
...Kembali di luar Kerajaan Lui Zang berada di malam yang cerah....
...Haku menghampiri Liano yang sedang menunggu di danau tempat dirinya dan Hikari sebelumnya singgah akibat Hikari mual-maul....
...Api unggun terlihat di dalam hutan dimana ada Liano sedang terbaring santai....
..."Bagaimana dengan penyelidikannya, Haku?"Tanya Liano sambil membangunkan tubuhnya....
..."Liano, bisa kah kau mengawasi gerbang utama untuk melihat beberapa orang yang seperti bangsawan ala kerajaan china untuk kau awasi."Haku duduk di akar pohon besar dengan api unggun itu....
..."Untuk apa aku lakukan?'Tanya Haku bingung....
..."Agar bisa memantau yang lainnya agar lebih mudah."Jawab Haku santai....
..."Baiklah kalau begitu. Aku akan memantau wilayah gerbang utama kerajaan Lui Zang."Jawab tegas Liano....
..."Kita berdua harus berusaha keras menemukan Hikari secepatnya, Liano. Karena aku saat itu merasakan ada aura gelap yang begitu sangat pekat dan berbahaya."Tatap serius Haku ke arah wajah Liano yang sedang melihat dirinya....
..."Aku sempat merasakannya juga walau cukup jauh dan akhirnya hilang dari diteksi ekorku. Apa kau bertarung dengan dirinya?"Tanya Liano....
..."Hanya sekilas aku bertarung dengan aura gelap yang belum terbentuk sempurna, bahkan saat aku menebasnya dengan tangan kiriku, dia seperti asap. Andai jika tubuhnya absolut, pastinya sudah pasti tertebas seperti aku menebas tubuh wadahnya yang sudah penuh luka dan sudah sekarat itu."Tatap tajam Haku sambil mengingat kejadian sebelumnya saat menyelamatkan Xao....
..."Kemudian bagaimana dengan Lui Zang?"Tanya kembali Liano....
...Saat itu Haku berfikir kalau Hikari ini harus di lindungi lebih dari dirinya, karena ada sesuatu yang berbeda dimana dirinya bisa menetralisir kutukan Naga Hitam....
..."Liano, aku berfikir kalau sebaiknya Hikari setelah nanti ketemu, aku ingin menyerahkannya ke Lui Zang saja untuk lebih baiknya. Aku merasa juga telah gagal untuk melindungi dirinya saat kita bersama."Haku tertunduk dan merasa menyesal dengan kejadian itu....
..."Apa kau bermaksud ingin menyerahkan dirinya ke Lui Zang?"Tatap Liano datar....
..."Itu jauh lebih baik dari yang aku pikirkan sekarang, dari pada dia berkelana dengan kondisi yang tengah hamil. Aku malah khawatir terjadi sesuatu lagi saat kita kembali mulai berjalan."Tatap sayu Haku ke Liano....
..."Aku sebenarnya juga khawatir dengan keadaan dirinya juga, Haku. Mungkin aku juga setuju dengan hal tersebut, tetapi sekarang kita harus menemukan Hikari terlebih dahulu untuk memastikannya."Liano mengarahkan tubuhnya ke arah tepat ke kerajaan Lui Zang berada....
..."Kalau begitu aku akan kembali ke dalam istana kerajaan Lui Zang untuk memata-matai seseorang bangsawan yang bernama Quan Gi atas perintah Xao Ba."Haku beranjak dari tempat duduknya dan langsung melompat ke atas dahan pohon....
..."Kalau begitu aku akan langsung juga mengamati bangsawan yang sekiranya pergi dari pintu utama kerajaan Lui Zang. Kalau ada yang aneh, aku akan memberi sinyal api di langit."Ucap Liano yang mulai berjalan....
..."Ayo kita selamatkan Hikari, Liano."Tatap serius Haku dari atas dahan pohon....
..."Tentu, Haku."Liano balik menatap serius Haku....
...Mereka berdua pun bergegas berpencar di malam itu....
...*****...
...Xao Ba dan Mei Wong di tengah malam itu langsung berangkat dengan kekuatan teleportasi milik Mei untuk menuju langsung ke area kerajaan Lui Zang berada....
