Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai

Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai
Prismatic 28: Tempat Rahasia dan Pemeriksaan Hikari.


__ADS_3

...Xao Ba dan Haku pun pergi bersama untuk membicarakan tentang keberadaan Hikari....


...Xao terbang menggunakan kekuatan perubahan Naganya yang masih dalam bentuk manusia, dimana hanya saya, kedua tangan dan kakinya berubah....


...Kakinya itu pun membawa Haku di cengkramannya....


...kekuatan Haku dengan di ukur sebelumnya benturan tersebut hampir setara dengan keadaan kondisi sama-sama normal....


...Namun Xao sedikit terkuras tenaganya dimana malam tadi ia juga tidak tidur....


...Xao menjauhkan Haku ke arah timur dengan Liano yang juga mengikuti dari bawah....


..."Liano... Ikuti kami."Teriak Haku....


..."Kenapa kau kembali? Siapa yang ada di atasmu."Liano tentu belum mengenal Xao Ba....


..."Nanti di jelaskan, sekarang ikut saja."Tatap serius Haku....


...Liano mau tidak mau harus mengikuti Haku....


...*****...


...Ghyo lalu sampai di tempat persembunyiannya di sebuah dekat gunung besar arah barat....


...Pohonan rimbun lagi-lagi menyambut kedatangan mereka dan beberapa hewan lainnya melihat ke arah Ghyo dan Hikari yang masih dalam keadaan tak sadarkan diri....


...Ghyo turun dari dahan pohon di sebuah tempat dekat pohon yang sudah di tandai simbol sihir yang tersembunyi di balik kulitnya....


...Ghyo membuka kulit kayu itu dan menyalurkan energinya ke dalam simbol sihir itu....


...Kemudian ada Barrier yang muncul seperti kubah bulat berwarna merah dengan ukiran-ukiran huruf aneh yang tidak terlalu menutupi tinggi pohon besar itu, melainkan hanya setengahnya saja....


..."Dengan begini, mereka yang dari luar tidak bisa melihat tempat ini atau memasukinya."Ucap Ghyo....


...Barrier itu ternyata untuk mengelabui penglihatan orang lain dari luar termasuk hewan sekali pun, agar tidak bisa melihat mereka di bawah....


...Ghyo membuka pintu rahasia di pohon itu lagi dan ada tangga menunju ke bawah tanah yang jalannya tersinari sebuah tanaman yang bisa menyala....


...Ghyo memasuki lorong ke bawah tanahh itu dengan Hikari yang ada di gendongannya....


...Ruangan itu benar-benar seperti ruangan bawah tanah rahasia dan sangat sunyi....


...Namun saat sampai di dasarnya....


...Terdapat sebuah lorong lagi yang menuju sebuah tempat seperti sel penjara dengan lengkap ada tempat tidur dan lainnya....


...Ghyo masuk ke ruangan yang hanya satu itu dan menidurkan Hikari dengan perlahan di atas tempat tidurnya yang empuk berwarna putih....


...Walau di bilang ruang bawah tanah, namun terlihat ruangan itu seperti ruangan tidur mewah walau tidak ada ventilasi udara....


...Ghyo merantai kaki Hikari dan kedua tangannya, bahkan lehernya di rantai yang tehubung ke sebuah pilar khusus yang di buat oleh sihir dimana bisa di panjang atau pendekan sesuai kemauan....


...Hikari terbaring menyamping dan masih belum sadar....


...Ghyo melihat kembali wajah cantik Hikari dan dirinya mengelus rambut dan pipi Hikari saat dirinya tak sadarkan diri....


..."Kau cantik sekali... Tapi sangat di sayangkan, kau sudah di nikahi dan sekarang mengandung anaknya..."Ucap Ghyo yang masih tidak bisa melupakan tubuh cantiknya Hikari yang belum lama itu ia rasakan....


...*****...


...Xao dan Haku pun berada di sebuah danau yang jauh dari kerajaan Lui Zang berada....


...Dimana Para prajurit yang terluka dan kerusakan dinding mulai di perbaiki dengan para prajurit yang sekarang jauh lebih banyak di banding sebelumnya untuk menjaga dinding utama yang hancur itu....


...Xao dan Haku sedang berhadapan di dekat sisi danau dimana dirinya menceritakan semua kebenaran dirinya....


..."Tuan Lui Zang tidak akan pernah memerintahkan hal tersebut. Tuan Lui Zang bahkan menginginkan Hikari kembali dengan hatinya yang telah terbuka kepadanya."Ucap kembali Xao....


..."Kalau memang benar bukan kalian, lalu siapa?"Haku bingung....


