ke danau kecil yang jernih dan tidak terlalu dalam....
...Liano dengan santainya masuk ke dalam air itu dan merebahkan tubuhnya ke dalam air yang sejuk dan jernih....
..."Baiklah, aku sudah siap untuk bicara."Ucap Hikari sebelum membuka pakaian yang di pakainya oleh Lui Zang sebelum dirinya pergi....
...Hikari membuka seluruh pakaiannya dan terlihatlah tubuhnya yang cantik, putih, bersih dan dengan perut yang buncit....
...Saat itu Haku melirik dan sedikit terkejut dengan apa yang di lihat di tubuh sahabatnya itu....
..."Hi-Hikari... A-Ada dengan perutmu?"Terkejut Haku yang sedang berendam di danau itu....
...Hikari berjalan perlahan ke arah danau itu dan tubuhnya semakin terbasuh oleh air sampai atas payudaranya dan mendekati Haku berada....
..."Aku hamil, Haku."Ucap Malu Hikari....
..."Ha-Hamil? Kau hamil?"Bingung Haku....
..."Aku menyembunyikan hal ini karena aku tidak ingin kau tau."Tatap lembut Hikari ke wajah Haku yang bingung....
..."Ceritakan kepadaku semuanya, kita ke pinggir."Tatap serius Haku sambil menarik tangan Hikari menuju ke sisi pinggir danau yang tidak terlalu dalam....
...Mereka berdua pun duduk di antara bebatuan, tubuh Haku dan Hikari terendam air sampai ke atas payudaranya dimana tidak terlalu terlihat jelas dan memang sengaja....
...Hikari menceritakan semuanya kepada Haku dengan panjang lebar mengenai dirinya yang telah di nikahi dan menjadi selir dari penguasa Wilayah Selatan yang bernama Lui Zang....
..."Jadi yang saat itu muncul di desa pertama kita datangi dan kau melihat dirinya adalah suami mu yang penguasa wilayah ini?"Kaget Haku tentunya mendengar hal tersebut....
..."Iyah... Sepertinya aku tengah mengandung anaknya yang selama ini ia tunggu."Tertunduk Hikari sambil mengelus perutnya....
...Denyut jantungnya jauh lebih terasa lagi setelah perutnya semakin membesar itu....
..."A-A... Ehh.. Kau..."Haku seakan bingung sampai tidak tau harus berkata apa....
...Liano hanya melihat dari tengah danau sambail merendam tubuhnya....
..."Maaf aku menyembunyikannya, Haku."Hikari memegang kedua tangan Haku yang berada di dalam air danau....
..."Pantas saja kau tidak mau cerita masalah ini kepadaku sebelumnya, aku pikir kau masih bingung dengan tujuan kita, ternyata hal ini yang kau alami. Aku sekarang juga jadi di buat bingung olemu, Hikari."Tatap lembut Haku....
..."Aku bingung harus bagaimana, Haku. Kau tau kalau aku sebelumnya adalah seorang laki-laki bukan? Selama dalam perjalanan ini, aku selalu memikirkan bayi ini yang akan terus tumbuh di tubuhku sampai mereka lahir juga dari tubuhku ini, aku tidak bisa memutuskan untuk pergi atau kembali kepadanya, aku bingung, Haku."Hikari pun cerita kegundahannya selama dalam perjalanannya itu....
..."Jujur, Hikari. Aku benar-benar juga tidak tau harus bagaimana. Aku pun juga tidak tau bagaimana kehamilan itu dan aku juga dahulu seorang laki-laki, apalagi masalah percintaan, aku juga tidak paham."Haku sedikit tersenyum karena memang dirinya belum memiliki pacar dan juga tidak tau harus bagaimana....
..."Kalian berdua ini memang dahulu jomblo akut."Ucap Liano yang bercanda di situasi serius itu....
..."Hahaha, kau benar, kucing besar."Tertawa Reaper....
..."Kalian berdua ini."Haku sedikit tersenyum karena memang itu faktanya, begitu juga Hikari....
..."Tapi selama itu juga, sisi perempuanku benar-benar timbul dan merasa aku harus menjaga ketiga bayi ini."Ucap Hikari dengan senyum lebar di bibirnya....
..."Hahh.. A-Apa tadi kau bilang? 3 bayi? Darimana kau tau?"Kembali Haku terkejut....
..."Ingat saat kita berada di kedai peramal itu? Sebelumnya dirinya berkata 3 bintang sambil menunjuk ke arahku, sebelum dirinya berkata seperti itu, aku juga sudah bermimpi di malam kita menginap di desa pertama dimana aku memimpikan 3 bayi yang sedang bermain di hadapanku."Tatap Hikari ke wajah Haku yang tegang....
...Haku lalu melirik ke arah perut Hikari dan tangan kanannya mengelus perutnya yang mulai membesar itu....
..."3 bayi... Aku benar-benar tidak percaya kau akan mengandung 3 bayi di dalam tubuhmu yang cantik ini, Hikari."Termenung Haku sambil menatap perut Hikari sambil mengelus perutnya....
...Bagaimana Haku harus menyikapinya dengan masalah tersebut?...
...Selanjutnya di Kingdom of Prismatic....
...Selalu Dukung terus yah kisah ini....
__ADS_1
...Jangan lupa terus tunggu kelanjutannya, Like jika suka dan Tetap bersabar... Hehehe.....