..."Mei, kau titipkan langsung Yue ke penasehat perempuan Lui Zang dan aku akan menunggu di depan."Ucap Xao....
...PIntu portal itu pun terbuka di dalam kamar penginapan....
..."Baiklah, ayo."Mei tersenyum dimana dirinya menggendong Yue yang sedang terlelap tidur....
...Mei dan Xao pun masuk dan langsung berada di area gerbang Istana Lui Zang....
...suasana malam yang sunyi cerah dengan beberapa penjaga terlihat di sekeliling....
...Mei langsung berteleportasi kembali ke sebuah tempat kediaman khusus yang tersedia di dalam istana yang di pakai untuk tempat tinggal penasehat kaisar....
..."Aku akan kembali setelah menitipkan Yue."Tersenyum Mei....
..."Aku tunggu di sini."Xao balik tersenyum....
...Mei pun masuk ke teleportasinya yang kembali ia buat dan langsung berada di depan deretan bangunan dengan lorong terbuka....
...Kebetulan saat itu penasehat perempuan Lui Zang sedang berjalan ke arah teleportasi Mei dimana dirinya sudah selesai berbincang dengan peramal Xion sebelumnya untuk membicarakan sesuatu....
..."Penasehat perempuan Lui Zang."Panggil Mei yang baru datang....
...Penasehat perempuan itu terkejut melihat Mei dengan Bayinya yang sebelumnya ia lihat....
..."Anda tangan kanannya Lui Zang bukan?"Tanya Penasehat perempuan itu untuk memastikan....
...Karena dirinya masih mengenakan pakaian sederahan seperti warga desa tentunya....
..."Benar, bisa aku titipkan Yue kepada anda. Jangan bilang tentang masalah ini kepada Lui Zang kenapa aku titipkan Yue kepada dirimu."Mei langsung menyerahkan Yue yang sedang tertidur lelap....
__ADS_1
...Kemudian Mei memberikan sebuah kalung yang dirinya pakai berupa giok Hijau gelap bulat kepada penasehat perempuan itu juga....
..."Kau pakailah Giok itu, Yue akan merasa aman di dekatmu walau kau bukan diriku. Karena Yue itu tidak akan bisa tenang jika bukan diriku yang ada di dekatnya."Tatap serius Mei sambil menyerahkan juga kalung giok hijau gelap miliknya itu....
..."Baiklah, Nona Mei."Penasehat perempuan itu mengambil giok itu....
..."Kalau begitu tolong jaga dia untuk sementara."Mei tersenyum dan mencium pipi kiri Yue yang meggemaskan itu sebelum pergi....
..."Aku akan menjaga dirinya dengan baik dan tentunya ini aku rahasiakan."Tersenyum Penasehat perempuan itu....
...Mei pun kembali ke sisi Xao dengan melewati teleportasi miliknya kembali meninggalkan anak perempuannya di tangan Penasehat perempuan Lui Zang....
...Saat itu penasehat perempuan Lui Zang tersenyum sambil melihat Yue yang tengah tertidur pulas di gendongannya....
..."Sepertinya Tuan Lui Zang akan menggendong dirinya jika tau kalau Yue di titipkan."Tersenyum manis penasehat perempuan Lui Zang itu....
...Namun ketika itu dia mengeluarkan sebuah batu berwarna emas dari sakunya dan berkomunikasi dengan seseorang....
..."Hei, Kakak... Kakak... Apa kau dengar aku?"Ucap perempuan penasehat itu ke batu emas tersebut....
...Namun tidak ada jawaban....
..."Sepertinya memang butuh waktu."Ucap dirinya dan kembali memasukan batu emas itu ke sakunya....
...*****...
...Xao dan Mei pun langsung bergegas ke kediaman Ling Hao dan mematai-matai dirinya dari kejauhan bangunan para bangsawan di dekatnya....
...Sisi lainnya, Haku juga sudah sampai di kediaman Quan Gi dan memata-matai dari atas bangunan....
...Rencana memata-matai itu pun di mulai....
...*****...
...Sebuah tempat terpencil di area barat di wilayah selatan dimana terdapat desa kecil....
...Ghyo Ro bertemu Fao En, Kekasihnya yang di jadikan sandera di sebuah gubuk rumah kayu tua itu....