...Liano pun masih mencoba mengendus keberadaan Hikari dengan hidung dan penditeksi dari ekornya, namun hal itu sudah tidak lagi mungkin....


...Dimana Hikari sudah di masukan ke dalam tempat yang di selimuti barrier penghalang khusus....


..."Apa sebelumnya kau bertarung dengan seseorang?"Tanya Xao....


..."Ya, aku bertarung dengan prajurit cecunguk malam dan orang yang mengenakan senjata rantai."Tatap tajam Haku....


...Xao menemukan petunjuk....


..."Senjata rantai? Hanya satu orang di wilayah selatan ini yang menggunakan senjata rantai."Jawab Xao....


...Raut wajah Haku seketika berubah menjadi seram dan menatap tajam dirinya....


..."KALAU BEGITU ANTARKAN DIRIKU KEPADANYA."Ucap datar dengan wajah seram dan tatapan begitu tajam ke Xao....

__ADS_1


..."Sebaiknya berkepala dingin dulu. Karena aku juga sedang merencanakan sesuatu."Jawab Xao yang mencoba menenangkan Haku....


...Haku mencoba menenangkan diri dan dirinya lupa akan hal itu....


..."Tetapi kita harus cepat bergerak sebelum terjadi sesuatu kepada Hikari. Apalagi dirinya sedang mengandung."Tatap Haku khawatir ke arah Xao....


..."Kalau begitu serahkan kepadaku mengenai hal ini. Aku berjanji akan mencoba mencari tau secepatnya. Kau bisa kembali ke desa kedua dan menuju ke penginapan dekat gerbang selatan untuk menemui istriku dan mengabari diriku."Xao tersenyum dan memberikan sesuatu kepada Haku dari sakunya....


..."Apa ini?"Tanya bingung Haku....


..."Itu adalah batu giok khusus yang hanya di berikan oleh kami untuk bisa masuk khusus kemanapun saat dalam tugas pengintaian dahulu. Kau pakai saja ini saat para penjaga mencurigaimu. Mereka akan langsung tunduk dan membiarkan dirimu."Jawab Xao sambil memberikan giok itu ke tangan Haku....


...Namun Haku menolak....


..."Aku akan ikut denganmu dan memastikan sendiri kalau kau itu benar-benar di pihak yang tidak menculik Hikari."Jawab tegas Haku....


...Xao sudah tau pastinya akan di tolak dan giok itu pun di kembalikan oleh Haku....


..."Apa boleh buat... Kalau begitu sekarang kau ikut aku dan kita masuk dari arah belakang menuju istana Lui Zang langsung. Tetapi hewan itu tunggu di luar, karena dirinya terhubung dengan Hikari, dia sudah di kenal oleh Lui Zang, jadi mau tidak mau dia harus tinggal."Tatap Xao ke arah Liano berada....


..."Hikari..."Liano benar-benar khawatir....


..."Liano, kau bisa tunggu di hutan selagi aku dan dirinya masuk ke dalam istana untuk memastikan benar atau tidaknya hal itu."Haku berjalan ke arah Liano dan mengelus wajahnya....


..."Cepat lah cari Hikari. Aku benar-benar khawatir kepadanya, Haku."Tatap Khawatir Liano....


..."Tentu, aku secepat mungkin akan mencari tahu, tunggu lah di sini dan jangan kemana-mana sampai aku kembali."Tersenyum Haku....


..."Kalau begitu ayo."Xao pun melompat tinggi ke atas dahan pohon yang besar-besar itu dan melesat cepat kembali ke arah kerajaan Lui Zang dengan sedikit memutar....


...Haku pun mengikuti dirinya dari belakang dan meninggalkan Liano kembali di hutan dekat danau sebelum dirinya saat itu pergi jauh ke desa....


...*****...


...Ling Hao dan kedua pengawalnya sudah sampai ke tempat persembunyian itu juga dengan menunggangi tunggangan belalang....


..."Hang Da, sihirmu."Lirik Ling Hao ke arah kanan dimana Hang Dan, penyihir sebelumnya ikut di ajak oleh Ling Hao dimana dirinya yang menyusun simbol dan yang membuat barrier itu....


..."Baik, Ling Hao."Hang Da berwajah menyeramkan dan tidak polos seperti sebelumnya....


...Dirinya menggunakan tongkat sihirnya yang di atasnya ada permata hitam untuk membuka barrier itu secara khusus sedikit untuk mereka masuk....


...Barrier itu terbuka membentuk kotak panjang dan mereka bertiga masuk ke dalam barrier tersebut dan barrier itu menutup kembali secara otomatis....