..."Fao, kau disana kah?"Ghyo memanggil dari luar rumah tua kayu itu....
...Fao mendengar suara Ghyo Ro di luar dimana dirinya sedang duduk menatap langit di malam hari dari jendela kamar rumah tua itu....
...Fao beranjak dari duduk di kamarnya yang reot itu dan menemui Ghyo ro di luar....
...Fao bertubuh kurus dan dengan pakaian kumuh yang tentunya bergaya tradisional Dress China pada umumnya....
...Wajahnya seperti perempuan yang tidak terlalu sehat dan sangat terbilang lemah....
...Ghyo yang melihat Fao keluar langsung memeluk tubuh kurus kecilnya itu....
..."Fao, akhirnya kau bisa bebas dari tangan Ling Hao."Peluk hangat Ghyo kepada Fao....
..."Ghyo, aku sangat mengkawatirkan dirimu. Aku tidak ingin kau terus terlibat dengan hanya gadis miskin seperti ku, apalagi aku sudah banyak di nodai oleh para laki-laki."Fao mengeluarkan air mata di pelukan Ghyo....
..."Aku tidak peduli kau seperti apa, Fao. Intinya aku mencintaimu dan bangsawan itu memang begitu kejam."Ghyo merasa kesal dengan tingkah LIng Hao dan Quan Gi, termasuk bangsawan lainnya yang mulai mencoba melakukan hal yang tidak baik kepada warganya....
..."Gyho, apa kita bisa bersama sekarang?"Tanya Fao yang masih di peluk Ghyo....
..."Belum, Fao. KIta masih belum bisa bersatu, karena ada sesuatu yang akan menimpa kerajaan dan lainnya."Peluk erat Ghyo....
..."A-Apa maksudmu?"Fao bingung di pelukan Ghyo....
..."Sekarang sebaiknya kita sembunyi dahulu dan jangan mendekati area wilayah kerajaan."Ghyo melepaskan pelukan itu dan memegang pundak Fao dengan wajah serius....
..."Apa kau akan tinggal di sini bersamaku?"Tanya Fao sambil menatap wajah Ghyo yang jauh di atas kepala dirinya....
..."Yah, aku akan di sini dan melindungi mu."Ghyo tersenyum....
...Fao pun tersenyum mendengar kabar gembira tersebut....
...Namun di sisi lain, Ghyo masih merasa bersalah telah menyetubuhi Hikari dan ada rasa yang ingin ia keluarkan....
...Namun sekarang, Ghyo memilih melindungi Fao dan dirinya tidak perlu lagi kesulitan uang, karena Ghyo pun mengumpulkan uang dari hasil selama dirinya berkerja di bawah tangan Quan Gi....
...*****...
...Sementara itu Ling Hao dan Hang Da sudah berada di kediaman rumah bordir Ling Hao....
__ADS_1
...Hang dan dan Ling Hao sedang tidur berdua dimana tanpa busana di dalam sebuah kamar khusus yang luas....
..."Aku benar-benar menikmati tubuh perempuan itu, Hang Da."Tersenyum Ling Hao ke arah Hang Da....
...Hang Da balik tersenyum dimana ada maksud dari senyumannya itu....
..."Aku juga senang, Nona Ling Hao."Tersenyum Hang Da....
...*****...
...Suasana sunyi di tempat Hikari sedang di sandra....
...Hikari tertidur dengan posisi yang masih sama dan tidak bisa kemana-mana di saat itu....
...Dimana tentu dirinya harus banyak istirahat karena tenaganya terkuras karena untuk pertumbuhan janinannya yang ada di dalam kandungannya tersebut....
...Perempuan misterius yang di tinggalkan oleh Ling Hao itu mengelus perut Hikari dan kedua matanya terlihat putih dan bersinar redup....
..."Akhirnya kau datang juga, permilik kekuatan yang menetralkan seluruh kekuatan. Aku sudah lama menunggumu. Aku tidak akan membiarkan kau meninggal di sini, tetapi kau harus banyak bersabar dengan apa yang nanti kau temui dan merubah keadaan yang sudah tidak lagi seimbang."Ucap perempuan misterius itu dimana dirinya menyebut Hikari sebagai pemilik kekuatan yang menertralkan seluruh kekuatan....