...Saat di dalam ruang bawah tanah persembunyian itu....


...Ling Hao melihat Gho sedang duduk di luar sel yang terbuat dari besi dimana di dalamnya terdapat Hikari yang masih tidak sadarkan diri di atas tempat tidur....


..."Selamat datang kembali, Ghyo."Tersenyum Ling kepada Ghyo yang sedang duduk kursi lorong kayu yang tersedia....


..."Aku sudah membawanya."Ghyo berdiri dan mendekati Ling....


...Ling Hao melirik ke arah kiri dan terlihat lah tubuh Hikari yang sedang berada di dalam sel tidur di atas tempat tidur dengan kedua kaki dan tangan terikat rantai sihir khusus yang terhubung ke pilar di tengah ruangan itu....


..."Akhirnya... Aku bisa melihat dirinya dan akan aku rasakan tubuhnya itu."Tersenyum lebar Ling....


..."Aku pergi dulu."Ghyo mencoba pergi setelah dirinya mengantarkan Hikari....


...Namun Ling tidak ingin Ghyo pergi terlebih dahulu....


..."Jangan terlalu terburu-buru, Ghyo. Aku memastikan dahulu apakah kau tidak macam-macam dengan dirinya?"Lirik tajam Ling ke arah punggung Ghyo yang ada di belakang Ling....


...Tentu Ghyo tidak bisa mengelak tentang masalah itu dan dirinya juga pasrah....


..."Baiklah.."Ghyo berbalik dan bersandar di dinding menghadap ke arah sel Hikari berada....


..."Kalian berdua masuk lah dan tidurkan dia di atas tempat tidur khusus yang sudah aku sediakan, tapi sebelum itu, pakai topeng kalian."Ucap Ling yang memakai sebuah topeng khusus seperti yang di pakai Ghyo....


...Terdapat sebuah tempat tidur besar aneh yang tertutup kain di dekat dinding berlawanan dengan tempat tidur Hikari tiduri yang ada di kanan....


...Ling membopong tubuh Hikari dengan di bantu Hang Da....


...Sementara perempuan misterius itu membuka kain hijau yang menutupi tempat tidur khusus itu....


...Setelah di buka....


...Itu seperti sebuah tempat tidur khusus yang hampir sama di gunakan rumah sakit untuk para pasien perempuan yang ingin melahirkan....


...Bagian atasnya sedikit miring dengan ada sanggahan untuk kedua kaki agar terbuka tanpa harus di sanggah lagi....


...Hikari di tidurkan di tempat tidur itu secara perlahan dan kedua kakinya di taruh dalam sanggahan itu hingga kedua kakinya terbuka lebar....


...Ling melihat ke belakang dan Ghyo sedang melihat hal tersebut dimana posisi bawahnya ke luar sisi sel dan dirinya tidak ingin Ghyo melihat bagian bawah Hikari....


..."Tutupi bagian sel dekat dirinya dengan kain hijau penutup tempat tidur tadi agar dia tidak bisa lihat, Hang Da."Ucap Ling Hao kepada Hang Da....

__ADS_1


...Hang Da menggunakan sihirnya dan menutup sebagian sel dengan tirai....


...Kedua tangan Hikari di kunci di bagian atas yang terhubung dengan rantainya, lalu pergelangan kaki, lututnya pun di ikat dengan tali silir....


...Ling Hao menyikap Dress besarnya sampai ke atas perut Hikari yang sudah membesar....


..."Huaaaahh... Cantiknya... Memang benar kalau seorang dewi memiliki sesuatu yang berbeda dari luar mau pun dalamnya."Ucap senang Ling Hao yang melihat bagian bawah Hikari yang berbeda dan sangat cantik bentuknya....


...Hang Da lalu membangunkan Hikari dengan ramuan yang ia buat juga, dimana dia juga yang membuat ramuan untuk penidur itu....


...Hang Da memberikan aroma untuk menyadarkan Hikari melalui penciumannya....


..."Ehhh.."Hikari pun perlahan bangun dan membuka kedua matanya....


..."Apa kabar, sang dewi dan selir dari Lui Zang."Ucap Ling yang tersenyum dari balik topengnya itu....


...Hikari melihat ke arah depan dirinya dimana kedua kakinya sudah terangkat layaknya seperti perempuan dalam posising ingin melahirkan dan bagaian bawahnya pun sudah tersingkap hingga perutnya, dimana ada Ling Hao sedang berdiri di bawahnya dengan telapak tangan kanannya mengelus lembut paha kirinya Hikari....


..."A-Apa... Kenapa ini.. Kenapa aku di ikat seperti ini?"Hikari mencoba memberontak, namun kedua tangannya yang ada di atas bagian tempat tidur itu dimana tepat di atas kepalanya terantai kuat....


...Kedua kakinya pun ia tidak bisa gerakan....


..."Tenang lah, Aku ingin sedikit memeriksa sesuatu ke dalam bagian bawahmu."Ling Hao benar-benar tergila-gila kepada tubuh Hikari....


..."A-Apa yang ingin kau periksa? Aku mohon jangan lagi.."Raut wajah Hikari sudah ingin menangis kembali saat itu....


...Kemudian tangan kanan Ling memeriksa bagian bawah Hikari yang dirinya ingin memastikan apakah dirinya di bawa dengan selamat....


..."AAHHHHH... A-Apa yang kau lakukan... Uhhhh.."Hikari meringis ngilu dimana bagian bawahnya seperti sedang di masukan oleh jari dari Ling....


...Ling dengan serius melihat bagian bawah Hikari sambil tangan kanannya melakukan hal lain untuk memeriksa....


..."Ahhh..."Hikari meringis dan meronta sedikit....


...Ling lalu melihat tangan kanannya dimana jari-jarinya terlihat ada cairan bening bercampur putih....


...Saat itu Ling Hao marah....


..."Wakil brengsek!!!"Ling Hao meninggalkan Hikari yang terbaring ke luar sel dan menghampiri Ghyo Ro....


...Ghyo Ro tau kalau itu bukan hal baik....


..."Maaf kan saya, Nona."Berlutut Ghyo Ro di hadapan Ling Hao....


...'Buggg...'...


...'Duarrrrr...'...


...Ling Hao menedang kepala Ghyo Ro sampai topengnya terlepas dan dirinya terbentur dinding dekat tangga masuk berada....


..."Kau menyetubuhi dirinya dimana sudah aku bilang kalau itu tidak boleh."Tatap Tajam Ling Hao....


...Mereka berdua tidak menyebutkan nama, karena tentu akan jadi masalah besar tentunya....


..."Ehhh.."Hikari tidak melihat kejadian itu dan bingung, dimana dirinya juga sedang di awasi oleh kedua perempuan yang salah satunya pernah ia bertemu....


...Namun karena di balut topeng, dia tidak mengetahuinya....


...Rantai dan ikatan di kaki dan tangannya membuat dirinya tidak bisa bergerak....


...Hanya bagian dada dan perutnya dan itu pun juga terbatas....


...Ling Hao menarik kerah Ghyo sampai dirinya berdiri kembali dengan tatapan sangat kesal....


..."SEHARUSNYA AKU YANG TERLEBIH DAHULU UNTUK MERASAKAN TUBUHNYA ITU, BUKAN DIRIMU, DASAR LAKI-LAKI BRENGSEK YANG SAMA SAJA SEPERTI DIRINYA (Maksudnya Quan Gi)."Marah Ling....


..."Kalau begitu, sesuai perjanjiannya."Ghyo menatap Ling....


..."BAGUS KALAU KAU MENGERTI. SEKARANG KAU PERGI KE TEMPAT YANG AKU SEDIAKAN BERSAMA KEKASIH MU ITU YANG DARI DESA SUDAH AKU BEBASKAN DARI JERATAN HUTANG. JANGAN KEMBALI KE TUANMU SAMPAI AKU MEMBERI SYARAT, ATAU NYAWA KEKASIHMU YANG MASIH AKU TANAMKAN SIHIR DI JANTUNGNYA AKAN MATI JIKA KAU MELANGGAR UNTUK KEDUA KALINYA."Ling melepaskan Ghyo dengan perasaan kesal....


...Ternyata Ghyo melakukan hal tersebut untuk membesakan Kekasihnya dari hutang dan alasan lainnya....


..."Baiklah.."Ghyo pun pergi dan memakai topengnya kembali....


..."Padahal kau bisa aku bebaskan dengan tidak melanggar syarat pertama dari orang itu, tapi kau memilih demikian. Dasar."Ling Hao menatap tajam kepergian Ghyo yang sudah di izinkan pergi untuk menemui kekasihnya....


...Namun sihir pengikat yang di tanam oleh Hang Da kepada Kekasih Ghyo di jantungnya belum terlepas sampai semuanya selesai....


...Penasaran dengan banyak konflik yang membuat kalian terkejut?...


...Selalu tinggu kisah mereka....


...Klik Like, Comment dan Votenya yah....


...Terima Kasih.....

__ADS_1


__ADS_2