...Perempuan misterius itu tersenyum dari balik topengnya melihat Hikari yang sudah terbaring tertidur dan pakaian yang juga sudah di rapihkan....
...*****...
...Esok paginya di istana Lui Zang....
...Penasehat perempuan yang harus bergegas ke sisi Lui Zang setelah sarapan pagi dan berdandan langsung menemui dirinya dengan membawa Yue di gendongannya....
...Lui Zang yang sedang makan pagi di meja makan yang sudah tersedia banyak makanan mewah itu terkejut melihat Penasehat perempuannya datang bersama Yue, anak dari Xao dan Mei....
..."Yue? Penasehat perempuanku, bagaimana Yue ada di sisimu? Bukan kah dirinya bersama Mei?"Tanya Lui Zang sambil beranjak dari kursinya....
..."Nona Mei menitipkan dirinya agar anda mungkin bisa berlatih menggendong anak sebelum istri anda nanti lahir."Tersenyum penasheat Perempuan Lui Zang itu dengan perkataan berbohongnya lagi....
...Sebenarnya dirinya sangat cerdas dalam melakukan kebohongan untuk menutupi sesuatu....
...Lui Zang langsung tersenyum lebar dan menghampiri Penasehat perempuannya itu sambil mencoba menggendong Yue di tangannya....
..."Boleh aku menggendong dirinya?"Tatap ramah Lui Zang yang dirinya ingin menggendong Yue....
...Penasehat perempuan itu menyerahkan Yue ke tangan Lui Zang....
...Benar yang terjadi, Yue menangis saat di gendong oleh Lui Zang....
..."Cup..cup... Jangan menangis donk sayang. Nanti di makan sama naga hijau itu loh."Lui Zang mencoba menenangkan Yue yang menangis di gendongan dirinya....
...Lui Zang menggendong dan membawa dirinya berkeliling di sekitar tempat dirinya ketika itu sedang makan....
...Namun tetap hasilnya selalu saja menangis....
...Perempuan penasehat itu mendekati Tuan Lui Zang untuk mengambil Yue kembali ke pelukan dirinya yang sudah mengenakan batu giok pemberian Mei....
...Namun saat itu penasehat perempuan itu terkejut melihat Lui Zang memeluk Yue lembut sambil mengeluarkan air mata....
..."Jangan menangis, sayang. Kaisar yang bodoh ini akan melindungimu."Lui Zang memeluk tubuh Yue dan meneteskan air mata....
...Saat itu Yue tiba-tiba terdiam dan menjadi tenang di pelukan Tuan Lui Zang....
...Penasehat perempuan itu langsung tersenyum dan melihat hal itu sebagai tanda baik....
..."Tuan Lui Zang benar-benar hebat."Ucap perempuan penasehat itu....
...Peramal Xion hanya melihat kejadian tersebut dengan para pelayan dan pengawal lainnya yang ikut sedih dimana Lui Zang sangat mengidamkan seorang keturunan dari dirinya yang sudah lama ia inginkan....
...Namun dalam situasi yang Lui Zang tidak mengetahui banyak keadaan istrinya yang dalam bahaya dengan pemberontakan beberapa bangsawan, di tambah aura kegelapan itu....
...Tentu kesenang itu belum bisa di raih dalam waktu dekat....
...Haku, Xao dan Mei juga Liano sedang berusaha untuk menemukan Hikari yang tengah hamil itu di sandera oleh Ling Hao....
...Next Kelanjutannya......
...SIlahkan like, comment dan Vote. Bagikan jika memang kisah dari Kingdom of Prismatic ini bagus untuk di ikuti....
...Masih banyak misteri yang belum terungkap dan tetap tunggu kelanjutan kisahnya dari ku yah....
...Updatenya agak bolong maaf, karena kondisi fisik lagi kambuh dan tidak bisa di paksakan menulis juga....
__ADS_1
...Kalau di paksa, bisa-bisa kata-kata dan penyusunan kalimatnya berantakan karena tidak konsen....
...Sekali lagi terima kasih dan terus tunggu kelanjutan kisah ini hingga tamat....